You are on page 1of 34

PENGARUH PUBLIC RELATION TERHADAP CITRA

PERUSAHAAN
(Studi Pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. Mongonsidi
Simpang Walikota No.14 Medan)

PROPOSAL SKIRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Pendidikan
Pada Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas umatera Utara

Disusun Oleh :

FITRIA ANNISA LUBIS
140907042

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2017

DAFTAR ISI

HALAMAN

DAFTAR ISI ...................................................................................................... i
DAFTAR TABEL ............................................................................................. iii
DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... iv

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................... 3
1.3 Tujuan Penelitian ............................................................................ 3
1.4 Manfaat Penelitian .......................................................................... 4

BAB II KERANGKA TEORI ......................................................................... 5
2.1 Public Relations ............................................................................. 5
2.1.1 Pengertian Public Relations .................................................. 5
2.1.2 Tujuan Public Relations ........................................................ 6
2.1.3 Tugas Public Relations ......................................................... 6
2.1.4 Fungsi Public Relations ...................................................... 8
2.2 Opini Publik .................................................................................... 10
2.3 Citra Peusahaan ............................................................................... 11
2.3.1 Pengertian Citra .................................................................... 11
2.3.2 Pengertian Citra Perusahaan ................................................. 12
2.3.3 Arti Penting Citra Peusahaan ................................................ 13
2.3.4 Indikator Pembentukan Citra Perusahaan ............................. 15
2.4 Kerangka Berpikir ........................................................................... 16
2.5 Hipotesis ......................................................................................... 16
2.6 Penelitian Tedahulu ........................................................................ 17

BAB III METODE PENELITIAN .................................................................. 19
3.1 Bentuk Peneltian ............................................................................. 19
3.2 Lokasi Penelitian ............................................................................. 19
3.3 Populasi dan Sampel ....................................................................... 19
3.3.1 Populasi ................................................................................. 19
3.3.2 Sampel .................................................................................. 19
3.4 Definisi Konsep .............................................................................. 20
3.5. Definisi Operasionel ...................................................................... 20
3.6 Tehnik Pengumpulan Data .............................................................. 21
3.7 Skala Pengukuran Variabel ............................................................. 22
3.8. Tehnik Analisis Data...................................................................... 23
3.8.1 Metode Uji Instrumen ........................................................... 23
3.8.1.1 Uji Validitas ................................................................ 23
3.8.1.2 Uji Reliabilitas ............................................................ 23
3.8.2 Uji Asumsi Klasik ................................................................. 24
3.8.2.1 Uji Normalitas ............................................................ 24

i

3.8.2.2 Uji Multikolineritas .................................................... 24
3.8.3 Analisis Regrsi Linear Sederhana ......................................... 25
3.9 Uji Hipotesis ................................................................................... 25
3.9.1 Uji Parsial (Uji-t) .................................................................. 25
3.9.2 Koefisien Determinasi (R²) ................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA

ii

.......................................................1 Definisi Operasional ...............2 Skala Likert ............................................................ 21 Tabel 3. DAFTAR TABEL Halaman Tabel 3.................. 23 iii ..................

................................. DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2................................1 Kerangka Berpikir ....... 16 iv ....

Hal inilah yang menyebabkan manusia mengingikan sesuatu barang. keluarga. kedai kopi. di mana food court. bahkan makanan dengan cepat atau instant. BAB I PENDAHULUAN 1. pasangan. Dengan demikian akibat gaya hidup masyarakat berubah dari hanya sekedar melepaskan stress semata pada akhirnya menjadi suatu ruang diskusi baik pada tingkatan pelajar sampai berhubungan ke dunia pekerjaan. Hal ini menyebabkan persaingan yang ketat bagi perusahaan yang mengusung nuansa makanan cepat saji di Indonesia. baik remaja maupun orang tua. Hal ini diikuti dengan polah hidup manusia yang bergerak dengan cepat. Sehingga tidak heran lagi apabila manusia pada jaman sekarang lebih menyukai makanan cepat saji (fast food). restoran makanan cepat saji telah menjadi identitas tersendiri bagi kalangan tertentu.1. maupun rekan bisnisnya. Menikmati makanan siap saji kini bukan lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan primer tapi sebagai bagian dari gaya hidup. Sebab itu. Latar Belakang Pada era globalisasi saat ini perkembangan dunia usaha dan bisnis tumbuh dengan pesat. Manusia dituntut untuk bergerak cepat dan proaktif. Food court. kedai kopi. cafe. menyisakan peluang dan juga tantangan. Selain itu tidak dapat dipungkiri bila sebagian orang yang memiliki tingkat stress yang tinggi pada pekerjaannya memiliki kebiasaan untuk melepaskan stress dengan cara nongkrong dengan menikmati makanan cepat saji sambil berbincang bincang dengan teman. Gaya hidup ini sesuai dengan karakter orang Indonesia yang suka berkumpul. restoran makanan cepat saji menjadi tempat berkumpul yang amat diminati. gerai fast food pun semakin menjamur di Indonesia. Menanggapi 1 . cafe.

