You are on page 1of 16

KATA PENGANTAR

Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga
kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Kami membuat makalah ini dalam
rangka membahas mengenai Negara dan Konstitusi di Indonesia.
Makalah ini kami buat dengan menggunakan studi pustaka yang berhubungan dengan
negara dan konstitusi serta amandemen Undang-undang Dasar 1945 yang pernah terjadi.
Selama proses pembuatan makalah ini, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari
orang-orang di sekitar kami. Kami berterima kasih kepada selaku dosen mata kuliah
Pendidikan Kewarnegaraan. Kami juga berterima kasih kepada teman-teman membantu
memberi ide kepada kami.
Kami juga berterima kasih kepada orang-orang hebat yang telah menulis data ataupun
artikel, di mana tulisan Anda sekalian kami jadikan referensi bagi karya makalah kami ini.
Makalah ini kami buat secara sistematis agar pembaca dapat mengetahui sekilas tentang
negara dan konstitusi.
Kami berharap agar pembaca dapat memperoleh informasi yang berguna bagi
kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami sangat berharap agar pembaca memperoleh
banyak manfaat dari makalah ini. Kritik dan saran yang membangun akan kami terima
dengan senang hati.

Perubahan konstitusi ini menginginkan pula adanya perubahan sistem dan kondisi negara yang otoritarian menuju kearah sistem yang demokratis dengan relasi lembaga negara yang seimbang. Dengan demikian perubahan konstititusi menjadi suatu agenda yang tidak bisa diabaikan. sehingga siapapun yang berkuasa dengan masih menggunakan UUD yang all size itu akan berperilaku sama dengan penguasa sebelumnya. Atau dengan kata lain sebagai upaya memulai “kontrak sosial” baru antara warga negara dengan negara menuju apa yang dicita-citakan bersama yang dituangkan dalam sebuah peraturan dasar (konstitusi). Itu terjadi karena fundamen ketatanegaraan yang dibangun dalam UUD 1945 bukanlah bangunan yang demokratis yang secara jelas dan tegas diatur dalam pasal-pasal dan juga terlalu menyerahkan sepenuhnya jalannya proses pemerintahan kepada penyelenggara negara. Dari dua kali kepemimpinan nasional rezim orde lama (1959 – 1966) dan orde baru (1966 – 1998) telah membuktikan hal itu. Tuntutan perubahan terhadap UUD 1945 itu pada hakekatnya merupakan tuntutan bagi adanya penataan ulang terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana cara mewujudkan komitmen itu dan siapa yang berwenang melakukannya serta dalam situasi seperti apa perubahan itu terjadi. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Reformasi menuntut dilakukannya amandemen atau mengubah UUD 1945 karena yang menjadi causa prima penyebab tragedi nasional mulai dari gagalnya suksesi kepemimpinan yang berlanjut kepada krisis sosial-politik. Realitas yang berkembang kemudian memang telah menunjukkan adanya komitmen bersama dalam setiap elemen masyarakat untuk mengamandemen UUD 1945. Hal ini menjadi suatu keharusan dan amat menentukan bagi jalannya demokratisasi suatu bangsa. dan apakah telah menentukan bagi . Karena dari sini akan dapat terlihat apakah hasil dicapai telah merepresentasikan kehendak warga masyarakat. hancurnya nilai-nilai rasa keadilan rakyat dan tidak adanya kepastian hukum akibat telah dikooptasi kekuasaan adalah UUD Republik Indonesia 1945. menjadikan suatu bagian yang menarik dan terpenting dari proses perubahan konstitusi itu. Akibatnya dalam penerapannya kemudian bergantung pada penafsiran siapa yang berkuasalah yang lebih banyak untuk legitimasi dan kepentingan kekuasaannya. dan tidak boleh diubah kini telah mengalami beberapa perubahan. bobroknya managemen negara yang mereproduksi KKN. Keberadaan UUD 1945 yang selama ini disakralkan.

