You are on page 1of 7

SEJARAH INDUSTRI

Industri
Industri adalah bidang mata pencaharian yang menggunakan ketrampilan dan ketekunan
kerja (bahasa Inggris: industrious) dan penggunaan alat-alat di bidang pengolahan hasil-hasil
bumi dan distribusinya sebagai dasarnya. Maka industri umumnya dikenal sebagai mata rantai
selanjutnya dari usaha-usaha mencukupi kebutuhan (ekonomi) yang berhubungan dengan bumi,
yaitu sesudah pertanian, perkebunan dan pertambangan yang berhubungan erat dengan tanah.
Kedudukan industri semakin jauh dari tanah, yang merupakan basis ekonomi, budaya, dan
politik. Berikut adalah sejarah dunia industry yang saya kutip dari buku ”PENGANTAR TEKNIK
INDUSTRI TERITAN UNIVERSITAS GUNADARMA” yang di karang oleh bapak REZA
NASRULLAH dan bapak SURYADI MT.

KONTEKS INDUSTRIALISASI
Usai perang dunia ke II, proses dikolonisasi berlangssung dibanyak belahan dunia.
Negara-negara di Asia dan Afrika yang tadinya dijajah oleh berbagai bangsa dari Eropa berhasil
memerdekakan diri secara politik dan militer.
Tetapi ada bekas yang masih tertinggal sampa kini dari keterjajahan bangsa-bangsa Asia
Afrika itu. Yakni suatu kepercayaan bahwa model pembangunan yang sebaiknya mereka
terapkan adalah Industrialisasi yang konsepnya sudah diuji coba oleh para penjajah mereka dan
terbukti berhasil menciptakan keunggulan bangsa-bangsa Eropa atas mereka.
1.1 REVOLUSI INDUSTRI DI EROPA
Selama tahun 1700-an M dan awal 1800-an, terjadi perubahan-perubahan besar dalam
kehidupan dan pekerjaan manusia dibanyak belahan dunia. Perubahan-perubahan ini adalah hasil
dari industrialisasi. Istilah revolusi industry menunjukan perubahan-perubahan yang berlangsung
selama periode 1700-18000-an
Revolusi industry bermula di inggris selama 1700-an. Ia mulai kebagian lain Eropa dan
Amerika utara pada awal 1800-an. Menjelang pertengahan tahun 1800-an, industrialisasi telah
menyebar kemana-mana di seantero Eropa barat dan timur laut Amerika serikat.

Selain itu Pertambangan besi dan baja mengalami kemajuan pesat pada abad pertengahan. Sehingga penemuan-penemuan ilmiah beriring sejalan dengan berkembangnya filsafat-filsafat materiaisme. lalu industri baja (Essen) dan galangan kapal. Sejak itu timbul berbagai penggolongan ragam industri. Sebelum revolusi. Terjadilah Revolusi Industri. . Sebagian kecil bekerja di bengkel-bengel di kota yang tergabung dalam perkumpulan yang disebut guild. Revolusi industry secara perlahan namun pasti mengeluakan pekerjaan membuat benda-benda tadi dari rmuah dan bengkel. berbenturan dengan upaya tradisional di bidang pertanian (agrikultur). Mesin-mesin yang dkendalikan dengan energy non-hayati (Power driven- machinery) telah menggangtikan pekerjaan tangan. Selanjutnya pertambangan bahan bakar seperti batubara. pembuatan barang-barang dikerjakan dengan tangan-tangan atau mesin sederhana. Kedua hal itu memacu kemajuan teknologi permesinan. Revolusi industry telah menciptakan pertambahan yang sangat besar dalam produksi beragam jenis barang. Sebagian dari pengingkatan produksi ini disebabkan oleh diperkenalkannya mesin-mesin bertenaga non-hayati dan bekembangnya organisasi pabrik. Akar-akar kemajuan ilmiah berkeambah sejak masa Reinaissance (1300-1500-an M). Mulanya timbul pabrik-pabrik tekstil (Lille dan Manchester) dan kereta api. dan pabrik-pabrik tumbuh sebagai cara terbaik menggabungkan mesin-mesin dan orang-orang bekerja di dalamnya. sekularisme. Sejak itu gelombang industrialisasi berupa pendirian pabrik-pabrik produksi barang secara massal. dimulai dengan penemuan mesin uap yang selanjutnya membuka jalan pada pembuatan dan perdagangan barang secara besar-besaran dan massal pada akhir abad 18 dan awal abad 19. dan humanism yang mennyingkirkan iman kepada Tuhan ke sudut-sudut kehidupan social bahkan kalau perlu melenyapkannya. hakikat Reinaissance sendiri adalah proses perubahan dari kebekuaan berfikir dan sekaligus permusuhan terhadap pengaruh dan kekuasaan gereja (Kepausan roma) yang menindas pada masa tersebut. pabrik alumunium. Dari kebutuhan akan pewarnaan dalam pabrik-pabrik tekstil berkembang industri kimia dan farmasi. dengan cepat melanda seluruh dunia. pabrik mobil (Detroit). minyak bumi dan gas maju pesat pula. pemanfaatan tenaga buruh. Kebanyakan masyarakat bekerja di rumah di desa-desa ].

