You are on page 1of 40

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan

menggunakan metode Workload Indicator Staff Need (WISN). Penelitian ini

bertujuan untuk mengetahui jumlah optimal kebutuhan tenaga keperawatan di

RSU Dr. Pirngadi Medan.

3.2

Lokasi dan Waktu Penelitian

3.2.1

Lokasi penelitian

Penelitian dilaksanakan di lima bagian Instalasi Rawat Inap RSU Dr.

Pirngadi Medan dengan jumlah kunjungan pasien terbanyak, yaitu Bagian Umum

(R. Dahlia 2 ), Bagian Obstetri ( R. Tulip 1 ), Bagian Onkologi ( R. Tulip 2 ),

Bagian Penyakit Dalam ( R. Asoka ), dan Ruang ICU.

3.2.2

Waktu penelitian

Penelitian ini dilaksanakan hingga Juni 2016.

3.2

Populasi dan Sampel Penelitian

3.3.1

Populasi

Populasi penelitian adalah seluruh tenaga keperawatan di lima bagian

Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan sebanyak 108 orang tenaga

keperawatan.

35

Universitas Sumatera Utara

36

3.2.2

Sampel

Sampel

penelitian

ini

adalah

sebagian

dari

semua

populasi

tenaga

keperawatan

di

instalasi

rawat

inap

RSU

Dr.

Pirngadi

Medan.

Mengingat

keterbatasan yang dimiliki untuk meneliti baik berupa tenaga, waktu, maupun

biaya,

maka

ditetapkan

sampel

dengan

menggunakan

sampel

dengan

menggunakan rumus Slovin dalam Prasetyo (2005) :

Keterangan:

menggunakan rumus Slovin dalam Prasetyo (2005) : Keterangan: n = jumlah sampel   N = jumlah
menggunakan rumus Slovin dalam Prasetyo (2005) : Keterangan: n = jumlah sampel   N = jumlah
menggunakan rumus Slovin dalam Prasetyo (2005) : Keterangan: n = jumlah sampel   N = jumlah

n

=

jumlah sampel

 

N

=

jumlah populasi

E

=

Nilai

kritis

(batas

ketelitian)

yang

diinginkan

(persen

q

kelonggaran

ketidaktelitian karena kesalahan penarikan sampel)

sebesar 10% (0,1)

Berdasarkan

perhitungan,

diperoleh

jumlah

sampel

n

=

51,92

atau

digenapkan menjadi 52 responden. Dalam penelitian ini peneliti menetapkan besar

sampel sebanyak 52 tenaga keperawatan yang terdapat di lima bagian Instalasi

Rawat Inap dengan jumlah kunjungan pasien terbanyak. Besar sampel ditetapkan

dengan menggunakan metode purposive sampling. Kriteria probability sampling

yang digunakan dalam penelitian ini adalah kriteria inklusi, yaitu:

Universitas Sumatera Utara

37

1. Tenaga keperawatan yang bertugas di lima bagian instalasi Rawat inap

RSU Dr Pirngadi Medan

2. bersedia menjadi responden

Tabel 3.1 Proporsi Sampel per Ruangan

 

Jumlah

No

Nama Ruangan

Tenaga

Perhitungan

Sampel

 

Keperawatan

1.

R. XVII (Dahlia 2)

30

1. R. XVII (Dahlia 2) 30 14

14

2.

Lantai V (Tulip 1)

19

9

3.

Lantai VI ( Tulip 2 )

18

9

R. Asoka

27

13

5

R. ICU

14

7

Jumlah

52

3.3

Metode Pengumpulan Data

3.4.1

Data primer

Data primer diperoleh dengan memberikan kuesioner yang diisi oleh

responden serta observasi terstruktur meliputi menetapkan rata-rata waktu per

kegiatan, sedangkan data standar waktu kerja tersedia, standar kelonggaran di

Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi diperoleh dari pihak RSU Dr.Pirngadi

Medan.

Universitas Sumatera Utara

38

3.4.2 Data sekunder

Data sekunder diperoleh dari catatan dan dokumentasi RSU Dr. Pirngadi

Medan. Data yang diperoleh meliputi waktu kerja tersedia, BOR, LOS, BTO,

TOI, dan jadwal shift perawat, jumlah pasien rawat inap, jumlah tempat tidur

yang tersedia yang diperoleh melalui wawancara dengan bagian keperawatan dan

dokumen rumah sakit.

3.5 Defenisi Operasional

Untuk lebih mengarahkan dalam pembahasan penelitian ini, maka penulis

memberikan definisi operasional yang meliputi:

1. Menetapkan waktu kerja yang tersedia adalah kegiatan menghitung waktu

kerja efektif selama kurun waktu satu tahun untuk masing-masing kategori

SDM yang bekerja pada Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

2. Menetapkan

unit

kerja

dan

kategori

SDM

adalah

kegiatan

mengidentifikasi dan mengenali unit-unit kerja yang ada pada Instalasi

Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

3. Menetapkan standar beban kerja adalah menghitung volume/kuantitas

kegiatan pokok yang dapat dikerjakan selama satu tahun sesuai dengan

waktu kerja tersedia dan rata-rata waktu per kegiatan pokok yang dimiliki

oleh masing-masing kategori SDM pada Instalasi Rawat Inap RSU Dr.

Pirngadi Medan

4. Menetapkan

standar

Kelonggaran

adalah

kegiatan

menghitung waktu

untuk menyelesaikan tiap faktor kelonggaran disbanding dengan waktu

Universitas Sumatera Utara

39

kerja tersedia untuk masing-masing kategori SDM pada Instalasi Rawat

Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

5. Menghitung Kebutuhan SDM adalah kegiatan menghitung SDM sesuai

dengan

kuantitas

kegiatan

pokok,

standar

beban

kerja

dan

standar

kelonggaran pada masing-masing kategori SDM selama kurun waktu satu

tahun pada Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan.

6. Mendapatkan

jumlah

kebutuhan

tenaga

keperawatan

menggunakan

metode WISN. Metode Workload Indicator Staff Need (WISN) adalah

metode untuk menghitung kebutuhan SDM kesehatan berdasarkan pada

beban kerja yang nyata yang dilaksanakan oleh perawat dan bidan pada

Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan.