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut. masyarakat pedesaan pun tidak luput dari pangsa pasar mereka. Untuk itu penulis mengambil penelitian skiripsi yang berjudul “Pengaruh Public Relations terhadap . mereka telah berhasil menjadi salah satu perusahaan yang mendunia bahkan bukan hanya masyarakat perkotaan saja yang mengenal nama besar perusahaan mereka. Dibalik keberhasilan perusahaan membangun citra yang baik di mata konsumen tentunya tidak lepas dari salah satu peranan penting yang bergerak dari perusahaan tersebut sehingga citra perusahaan itu tidak tergoyahkan biarpun persaingan semakin pesat mengikuti zaman yang serba modern sekarang. penulis tertarik untuk melaksanakan penelitian sejauh mana pengaruh public relation dapat memberikan dampak positif terhadap citra perusahaan bagi Kentucky Fried Chiken sehingga bisa bertahan dan membuat cita perusahaan di mata mata masyarakat sangat baik. 2 semakin pesatnya persaingan ke depannya perusahaan wajib memiliki metode ataupun konsep untuk menarik perhatian yang secara terorganisir yang dalam perusahaan. Salah satu perusahaan yang telah berhasil membuat citra perusahaannya baik di mata masyarakat bukan hanya masyarakat Indonesia bahkan masyarakat Internasional yakni perusahaan yang bergerak di bidang kuliner Kentucky Fried Chiken (KFC). Keberhasilan perusahaan yang mampu bersaing secara nasional bahkan internasional dan bisa bertahan dari pesatnya persaingan yang semakin modern dan canggih demi mencapai cita-cita perusahaan tidak serta merta hanya bermodalkan keberuntungan saja melainkan strategi yang pas bagi pangsa pasar tempat perusahaan menjalankan usahanya. .

Apakah opini publik mempengaruhi citra perusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. 2.14 Medan? 1. Untuk mengetahui apakah fungsi dan tujuan Public Relation berpengaruh terhadap citra perusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. (Studi Pada Kentucky Fried Chiken (KFC) Jl.14 Medan? 3. . 3.14 Medan. Mongonsidi Simpang Walikota No. Mongonsidi Simpang Walikota No. Mongonsidi Simpang Wali Kota No.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah : 1. Mongonsidi Simpang Walikota No.14 Medan.3 Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah diatas. 14 Medan)”. maka tujuan dari penelitian ini adalah : 1. 3 Citra Perusahaan. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh marketing public relation terhadap citra perusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. 1. Mongonsidi Simpang Walikota No. Apakah Public Relation mempengaruhi citra perusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. Mongonsidi Simpang Walikota No. Apakah fungsi dan tujuan public relations berpengaruh terhadap citra peusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl.14 Medan. Untuk mengetahui apakah opini publik mempengaruhi citra perusahaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. Mongonsidi Simpang Walikota No.14 Medan? 2.

Gajah Mada No. 4 1.4 Manfaat Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian yang telah diuraikan. Bagi Perusahaan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang dapat dipertimbangkan dan dapat diterapkan oleh Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. dan teori yang digunakan dapat dipakai di dunia kerja nantinya. . 2. Medan. Bagi Program Studi Administrasi Bisnis Penelitian ini dapat menjadi bahan informasi. diharapkan hasil penelitian ini dapat bermandaat bagi : 1. dan bermanfaat bagi penulis lain untuk digunakan sebagai bahan pendukung dan pertimbangan dalam penelitian berikutnya. 3. Bagi Peneliti Penelitian ini diharapkan bermanfaat dan menambah wawasan bagi peneliti mengenai pengarus public realtion terhadap cintra perusahaan.14.

1 Pengertian Public Relations Menurut Widjaja (2010:53) Puclic Relations adalah “kegiatan yang menyangkut baik individu ke dalam maupun keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga atau organisasi”. dan pengkomunikasian informasi. public relations harus selalu mengutamakan moral atau kebiasaan yang baik.1. 5 . Pengertian public relations di atas semua bertujuan untuk menanamkan dan memperoleh pengertian. Menurut Kustadi Suhandang (2004:45) Public Relations adalah suatu kegiatan komunikasi dan penafsiran.1 Public Relations 2. guna terpeliharanya komunikasi yang menyenangkan di dalam masyarakat. dan penghargaan kepada dan dari publik khususnya serta masyarakat umumnya. jasa baik. Komunikasi yang didasarkan atas strategi dan teknik berintekrasi yang mengarah pada terciptanya suatau keadaan yang harmonis antara badan atau perusahaan dengan publiknya. serta komunikasi-komunikasi dan gagasan-gagasan dari suatu lembaga kepada publiknya. Sebagai abdi masyarakat. kepercayaan. gagasan-gagasan. serta pendapat dari publiknya itu kepada lembaga tadi. BAB II KERANGKA TEORI 2. dalam usaha yang jujur untuk menumbuhkan kepentingan bersama sehingga dapat tercipta suatu penyesuaian yang harmonis dari lembaga itu dengan masyarakatnya.

sifat.2 Tujuan Public Relations Menurut Davis. 6 2. Pada pokoknya kegiatan public relations bertujuan untuk mempengaruhi pendapat. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan. sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan. saling mengerti. melalui dialog dengan semua golongan. sikap. b. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation. (2003:24) tujuan utama dari public relations adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan. maka tujuan public relations pun diarahkan melalui dua macam . Menurut Rosady Ruslan (2001:246) tujuan public relations adalah sebagai berikut: a. d. Mendukung bauran pemasaran. Menumbuh kembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen. c.3 Tugas Public Relations Inti tugas public relations adalah singkronisasi antara informasi dari perusahaan dengan reaksi dan tanggapan publik sehingga mencapai suasana akrab.1.1. Ada dua jenis publik bagi suatu badan atau perusahaan (public intern dan public ekstern). 2. dan muncul suasana yang menyenangkan dalam interaksi perusahaan dengan publik. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek. dimana persepsi. dan tingkah laku publik dengan jalan menumbuhkan penerimaan dan pengertian dari publik. e.

