You are on page 1of 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

SatuanPendidikan : SMA Negeri 1 Maos
tKelas/ Semester : XI/ 1
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Maeri Pokok : Peran Tokoh-tokoh Nasional dan Daerah dalam
perjuangan menegakkan negara Republik
Indonesia.
Sub Materi Pokok : Partai Komunis Indonesia
Pertemuan ke : 5 (lima)
Alokasi waktu : 1 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkanajaran agama yang dianutnya
2. Meneladani perilaku kerjasama tanggung jawab , cinta damai para pejuang untuk
meraih kemerdekaan dan menunjukkannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisispengetahuan faktual, konseptual,
proseduralberdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranahkaan konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar :
1.1 Menghayati nilai-nilai persatuan dan keinginan bersatu dalam perjuangan Partai Komunis
Indonesia menuju kemerdekaan bangsa sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa terhadap
bangsa dan negara Indonesia.
2.3 Meneladani perilaku kerjasama, tanggungjawab, cinta damai para pejuang untuk meraih
kemerdekaan dan menunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
3.5 Menganalisis peran tokoh-tokoh Nasional dan Daerah dalam perjuangan
menegakkan negara Republik Indonesia.
4.5 Menulis sejarah tentang tokoh nasional dan tokoh nasional dari daerahnya yang
berjuangan melawan penjajahan kolonial Barat

C. Indikator Pencapaian kompetensi :
3.5.5.1. Menganalisa tentang perkembangan paham baru di Eropa berkaitan dengan
munculnya sosialisme di Indonesia
3.5.5.2. Menjelaskan Latar belakang munculnya Partai Komunis Indonesia

3.5.5.3. Menjelaskan Peran Tokoh – Tokoh dalam menumbuhkan keorganisasian Partai
Komunis Indonesia

kebersihan ruangkelas.3. Melalui kegiatan berdiskusi peserta didik diharap menjelaskan proses munculnya PKI E.5.5. Mengawali pembelajaran dengan berdoa dan 5 Menit memberi salam b.5. 3. Tujuan Pembelajaran : 3.dan penugasan Strategi pembelajaran : Problem base learning Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Deskripsi AlokasiWaktu Pendahuluan a.5. Melalui kegiatan mengamati gambar tokoh sosialis Hendrik Snevliet .1. Memotifasi peserta didik untuk lebih fokus dan semangat dalam mengikui pembelajaran dengan memekikkan yel-yel g. Memantau kehadiran dengan mengabsen peserta didik e. sosialis yang terkait dengan Partai Komunis Indonesia .D. Melalui kegiatan mengamati gambar tokoh sosialis Simbol Kaum Proletar di Rusia didik diharapkan mampu menganalisa Perkembangan paham paham baru di Eropa . Menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk c. h.5. gambar lambang kaum proletar dan tokoh-tokoh 20 menit marxis . Inti (mengamati)  Peserta didik menunjukkan gambar. sosialis peserta didik diminta untuk memberikan tanggapan f. Materi Ajar Partai Komunis Indonesia F. menyediakan media dan alat serta buku yang diperlukan) d.2. memulai proses KBM (kerapian.5. Metode Pembelajaran Pendekatan pembelajaran : Scientific Metode Pembelajaran : Diskusi. Menampilkan tayangan gambar lambang kaum proletar dan tokoh-tokoh marxis . dan Lenin peserta didik diharapkan mampu menganalisa latar belakang masuknya paham sosialis 3. Menyampaikan cakupan materi secara garis besar.

. masing- masing kelompok beranggotakan 3-4 orang  Masing-masing kelompok diminta untuk mencari informasi materi dengan membaca buku siswa/ mencari di internet  Setiap kelompok diberikan tugas untuk menganalisa permasalahan-permasalahan yang dikaitkan dengan kondisi sekarang sebagai berikut : Kelompok 1 1. (menanya)  Peserta didik mengajukan pertanyaan berkaitan dengan tayangan gambar tersebut (menalar) Peserta didik membahas pertanyaan-pertanyaan dalam kelompok masing-masing. Penutup  Peserta didik membuat rangkuman materi 10 Menit pelajaran  Guru melakukan penjajagan hasil belajar . Alasan Hendrik Snevliet menyusupkan ajaran sosialis ke dalam organisasi Sarikat Islam (mencoba) . dan kelompok lain menanggapi  Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan pada kelompok-kelompok diskusi yang telah selesai melaporkan hasil diskusinya. Kelompok 2 2. Peserta didik dibagi dalam kelompok. Hal apakah yang mempengaruhi munculnya Paham-paham Baru di Eropa berkaitan dengan berkembangnya sosialisme di Indnesia.  Setiap peserta didik mencatat hasil diskusi kelompoknya  Peserta didik membuat laporan hasil diskusi kelompoknya (membuat jejaring)  Masing-masing kelompok melaporkan/ mempresentasikan hasil diskusinya.

