You are on page 1of 9

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN ANAK WIJAYAKUSUMA

NOMOR :035/PER.DIR/ RSKIA.WK/II/2014
Tentang
PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN

DIREKTUR RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN ANAK WIJAYAKUSUMA

Menimbang : a. bahwa untuk mendukung terwujudnya akses pelayanan dan
kontinuitas pelayanan di Rumah Sakit khusus Ibu dan Anak
Wijayakusuma, perlu adanya panduan pendaftaran pasien rawat
jalan & penerimaan pasien rawat inap di Rumah Sakit khusus Ibu
dan Anak Wijayakusuma.
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
butir a, perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur Rumah Sakit
khusus Ibu dan Anak Wijayakusuma.

Mengingat : 1. Undang – undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang – undang No 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Undang – undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek
Kedokteran
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269MENKESPerIII2008
tentang Rekam Medis.

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Kesatu : PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN
ANAK WIJAYAKUSUMA TENTANG PANDUAN PENDAFTARAN
PASIEN RAWAT JALAN DIRUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN
ANAK WIJAYAKUSUMA.
Kedua : Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dimaksud Diktum
Kesatu sebagaimana terlampir dalam Lampiran Peraturan ini.

Ketiga : Panduan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan dimaksud Diktum
Kedua digunakan sebagai acuan dalam proses Pendaftaran
Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak
Wijayakusuma.

Keempat : Peraturan ini mulai berlaku mulai ditetapkan.

Diah Ayu Putriyanti . Ditetapkan di : Kebumen Pada Tanggal : 1 Mei 2014 Direktur Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak Wijayakusuma dr.

DIR/ RSKIA. tertib dan bertanggung jawab agar pasien merasa diperhatikan dan dilayani dengan baik. Panduan ini memberikan perincian tentang prosedur dan proses yang mungkin dilakukan sebelum pendaftaran. pada sistem pendaftaran ini petugas harus bersikap ramah. dalam proses pendaftaran inilah pasien mendapat kesan yang baik ataupun tidak baik dari suatu pelayanan dari rumah sakit. Oleh karena itu. selama masa tinggal seorang pasien. dan setelah pasien meninggalkan rumah sakit. BAB II RUANG LINGKUP . ramah.WK/II/2014 TENTANG PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN PANDUAN PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN BAB I DEFINISI Panduan Pendaftaran ini berupaya menjawab pertanyaan yang biasanya diajukan oleh para pasien dan pengunjung kami. Proses pendaftaran pasien adalah awal dari keseluruhan proses rekaman medis atau disinilah pelayanan pertama kali yang diterima oleh seorang pasien saat tiba di rumah sakit. sopan. LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT KHUSUS IBU DAN ANAK WIJAYAKUSUMA NOMOR : 035/PER.

d Kamis dan Pukul 07. H.00 s.00 s.d 11.00 s.00 s.00 WIB Minggu Pukul 14.A WIB Pukul 16. Poliklinik kebidanan Hari Waktu Nama Dokter Pukul 08. Sp. 00 WIB dr.00 WIB Kamis Pukul 14.00 s.1.00 dr. Ruang lingkup pelayanan klinik umum : Memberikan pelayanan dengan lingkup yang terbatas yaitu pasien dengan diagnosa yang ringan dan di periksa oleh dokter umum.d 19.d 11.A WIB b.d Jumat dr.00 s. Poliklinik spesialis anak Hari Waktu Nama Dokter Senin s.00 s. Wahyu A.A Sabtu WIB Pukul 07.00 s. 2.Sugijanto.00 s.d 11.. Suroso.d Sabtu Pukul 14. H.00 WIB Sesuai Jadwal Pukul 07. Poliklinik umum Hari Waktu Nama Dokter Pukul 07.00 WIB Senin dan Rabu Sesuai Jadwal Pukul 17..d 16.d 20.Sp.d 21. Waktu Pendaftaran a. H. BAB III TATALAKSANA A.Sp.Si. PENERIMAAN PASIEN RAWAT JALAN 1. Sugijanto. Ruang lingkup pelayanan klinik spesialistik : Memberikan pelayanan kepada pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut dengan dilayani oleh dokter spesialis.00 Senin s.00 WIB c. SpOG . M.30 Jum’at dr.00 WIB Senin s.00 s.d 12.d 10.d 21.

PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN  Pendaftaran pasien a) Pesien umum 1. Pasien rawat inap dari poli klinik Langsung menuju bagian administrasi atau tempat penerimaan pasien rawat inap untuk mendapatkan pengarahan selama rawat inap terutama biaya perawatan. Petugas menanyakan Kartu Berobat pasien (untuk pasien lama) atau mencatat data / identitas pasien dengan lengkap (untuk pasien baru). 2. d. b. Pasien rawat jalan dengan pengantar tindakan IGD Pasien atau keluarga pasien menyerahkan pengantar tindakan IGD ke loket pendaftaran untuk menyelesaikan administrasi. B.00 s. Kartu Identitas Berobat (KIB) b. Apa Yang Harus Dibawa Untuk memastikan kelancaran dan terbebas dari masalah apa pun. Lesi Sp. Instalasi Gawat Darurat (IGD) Pasien rawat jalan melalui IGD buka 24 jam. 3. Surat perintah kontrol dan lembar resume medis untuk pasien yang datang untuk control setelah rawat inap. 2. harap ingat untuk membawa serta hal berikut ini pada hari Anda akan masuk ke rumah sakit. d. Tujuan Pasien a. .d 16. Layanan Radiologi dan USG Hari Waktu Nama Dokter Senin-Sabtu Pukul 07. 00 WIB Petugas Rontgen (RADIOLOGI) Selasa. b) Pasien mengunakan BPJS. Petugas menyerahkan pendaftaran pasien ke bagian Rekam Medis untuk dicarikan berkas Status Pasien Rawat Jalan sesuai dengan Nomor Rekam Medik dan selanjutnya Status Pasien Rawat Jalan diantarkan oleh petugas Rekam Medis ke meja anamnesa. Menanyakan kepada pasien tentang Poli yang akan dituju. c.00 dr. Pasien poliklinik Langsung menuju loket pendaftaran kemudian pasien mengambil nomor antrian. a.Rad (USG) e. ASKES dan JAMKESMAS. Surat Rujukan dan berkas persyaratan (peserta BPJS) c. Petugas menginstruksikan pasien untuk menunggu di ruang tunggu. Kamis dan Sabtu Pukul 14.00 s. 4.d 21. Petugas pendaftaran menerima dan mengidentifikais pasien ( lama atau baru) serta menimbang berat badan pasien. Pasien dengan kondisi kegawatdaruratan diarahkan untuk langsung menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) 3.

3. 4. 2. Setelah mngkonsultasikan hasil dan mendapatkan resep pasien langsung menuju instalasi farmasi untuk mengambil obat. ASKES dan JAMKESMAS kepada pasien atau keluarga dan atau wajib menyerakan sura kontrol dan resume mejis jika pasien setelah rawat inap. pasien menunggu hasil dan masuk lagi kedalam poli untuk mengkonsultasikan hasil penunjang medis. 3.  Pasien rawat jalan yang membutuhkan pemeriksaan penunjang. 4. Pasien wajib menyertakan kelengkapan persyaratan pasien BPJS. dan surat kontrol maka petugas akan membuatkan copy pengantar tindakan. Setelah mngkonsultasikan hasil dan mendapatkan resep pasien langsung menuju instalasi farmasi untuk mengambil obat. pasien dan keluarga langsung menuju bagian administrasi untuk mendapatkan edukasi mengenai biaya. 2. Perawat melakukan anamnesa dan mengantarkan dokumen Pasien ke poli yang dituju. b) Pasien BPJS 1. 3. petugas akan mengantarkan surat pengantar penunjang medis yang dituju (Laboratorium atau Rontgen). Setelah pasien keluar dari poli dan mendapatkan surat pengantar tindakan penunjang medis. ASKES atau JAMKESMAS dan atau surat kontrol serta rekam medis. 5. Petugas menanyakan Kartu Berobat pasien (untuk pasien lama) atau mencatat data / identitas pasien dengan lengkap ke buku register (untuk pasien baru). Menanyakan kepemilikan BPJS. pasien menunggu hasil dan masuk lagi kedalam poli untuk mengkonsultasikan hasil penunjang medis atau bisa dilakukan keesokan harinya setelah dilakukan bacaan terhadap hasil penunjang medis. 2. petugas akan mengantarkan surat pengantar penunjang medis yang dituju (Laboratorium atau Rontgen). . Untuk pasien yang diperintahkan rawat inap setelah melakukan konsultasi. 1. 4. Petugas menyerahkan nomer pendaftaran pasien ke bagian Rekam Medis untuk dicarikan berkas Status Pasien Rawat Jalan sesuai dengan Nomor Rekam Medik dan selanjutnya Status Pasien Rawat Jalan dipersilahkan untuk menunggu untuk dilakukan anamnesa. Setelah pasien keluar dari poli dan mendapatkan surat pengantar penunjang medis kemudian pasien datang ke bagian administrasi atau kasir untuk melakukan pembayaran. pasien dan keluarga langsung menuju bagian administrasi untuk mendapatkan edukasi mengenai biaya dan persyaratan lainnya. ASKES atau JAMKESMAS dengan atas nama pasien yang akan berobat. Petugas memeriksa kembali persyaratan dan kelengkapan dokumen pasien BPJS. a) Pasien umum 1. 5. 5. 6. Untuk pasien yang diperintahkan rawat inap setelah melakukan konsultasi.