Pengertian dukungan publik disini adalah: a. dan di luar dengan sebutan external public relations. Memperluas langganan atau pemasaran. 7 tugas. Internal public relations Menurut Danandjaja (2011:25) menjelaskan tujuan dari public relations berdasarkan kegiatan external relations dimaksudkan untuk mendapat dukungan publik. Secara praktis tujuan external relations itu harus dapat menyelenggarakan komunikasi yang efektif dimana mempunyai sifat informatif dan persuasif. guna memperoleh dukungan publik ataupun juga mengubah pendapat publik sesuai dengan yang diinginkan oleh komunikator. 2. Memperbaiki citra perusahaan terhadap pendapat masyarakat luas. d. guna mendapatkan opini publik yang positif. b. yaitu didalam dengan sebutan internal public relations. Mencari dan mengembangkan modal. Dengan kata lain. Memperkenalkan sesuatu jenis hasil produksi atau gagasan yang berguna bagi publik dalam arti luas. c. 1. dan keluar dengan public ekstern. External public relations Menurut Danandjaja (2011:22) menjabarkan tujuan humas berdasarkan kegiatan internal relations mencakup beberapa hal yaitu: . public relations mengembangkan tugas atas tujuannya tadi yaitu berkomunikasi ke dalam dengan public intern.

perpindahan hak . Marketing atau memasarkan hasil produksi perusahaanya dalam rangka menyalurkan barang atau jasa (produksinya) kepada konsumen atas dasar pengertian akan kegunaanya terhadap tempat. Mengadakan suatu analisa dan perbaikan terhadap kebijakan yang sedang dijalankan. terutama sekali ditujukan kepada kebijakan perusahaan yang sedang dijalankan. juga menjelaskan mengenai perkembangan perusahaan tersebut. Memberikan penerangan kepada publik karyawan mengenai suatu kebijakan perusahaan yang bersifat objektif serta menyangkut kepada berbagai aktifitas rutin perusahaan. 2. waktu. b.4 Fungsi Public Relation Perusahaan bisa maju pesat dengan mempunyai fungsi yang jelas untuk tercapainya tujuan perusahaan yang mencari laba yang sebesar-besarnya dengan memberikan manfaat bagi orang-orang yang membutuhkannya. Merencanakan bagi penyusunan suatu staff yang efektif bagi penugasan yang bersifat internal relations dalam perusahaan tersebut. d. Dimana pada tahap selanjutnya diharapkan publiK karyawan tetap well inform. Mengadakan suatu penilaian terhadap sikap tingkah laku dan opini publik terhadap perusahaan.1. guna mencapai tujuan yang ditetapkan perusahaan dengan tidak melupakan kepentingan publik. public relations dalam perusahaan harus mampu melaksanakan pekerjaan yang mampu mencakup bidang kerja: a. Mencapai pendapatan ataupun laba yang sebesar-besarnya. c. 8 a.

Karena perlu diadakan pengamanan dan pemeliharaan secara seksama terhadap benda atau dokumen tersebut. pengertian masyarakat. Dokumentasi atau menghimpun data dan fakta yang erat hubungannya dengan kegiatan perusahaan yang telah dicapai maupun bahan-bahan lainnya yang diperlukan bagi kemajuan perusahaan tersebut. b. foto. pita rekaman pidato atau diskusi-diskusi rapat kerja. bentuk dan kepuasan masing-masing pihak yang terlibat dalam proses penyaluran. slide. Informasi yang diberikan untuk menumbuhkan popularitas perusahaan. c. . Untuk bahan penelaahan terhadap perkembangann perusahaan diperlukan data otentik dari perusahaan itu sendiri. dalam arti menguntungkan perusahaan. Data dimaksud biasanya dijumpai dalam bentuk laporan bulanan dan tahunan. serta catatan tertulis lainnya. film. statistic. selebaran. Publishing atau memberikan penerangan dan keterangan mengenai hal yang ada hubungannya dengan kegiatan perusahaanya. Masalah utama upaya marketing adalah bagaimana cara yang harus ditempuh sehingga produksi perusahaannya dapat diterima masyarakat atau tindakan dan kebijaksanaan apa saja yang harus diambil agar produksi perusahaannya itu sampai kepada konsumen. dan mempengaruhi serta menggerakkan masyarakat kearah sikap dan tingkah laku seperti yang diharapkan perusahaan. 9 milik.