3.6 Metode Pengukuran Data

Setelah data diperoleh dari pembagian kuesioner dan observasi, segera

dilakukan perhitungan data. Pertama, dengan mengelempokkan pola kegiatan atas

kegiatan langsung, kegiatan tidak langsung, kegiatan lain tidak produktif. Setelah

itu, data waktu kerja produktif bersama data-data sekunder dimasukkan ke dalam

rumus perhitungan jumlah kebutuhan tenaga dari Workload Indicator Staff Need

(WISN). Langkah perhitungan kebutuhan tenaga berdasarkan WISN ini meliputi 5

langkah, yaitu:

1. Menetapkan Waktu Kerja Tersedia

a. Hari Kerja (A)

b. Cuti Tahunan (B)

Universitas Sumatera Utara

40

c.

Pendidikan dan pelatihan (C)

 

d.

Hari Libur Nasional.(D)

e.

Ketidak hadiran kerja (E)

f.

Waktu kerja (F)

 

Berdasarkan

data

tersebut

selanjutnya

dilakukan

perhitungan

untuk

menetapkan waktu tersedia dengan rumus sebagai berikut:

 

Waktu Kerja Tersedia = {A – (B+C+D+E} x F

 

2.

Menetapkan Unit Kerja Dan Kategori SDM

 

3.

Menyusun Standar Beban Kerja

Kategori SDM   3. Menyusun Standar Beban Kerja 4. Menyusun Standar Kelonggaran 5. Perhitungan Kebutuhan

4.

Menyusun Standar Kelonggaran

Menyusun Standar Beban Kerja 4. Menyusun Standar Kelonggaran 5. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Per Unit Kerja Berdasarkan

5. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Per Unit Kerja

Kelonggaran 5. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Per Unit Kerja Berdasarkan rumus perhitungan tersebut, kebutuhan SDM untuk

Berdasarkan rumus perhitungan tersebut, kebutuhan SDM untuk tiap

kegiatan pokok terlebih dahulu di jumlahkan sebelum di tambahkan dengan

Standar Kelonggaran masing-masing Kategori SDM.

Universitas Sumatera Utara

BAB IV

HASIL PENELITIAN

4.2

Gambaran Umum Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

4.2.1

Sejarah Singkat Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

Rumah Sakit Umum Pirngadi terletak di Jalan Prof. H. M. Yamin, SH No 47

Medan didirikan tanggal 11 Agustus 1928 oleh pemerintah Kolonial Belanda

dengan

nama “GEMENTA ZIEKEN HUIS” yang peletakan batu pertamanya

dilakukan oleh seorang anak berumur 10 tahun bernama Maria Constantia Macky

anak dari Walikota Medan saat itu dan diangkat sebagai Direktur Dr. W. Bays.

Dengan masuknya Jepang ke Indonesia, Rumah Sakit ini diambil dan berganti

nama

menjadi

“SYURITSU

BYUSONO

INCE”

dan

sebagai

direktur

dipercayakan

kepeda

putra

Indonesia

“Dr.

RADEN

PIRNGADI

GONGGO

PUTRO” yang akhirnya ditabalkan menjadi nama Rumah Sakit ini hingga

sekarang.

Setelah Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya, RSU Pirngadi langsung

diambil alih dan diurus oleh Pemerintah Pusat/ Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Tidak

diperoleh

data

yang

pasti

kapan

RSU

Dr

Pirngadi

ini

diserahkan

kepemilikannya dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Sumatera Utara. Setelah

Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi milik Kota Medan, Pemerintah Kota Medan

mempunyai

perhatian

dan

tekad

yang

besar

untuk

kemajuan

Rumah

Sakit

Pirngadi melalui pembenahan dan perbaikan di segala bidang, hal ini diwujudkan

dengan Peraturan Daerah Kota Medan No. 30 Tahun 2002 tanggal 6 September

2002

tentang

Perubahan

Kelembagaan

RSU

Dr.

Pirngadi

menjadi

Badan

 

41

Universitas Sumatera Utara

 

42

Pelayanan

Kesehatan

RSU

Dr.

Pirngadi

Kota

Medan,

sehingga

terjadi

restrukturisasi Organisasi, Personil dan Manajemen dimana sebagai Direktur

diangkat

Dr.

H.

Sjahrial

R.

Anas,

MHA

dan

diikuti

pembenahan

Sarana,

Prasarana

dan

Pengadaan

Peralatan-peralatan

canggih

sebagai

pendukung

palayanan. Pada era ini pula sejarah

mencatat suatu gebrakan besar dan berani

Bapak Walikota Medan dengan melakukan pembangunan Rumah Sakit Umum

Dr. Pirngadi 8 (delapan) tingkat dilengkapi dengan peralatan canggih, yang

peletakan

batu

pertamanya

telah

dioperasikan tanggal 16 April 2005.

dilaksanakan

4

Maret

2004

dan

mulai

Berdasarkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum

Dr. Pirngadi Medan dalam pelaksanaan pendidikan, maka Rumah Sakit Umum

Dr. Pirngadi Medan mengajukan peningkatan status dari Rumah Sakit Tempat

Pendidikan menjadi Rumah Sakit Pendidikan. Berdasarkan Rekomendasi dari

Ikatan

Rumah

Sakit

Pendidikan

Indonesia

(IRSPI),

maka

selanjutnya

dilaksanakan penilaian kelayakan Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

menjadi Rumah Sakit Pendidikan oleh Tim Visitasi yang terdiri dari Direktur

Bina Pelayanan Medikm Spesialistik, Ditjen Bina Pelayanan Medik, Kepala Biro

Hukum dan Organisasi, Sekjen Depkes, Ketua Ikatan RSU Pendidikan serta

Kepala Bagian Hukum dan Organisasi, Sek. Dutjen. Bina Pelayanan Medik.

Akhirnya pada tanggal 10 April 2007 Badan Pelayanan Kesehatan RSU Dr.

Pirngadi

Kota

Medan

resmi

menjadi

Rumah

Sakit

Pendidikan

berdasarkan

Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 433/Menkes/SK/IV/2007.