Sosialisme (Marxisme) 2. awal abad XX diawali dengan gerakan rasionalisme yang berhasil mengadakan gerakan aufklarung terbukalah pola pikir orang-orang Eropa. liberalism. LCD. Sneevliet dan kawan-kawan telah mempunyai pengaruh yang kuat di kalangan SI. Pada tahun 1917 Semaun diterima sebagai anggota pimpinan Sarekat Islam. Lembar soal dan lembar observasi. Lembar intrumen tugas SumberBelajar: -.  Menutup pelajaran dengan salam G. Sosialisme) kaitannya dengan Partai Komunis Indonesia ! 2. Instrumen soal dan lembar observasi kegiatan diskusi Tes tertulis Jawablah pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan benar! 1.Internet . karena pada saat itu Sarekat Islam adalah organisasi yang paling besar dan banyak anggotanya. hingga terjadi perubahan diberbagai bidang diantaranya munculah paham-paham baru seperti Individualisme.peserta didik diminta mencari gambar-gambar mengenai keadaan alam Indonesia pada zaman geologi dari buku teks/internet. Jelaskan latar belakang munculnya paham baru (individualism. Liberalisme. Sneevliet melakukan infiltrasi dengan cara menjadikan anggota ISDV sebagai anggota SI atau sebaliknya. Tuliskan tokoh. Alat dan Sumber Belajar Alat. Jelaskan proses berdirinya Partai Komunis Indonesia ! 3.BukuSejarah Indonesia kelas X . Di antara kader yang berhasil disusupkan dalam Sarekat Islam adalah Semaun dan Darsono.tokoh organisasi sosialis komunis di Indonesia ! Kunci Jawaban : 1.Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik tes dan non tes 2. marxisme. . Dengan cara tersebut. Slide power point. Nasionalisme. peserta didik dengan melakukan tanya jawab materi yang telah diberikan( post tes)  Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dengan memberikan tugas mandiri terstruktur . Bentuk uraian dan observasi 3.gambar lapisan-lapisan zaman geologi H. .

Pada bulan Desember 1920 nama Perserikatan Kommunist di Hindia berubah lagi menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Semaun c. Setiap soal apabila dijawab tapi salah diberi nilai 3 Jumlah score dikalikan 3 dibagi dibagi 3 . Hasil pemungutan suara dalam kongres menyetujui pemakaian nama baru itu. Di dalam Kongres ISDV ke-7 bulan Mei 1920 diusulkan untuk menggantikan nama ISDV menjadi Perserikatan Kommunist di Hindia. Hendrik Snevliet b. Setiap soal apabila dijawab benar sempurna diberi nilai 10 2. Suksesnya Revolusi Rusia (1917) yang dilandasi oleh Marxisme dan berubahnya SDAP pada tahun 1918 menjadi Partai Komunis Belanda (CPN) menyebabkan beberapa anggotanya berasal dari Eropa di dalam ISDV mengusulkan untuk mengikuti jejak itu. Setiap soal apabila dijawab mendekati benar diberi nilai 8 3. Dekker Pedoman penilaian : 1. Branstedee e.W. Darsono d. Setiap soal apabila dijawab setengah benar diberi nilai 5 4. H. 3. a.

Hari / tanggal pengamatan : 24 Mei 2014 1. Tanggung jawab 2). Kerja sama 3). Menghargai pendapat orang lain NO NAMA PESERTA ASPEK PENILAIAN DIDIK 1 2 3 4 5 CATATAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 . Penilaian dilakukan selama kegiatan diskusi 2. Kemampuan menyampaikan informasi/ menjawab pertanyaan 5). Hasil penilaian ini digunakan untuk mengetahui tingkat aktivitas peserta didik 3. LEMBAR PENGAMATAN/ OBSERVASI DISKUSI KELOMPOK Mata Pelajaran : SEJARAH Kelas / Semester : X/1 Kompetensi Dasar : Peran Tokoh-tokoh Nasional dan Daerah dalam perjuangan menegakkan negara Republik Indonesia. MateriPokok : Partai Komunis Indonesia. Keberanian mengajukan pertanyaan 4). Aspek yang dinilai: 1).

Pengantar disajikan dengan bahasa yang baik 2.M. Deskripsi tugas: 1. internet. 24 Mei 2014 Mengetahui Kepala SMA NEGERI 1 Maos Guru Mapel Sejarah Dra.INSTRUMEN TUGAS MANDIRI TERSTRUKTUR A. Lanjar Heri Prabowo NIP.Tokoh Nasional dan Daerah dalam perjuangan menegakkan Negara Republik Indonesia B. Tempat/sumber : buku siswa. Isi menunjukkan maksud dari apa yang diminta 3 Kemampuan menjabarkan alasan 4 Penutup memberikan kesimpulan akhir 5 Kerapian tulisan Nilai rata-rata KETERANGAN NILAI KUALITATIF NILAI KUANTITATIF Memuaskan 4 >80 Baik 3 68 – 79 Cukup 2 56 – 67 Kurang 1 < 55 Maos. 196210061988032006 . Waktu Pelaksanan : satu minggu F. 196208311984122002 NIP . Rubrik Penilaian NO INDIKATOR Nilai Kualitatif Nilai Kuantitatif Keterangan 1. Bentuk laporan : uraian 6. Bentuk tugas : Mencari beberapa bukti bahwa tokoh-tokoh PKI juga berperan dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia 2. Puji Astuti Wardani. Indikator Pencapaian kompetensi : Menyajikan hasil penalaran mengenai Peranan Tokoh – Tokoh PKI dalam perjuangannya mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia C. Target : Memahami peranan tokoh PKI dalam Kemerdekaan Indonesia 5. Waktu : di luar jam pelajaran 4. Tanggal Pemberian tugas : 24 Mei 2014 E. 3. Jenis tugas : Individu D.M Drs. Batas Waktu Pengumpulan : pertemuan minggu depan G. Kompetesi Dasar : Peran Tokoh.