 Opini publik baru menjadi opini bila hal tersebut telah dinyatakan. ( abdurrachman. Begitu juga dengan Marian D. gambar-gambar. 10 2. Dengan demikian. isyarat dan lambang-lambang lainnya. Irish dan James W. Prothro (2002:12).menurut jumlah). berapa jumlah orang yang terdapat di masing- masing pihak. Definisi tersebut mencakup tiga aspek: . Opini publik bukan merupakan seluruh jumlah pendapat individu-individu yang dikumpulkan”.  Opini publik hanya dapat berkembang di negara-negara demokratis dimana terdapat kebebasan bagi tiap individu untuk menyatakan pendapatnya dengan lisan. 2001:51).2 Opini Publik Menurut Oemi Abdurrachman (2001:51) opini publik adalah “hasil daripada interaksi antara individu-individu dalam kelompok apa saja”. menyebutkan bahwa opini publik adalah ekspresi sikap mengenai persoalan masyarakat.  Tidak merupakan jumlah pendapat yang dihitung secara “numerical” (numerik. tertulis. unanimous) tetapi merupakan persatuan pendapat atau sinthesa dari pada pendapat yang banyak. Artinya :  Opini publik timbul karena adanya interaksi antara individu-individu yang menyatakan pendapatnya. opini publik itu berarti :  Bukan merupakan kata sepakat (seinstemig.

setuju atau tidak setuju. opini publik lebih banyak bersangkutan dengan kemasyarakatan. (3) Kemasyarakatan. sehingga aspek fasilitas yang dimiliki perusahaan dan layanan yang disampaikan karyawan kepada konsumen dapat mempengaruhi persepsi konsumen terhadap citra.1 Pengertian Citra Citra dapat dikatakan sebagai persepsi masyarakat dari adanya kesan.3 Citra Perusahaan 2.3. sikap dan pengetahuan masyarakat itu sendiri terhadap perusahaan. bukan hanya untuk menarik konsumen dalam memilih produk atau perusahaan. sebab sikap adalah predisposisi internal yang tidak bisa diobservasi secara langsung. 11 (1) Ekspresi. . Citra yang baik merupakan perangkat kuat. kepercayaan. 2. Dengan demikian citra merupakan salah satu aset terpenting dari perusahaan atau organisasi yang selayaknya terus menerus dibangun dan dipelihara. melainkan juga dapat memperbaiki sikap dan kepuasan pelanggan terhadap perusahaan. Menurut Kotler dan Keller (2009:235) citra adalah total persepsi terhadap suatu obyek yang dibentuk dengan memproses informasi dari berbagai sumber setiap waktu. Maka dapat disimpulkan bahwa citra merupakan persepsi mengenai nama baik perusahaan yang harus dijaga karena apabila citra tersebut buruk maka perusahaan tidak akan berjalan dengan lancar. yang dimaksud dengan persoalan atau isu disini adalah yang mengandung pro dan kontra. Sikap yang tidak diekspresikan bukanlah opini publik. (2) Persoalan/ isu.

2006 : 299). 12 2. berfikir dan merasa dalam menghadapi ide. dan . Citra masyarakat terhadap suatu organisasi. humas. Dari pernyataan-pernyataan tersebut tersirat bahwa pelanggan mempertimbangkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk mempengaruhi persepsi mereka terhadap apa yang ditawarkan dan akan memiliki dampak terhadap perilaku pembelian pelanggan. kata-mulut. Indikator dalam pembentukan citra perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari sekumpulan kesan (impressions). ideologi dan kesan pada kualitas yang dikomunikasikan oleh setiap karyawan yang berinteraksi dengan klien organisasi. Citra perusahaan berhubungan dengan nama bisnis. Sikap bukan prilaku tetapi kecenderungan untuk berprilaku dan cara-cara tertentu. arsitektur. dan berbagai pengalaman aktual selama menggunakan barang dan jasa. Menurut Soemirtat dan Adianto dalam Meriani Setiawan (2007:22) bahwa salah satu dari indikator terdapat sikap yang artinya adalah kecenderungan bertindak.2 Pengertian Citra Perusahaan Citra perusahaan diperlukan untuk mempengaruhi pikiran pelanggan melalui kombinasi dari periklanan. yang mempunyai landasan utama pada segi layanan. Citra terbentuk dari bagaimana perusahaan melaksanakan kegiatan operasionalnya. situasi dan nilai. kepercayaan (beliefs). objek. bentuk fisik. Citra perusahaan merupakan persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produknya (Kotler and Keller. Citra perusahaan tidak dapat dicetak seperti membuat barang di pabrik.3. tradisi. variasi dari produk. seringkali merupakan hasil interaksi masyarakat dengan anggota organisasi. berpersepsi. akan tetapi citra perusahaan adalah kesan yang diperoleh sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman seseorang tentang sesuatu.