4.1.2 Motto, Visi dan Misi Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan

Universitas Sumatera Utara

4.1.2.1 Motto

43

Motto dari rumah sakit ini adalah Aegroti Salus Lex Suprema (Kepentingan

penderita adalah yang utama).

4.1.2.2 Visi dan Misi

Visi rumah sakit ini adalah :

Menjadi rumah sakit pusat rujukan dan unggulan di Sumatera Bagian Utara

Tahun 2015.

Misi rumah sakit ini adalah :

1. Memberikan

pelayanan

kesehatan

yang

bermutu,

profesional,

terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

dan

2. Meningkatkan pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran

serta tenaga kesehatan lain.

3. Mengembangkan manajemen RS yang professional.

4.1.3 Kinerja Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan Tahun 2015

Data yang menunjukkan kinerja Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan tahun 2015

adalah :

1. Persentase pemanfaatan tempat tidur pada satuan waktu tertentu (Bed

Occupancy Rate) sebesar 55,55%, yang telah mendekati standar nasional

(60-85%)

2. Rata-rata lama rawatan seorang pasien (Average Length of Stay) 6,80 hari,

masih berada pada standar nasional (6-9 hari).

Universitas Sumatera Utara

44

3. Frekuensi pemakaian tempat tidur (Bed Turn Over) 30,14 kali. Indikator ini

memberikan gambaran efisiensi dari pemakaian tempat tidur dengan standar

nasional 40-50 kali.

4. Rata-rata hari dimana tempat tidur tidak ditempati dari telah diisi ke saat

terisi berikutnya (Turn Over Interval) 5,39 hari, dengan standar nasional 1-3

hari.

4.2 Distribusi Karakteristik Responden

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 22 responden ( 42,30% ) berumur

diantara 25-34 tahun, 19 responden ( 36,54% ) berumur antara 35-44 tahun, 9

responden ( 17,31% ) berumur antara 45-54 tahun, dan 2 responden ( 3,85% )

berumur diatas 55 tahun.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa di Instalasi Rawat Inap RSU Dr.

Pirngadi Medan adalah berjenis kelamin perempuan sebesar 49 orang ( 94,23% ),

dan terkecil jenis kelamin laki-laki sebesar 3 orang ( 5,77% )

Tabel 4.1

Dr.Pirngadi Medan.

Karakteristik

Responden

di

Instalasi

Rawat

Inap

RSU

Karakteristik

Frekuensi (f)

Persentase (%)

Umur (Tahun)

1. 25-34

22

42,30%

2. 35-44

19

36,54%

3. 45-54

9

17,31%

4. >55

2

3.85%

JUMLAH

52

100%

Jenis Kelamin

1. Laki-laki

3

5,77%

2. Perempuan

49

94,23%

JUMLAH

52

100%

45

4.3 Perhitungan Beban Kerja Tenaga Keperawatan di Rumah Sakit

Umum Dr. Pirngadi Medan

4.3.1 Menetapkan Waktu Kerja Tersedia

Waktu kerja tersedia adalah waktu yang harus dipenuhi oleh seorang tenaga

keperawatan dalam

menjalankan kegiatannya. Tujuan menetapkan waktu kerja

tersedia adalah diperolehnya waktu kerja tersedia masing-masing kategori SDM

yang bekerja selama kurun waktu satu tahun. Data yang dibutuhkan untuk

menetapkan waktu kerja tersedia adalah sebagai berikut:

g. Hari Kerja, sesuai ketentuan berlaku di tempat kerja atau Peraturan Daerah

setempat (Peraturan Daerah Kota Medan), pada umumnya dalam 1 minggu 6

hari kerja. Dalam 1 tahun 300 hari kerja (6 hari x 52 minggu). (A) = 312

h. Cuti Tahunan, sesuai ketentuan setiap SDM memiliki hak cuti 12 hari kerja

setiap tahun. (B) = 12

i. Pendidikan dan pelatihan, sesuai ketentuan yang berlaku di tempat kerja untuk

mempertahankan

kategori

SDM

dan

meningkatkan

memiliki

hak

untuk

lokakarya dalam 6 hari kerja. (C) = 6

kompetensi/profesionalisme

setiap

mengikuti

pelatihan/kursus/seminar

j. Hari Libur Nasional, berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Terkait tentang

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, tahun 2016 ditetapkan 14 hari kerja

dan 4 hari kerja untuk cuti bersama (D) = 18

k. Ketidak hadiran kerja, sesuai data rata-rata ketidak hadiran kerja (selama

kurun waktu 1 tahun) karena alasan sakit, tidak masuk dengan atau tanpa

pemberitahuan/ijin. (E) = 5

Universitas Sumatera Utara

46

l. Waktu kerja, sesuai ketentuan yang berlaku di tempat kerja atau Peraturan

Daerah (Peraturan Daerah Kota Medan), pada umumnya waktu kerja dalam 1

hari adalah 8 jam (6 hari kerja/minggu). (F) = 8 Jam

Sehingga didapat jumlah waktu kerja tersedia adalah :

Waktu Kerja Tersedia

= {A – (B+C+D)} x E

= { 312 – ( 12 + 6 +18 + 5 )} x 8

= 2.168 Jam / Tahun

= 130.080 Menit / Tahun

4.3.2 Menetapkan Unit Kerja dan Kategori SDM

Unit kerja dalam perhitungan beban kerja pada penelitian ini adalah Instalasi

Rawat

Inap

RSU

Dr.

Pirngadi

Medan

dengan

pemilihan

sub

unit

kerja

berdasarkan 5 ruangan dengan jumlah kunjungan pasien terbanyak yaitu ruang

rawat inap bagian umum (Ruang Dahlia 2), bagian Obgyn (Tulip 1), bagian

penyakit dalam ( Asoka ), bagian Onkologi (Tulip 2), serta ruang ICU.