Pada tahun 1917 Semaun diterima sebagai anggota pimpinan Sarekat Islam.5. dan Sumatera Barat (1927).5.A. H. Isi pidatonya selalu mengemukakan tentang kemelaratan rakyat dan mengecam politik pemerintah Belanda.3.1.5. Liberalisme.5.F. Dalam waktu singkat pemberontakan PKI dapat digagalkan oleh pemerintah Hindia Belanda dan banyak pengikutnya yang ditangkap dan dibuang ke Digul (Papua).2.5. Perkembangan Paham Baru di Eropa berkaitan dengan munculnya Partai Komunis Indonesia. Jawa Tengah. Nasionalisme.W. Sneevliet selalu menggunakan kecaman kapitalisme dan imperialisme dalam setiap rapat maupun saat berpidato. Di dalam Kongres ISDV ke-7 bulan Mei 1920 diusulkan untuk menggantikan nama ISDV menjadi Perserikatan Kommunist di Hindia. Pada bulan Desember 1920 nama Perserikatan Kommunist di Hindia berubah lagi menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).J.Partai Komunis Indonesia 3.Latar Belakang munculnya Partai Komunis Indonesia Pada tanggal 9 Mei 1914. Ia seorang anggota Sociaal Democratische Arbeider Partij (SDAP) atau lebih dikenal sebagai Partai Buruh Sosial Demokrat. 3. Suksesnya Revolusi Rusia (1917) yang dilandasi oleh Marxisme dan berubahnya SDAP pada tahun 1918 menjadi Partai Komunis Belanda (CPN) menyebabkan beberapa anggotanya berasal dari Eropa di dalam ISDV mengusulkan untuk mengikuti jejak itu. pemerintah Hindia Belanda juga mengadakan tekanan berat terhadap organisasi Pergerakan Nasional yang lain. Tindakan PKI yang pernah dilakukan setelah merasa cukup kuat untuk menumbangkan pemerintahan Hindia Belanda. Pergerakan Nasional melemah sehingga sangat merugikan bagi perjuangan ke arah Indonesia merdeka. seperti di Batavia. antara lain sebagai berikut: 1) mengajak mogok buruh kereta api (1923). Sneevliet dan kawan-kawan telah mempunyai pengaruh yang kuat di kalangan SI. Akibat tindakan yang dilakukan PKI tanpa perhitungan tersebut. Brandsteder. Taktik yang digunakan PKI dalam menumbangkan kekuasaan adalah melakukan pemogokan dan pemberontakan. Hasil pemungutan suara dalam kongres menyetujui pemakaian nama baru itu. dan P. Sneevliet. 3. Di antara kader yang berhasil disusupkan dalam Sarekat Islam adalah Semaun dan Darsono. Dekker. Jawa Barat.M. Sneevliet bersama dengan J. . Sneevliet selalu menggunakan kedua bahasa itu dalam berpidato di rapat umum.5. Akibatnya. Sneevliet melakukan infiltrasi dengan cara menjadikan anggota ISDV sebagai anggota SI atau sebaliknya. hingga terjadi perubahan diberbagai bidang diantaranya munculah paham-paham baru seperti Individualisme. Jawa Timur (serentak tahun 1926). 2) melakukan pemberontakan di beberapa tempat. Bergsma berhasil mendirikan Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) yang berjiwa Marxis. Sneevliet menyusupkan kadernya ke dalam Sarekat Islam (SI) karena pada saat itu Sarekat Islam adalah organisasi yang paling besar dan banyak anggotanya.LAMPIRAN : MATERI 3. Karena ISDV tidak dapat berkembang. Dengan cara tersebut. Pada awal abad XX diawali dengan gerakan rasionalisme yang berhasil mengadakan gerakan aufklarung terbukalah pola pikir orang-orang Eropa. Sneevliet seorang sosialis demokrat yang sangat pandai berbicara dan cepat sekali belajar bahasa Indonesia serta bahasa Jawa.5.5. Peran Tokoh – Tokoh dalam menumbuhkan keorganisasian Partai Komunis Indonesia Partai Komunis Indonesia yang sudah terbentuk tersebut dipimpin oleh Semaun sebagai ketua dan Darsono sebagai wakil ketua. Sosialisme (Marxisme) Benih-benih paham Marxis dibawa masuk ke Indonesia oleh seorang pemimpin buruh dari Negeri Belanda yang bernama H.