ideologi. banyak hal yang bisa dan kemungkinan besar akan terjadi. supplier. Citra perusahaan semakin dipandang penting dalam mempengaruhi efektivitas pemasaran. Dengan citra perusahaan yang buruk perusahaan akan mulai melihat penurunan penjualan yang menyebabkan penurunan laba. dan kesan pada kualitas komunikasi yang dilakukan oleh setiap karyawan yang berinteraksi dengan klien perusahaan. Untuk membentuk citra perusahaan yang positif. citra perusahaan dapat diapresepsikan sebagai gambaran mental secara selektif. variasi produk. arsitektur. Oleh karena itu sangat layak kalau citra ditetapkan sebagai salah satu aset utama yang dimiliki perusahaan atau organisasi. 13 sikap (attitudes) yang ada dalam benak konsumen terhadap perusahaan. Karena keseluruhan kesan tentang karakteristik suatu . Citra dapat berhubungan dengan nama bisnis. menjaga citra perusahaan yang baik adalah sebuah kunci kesuksesan”. perusahaan perlu mengirimkan pesan dirinya kepada lingkungan perusahaan. baik internal maupun eksternal. tradisi. Perusahaan dapat membentuk citra perusahaan yang positif dalam benak konsumen (share of mind). Menurut Kanaidi (2010:33) Citra perusahaan penting bagi setiap perusahaan karena merupakan keseluruhan kesan yang terbentuk dibenak masyarakat tentang perusahaan. Citra perusahaan diawali dengan adanya persepsi publik mengenai suatu perusahaan yang terbentuk dalam benak para pelanggan. 2. Dengan demikian.3 Arti Penting Citra Perusahaan Menurut Nguyen dan Leblanc (2002:243) dalam Zaynuri (2010:5) “Menyatakan dalam dunia usaha. Ketika citra buruk diadakan. konsumen. dan lainnya. yaitu pegawai perusahaan.3.

Citra positif memberikan kemudahan bagi perisahaan untuk berkomunikasi dan mencapai tujuan secara efektif sedangkan citra negatif sebaliknya. Sebagai penyaring yang memperngaruhi persepsi pada kegiatan perusahaan citra yang positif menjadi pelindung terhadap kesalahan kecil. supplier dimana setiap kelompok tersebut mempunyai pengalaman dan hubungan yang berbeda dengan perusahaan. Citra perusahaan yang baik sangatlah penting bagi kelangsungan suatu perusahaan. Menceritakan harapan bersama kampanye pemasaran eksternal. citra perusahaan merupakan kesan objek terhadap perusahaan yang terbentuk dengan memproses informasi setiap waktu dari berbagai sumber informasi yang terpercaya. 14 perusahaan-lah yang nantinya akan membentuk citra perusahaan dibenak masyarakat. . seperti: nasabah. Sebagai fungsi dari pengalaman dan harapan konsumen atas kualitas pelayanan perusahaan. 3. kualitas teknik/ fungsional sedangkan citra negatif dapat memperbesar kesalahan tersebut. karena akan berpengaruh terhadap seluruh elemen yang ada didalam perusahaan tersebut. Setiap perusahaan dapat memiliki lebih dari satu citra tergantung dari kondisi interaksi yang dilakukan perusahaan dengan kelompok-kelompok yang berbeda. 2. Pentingnya Citra Perusahaan dikemukakan oleh Sutisna dalam Kanaidi (2010:82) sebagai berikut: 1. karyawan. pemegang saham.

3.(2010:41) Citra perusahaan yang bersumber dari pengalaman memberikan gambaran telah terjadi keterlibatan antara konsumen dengan perusahaannya. Mempunyai pengaruh penting terhadap manajemen atau dampak internal citra perusahaan yang kurang jelas dari nyata mempengaruhi sikap karyawan terhadap perusahaan. Cham Tat Huei (2009:40). terbentuk citra perusahaan pada objek. Keempat. Kedua. Pertama. Menurut Kanaidi (2010:33).4 Indikator Pembentukan Citra Perusahaan Citra perusahaan tidak dapat dibentuk dengan sendirinya. setelah adanya perhatian objek mencoba memahami semua yang ada pada upaya perusahaan. Nurmiyati (2009:23). objek mengetahui. melihat dan mendengar adalah upaya yang dilakukan perusahaan dalam membentuk citra perusahaan. 15 4. citra perusahaan yang terbentuk akan menentukan perilaku objek sasaran dalam hubungannya dengan perusahaan”. Kelima. kepercayaan (beliefs). Menurut Zaynuri. 2. Menurut kotler dan Amstrong (2008:74) mengatakan bahwa “Proses terbentuknya citra perusahaan berlangsung beberapa tahapan. . Adhi Rah Kusuma (2009:67) indikator pembentukan citra perusahaan mencangku : sekumpulan kesan (impressions). Ketiga. sikap (attitudes). memperhatikan upaya perusahaan tersebut. upaya perusahaan sebagai sumber informasi yang lengkap dimaksudkan sebagai informasi yang dapat menjawab kebutuhan dan keinginan objek sasaran. haruslah ada upaya- upaya yang dilakukan agar citra tersebut menjadi semakin baik.

Kerangka berfikir merupakan sintesa tentang hubungan antara variabel yang disusun dari berbagai teori yang telah dideskrpsikan. . yaitu variabel independen atau variable bebas (X) dan variable dependen atau variabel terikat (Y). Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau tumbulnya variabel dependen (variabel terikat).5 Hipotesis Berdasarkan kerangka berfikir. hipotesis yang dapat diambil adalah sebagai berikut : Ha : Public Relation berpengaruh terhadap Citra Perusahaan.4 Kerangka Berpikir Menurut Sugiyono (2012: 89). Ho : Public Relation tidak berpengaruh terhadap Citra Perusahaan. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independennya adalah public relations (Xı) dan yang menjadi variabel dependennya adalah citra perusahaan (Y). Sedangkan variabel dependen atau variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono. 16 2. 2012: 59).Variabel dibedakan menjadi dua.1 Kerangka Berpikir (X) (Y) Public Relation Citra Perusahaan 2. Gambar 2.

Batu”. Irma Yani. “Peranan Public Relations dalam Membentuk Citra Perusahaan Berbasis Agrowisata”. “ Pengaruh Public Relations Terhadap Brand Image dan Loyalitas Pelanggan Survei Pada Wisatawan Taman Rekreasi Selecta. untuk mengetahui pengaruh strategi humas terhadap citra perusahaan di Kantor Bank Indonesia Medan dengan menggunakan teori Strategi. teori Strategi Humas dan teori Citra Perusahaan. 2015. “Strategi Humas dan Citra Perusahaan Studi Korelasional Pengaruh Strategi Humas Terhadap Citra Perusahaan di Kantor Bank Indonesia Medan”.6 Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu digunkan sebagai bahan referensi dalam penelitian ini adalah: 1. maupun tanggung jawab sosial perusahaan yang informasinya disebarluaskan kepada publik. Penelitian ini bertujuan menjembatani perusahaan dengan publik melalui komunikasi dua arah untuk memperoleh citra yang positif. 2. teori Public Relations. 1. aktivitas perusahaan. Public Relations bertugas menciptakan pemahaman-pemahaman informasi yang bersumber dari realita mengenai barang atau jasa yang diproduksi. 17 2. Rehulina Desviora Sitepu. pengaruh Brand Image terhadap Loyalitas Pelanggan dan pengaruh Public Relations terhadap Loyalitas Pelanggan. 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel penelitian yang paling berpengaruh dalam meningkatkan citra perusahaan di Kantor Bank Indonesia sekaligus menguji hipotesis dari kegiatan penelitian ini. Loas Romario Parulian Napitupulu. . teori Internal Public Relations. 2011. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan menjelaskan: pengaruh Public Relations terhadap Brand Image perusahaan.

Citra perusahaan yang terbentuk dapat mencerminkan minat pengunjung terhadap agrowisata. Tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Public Relations untuk menumbuhkan kesadaran konsumen dan penanganan keluhan terhadap citra perusahaan PT Granting Jaya sebagai pengelola Kenjeran Park di Surabaya. 2013. “Pengaruh Public Relations Terhadap Citra Perusahaan Studi pada Perusahaan PT Granting Jaya sebagai pengelola kenjeran park di Surabaya”. “Peranan Public Relations Dalam Menjaga EksistensiPerusahaan Agrowisata”. 18 3. 2014. Peranan PR dibutuhkan untuk membentuk citra positif perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mempertahankan minat pengunjunng supaya perusahaan tetap eksis. Nur Apriyani. Nurul Mubin. 4. .

3. Sumatera Utara.3 Populasi dan Sampel 3.14. Sumatera Utara 3. Sugiyono (2014:55) berpendapat bahwa penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. bila dipandang orang yang kebetulan tersebut itu cocok sebagai sumber data ( Sugiyono.3. yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan penelitian dapat digunakan sebagai sampel.14 Medan. 19 .2 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl. 3. Mongonsidi Simpang Walikota No.1 Bentuk Penelitian Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode asosiatif dengan pendektan kauntitatif.1 Sampel Populasi adalah keseluruhan pelanggan pada Kentucky Fried Chicken (KFC). Mongonsidi Simpang Walikota No. Medan. BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan pada Kentucky Fried Chicken (KFC) Jl.3. Selanjutnya penulis mengambil sampel 100 untuk mewakili populasi dalam penelitian dengan teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu Sanpling Accidental yang merupakan teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. 2012:62).

Public Realtions (X) Pengertian Marketing Menurut Kotler (2004:7). sehingga memerlukan operasionalisasi dari masing-masing konsep yang digunakan dalam menggambarkan perilaku atau gejala yang dapat diamati dengan kata-kata yang dapat diuji dan diketahui kebenarannya. objek. Citra Perusahaan (Y) Menurut Soemirtat dan Adianto dalam Meriani Setiawan (2007:22) bahwa salah satu dari indikator terdapat sikap yang artinya adalah kecenderungan bertindak.4 Definisi Konsep Untuk memberikan batasan-batasan yang lebih jelas dari masing-masing konsep guna menghindari adanya salah pengertian. berpersepsi. Sikap bukan prilaku tetapi kecenderungan untuk berprilaku dan cara-cara tertentu. dan menukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Adapun yang menjadi definisi konsep dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. 3. situasi dan nilai. “Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalam individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. 20 3. Adapun definisi operasional dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: .” b. berfikir dan merasa dalam menghadapi ide. maka definisi konsep yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan kerangka teoritis yang telah dikemukakan. menawarkan.5 Definisi Operasional Variabel diukur dalam rangka memudahkan pelaksanakan penelitian dilapangan.

