You are on page 1of 2

No 3

- Mengakui dan mengimani bahwa Beliau adalah hamba Allah dan RasulNya. (QS. 18:110)

- Meyakini bahwa Beliau adalah Rasul dan NabiNya yang terakhir, dan risalahnya pun juga
risalah terakhir. (QS. 30:40)

- Taat kepadanya secara mutlak. (QS. 4:65)

- Menjadikannya sebagai teladan yang baik dalam kehidupan, beragama, keluarga, sosial,
dan lain-lain. (QS. 30:21)

- Meyakini bahwa syafa’at darinya hanya terjadi dengan idzin Allah ta’ala. (QS. 10:3), (QS.
20:109)

- Bershalawat padanya. (QS. 30:56)

- Menerima keputusannya secara lapang. (QS. 4: 59)

- Mencintai keluarganya (ahli baitnya). (HR. At tirmidzi, Juz.12, Hal. 260, No. 3722. Al
Maktabah asy Syamilah)

- Mencintai para sahabatnya dan mengakui bahwa mereka adalah umat terbaik dan
semuanya adil. (QS. 3: 110)

- Mencintai yang dicintainya dan membenci yang dibencinya.

No 1

Akhlak berarti prilaku, sikap, perbuatan, adab dan sopan santun. Akhlak mulia berati seluruh
prilaku umat manusia yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadist yaitu adab sopan
santun yang dicontohkan dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada kepada seluruh
umat manusia ketika beliau masih hidup. Akhlak beliau adalah Al-Quran.

Akhlak atau adab sopan santun yang telah dicontohkan dan diajarkan Rasulullah Muhammad
SAW itu meliputi akhlak manusia kepada Allah SWT dan Akhlak terhadap sesama ciptaan
Allah, termasuk didalamnya akhlak terhadap diri sendiri karena diri sendiri itu termasuk ciptaan
Allah Juga, lahir dan batin.
No 2

A.Mencintainya
Di antara bukti kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya adalah diutusnya
Rasulullah kepada manusia untuk memberikan petunjuk dan hidayah kepada mereka ke
jalan yang diridhai Allah .
Beliau adalah seorang rasul yang sangat kasih sayang dan cinta kepada umatnya,
sangat bersemangat dalam membimbing umatnya ke jalan yang benar,

B. Mentaati perintahnya dan menjauhi semua larangannya.


Mentaati Rasulullah dan meninggalkan semua perkara yang menyelisihi ajaran
Rasulullah adalah jalan untuk mendapatkan hidayah dan wujud kecintaan serta ketaatan
terhadap Allah .
Di antara cara mentaati Rasulullah adalah dengan mendahulukan seluruh
perkataannya terhadap perkataan seluruh manusia, bersegera melaksanakan perintahnya,
mencintai apa-apa yang beliau cintai dan membenci apa-apa yang beliau benci.

C. Bershalawat kepada Rasulullah


Makna shalawat Allah kepada Rasulullah adalah pujian Allah kepada beliau di
hadapan para Malaikat-Nya. Sehingga makna bershalawat kepada Nabi adalah berdo'a
kepada Allah agar Dia memberikan pujian-Nya kepada Nabi Muhammad di hadapan
para Malaikat-Nya.
Beliau memerintahkan kepada umatnya untuk banyak bershalawat kepadanya dan
hal itu merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah .