You are on page 1of 4

Secara harfiah ada perbedaan antara kata “gerak, “gerakan”, maupun “pergerakan”.

Gerak adalah perubahan sesuatu materi dari tempat yang satu ke tempat lainnya[2], gerakan
adalah perbuatan atau keadaan bergerak, sedangkan pergerakan adalah usaha atau kegiatan.
Pergerakan identik dengan kegiatan dalam ranah sosial. Dengan demikian, kata gerakan atau
pergerakan mengandung arti, unsur, dan esensi yang dinamis tidak statis.
Muhammadiyah merupakan organisasi pergerakan. Kader muhammadiyah di tuntut
untuk selalu bergerak dalam menyebar syariat islam yang terinspirasi dari surat Al-Imran ayat
104. Apabila kader Muhammadiyah bergerak tidak dinamis dan cenderung statis maka yang
terjadi adalah kader tersebut belum khattam secara ideologis dan belum menjiwai nilai-nilai
dalam Muhammadiyah.
Sesuai dengan Pokok Pikiran Keenam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah,
ada tiga pokok hal yang membedakan gerakan sosial Muhammadiyah dengan yang lainnya,
dimana secara garis besar tersirat bahwa Muhammadiyah adalah gerakan dakwah islam, amar
ma’rut nahi munkar dan tadjid yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah. Disinilah
pentingnya dalam memahami kembali hakikat/identitas Muhammadiyah agar tidak salah
kaprah dalam membawa gerakan Islam yang didirikan oleh Kyai Ahmad Dahlan tersebut.

Makna Kehadiran Muhammadiyah Sebagai Gerakan Keagamaan
K.H. Ahmad Dahlan mempunyai pendapat, Islam yang masuk di Indonesia sangat
berbeda bahkan dianggap bertentangan dengan Islam yang dipahaminya .Agama islam adalah
agama yang diturunkan oleh Allah melalui para Nabi utusann-Nya. Jadi semua agama yang
dibawa oleh Nabi Utusan Allah itulah disebut Agama Islam. Adapun agama Islam yang berlaku
sekarang ini adalah agama yang dibawa oleh utusan terakhir yang menyempurnakan agama
Islam yang dibawa oleh Nabi dan Utusan Allah yang dahulu. Nabi Muhammad merupakan
Nabi yang terakhir. Wujud agama Islam seluruhnya adalah berupa wahyu syari’at Allah.[4]
Dalam teori perubahan sosial (sosial movement theory) sebuah pergerakan atau gerakan
selalu lahir memiliki makna “perubahan/change”, yakni kehadirannya untuk melakukan
perubahan tertentu baik yang evolusiner maupun revolusioner. Gerakan sosial kemasyarakatan
adalah suatu bentuk kolektif berkelanjutan yang mendorong atau menghambat perubahan
dalam masyarakat atau organisasi yang merupakan bagian dari masyarakat tersebut (Turner
dan Killian, 2000).
Menurut David A. Locher (2000) terdapat tiga hal yang membedakan gerakan sosial
(sosial movement) dari bentuk perilaku kolektif lainnya, yaitu: (1) Organized, bahwa gerakan
sosial itu terorganisasi, sedangkan kebanyakan perilaku kolektif tidak terorganisasi baik
pemimpin, pengikut, maupun proses pergerakannya; (2) Delibrate, gerakan sosial itu
direncanakan dengan penuh pertimbangan dan perencanaan; (3) Enduring, gerakan sosial itu
keberadaanya untuk jangka waktu yang panjang hingga beberapa decade. Artinya sebuah
gerakan sosial, terlebih gerakan keagamaan memiliki karakter yang kuat untuk bergerak secara
terorganisir, terencana dan berkelanjutan sehingga tidak mudah tertelan zaman maupun badai
tantangan zaman berikutnya.

tetapi menjiwai. . c) Revolusioner. dan e) Mempunyai organisasi yang susunannya lengkap dan selalu tepat atau up to date (PP Muhammadiyah. Segolongan pelaku gerakan dakwah wajib untuk berorganisasi dan terorganisir agar memiliki power yang lebih dalam menyebar nilai-nilai ke islaman yang bersumber dari Al- Qur’an dan Al-Hadist. kedua. Sisi lain. Islam bukan sebagai asas formal (teks). d0 mempunyai pemimpin yang kuat. [5] Kesadaran yang sama muncul pada Muktamar ke 46 Yogyakarta dengan adanya program revitalisasi cabang dan ranting serta pembentukan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) sebagai respons atas kondisi global dan tantangan yang dihadapi. Fokus kajian dalam makalah ini pada kajian yang pertama yaitu Muhammadiyah sebagai gerakan Islam. 200. Kesadaran untuk memperhatikan masyarakat di akar rumput merupakan kelanjutan dari spirit perubahan formasi sosial dengan terlibat dalam penguatan kesadaran sosial. Semangat dasarnya adalah pergerakan untuk perubahan. Artinya organisasi itu menjadi wajib adanya karena keniscayaan dakwah memerlukan alat organisasi tersebut. Muhammadiyah dalam gerakannya terkait dengan islam. Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid. menggerakan dan menjadi pusat orientasi dan tujuan. pertama. slogan dan simbolik belaka. Para pendahulu Muhammadiyah memaknainya dengan kaidah fiqhiyah “ma layatim al-wajib Illa bihi da huma wajib”. cakap. Modal Gerakan Keagamaan Muhammadiyah Muhamadiyah sebenarnya telah menggagas tentang penguatan basis gerakan sejak awal berdirinya. sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. tegas dan berwibawa. Sebagaimana pokok pikiran keenam Anggaran Dasar Muhammadiyah disebutkan. Kebangkitan atau lahirnya Muhammadiyah merupakan bentuk dari revitalisasi Islam Indonesia untuk perubahan yang bercorak pembaharuan yang disebut “revitalisme. Bukan sekadar islam KTP. memengaruhi. mendasari. b) Lincah (dinamis). dan masyarakat semuanya adalah objek atau yang dipimpinnya. dan ketiga. politik. Muhammadiyah bukanlah gerakan sosial-keagamaan yang biasa. Manhaj Gerakan Muhammadiyah. Selain terkena hukum pergerakan. politisasi yang berlangsung secara massif pasca Orde Baru. melandasi. Hanya saja gagasan tersebut belum maksimal diimplemetasikan dalam aktivisme organisasi. Itulah Islam yang berkemajuan sebagaimana yang menjadi semangat dasar gerakan Muhammadiyah dalam mengarungi perjalanan zaman. tujuan Muhammadiyah adalah untuk mencetak ummat terbaik atau ummat yang unggul. mengkerangkai. bahkan dalam Muktamar tahun 1970-an telah diputuskan untuk menggalang jama’ah dan dakwah jamaah (GJDJ). bahwa “organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaik-baiknya”. harus dilandasi. dibingkai. tetapi sebagai gerakan islam. Di abad ke-20 muncullah Muhammadiyah. birokratisasi. Dalam bangsa Indonesia terdapat berbagai gerakan keagamaan (Islam) seperti yang di lakukan oleh petani Banten tahun 1988 yang sempat menimbulkan kecemasan pemerintah Kolonial Belanda sebagaimana di teliti oleh Sartono Kartodirjo. Bergerak bukan asal bergerak. 19-30). dan di arahkan dengan Islam. Dalam konstitusi Muhammadiyah terdapat tiga model gerakan Muhammadiyah . Muhammadiyah sebagai gerakan Islam. merupakan contoh dari gerakan militan walaupun berumur singkat. Ciri-cirinya adalah: a) Muhammadiyah adalah subjek atau pemimpin. selalu dimuka dan militant. maju (progresif). “moderenisme” dan “reformisme”. ekoomi dan ideology yang kini terkooptasi oleh kecenderungan kapitalistik.