21 Tabel 3. Persepsi bisnis. arsitektur. variasi dari produk. yaitu : a. Public Relations Menurut Widjaja (2010:53) 1. Citra Perusahaan Citra perusahaan merupakan Skala Likert (Y) persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produknya 1. ideologi dan kesan pada kualitas yang dikomunikasikan oleh setiap karyawan yang berinteraksi dengan klien organisasi.6 Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian ini penulis menggunkan dua teknik pengumpulan data. 2. Brand image (Kotler and Keller. Kepercyaan maupun keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing- masing lembaga atau organisasi”. Kenyamanan 2006:299). 3. tradisi. Data Primer Teknik pengumpulan data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data diperoleh langsung dari responden dengan menggunakan . Variabel Definisi Indikator Skala 1. 2. Mempengaruhi baik individu ke dalam 3. Komunikasi Skala Likert (X) Puclic Relations adalah “kegiatan yang menyangkut 2.1 Definisi Operasional NO. Citra perusahaan berhubungan dengan nama 3.

karya ilmiah serta pendapat para ahli yang berkompetisi serta memiliki relevani dengan fenomena yang akan diteliti. untuk keperluan analisis kuantitatif. atau benda lainnya yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Data Sekunder Teknik pengumpulan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1. Mongonsidi Simpang Walikota Medan. Studi Dokumentasi Pengumpulan data dengan menggunakan catatan-catatan atau dokumentasi tertulis. 2. Studi Kepustakaan Pengumpulan data yang diperoleh dri buku-buku. Untuk keperluan analisis kuantitatif. pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Sumatera Utara.7 Skala Pengukuran Variabel Skala pengukuran variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert. 3. 22 kuesioner yang disebarkan pada masyarakat di Jl. maka penulis menggunakan skala likert dengan kriteria jawaban dan skor sebagai berikut : . gambar. Skala Likert ini digunakan untuk mengukur sikap. a.

Jika t hitung < 0. Hal ini dilakukan agar data-data yang diperoleh valid dan reliabel. 3. Uji Validitasi dan Realibitas dilakukan pada responden.1.1 Metode Uji Instrumen Uji Validitasi dan Realibitasi dilakukan untuk menguji apakah kuisioner yang disebarkan layak untuk dijadikan instrumen penelitian.8.1. Jika t hitung > 0.8. Reliabilitas dinyatakan dalam .1 Uji Validitas Pengujian validitasi dilakukan dengan menggunakan program statistk dengan criteria sebagai berikut : a.8 Teknik Analisis Data 3.8.2 Skala Likert Pertanyaan Skor Sangat Setuju (SS) 5 Setuju (S) 4 Netral (N) 3 Tidak Setuju (TS) 2 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 3. 23 Tabel 3.2 Uji Reliabilitas Menurut Sukadji (2000:41) Reliabilitas suatu tes adalah seberapa besar derajat tes mengukur secara konsisten sasaran yang diukur.05 maka pernyataan tersebut valid b.05 maka pernyataan tersebut tidak valid 3.

01 untuk mengetahui kuisioner tersebut sudah reliabel atau tidak. 2010: 241).2.8. Uji multikolinearitas menggunakan kriteria Variance Inflation Factor (VIF) dengan ketentuan : .8. tetapi apabila nilai signifikan hitung < 0.2 Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas dimaksudkan untuk membuktikan atau menguji ada tidaknya hubungan yang linier antara variabel Marketing Public Relations terhadap variabel citra perusahaan.05 maka data tersebut berdistribusi normal. Teknik yang digunakan yaitu dengan analisis kolmogorov–smirnov test dengan menggunakan SPSS.8. maupun poisson). apabila nilai signifikan hitungnya > 0. biasanya sebagai koefesien.1 Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk memastikan bahwa data setiap variabel yang akandianalisis berdistribusi normal atau tidak (Sugiyono. Untuk mengetahui data tersebut berdistribusi normal atau tidak berdistribusi normal yaitu dengan melihat nilai signifikansinya kolmogorov–smirnov. Data tidak mengalami masalah multikolinieritas jika nilai VIF > dari 10 dan nilai toleransi < 1. Uji kolmogorov–smirnov menurut Husaini Usman et. Koefesien tinggi berarti reliabilitas tinggi. Pengujian dilakukan dengan bantuan program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 2. berfungsi untuk menguji kesesuaian antara distribusi harga-harga yang diobservasi dengan distribusi teorotis tertentu (uniform. normal.2 Uji Asumsi Klasik 3. 24 bentuk angka.2. Uji multikolinieritas dilihat melalui nilai VIF (Variance Inflation Factor) yang diolah menggunakan software SPSS.al (2011: 315).05 maka data tersebut tidak berdistribusi normal. 3. 3.