Tabel 4.2

Unit Kerja, Sub Unit Kerja dan Kategori SDM

Unit Kerja

Sub Unit Kerja

Kategori SDM

 

1. Umum (R. Dahlia 2)

 

Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

2. Obgyn (Tulip 1)

3. Penyakit Dalam (Asoka)

Tenaga Keperawatan

4. Bedah Onkologi (Tulip 2)

 

5. ICU

Universitas Sumatera Utara

4.3.3 Menyusun Standar Beban Kerja

47

Standar beban kerja adalah volume/kuantitas beban kerja selama 1 tahun per

kategori

SDM.

Standar

beban

kerja

untuk

suatu

kegiatan

pokok

disusun

berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan (rata-rata waktu) dan

waktu yang tersedia per-tahun yang dimiliki oleh masing-masing kategori tenaga.

Standar beban kerja yang terbesar adalah pada kegiatan menghitung pernafasan

sebesar 45094,40.

adalah pada kegiatan menghitung pernafasan sebesar 45094,40. Tabel 4.3 Standar Beban Kerja Kegiatan Keperawatan Langsung

Tabel 4.3 Standar Beban Kerja Kegiatan Keperawatan Langsung di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

Kegiatan Keperawatan Langsung

Rata-rata

Standar

(Menit)

Beban Kerja

1. Anamnesa

14,90

8727,95

2. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

13,65

9526,99

3. Perencanaan Keperawatan

9,52

13665,00

4. Intervensi Keperawatan

   

- Pemenuhan Kebutuhan Udara ( Oxygen )

4,62

28184,00

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Peroral

5,67

22929,36

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Parental

9,35

13918,02

- Membantu BAK/BAB

13,75

9460,37

- Katheterisasi

16,92

7686,55

- Memasang huknah rendah

13,65

9526,99

- Memberi obat pencahar

5,64

23085,90

- Perawat keliling ruangan observasi pasien

6,64

19606,26

- Menemani Visite Dokter

10.87

11971.96

- Mencegah infeksi nasokemial

9,60

13555,43

- Menjaga keselamatan pasien yang dibawa dengan brancard

12,29

10585,54

- Mencegah kecelakaan elektronik

7,87

16538,29

Universitas Sumatera Utara

48

 

- Mencegah kekeliruan pemberian obat

 

8,54

15234,59

 

- Memandikan pasien

 

16,73

7774,90

 

- Mengganti pakaian pasien

 

11,44

11368,34

 

- Memelihara kebersihan mulut

 

8,85

14704,70

 

- Mengganti

alat

tenun

tempat

tidur

tanpa

10,02

12983,03

memindahkan pasien

 
 

- Perawatan Jenazah

 

31,35

4149,79

 

- Mengatur posisi berbaring pasien

 

7,14

18232,24

 

- Melaksanakan

mobilisasi

sesuai

9,85

13211,25

kebutuhan dan kondisi pasien

 
 

- Melaksanakan ambulansi dini

 

12,5

10406,4

 

- Pasien tirah/ Baring Lama

 

14,12

9215,477

 

- Membantu pasien beribadah

 

7,64

17308,19

 

- Memberi

pelayanan

mental

pada

pasien

9,08

14339,85

gawat darurat

 
 

- Melaksanakan program orientasi

 

9,12

14270,38

 

- Menyiapkan mental pasien preoperasi

 

10,25

12690,73

 

- Memenuhi Kebutuhan Komunikasi

 

8,46

15373,09

 

- Mengukur suhu badan

 

6,46

20131,43

 

- Menghitung pernafasan

 

2,89

45094,40

 

- Menghitung denyut nadi

 

3,52

36962,62

 

- Mengukur tekanan darah

 

4,48

29030,73

 

- Melakukan

tindakan

darurat

pada

pasien

11,87

10962,98

keracunan obat

 
 

- Melakukan kompres

 

12,23

10635,5

 

- Melaksakan pemberian obat peroral

 

6,00

21680,00

 

- Melaksanakan pemberian obat parental

6,48

20071,69

 

- Melatih pasien menggerakan anggota tubuh

11,25

11562,7

 

- Melatih pasien turun dari tempat tidur

 

9,15

14210,42

 

- Melatih pasien berjalan

 

12,98

10021,00

 

- Melatih pasien menggunakan alat bantu

17,81

7304,71

5.

Melaksanakan Evaluasi

 

15,00

8672,00

Berdasarkan

Tabel

4.3

diketahui

bahwa

standar

beban

kerja

melaksanakan

kegiatan keperawatan langsung di RSU Dr. Pirngadi Medan paling besar adalah

menghitung pernafasan yaitu 45.094,40 kali, sedangkan kegiatan dengan beban

kerja terkecil adalah perawatan jenazah yaitu 4.149,79 kali.

Universitas Sumatera Utara

49

Tabel 4.4 Standar Beban Kerja Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung

 

Rata-rata

Standar

(Menit)

Beban Kerja

1. Membaca buku rawatan

 

7,5

17344

2. Timbang terima pasien/ overan shift

 

27,40

4746,78

3. Menulis buku rawatan/ penghubung antar shift

20,10

6472,88

4. Menulis catatan perkembangan pasien di status

13,94

9329,88

5. Membimbing Siswa

 

16,35

7957,84

6. Memeriksa daftar obat

 

11,35

11464,68

7. Memenuhi

kebutuhan

kebersihan

dan

   

lingkungan

14,23

9140,76

8. Sterilisasi alat

 

23,75

5477,05

9. Pertemuan Mingguan

 

30,00

4336

10. Senam pagi mingguan

 

60,00

2168,00

Berdasarkan

Tabel

4.4

diketahui

bahwa

beban

kerja

melakukan

kegiatan

keperawatan tidak langsung di RSU Dr. Pirngadi Medan paling besar adalah

memeriksa daftar obat yaitu 11464,68 kali, sedangkan kegiatan keperawatan

tidak langsung dengan beban kerja terkecil adalah senam pagi mingguan yaitu

2168 kali.