Pelibatan lembaga amal itu dalam mempercepat proses pengembangan cabang dan ranting sebagai sentral untuk mengembangkan Muhammadiyah sebagai organisasi yang bercorak community based¸ tidak hanya memperkuat infrastruktur Muhammadiyah. ekonomi dan kesehatan. sosial. Melakukan pendampingan dakwah jamaah. Melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi para fasilitator yang akan menggerakkan cabang dan ranting. Jakarta dan Jawa Tengah. Beliau melakukan perjalanan keliling Jawa untuk melakukan pembinaan hingga ke Banyuwangi. Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah (GDJD) Esensi GDJD adalah penguatan kesadaran jamaah dan kepedulian mereka terhadap lingkungan sosialnya. 2). Langkah yang dapat dilakukan untuk menggiatkan cabang dan ranting Muhammadiyah melalui gerakan jamaah dan dakwah jamaah. 1. Ajakan warga aktif merupakan landasan gerakan Muhammadiyah yang menuntut adanya komunitas yang solid dan terorganisir untuk memperjuangkan tegaknya kebaikan menentang segala macam keburukan. . 6). Ledakan bom di Pesantren Umar Bin Khattab Bima NTB bisa menjadi bukti betapa rapuhnya kohesi sosial warga. Untuk mensinergikan langkah-langkah diatas. Beberapa dekade yang lalu. rumah sakit ataupun masjid yang tumbuh begitu cepat di berbagai daerah di Indonesia. 3). Langkah Penguatan Jama’ah Langkah pemberdayaan melalui penguatan institusi cabang dan ranting akan memberi kontribusi bagi penguatan kohesi sosial/solidaritas antar warga di tengah meluasnya faham- faham radikal yang cenderung anarkis belakangan ini. Melakukan assesment awal mengenai kehidupan keagamaan di desa atau komunitas atau ranting. KH. 5). Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah dan beberapa sahabatnya sangat peduli terhadap pembinaan jamaah. Memantapkan organisasi gerakan di akar rumput (pimpinan ranting) sebagai ujung tombak gerakan dakwah jamaah. Definisi sederhana tentang jamaah adalah kumpulan keluarga muslim yang berada dalam suatu lingkungan tempat tinggal. ekonomi dan budaya masyarakat basis. 2. keluarga sakinah. Memperkuat kembali identitas lokal melalui gerakan jamaah dapat dipandang dalam kerangka penguatan potensi dan basis gerakan untuk digerakkan kepada hal-hal yang produktif. Itu artinya. penguatan jamaah sudah menjadi platform dari berdiri dan pengembangan gerakan Muhamaadiyah. 1). bisa lahir suatu tindakan kekerasan. telah di rumuskan pembinaan Jamaah. tetapi juga memperkuat infrastruktur masyarakat sehingga terbentuk masyarakat khairah ummah sebagaimana cita-cita Muhammadiyah. Orientasi dari gerakan ini adalah membangun basis kehidupan dakwah bil halal di bidang pendidikan. diperlukan adanya keterlibatan berbagai lembaga amal Muhammadiyah seperti sekolah. Memantapkan konsep dakwah jamaah yang akan dipergunakan agar sesuai dengan kondisi sosial. suatu komunitas kecil dan pinggiran semacam Bima itu. dan qaryah thoyyibah untuk memperkuat basis.

com/2012/07/19/muhammadiyah-sebagai-gerakan- islam/ Daftar Pustaka Buku AIKA al-Islam – Kemuhammadiyahan 3 Umm Press Oktober 2012 halaman 101 – 108 Sumber Link URL oleh Riqar Manaba[2] http://www. http://haryo-prasodjo.html Diakses tanggal 9/16/2014 06:30 PM . Muhammadiyah Sebagai Gerakan Keagamaan Disampaikan pada presentase mata kuliah AIKA III Universitas Muhammadiyah Malang pada 28 November 2013 2. MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN ISLAM http://sdmuhammadiyah2solo.blogspot.Catatan Kaki 1.wordpress. 3.html 5.wikipedia.29. Selengkapnya lihat di http://id.org/wiki/Gerak 4.com/2011/11/muhammadiyah-sebagai-gerakan- keagamaan. Mahasiswa aktif Univeritas Muhammadiyah Malang Jurusan Ekonomi Manajemen dan Bisnis yang belum juga sarjana.riqarmanaba. Pengertian gerak di kutip dari Wikipedia pada 21 November 2013 pukul 09.com/2013/11/muhammadiyah-sebagai-gerakan-keagamaan.