1 Uji Parsial (Uji-t) Uji F digunakan untuk melihat apakah variabel independen berpengaruh secara keseluruhan (simultan) terhadap variabel dependen. Sedangkan uji t merupakan uji yang digunakan untuk melihat apakah variabel independen berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. 25 a. Adapun untuk memperoleh hasil dari model regresi berganda adalah : Y = a + bx Keterangan : Y = Variabel public relations X = Variabel citra perusahaan a = Konstanta b = Koefisien regresi variabel sederhana 3. b.9 Uji Hipotesis 3. Bila VIF > 10 maka terdapat masalah multikolinearitas yang serius. Dalam hal ini apakah variabel dalam public relation (X) secara bersama-sama berpengaruh menyeluruh terhadap citra perusahaan (Y). 3. Dalam penelitian ini uji t dilakukan untuk melihat apakah masing-masing variabel . Bila VIF < 10 maka tidak terdapat masalah multikolinearitas yang serius.8.3 Analisis Regresi Linier Sederhana Analisis Regresi Berganda digunakan untuk mengetahui berapa besar pengaruh variabel (Public relations) dan variabel terkait adalah (Citra Perushaan).9.

2 Koefisien Determinasi ( R²) Koefisien determinasi (R2) bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen. Jika nilai signifikan t < 0. Nilai R Square dikatakan baik jika di atas 0. jika (R²) semakin keil atau mendekati 0. b.05 maka variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Jika nilai signifikan t > 0. Hal ini berarti model yang dipergunakan semakin kuat menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. 3. Sebaliknya. maka dapat dikatakan behwa pengaruh variabel bebas (X) adalah kecil terhadap variabel terikat (Y).5 karena nilai R Square berkisar antara 0 sampai 1 (Nugroho. koefisien determinasi terletak pada tabel Model Summary dan tertulis R Square.9. Adapun langkah-langkah pengujiannya yaitu: a. . Hal ini berarti model yang digunakan tidak kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. 26 berpengaruh terhadap citra perushaan pada Kentucky Fried Chicken (KFC). 2005). Dalam output SPSS.05 maka variabel bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat.

Public Relation Perusahaan : Kajian. 2002. Public Relations Praktis. Iriantara. Media Relations : Konsep. Rosady. Dasar-Dasar Public Relations. Soemirat. Alih Bahasa: Zulkifli Kasip. Sumber Skripsi dan Jurnal : Puspitasari Dewi. Elvinaro. Dasar – Dasar Public Relations: Teori dan Praktik. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Suhandang. Pengaruh Humas Terhadap Citra Perusahaan (Studi Terhadap Konsumen Telkomsel di GraPARI Telkomsel Jember). Wasesa. Program. Bandung : Penerbit Nuansa. Yosal. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Ruslan. 2010. Manajemen Humas & Manajemen Komunikasi: Konsep dan Aplikasi. 2008. 2001. Silih Agung. Jakarta: PT Indeks. 27 . Bandung : PT Remaja Rosdakrya. Strategi Public Relation. 2005. Yogyakarta : Graha Ilmu Ardianto. Bandung: Widya Padjajaran. 2008. 2008. Kustadi. Maria Asumpata OSF. Jakarta: PT Grasindo. dan Implementasi. 2007. DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku : Oliver. Edisi Ketujuh. Pendekatan dan Praktik. Simajuntak. Soleh dan Elvinaro Ardianto. Jakarta : Penerbit Erlangga Rumanti. John. 2007. 2004.Jakarta : Rajawali Pers. Perilaku Konsumen. Sandra. Strategi Public Relations. Schiffman & Kanuk. 2003 Public Reltions. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

siap.html ( Diakses pada tanggal 2 januari 2018 ) https://www. Pengaruh Public Relations Terhadap Citra Perusahaan (Studi Kausal Pengaruh Public Relations Terhadap Citra Perusahaan PT Granting Jaya sebagai pengelola kenjeran park di Surabaya).bisnis. Website : http://kfcindonesia.ketat ( Diakses pada tanggal 10 desember 2017 ) http://www. 2013.makana n. Strategi Humas dan Citra Perusahaan (Studi Korelasional Pengaruh Strategi Humas Terhadap Citra Perusahaan di Kantor Bank Indonesia Medan). Pengaruh Public Relations Terhadap Brand Image dan Loyalitas Pelanggan Survei Pada Wisatawan Taman Rekreasi Selecta. Rehulina Desviora Sitepu. 2015.com/2015/07/definisi-pengertian-citra-image. Universitas Muhammadiyah Surakarta.html (Diakses pada tanggal 8 januari 2018 ) .com/2017/11/pengertian-kebijakan-publik- menurut. Usrotul Afifah. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Batu.com/read/2017/06/11/124030726/kompetisi.definisi-pengertian.id/2009/07/public-relation-definisi-fungsi-dan. Pengaruh Aktivitas Public Relation Terhadap RS.sekolahpendidikan.co.kfcku. Irma Yani.com/profil-perusahaan-1 ( Diakses pada tanggal 10 desember 2017 ) http://ekonomi.html ( Diakses pada tanggal 22 desember 2017 ) http://jurnal-sdm. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.makin.html ( Diakses pada tanggal 24 desember 2017 ) http://infodanpengertian.blogspot.blogspot. 28 Reni Widiastuti.2011. 2011.kompas.Ortopedi dalam Persepsi Konsumen. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.id/2016/01/pengertian-citra-perusahaan menurut.co.saji. 2012. Manajemen Public Relations Membangun Citra Perusahaan (Studi Deskriptif Kualitatif Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta). Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Nurul Mubin.

29 .