Tabel 4.5

Standar Beban Kerja Kegiatan Keperawatan Non Produktif di

Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan

Kegiatan Non Produktif

Rata-rata

Standar

(Menit)

Beban Kerja

1. Ibadah

14,42

9.020.80

2. Makan/minum

13,81

9420,84

3. Toilet

7,21

18037,76

4. Telepon pribadi

4,60

28301,92

5. Gosok gigi dan cuci tangan rutin

6,87

18947,23

6. Ganti baju

4,96

26217,67

Berdasarkan Tabel 4.5 diketahui bahwa beban kerja dalam melakukan kegiatan

non produktif di RSU Dr. Pirngadi Medan paling besar adalah telepon pribadi

Universitas Sumatera Utara

50

sebanyak 28301,92 kali, sedangkan beban kerja kegiatan non produktif yang

paling kecil adalah ibadah sebanyak 9020,80 kali.

4.3.4

Standar

Kelonggaran

 

Penyusunan

standar

kelonggaran

tujuannya

adalah

diperolehnya

faktor

kelonggaran tiap kategori SDM meliputi jenis kegiatan dan kebutuhan waktu

untuk menyelesaikan suatu kegiatan yang tidak terkait langsung atau dipengaruhi

tinggi rendahnya kualitas atau jumlah kegiatan pokok/pelayanan.

Perhitungan waktu standar kelonggaran yang dilakukan terhadap pelaksanaan

kegiaan keperawatan di RSU Dr. Pirngadi Medan

yaitu menyusun laporan

kegiatan, rapat bulanan, ibadah mingguan, dan menyusun kebutuhan obat dan alat,

serta menyusun bahan habis pakai seperti pada Tabel 4.6.

Tabel 4.6 Standar Kelonggaran Tenaga Keperawatan di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan.

Rata-rata

Standar

No.

Faktor Kelonggaran

 

Waktu

Kelonggaran

 

(Menit/thn)

1.

Menyusun Laporan Kegiatan

 

6240

0,048

2.

Rapat Bulanan

 

1440

0,011

3.

Ibadah (Mingguan)

 

3120

0,024

4.

Menyusun Kebutuhan Obat dan Alat

6240

0,048

 

Menyusun

Kebutuhan

Bahan

Habis

5.

Pakai

6240

0,048

 

TOTAL STANDAR KELONGGARAN

 

0,179

Berdasarkan Tabel 4.6 diketahui bahwa faktor kelonggaran yang paling besar di

RSU Dr. Pirngadi Medan adalah menyusun laporan kegiatan dan menyusun

kebutuhan habis pakai yang dilakukan selama 2 jam setiap minggu (6240 menit

dalam setahun ), sedangkan faktor kelonggaran paling kecil adalah mengikuti

Universitas Sumatera Utara

51

rapat bulanan yang dilakukan sekitar 2 jam setiap bulan ( 1440 menit dalam

setahun ).

4.3.5 Kuantitas Kegiatan Pokok

Kuantitas kegiatan terbesar pada Instalasi Rawat Inap adalah Bagian Penyakit

Dalam sebesar 2637 orang pasien, sedangkan kuantitas kegiatan terkecil adalah

Bagian ICU sebesar 1296 orang pasien pada tahun 2015.

Tabel 4.7 Kuantitas Kegiatan Pokok di Instalasi Rawat Inap RSU Dr. Pirngadi Medan Tahun 2015

No.

Ruangan

Kegiatan Pokok

Kuantitas Kegiatan Pokok

1.

Penyakit Dalam ( R. Asoka )

Pelayanan Keperawatan

2637

2.

Onkologi

Pelayanan Keperawatan

2275

(Tulip 2)

3.

( R.

Umum Dahlia 2 )

Pelayanan Keperawatan

1669

4.

Obstetri

Pelayanan Keperawatan

1588

(Tulip

1)

5.

ICU

Pelayanan Keperawatan

1296

( R.

ICU )

4.3.6 Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Instalasi Rawat Inap Rumah

Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan

4.3.6.1 Kebutuhan

Tenaga Keperawatan di Ruang Asoka Rumah Sakit

Umum Dr. Pirngadi Medan

Kebutuhan tenaga perawat di ruang Asoka RSU Dr Pirngadi Medan dengan

jumlah 2637 pasien sebanyak 27 perawat.

Universitas Sumatera Utara

52

Tabel 4.8

Pirngadi Medan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Ruang Asoka RSU Dr.

 

Standar

Jumlah

 

Kegiatan

Beban

Kerja

Kegiata

n Pokok

Kebutuha

n Perawat

1. Anamnesa

8727,95

2637

0.302

2. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

 

9526.99

2637

0.277

3. Perencanaan Keperawatan

 

13665,00

5274

0,386

4. Intervensi Keperawatan

     

- Pemenuhan Kebutuhan Udara ( Oxygen )

28184,00

2637

0.094

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Peroral

 

22929,36

7911

0,345

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Parental

13918,02

7911

0,568

- Membantu BAK/BAB

9460,37

7911

0,836

- Katheterisasi

7686,55

5274

0,686

- Memasang huknah rendah

 

9526,99

2637

0.277

- Memberi obat pencahar

23085,90

2637

0.114

- Perawat keliling ruangan observasi pasien

19606,26

7911

0,403

- Menemani Visite Dokter

11971.96

7911

0,661

- Mencegah infeksi nasokemial

 

13555,43

2637

0.195

- Menjaga keselamatan pasien yang dibawa dengan brancard

10585,54

2637

0.249

- Mencegah kecelakaan elektronik

 

16538,29

2637

0.160

- Mencegah kekeliruan pemberian obat

 

15234,59

7911

0,519

- Memandikan pasien

7774,90

2637

0.339

- Mengganti pakaian pasien

 

11368,34

2637

0.232

- Memelihara kebersihan mulut

 

14704,70

2637

0.179

- Mengganti alat tenun tempat tidur tanpa memindahkan pasien

12983,03

2637

0.203

- Perawatan Jenazah

4149,79

381

0.092

- Mengatur posisi berbaring pasien

18232,24

2637

0.145

- Melaksanakan

mobilisasi

sesuai

13211,25

2637

0.200

kebutuhan dan kondisi pasien

- Melaksanakan ambulansi dini

10406,4

2637

0.253

- Pasien tirah/ Baring Lama

 

9215,477

2637

0.286

- Membantu pasien beribadah

 

17308,19

2637

0.155

- Memberi pelayanan mental pada pasien gawat darurat

14339,85

2637

0.184

- Melaksanakan program orientasi

 