ALUR PASIEN RAWAT JALAN Pendaftaran Gawat Darurat . Perawat memberitahu petugas pendaftaran dan petugas Rekam Medis bahwa ada pasien IGD dengan Rawat Jalan. 4. C. 2. 3. surat kontrol dan mengantarkan surat tindakan ke ruang tindakan serta mengarahkan pasien untuk menunggu di depan ruang tindakan. 4. 2. Pasien mendapatkan pengantar tindakan dari dokter. 2.  Pasien yang membutuhkan tindakan IGD a) Pasien umum 1. Perawat mengarahkan keluarga / penanggungjawab pasien ke Petugas Administrasi untuk melengkapi administrasi. Setelah mendapatkan pengantar tindakan. 3. Setelah dilakukan tindakan maka pasien diarahkan untuk menuju instalasi farmasi untuk mengambil obat. Pasien diberikan pertolongan pertama kegawatdaruratan. Setelah mendapatkan pengantar tindakan. 3. Petugas membuatkan copy tindakan. Setelah dilakukan tindakan maka pasien diarahkan untuk menuju instalasi farmasi untuk mengambil obat. b) Pasien BPJS 1. pasien menuju bagian pendaftaran dan administrasi. Retugas rekam medis melakukan Pendataan dan penomoran rekam medis serta penyiapkan berkas yang dibutuhkan oleh pasien. pasien menuju bagian pendaftaran dan administrasi untuk melakukan pembayaran. 4. Petugas mengantarkan surat tindakan ke ruang tindakan dan mengarahkan pasien untuk menunggu di depan ruang tindakan. Pasien mendapatkan pengantar tindakan dari dokter.  Pasien IGD Rawat jalan 1.

Membawa Kartu BPJS g terkait 3. beragam pertunjukan. hiburan. Konsultasi Pemeriksaaan dokter Pemeriksaan penunjang Laboratorium Rontgen IG Rawat Rawat Lain . FASILITAS & LAYANAN POLIKLINIK 1. 1. 3. Keamanan . Fotocopy KTP salah satu orang tua dan Fotocopy KK masing-masing 1 3. 2.lain D Inap Jalan Persyaratan administrasi pasien umum 1. Membawa persyaratan yang terdiri dari : Fotocopy Kartu BPJS. Kartu berobat 2. Membawa Rujukan dari Faskes tingkat pertama. Majalah/Koran Majalah dan Koran disediakan Rumah Sakit untuk pasien/ keluarga pasien saat menunggu antrian pemeriksaan. Kartu berobat Pulan 2. olah raga dan berita pada televisi kabel. Layanan Hiburan Ruang Tunggu Pasien dilengkapi dengan system hiburan sehingga memungkinkan Pasien untuk mengakses saluran televisi yang disiarkan secara gratis dan berbagai pilihan saluran film. Membayar pendaftaran Apoti k Persyaratan administrasi pasien BPJS 1. Bagan Alur rawat jalan D. 4.

SEP BPJS. 4. Merokok dilarang oleh undang-undang di seluruh kompleks rumah sakit. 3. Hasil diagnosa akhir pasien. 4. Kebumen. 5. Program evaluasi dan mutu Rawat jalan. SPO Pendaftaran pasien rawat jalan. Keamanan di dalam rumah sakit kami memberikan cakupan penjagaan 24 jam melalui patroli dan pemantauan kamera pengawasan tertutup di tempat-tempat umum. Diah Ayu Putriyanti . 2. BAB IV DOKUMENTASI 1. 01 Mei 2014 Mengetahui Direktur Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak Wijayakusuma dr. 5. Ruang laktasi Rumah sakit wijayakusuma menyediakan ruang khususu untuk menyusui ibu pasien. Hasil Rekam medis pasien. Dilarang Merokok Rumah Sakit Wijayakusuma Kebumen merupakan fasilitas di mana merokok dilarang.