You are on page 1of 1

Patofisiologi Lupus

Autoimun menyerang Peningkatan autoimun
organ-organ tubuh (sel berlebih
jaringan)
Genetik, kuman/virus,
sinar ultra violet, obat-
Kerusakan perfusi Pengembangan lupus obatan tertentu
jaringan perifer

Produksi antibodi Pencetus penyakit
secara terus menerus inflamasi multi organ

kulit Otak Hati

Ruam kupu-kupu, SLE, Suplai O2 keotak Terjadi kerusakan
membran, alopesia, sintesa zat-zat
urtikaria, dan vaskulitis, Hipoksia dibutuhkan tubuh mual,
ulserasi dimulut dan muntah
nasofaring
Resiko penurunan
perfusi jaringan otak Ketidak seimbangan
Gangguan citra tubuh nutrisi kurang dari
kerusakan integritas kebutuhan tubuh
kulit

Paru-paru Darah Ginjal

Efusi pleura Hb menurun Protein nurinari,
sindrom neprotik
Ketidakefektifan pola Penurunan suplai
nafas O2/nutrien Retensi urine

sendi leucopenia Anemia, trombositopen

Terjadi artritis Resiko infeksi keletihan

Nyeri inflamasi Pembengkakan, efusi Ansietas

Nyeri Aktivitas menurun kerusakan mobilitas
fisik