14270,38

2637

0.184

- Menyiapkan mental pasien preoperasi

 

12690,73

2637

0.208

- Memenuhi Kebutuhan Komunikasi

15373,09

2637

0.172

Universitas Sumatera Utara

53

-

Mengukur suhu badan

 

20131,43

5274

0,262

-

Menghitung pernafasan

 

45094,40

7911

0,365

-

Menghitung denyut nadi

 

36962,62

7911

0,394

-

Mengukur tekanan darah

 

29030,73

5274

0,182

-

Melakukan tindakan darurat pada pasien keracunan obat

10962,98

2637

0,152

-

Melakukan kompres

 

10635,5

2637

0,248

-

Melaksakan pemberian obat peroral

 

21680,00

7911

0,364

-

Melaksanakan pemberian obat parental

20071,69

7911

0,394

-

Melatih

pasien

menggerakan

anggota

11562,7

2637

0.228

tubuh

-

Melatih pasien turun dari tempat tidur

14210,42

2637

0.186

-

Melatih pasien berjalan

 

10021,00

2637

0.263

-

Melatih pasien menggunakan alat bantu

7304,71

2637

0.361

5.

Melaksanakan Evaluasi

 

8672,00

7911

0,9122

Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung

     

1.

Membaca buku rawatan

 

18281,51

7911

0.433

2.

Timbang terima pasien/ overan shift

 

4746,78

7911

1,667

3.

Menulis buku rawatan/ penghubung antar shift

6472,88

7911

1.222

4.

Menulis catatan perkembangan pasien di status

9329,88

7911

0,848

5.

Membimbing Siswa

 

7957,84

2637

0,331

6.

Memeriksa daftar obat

 

11464,68

7911

0,690

7.

Memenuhi kebutuhan kebersihan dan lingkungan

9140,76

7911

0,866

8.

Sterilisasi alat

 

5477,05

7911

1,444

9.

Pertemuan Mingguan

 

4336,00

2637

0.608

10.

Senam pagi mingguan

 

2168,00

2637

1.216

 

Kegiatan Non Produktif

       

1.

Ibadah

7774,90

7911

1.0176

2.

Makan/minum

 

9420,84

7911

0,849

3.

Toilet

18037,76

7911

0,439

4.

Telepon pribadi

 

28301,92

7911

0,280

5.

Gosok gigi dan cuci tangan rutin

 

18947,23

7911

0,418

6.

Ganti baju

 

26217,67

7911

0,302

 

Jumlah

26

Kebutuhan Tenaga Keperawatan=

7911 0,302   Jumlah 26 Kebutuhan Tenaga Keperawatan= + Standar Kelonggaan Universitas Sumatera Utara
7911 0,302   Jumlah 26 Kebutuhan Tenaga Keperawatan= + Standar Kelonggaan Universitas Sumatera Utara

+ Standar Kelonggaan

Universitas Sumatera Utara

54

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 26 + 0,179

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 26,179

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 27 orang

4.3.6.2 Kebutuhan

Tenaga Keperawatan di Ruang Tulip 2 RSU Dr

Pirngadi Medan

Kebutuhan tenaga perawat di ruang Tulip 2 RSU Dr Pirngadi Medan dengan

jumlah 2275 pasien sebanyak 24 perawat.

Tabel 4.9

Pirngadi Medan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Ruang Tulip 2 RSU Dr.

     

Kebutuhan

Kegiatan

Standard

Beban

Kerja

Jumlah

Kegiatan

Pokok

Tenaga

Keperawata

n

1. Anamnesa

8727,95

2275

0.261

2. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

9526,99

2275

0.235

3. Perencanaan Keperawatan

13665,00

4550

0.333

4. Intervensi Keperawatan

     

- Pemenuhan Kebutuhan Udara ( Oxygen )

28184,00

2275

0.081

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Peroral

22929,36

6825

0.273

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Parental

13918,02

6825

0.490

- Membantu BAK/BAB

9460,37

6825

0.721

- Katheterisasi

7686,55

4550

0.592

- Memasang huknah rendah

9526,99

2275

0.296

- Memberi obat pencahar

23085,90

2275

0.239

- Perawat keliling ruangan observasi pasien

19606,26

6825

0.348

- Menemani Visite Dokter

11971.96

6825

0.570

- Mencegah infeksi nasokemial

13555,43

2275

0.190

- Menjaga keselamatan pasien yang dibawa dengan brancard

10585,54

2275

0.168

- Mencegah kecelakaan elektronik

16538,29

2275

0.215

- Mencegah kekeliruan pemberian obat

15234,59

6825

0.448

- Memandikan pasien

7774,90

2275

0.149

- Mengganti pakaian pasien

11368,34

2275

0.293

Universitas Sumatera Utara

 

55

- Memelihara kebersihan mulut

14704,70

2275

0.200

- Mengganti alat tenun tempat tidur tanpa memindahkan pasien

12983,03

2275

0.155

- Perawatan Jenazah

4149,79

2275

0.175

- Mengatur posisi berbaring pasien

18232,24

2275

0.548

- Melaksanakan mobilisasi sesuai kebutuhan dan kondisi pasien

13211,25

2275

0.125

- Melaksanakan ambulansi dini

10406,4

2275

0.172

- Pasien tirah/ Baring Lama

9215,477

2275

0.218

- Membantu pasien beribadah

17308,19

2275

0.247

- Memberi pelayanan mental pada pasien gawat darurat

14339,85

2275

0.134

- Melaksanakan program orientasi

14270,38

2275

0.159

- Menyiapkan mental pasien preoperasi

12690,73

2275

0.159

- Memenuhi Kebutuhan Komunikasi

15373,09

2275

0.179

- Mengukur suhu badan

20131,43

4550

0.226

- Menghitung pernafasan

45094,40

4550

0.101

- Menghitung denyut nadi

36962,62

4550

0.123

- Mengukur tekanan darah

29030,73

4550

0.157

- Melakukan tindakan darurat pada pasien keracunan obat

10962,98

2275

0.208

- Melakukan kompres

10635,5

2275

0.213

- Melaksakan pemberian obat peroral

21680,00

6825

0.314

- Melaksanakan pemberian obat parental

20071,69

6825

0.340

- Melatih pasien menggerakan anggota tubuh

11562,7

2275

0.194

- Melatih pasien turun dari tempat tidur

14210,42

2275

0.160

- Melatih pasien berjalan

10021,00

2275

0.224

- Melatih pasien menggunakan alat bantu

7304,71

2275

0.311

5. Melaksanakan Evaluasi

8672,00

6825

0.787

Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung

     