 Untuk mengetahui hubungan antara negara dan konstitusi. Wajah Indonesia yang demokratis dan pluralistis. Pengertian Negara . kesejahteraan rakyat dan kemanusiaan. kita akan dapat dinilai apakah rumusan-rumusan perubahan yang dihasilkan memang dapat dikatakan lebih baik dan sempurna. sesuai dengan nilai keadilan sosial.  Menambah wawasan kita tentang pengertian konstitusi.  Kita tahu keberadaan Pancasila dan konstitusi di negara kita. Manfaat Penulisan  Menambah pengetahuan kita tentang pengertian suatu negara. Pengertian Negara dan Konstitusi 1.pembentukan wajah Indonesia kedepan. BAB II PEMBAHASAN A. sampai sejauh mana rumusan perubahan itu telah mencerminkan kehendak bersama.  Untuk mengetahui keberadaan Pancasila dan konstitusi di Indonesia.  Kita menjadi tahu bagaimana hubungan antara negara dan konstitusi. Dalam artian. Tujuan Penulisan  Untuk mengetahui pengertian dari negara. Sebab dapat dikatakan konstitusi menjadi monumen sukses atas keberhasilan sebuah perubahan. Dengan melihat kembali dari hasil-hasil perubahan itu. Perubahan yang menjadi kerangka dasar dan sangat berarti bagi perubahan-perubahan selanjutnya.

rakyat. Pemerintah. . dan pengakuan dari Negara lain atau masuk dalam perhimpunan bangsa-bangsa. 1982). yaitu penduduk yang bertempat tinggal di wilayah suatu negara. Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup tertentu yang harus memenuhi tiga syarat pokok. yang berarti bahwa di dalam negara tersebut terdapat wilayah. dan pemerintahan yang berdaulat. 2. Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada dibawah suatu pemerintahan yang sama (Djokosutono. Nasrun. maka Negara pada hakikat memiliki unsur-unsur berikut : 1. dan ketiga. Rakyat. Tiga pokok pengertian yang terkandung didalamnya. tunduk pada kekuasaan negar. yaitu suatu organisasi yang bertindak atas nama negara dan menyelenggarakan kekuasaan negara. yaitu daerah yang menjadi kekuasaan negara serta menjadi tempat tinggal bagi rakyatnya yang meliputi darat. organisasi kelompok manusia itu mendiami wilayah tertentu. rakyat tertentu. yaitu: pertama. Deklaratif. dan udara. Kedaulatan. Untuk itu negara menuntut loyalitas mutlak dari warga negaranyanya Berdasarkan uraian diatas maka unsur Negara dapat dikelompokkan menjadi : 1. 3. daerah tertentu. kelompok manusia itu mengakui adanya pemerintahan yang berdaulat untuk mengurus tata tertib dan keselamatannya. undang-undang dasar. dan mendukung negara yang bersangkutan. Negara memiliki kekuasaan untuk memaksa penduduknya menaati undang-undang dan peraturannya baik kedalam maupun kedaulatan keluar. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami atau wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta kelamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut (Supriatnoko. kedua. Konstitutif. Pemerintah berwenang untuk merumuskan dan melaksanakan keputusan-keputusan yang mengikat seluruh penduduk di dalam wilayahnya. Negara adalah organisasi kelompok manusia. laut. 2. yaitu kekuasaan untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan cara yang tersedia. 2008). 1978). Wilayah. yang ditandai oleh adanya tujuan Negara. Berdasarkan ketiga pokok pengertian tersebut. dan pemerintahan yang berdaulat (M. 4.

kondisi geografis. sejarah pembentukan negara tersebut. Kewajiban negara terhadap warganya pada dasarnya adalah memberikan kesejahteraan hidup dan keamanan lahir batin sesuai dengan sistem demokrasi yang dianutnya. melainkan harus kita isi kemerdekaan untuk menuju keadaan yang nerdeka. serta pengaruh politik dari pengusasa negara yang . Kedua. bukan sekedar keinginan golongan yang kaya dan yang pandai atau golongan ekonomi yang lemah yang menentang ekonomi yang kuat seperti dalam teori kelas. hak dan kewajiban warga negara terhadap negaranya dalam suatu sistem kenegaraan. Perjuangan kemerdekaan mempunyai peran khusus dalam pembentukan ide-ide dasar. Negara Kesatuan Republik Indonesia didirikan berdasarkan UUD 1945 yang mengatur tentang kewajiban negara terhadap warganya. Tujuan masing-masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial budaya. dan bangsa. Implikasi perkembangan teori kenegaraan dalam proses terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat kita lihat pada hal berikut ini : Pertama. Fungsi Negara  Menjaga ketertiban untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah berbagai bentrokan dalam masyarakat. Keadaan bernegara yang kita cita-citakan belum tercapai hanya dengan adanya pemerintahan. Proklamasi baru mengantar bangsa Indonesia sampai ke pintu gerbang kemerdekaan. berdaulat. bersatu. Ternyadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan suatu proses yang tidak sekedar dimulai dari proklamasi. Negara bertinda sebagai stabilisator. Kelima. Tujuan Negara Tujuan negara berhubungan erat dengan organisasi negara yang bersangkutan. wilayah. Keempat. Religius yang tampak pada terjadinya negara menunjukkan kepercayaan bangsa Indonesia Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. adil dan makmur. Ketiga.  Mengusahakan kesejateraan dan kemakmuran rakyat  Mengusahakan pertahanan untuk menangkal kemungkinan serangan dari luar  Menegakkan keadilan yang dilaksanankan oleh badan-badan peradilan. Ternyadinya negara adalah kehendak seluruh bangsa. 2. 3. Adanya proklamasi tidak berarti bahwa kita telah selesai bernegara.