Principles of Political Economy and Taxation karya David Ricardo. dan efek belajar terhadap peningkatan pemborosan. dipublikasikan tahun 1776. Salah satu kontribusi pentingnya adalah buku yang berjudul On the Economy of Machinery and Manufacturers tahun 1832 yang mendiskusikan banyak topik menyangkut manufaktur. dan Principles of Political Economy karya John Stuart Mill. Dia menyebutnya "analytical calculating machine" . Adam Smith adalah ekonom yang terkenal pada zamannya. Frederick Winslow Taylor sering ditetapkan sebagai Bapak Teknik Industri meskipun seluruh gagasannya tidak asli. Babbage mendiskusikan gagasan tentang Kurva Belajar (Learning Curve). Demikian pula halnya dengan transportrasi dan komunikasi. Dia juga sangat tertarik pada metode pengaturan pemborosan. menggambarkan penggunaan secara luas sumber- sumber tenaga non hayati dalam rangka produksi barang atau jasa. yaitu : Pertanian. tapi bisa juga meliuti pertanian. karena pertanian tidak bisa lepas dari mekanisme (pemakaian sumber tenaga non-hayati). Kontribusi penting lainnya dan mengilhami Taylor adalah Charles W. Seluruh hasil karya ini mengilhami penjelasan paham Liberal Klasik mengenai kesuksesan dan keterbatas dari Revolusi Industri. Beberapa risalah terdahulu mungkin telah memengaruhi perkembangan Teknik Industri seperti risalah The Wealth of Nations karya Adam Smith. dipublikasikan tahun 1848. Charles Babbage adalah orang pertama yang menganjurkan membangun komputer mekanis. kimiawi.1. sedang dan akan terus dilakukan. industrialisasi tidak hanya terdapat pada pabrik/ manfaktur. Essay on Population karya Thomas Malthus dipublikasikan tahun 1798. dipublikasikan tahun 1817. Meskipun definisi ini terasa sangat membatasi. Babbage. Pertambangan. Ia dilandasi oleh pembagian tenaga kerja dan spesialisasi.2 INDUSTRIALISASI Jadi industrialisasi adalah system produksi yang muncul dari pengembangan yang mantap. Sejarah Teknik Industri Di dunia Awal mula Teknik Industri dapat ditelusuri dari beberapa sumber berbeda. dan Industri. "Economic Science" adalah frasa untuk menggambarkan bidang ini di Inggris sebelum industrialisasi America muncul . Dilihat dari segi bahan baku/mentah yang dikerjakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ada tiga jenis upaya yang telah. untuk tujuan memecahkan masalah matematika yang kompleks. . penelitiaan dan penggunaan pengetahuanilmiah. Babbage adalah profesor ahli matematika di Cambridge University. mesin dan organisasi serta intelektual dalam produksi Industrialisasi dalam arti sempitnya. pembagian tugas dan bagaimana proses pembelajaran dipengaruhi. menggunakan alat-alat bantu mekanik.