1. Membaca buku rawatan

18281,51

6825

0.373

2. Timbang terima pasien/ overan shift

4746,78

6825

1.438

3. Menulis buku rawatan/ penghubung antar shift

6472,88

6825

1.054

4. Menulis catatan perkembangan pasien di status

9329,88

6825

0.732

5. Membimbing Siswa

7957,84

4550

0.572

6. Memeriksa daftar obat

11464,68

6825

0.595

7. Memenuhi kebutuhan kebersihan dan lingkungan

9140,76

6825

0.747

Universitas Sumatera Utara

 

56

8. Sterilisasi alat

5477,05

6825

1.246

9. Pertemuan Mingguan

4336,00

2275

0.525

10. Senam pagi mingguan

2168,00

2275

1.049

Kegiatan Non Produktif

     

1. Ibadah

7774,90

6825

0,878

2. Makan/minum

9420,84

6825

0,725

3. Toilet

18037,76

6825

0,378

4. Telepon pribadi

28301,92

6825

0,241

5. Gosok gigi dan cuci tangan rutin

18947,23

6825

0,360

6. Ganti baju

26217,67

6825

0,260

Jumlah

22.904

Kebutuhan Tenaga Keperawatan=

0,260 Jumlah 22.904 Kebutuhan Tenaga Keperawatan= + Standar Kelonggaan Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 22,904 +
0,260 Jumlah 22.904 Kebutuhan Tenaga Keperawatan= + Standar Kelonggaan Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 22,904 +

+ Standar Kelonggaan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 22,904 + 0,179 Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 23,083

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 24 orang

4.3.6.3 Kebutuhan

Tenaga Keperawatan di Ruang Dahlia 2 RSU Dr

Pirngadi Medan

Kebutuhan tenaga perawat di ruang Dahlia 2 RSU Dr Pirngadi Medan dengan

jumlah 1669 pasien sebanyak 16 perawat. Setiap kegiatan pokok dapat dilakukan

1 hingga 4 kali tindakan kegiatan yang sama.

Tabel 4.10

Pirngadi Medan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Ruang Dahlia 2 RSU Dr.

Kegiatan

Standar

Beban

Kerja

Jumlah

Kegiatan

Pokok

Kebutuhan

Perawat

Universitas Sumatera Utara

 

57

1. Anamnesa

8727,95

1669

0,191

2. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

9526,99

1669

0,173

3. Perencanaan Keperawatan

13665,00

3338

0,244

4. Intervensi Keperawatan

     

- Pemenuhan Kebutuhan Udara ( Oxygen )

28184,00

1669

0,059

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Peroral

22929,36

5007

0,203

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Parental

13918,02

5007

0,360

- Membantu BAK/BAB

9460,37

5007

0,529

- Katheterisasi

7686,55

3338

0,434

- Memasang huknah rendah

9526,99

1669

0,175

- Memberi obat pencahar

23085,90

1669

0,072

- Perawat keliling ruangan observasi pasien

19606,26

5007

0,255

- Menemani Visite Dokter

11971.96

5007

0.418

- Mencegah infeksi nasokemial

13555,43

1669

0,123

- Menjaga keselamatan pasien yang dibawa dengan brancard

10585,54

1669

0,158

- Mencegah kecelakaan elektronik

16538,29

1669

0,101

- Mencegah kekeliruan pemberian obat

15234,59

5007

0,329

- Memandikan pasien

7774,90

1669

0,215

- Mengganti pakaian pasien

11368,34

1669

0,147

- Memelihara kebersihan mulut

14704,70

1669

0,114

- Mengganti alat tenun tempat tidur tanpa memindahkan pasien

12983,03

1669

0,129

- Perawatan Jenazah

4149,79

264

0,064

- Mengatur posisi berbaring pasien

18232,24

1669

0,092

- Melaksanakan mobilisasi sesuai kebutuhan dan kondisi pasien

13211,25

1669

0,126

- Melaksanakan ambulansi dini

10406,4

1669

0,160

- Pasien tirah/ Baring Lama

9215,477

1669

0,181

- Membantu pasien beribadah

17308,19

1669

0,098

- Memberi pelayanan mental pada pasien gawat darurat

14339,85

1669

0,117

- Melaksanakan program orientasi

14270,38

1669

0,117

- Menyiapkan mental pasien preoperasi

12690,73

1669

0,.132

- Memenuhi Kebutuhan Komunikasi

15373,09

1669

0,109

- Mengukur suhu badan

20131,43

3338

0,083

- Menghitung pernafasan

45094,40

3338

0,074

- Menghitung denyut nadi

36962,62

3338

0,090

- Mengukur tekanan darah

29030,73

3338

0,115

- Melakukan tindakan darurat pada pasien

10962,98

1669

0,152

Universitas Sumatera Utara

 

58

 

keracunan obat

     

- Melakukan kompres

10635,5

1669

0,157

- Melaksakan pemberian obat peroral

21680,00

5007

0,231

- Melaksanakan pemberian obat parental

20071,69

5007

0,250

- Melatih pasien menggerakan anggota tubuh

11562,7

1669

0,144

- Melatih pasien turun dari tempat tidur

14210,42

1669

0,118

- Melatih pasien berjalan

10021,00

1669

0,167

- Melatih pasien menggunakan alat bantu

7304,71

1669

0,229

5.