Keluarga Gilbreth diakui akan pengembangan terhadap Studi Waktu dan Gerak (Time and Motion Studies). Henry L.Di Amerika Serikat selama akhir abad 19 telah terjadi perkembangan yang memengaruhi pembentukan Teknik Industri. Dia. . Sejarah Teknik Industri tidak lengkap tanpa menyebut Frederick Winslow Taylor. Mereka menamakannya Tabel Klasifikasi Therbligs (ejaan terbalik dari kata Gilbreth). Keluarga Gilbreth meyakini bahwa terdapat satu cara terbaik ("one best way") untuk melakukan pekerjaan. Studi Gerak (Motion Studies). Taylor mungkin adalah pelopor Teknik Industri yang paling terkenal. seleksi karyawan. Gantt (juga anggota ASME) menekankan pentingnya seleksi karyawan dan pelatihannya. Gilbreth melakukan penelitian mengenai Pemahaman Kelelahan (Fatigue). meliputi topik-topik seperti pengorganisasian pekerjaan dengan manajemen. Sampai sekarang Gantt chart digunakan dalam bidang statistik untuk membuat prediksi yang akurat. Rencana ini juga menganjurkan bahwa sebagian keuntungan dapat dibagikan kepada pekerja dalam bentuk insentif. dan penjadwalan kerja. Gilbreth menyimpulkan bahwa waktu untuk menyelesaikan gerakan yang efektif (effective therblig) lebih singkat tetapi sulit untuk dikurangi. Jenis diagram lainnya telah dikembangkan untuk tujuan penjadwalan seperti Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Critical Path Mapping (CPM). Scientific Management memiliki efek yang besar terhadap Revolusi Industri. seleksi pekerja. Lillian M. dimana ada gerakan yang efektif dan ada yang tidak efektif. skema insentif. Henry R. Kegiatannya. pelatihan. Dia mempresentasikan gagasan mengenai pengorganisasian pekerjaan dengan menggunakan manajemen kepada seluruh anggota ASME. Towne menekankan aspek ekonomi terhadap pekerjaan insinyur yakni bagaimana seorang insinyur akan meningkatkan laba perusahaan? Towne kemudian menjadi anggota American Society of Mechanical Engineers (ASME) sebagaimana yang dilakukan beberapa pendahulunya di bidang Teknik Industri. Dia adalah pencipta Diagram Gantt (Gantt chart). Skill Development. Halsey bekerja mengembangkan dan memaparkan suatu Rencana Kerja untuk mengurangi pemborosan kepada ASME. Lillian Gilbreth memeliki gelasr Ph. Towne menekankan perlunya mengembangkan suatu bidang yang terfokus pada sistem manufactur. yang saat ini merupakan diagram yang sangat populer digunakan dalam penjadwalan kerja. pelatihan. demikian sebaliknya dengan non-effective therbligs. dalam bidang Psikologi yang membantunya dalam memahami masalah-masalah manusia. Frank Bunker Gilbreth dan istrinya Dr. dan kompensasi tambahan bagi seluruh individu yang memenuhi standar yang dibuat perusahaan. memaparkan paper dengan topik-topik seperti biaya. seperti juga Towne dan Halsey. baik di Amerika maupun di luar negara Amerika. Salah satu pemikiran mereka yang siginifikan adalah pengklasifikasian gerakan dasar manusia ke dalam 17 macam. Dalam Industrial Engineering Handbook dikatakan bahwa "ASME adalah tempat berkembang biaknya Teknik Industri". seperti yang lainnya. Towne bersama Fredrick A. Gilbreth mengklaim bahwa setiap bentuk pekerjaan dapat dipisah-pisah ke dalam bentuk pekerjaan yang lebih sederhana. dan Studi Waktu (Time Studies).D. Tujuan Recana ini adalah meningkatkan produktivitas pekerja tanpa berpengaruh negatif terhadap ongkos produksi. Dia menciptakan istilah "Scientific Management" untuk menggambarkan metode yang dia bangun melalui studi empiris.

Pada waktu itu. Selama tahun 1960 dan sesudahnya. Pada 1948 sebuah komunitas baru. Para ilmuwan ini mengembangkan sejumlah teknik untuk pemodelan dan memprediksi solusi optimal. Kemudian. Banyak hasil penelitian yang masih sangat teoritis dan pemahaman bagaimana menggunakannya dalam dunia nyata tidak ada.ac. Pada masa ini Teknik Industri benar-benar tidak mendapat tempat yang khusus dalam struktur perusahaan. dijumpai bengkel-bengkel tergolong besar yang mengerjakan pekerjaan perancangan konstruksi baja seperti yang antara lain terdapat di kota Pasuruan dan Klaten. diresmikanlah Jurusan Teknik Industri (sekarang Departemen Teknik Industri) Fakultas Teknik Universitas Indonesia. hasil perhitungan pada sistem sebelumnya dapat disimpan dan dibandingkan dengan informasi baru. Di Universitas Indonesia (www. Pengembangan baru terhadap optimisasi dalam matematika sebagaimana metode baru dalam analisis statistik membantu dalam mengisi lubang kosong bidang Teknik Industri dengan pendekatan teoritis. Sejarah pendirian pendidikan Teknik Industri di ITB tidak terlepas dari kondisi praktik sarjana mesin pada tahun lima-puluhan.id). Sejak 30 Juni 1998. hanya sedikit perusahaan yang dengan sigap membentuk departemen Operation Research dan mengkapitalisasikannya. Dengan kemampuannya menyimpan data.id/ Kalau pada masa itu. Sekarang untuk pertama kalinya metode-metode Teknik Industri disandarkan pada fondasi analisis. Barang-barang modal itu sepenuhnya diimpor. keilmuan Teknik Industri telah dikenalkan pada awal tahun tujuh puluhan.ie. dibuka untuk pertama kalinya. karena di Indonesia belum terdapat pabrik mesin.Saat Amerika Serikat menghadapi Perang Dunia II. permasalahan Teknik Industri menjadi begitu besar dan kompleks pada dan saat komputer digital berkembang. tetapi dengan komputer dan perkembangan sub-program "sub-routines". metode produksi. beberapa perguruan tinggi mulai mengadopsi teknik-teknik operation research dan menambahkannya pada kurikulum Teknik Industri.ui. Sebelumnya komputasi pada suatu sistem memakan mingguan bahkan bulanan. Di Indonesia Sejarah Teknik Industri di Indonesia di awali dari kampus ITB Institut Teknologi Bandung pada tanggal 1 Januari 1971. Hal inilah yang menyebabkan jurang antara kelompok Operation Research (OR) dan profesi insinyur terlalu lebar. Data-data ini membuat Teknik Industri menjadi cara yang kuat dalam mempelajari sistem produksi dan reaskinya bila terjadi perubahan.ui. dan merupakan sub bagian dari keilmuan Teknik Mesin.ac. termasuk metode empiris terdahulu lainnya. secara diam-diam pemerintah mendaftarkan para ilmuwan untuk meneliti perencanaan. pekerjaan itu pun masih merupakan bagian dari kegiatan perawatan untuk mesin-mesin pabrik . Lebih lanjut saat informasi ini terbongkar. situs resminya di http://www. dan logistik dalam perang. profesi sarjana Teknik mesin merupakan kelanjutan dari profesi pada zaman Belanda. insinyur Teknik Industri memiliki alat baru untuk mengkalkulasi permasalahan besar secara cepat. Dengan komputer digital dan kemampuannya menyimpan data dalam jumlah besar. lahirlah Operation Research. perhitungan dapat dilakukan dalam hitungan menit dan dengan mudah dapat diulangi terhadap kriteria problem yang baru. yaitu terbatas pada pekerjaan pengoperasian dan perawatan mesin atau fasilitas produksi. American Institute for Industrial Engineers (AIIE).