Melaksanakan Evaluasi

8672,00

5007

0,193

Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung

     

1. Membaca buku rawatan

18281,51

5007

0.274

2. Timbang terima pasien/ overan shift

4746,78

5007

1,055

3. Menulis buku rawatan/ penghubung antar shift

6472,88

5007

0,774

4. Menulis catatan perkembangan pasien di status

9329,88

5007

0,537

5. Membimbing Siswa

7957,84

1669

0,210

6. Memeriksa daftar obat

11464,68

5007

0,437

7. Memenuhi kebutuhan kebersihan dan lingkungan

9140,76

5007

0,548

8. Sterilisasi alat

5477,05

5007

0,914

9. Pertemuan Mingguan

4336,00

1669

0,385

10. Senam pagi mingguan

2168,00

1669

0,770

 

Kegiatan Non Produktif

     

1. Ibadah

7774,90

5007

0,644

2. Makan/minum

9420,84

5007

0,532

3. Toilet

18037,76

5007

0,278

4. Telepon pribadi

28301,92

5007

0,177

5. Gosok gigi dan cuci tangan rutin

18947,23

5007

0,264

6. Ganti baju

26217,67

5007

0,191

 

Jumlah

15,62

Kebutuhan Tenaga Keperawatan=

  Jumlah 15,62 Kebutuhan Tenaga Keperawatan= + Standar Kelonggaan Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 15,62 +

+ Standar Kelonggaan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 15,62 + 0,179

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 15,799

Universitas Sumatera Utara

59

Kebutuhan Tenaga Keperawatan = 16 orang

4.3.6.4 Kebutuhan

Tenaga Keperawatan di Ruang Tulip 1 Rumah Sakit

Umum Dr. Pirngadi Medan

Kebutuhan tenaga perawat di ruang Tulip 1 RSU Dr Pirngadi Medan dengan

jumlah 1588 pasien sebanyak 16 perawat.

Tabel 4.11

Pirngadi Medan

Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Ruang Tulip 1 RSU Dr.

 

Standard

Jumlah

 

Kegiatan

Beban

Kerja

Kegiatan

Pokok

Kebutuhan

Perawat

1. Anamnesa

8727,95

1588

0,182

2. Merumuskan Diagnosa Keperawatan

9663,09

1588

0,164

3. Perencanaan Keperawatan

13664,97

3176

0,232

4. Intervensi Keperawatan

     

- Pemenuhan Kebutuhan Udara ( Oxygen )

28184,00

1588

0,056

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Peroral

24960,00

4764

0,208

- Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Parental

13918,02

4764

0,342

- Membantu BAK/BAB

9460,37

4764

0,504

- Katheterisasi

7686,55

3176

0,413

- Memasang huknah rendah

9526,97

1588

0,167

- Memberi obat pencahar

23085,87

1588

0,069

- Perawat keliling ruangan observasi pasien

19606,26

4764

0,243

- Menemani Visite Dokter

11971.96

4764

0,398

- Mencegah infeksi nasokemial

13555,43

1588

0,117

- Menjaga keselamatan pasien yang dibawa dengan brancard

10585,54

1588

0,150

- Mencegah kecelakaan elektronik

16538,29

1588

0,096

- Mencegah kekeliruan pemberian obat

15234,59

4764

0,313

- Memandikan pasien

7774,90

1588

0,204

- Mengganti pakaian pasien

11368,34

1588

0,140

- Memelihara kebersihan mulut

14704,70

1588

0,108

- Mengganti alat tenun tempat tidur tanpa memindahkan pasien

12983,03

1588

0,122

- Perawatan Jenazah

4149,79

175

0,042

- Mengatur posisi berbaring pasien

18232,24

1588

0.087

Universitas Sumatera Utara

 

60

- Melaksanakan mobilisasi sesuai kebutuhan dan kondisi pasien

13211,25

1588

0.120

- Melaksanakan ambulansi dini

10438,52

1588

0.153

- Pasien tirah/ Baring Lama

9215,477

1588

0.172

- Membantu pasien beribadah

17308,19

1588

0.093

- Memberi pelayanan mental pada pasien gawat darurat

14339,85

1588

0.111

- Melaksanakan program orientasi

14270,38

1588

0.111

- Menyiapkan mental pasien preoperasi

12690,73

1588

0.125

- Memenuhi Kebutuhan Komunikasi

15373,09

1588

0.103

- Mengukur suhu badan

20131,43

3176

0,158

- Menghitung pernafasan

45094,40

3176

0,070

- Menghitung denyut nadi

36962,62

3176

0,086

- Mengukur tekanan darah

29030,73

3176

0,109

- Melakukan tindakan darurat pada pasien keracunan obat

10962,98

1588

0.145

- Melakukan kompres

10.685,88

1588

0.149

- Melaksakan pemberian obat peroral

21680,00

4764

0,220

- Melaksanakan pemberian obat parental

20071,69

4764

0,237

- Melatih pasien menggerakan anggota tubuh

11743,33

1588

0.137

- Melatih pasien turun dari tempat tidur

14210,42

1588

0.111

- Melatih pasien berjalan

10156,40

1588

0.159

- Melatih pasien menggunakan alat bantu

7304,71

1588

0.217

5.

Melaksanakan Evaluasi

8672,00

4764

0,549

Kegiatan Keperawatan Tidak Langsung

     
 

1.

Membaca buku rawatan

18281,51

4764

0.261

2. Timbang terima pasien/ overan shift

4746,78

4764

1,004

3. Menulis buku rawatan/ penghubung antar shift

6472,88

4764

0.736

4. Menulis catatan perkembangan pasien di status

9329,88

4764

0,511

5. Membimbing Siswa

7957,84

1588

0.200

6. Memeriksa daftar obat

11464,68

4764

0,416

7. Memenuhi kebutuhan kebersihan dan lingkungan

9140,76

4764

0.521

8. Sterilisasi alat

5477,05

4764

0.870

9. Pertemuan Mingguan

4336,00

1588

0.366

10. Senam pagi mingguan

2168,00

1588

0.733

 

Kegiatan Non Produktif

     

1. Ibadah

 

7774,90

4764

0,613

Universitas Sumatera Utara

 

61

2. Makan/minum

9420,84

4764

0,506

3. Toilet

18037,76

4764

0,264

4. Telepon pribadi

28301,92

4764

0,168

5. Gosok gigi dan cuci tangan rutin

18947,23

4764

0,251

6. Ganti baju

26217,67

4764

<