Pengukuran Dimensional. ia keliling pabrik memeriksa mesin-mesin untuk menyakini apakah alat-alat produksi dalam keadaan siap pakai untuk dibebani suatu pekerjaan. banyak pabrik yang semula dikelola oleh para administratur Belanda. mulai diperkenalkan beberapa mata kuliah baru di Departemen Teknik Mesin. sangat ketat dan disiplin dalam pengawasan terhadap kondisi mesin. Pada saat itu. . orang-orang Belanda meninggalkan Indonesia karena terjadi krisis hubungan antara Indonesia-Belanda. Pada masa itu. sehingga sampai pada gagasan perlunya perkuliahan tambahan bagi para mahasiswa Teknik Mesin dalam bidang pengelolaan pabrik.gula dan pabrik pengolahan hasil perkebunan yang terdapat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pengujian Tak Merusak. Di pagi hari sebelum pabrik mulai beroperasi. Dengan demikian kegiatan perancangan yang dilakukan oleh para sarjana Teknik Mesin pada waktu itu masih sangat terbatas pada perancangan dan pembuatan suku-suku cadang yang sederhana berdasarkan contoh-contoh barang yang ada. Mesin Perkakas. diantaranya : Ilmu Perusahaan. Teknik Produksi. Sejak itu dimulailah babak baru dalam pendidikan Teknik Mesin di ITB. Bidang Teknik Produksi semakin berkembang dengan bertambahnya jenis mata kuliah. mendadak menjadi vakum dari keadministrasian yang baik. Statistik. sebagai akibatnya. Sekitar tahun 1955. Jadi fokus pekerjaan sarjana Teknik Mesin pada saat itu ialah pengaturan pembebanan pada mesin- mesin agar kegiatan produksi menjadi ekonomis. Sementara itu pada sekitar tahun 1963-1964 Bagian Teknik Mesin telah mulai menghasilkan sebagian sarjananya yang berkualifikasi pengetahuan manajemen produksi/teknik produksi. Pada awal tahun 1958. Pada tahun yang sama. pengalaman semacam itu disadari benar keperluannya. Mata kuliah seperti : Teknik Tata Cara. Tata Hitung Ongkos dan Ekonomi Teknik. mata kuliah yang bersifat pilihan itu mulai digemari oleh mahasiswa Teknik Mesin dan juga Teknik Kimia dan Tambang. dan perawatan (maintenance) untuk menjaga kondisi mesin supaya senantiasa siap pakai. Pengalaman ini menunjukan bahwa pengetahuan dan kemampuan perancangan yang dipunyai oleh seorang sarjana Teknik Mesin tidak banyak termanfaatkan. tantangan utama yang mereka hadapi ialah bagaimana agar pengoperasian itu dapat diselenggarakan dengan lancar dan ekonomis. tetapi mereka justru memerlukan bekal pengetahuan manajemen untuk lebih mampu dan lebih siap dalam pengelolaan suatu pabrik dan bengkel-bengkel besar. Pengalaman ini menjadi dorongan yang semakin kuat untuk terus memikirkan gagasan pendidikan alternatif bidang keahlian di dalam pendidikan Teknik Mesin. dalam menjalankan profesi sebagai sarjana Teknik Mesin dengan tugas pengoperasian mesin dan fasilitas produksi. seorang kepala pabrik yang umumnya berlatar-belakang pendidikan mesin. Perkakas Pembantu dan Keselamatan Kerja cukup memperkaya pengetahuan mahasiswa Teknik Produksi. Peran yang serupa bagi sarjana Teknik Mesin juga terjadi di pabrik semen dan di bengkel-bengkel perkereta-apian.

Mata kuliah yang berbasis teknik industri mulai banyak diperkenalkan. Penyelidikan Operasional.Pada tahun 1966 . Referensi . Pada tahun 1968 . dimulailah upanya untuk membangun Departemen Teknik Industri yang mandiri.1971. Statistik Industri. Upaya itu terwujud pada tanggal 1 Januari 1971. Perancangan Tata Letak Pabrik. Studi Kelayakan. Sehingga pada tahun 1967.1967. di Departemen ini mulai diajarkan mata kuliah : Manajemen Personalia. perkuliahan di Teknik Produksi semakin berkembang. Dalam pada itu. nama Teknik Produksi secara resmi berubah menjadi Teknik Industri dan masih tetap bernaung di bawah Bagian Teknik Mesin ITB. tetapi pada lingkup yang lebih luas yaitu perusahaan dan lingkungan. Administrasi Perusahaan. Sistem man-machine-material tidak lagi hanya didasarkan pada lingkup wawasan manufaktur saja. Pengendalian Persediaan Kualitas Statistik dan Programa Linier.