Memilih Presiden dan Wakil Presiden dari dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh Partai Politik atau gabungan Partai Politik yang meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam Pemilihan Umum sebelumnya sampai berakhir masa jabatannya. ketertiban dan ketentraman semua rakyat. Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar 2. Tujuh kunci pokok sistem pemerintahan Negara Republik Indonesia a. Menteri Negara ialah pembantu presiden dan tidak bertanggung jawab kepada DPR g. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan oleh Presiden dalam hal terjadi kekosongan Wakil Presiden 5. Kekuasaan kepala Negara tidak tak berbatas 5. Secara singkat tujuan negara adalah menciptakan kesejahteraan. Adapun tugas dan wewenang MPR antara lain : 1. bersangkutan. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil Pemilihan Umum 3. Kelembagaan Negara Republik Indonesia a. Pemerintahan berdasaran system konstitusional c. jika Presiden dan Wakil Presiden . Mencerdaskan kehidupan bangsa d. Presiden tidak bertanggung jawab kepada MPR dan DPR f. Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) MPR adalah lembaga Negara dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD. Kekuaaan Negara yang tertinggi di tangan rakyat d. dan keadilan sosial. Bagi bangsa Indonesia tujuan itu dituangkan dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea ke-empat. perdamaian abadi. meliputi : a. Memajukan kesejahteraan umum c. 4. Membentuk suatu pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia b. Indonesia adalah Negara berdasarkan atas hukum b. Memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar 4. Presiden ialah penyelenggara pemerintahan Negara tertinggi disamping MPR dan DPR e.

 Legislasi Fungsi legislasi dilaksanakan sebagai perwujudan DPR selaku pemegang kekuasaan membentuk undang-undang. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah lembaga Negara dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang mempunyai wewenang untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara. ikut dalam pembahasan dan memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan bidang legislasi tertentu  Mengawasi atas pelaksanaan Undang-Undang tertentu. DPR memiliki fungsi Legislasi. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) adalah lembaga Negara dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang merupakan wakil-wakil daerah provinsi dan dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Anggaran. dan Pengawasan.  Anggaran Fungsi anggaran dilaksanakan untuk membahas dan memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap rancangan undang-undang tentang APBN yang diajukan oleh Presiden. mangkat. Memeriksa laporan dan tanggung jawab keuangan Negara 2. d. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Merupakan lembaga Negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai lembaga perwakilan rakyat. c. diberhentikan.  Pengawasan Fungsi pengawasan dilaksanakan melalui pengawasan atas pelaksanaan undang- undang dan APBN. DPR terdiri atas anggota Partai Politik peserta pemilihan umum yang dipilih langsung oleh rakyat. b. Badan bersifat bebas dan mandiri. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatan secara bersamaan. tidak dipengaruhi atau mempengaruhi kekuasaan pemerintah. Memeriksa semua pelaksanaan APBN . DPD memiliki fungsi :  Mengajuan usul. dan memegang kekuasaan membentuk Undang-Undang. berhenti. Tugas BPK antara lain : 1.

e. Kewajiban dan wewenang MK adalah mengadili pada tingkat pertama dan terakhir dengan keputusan yang bersifat final untuk : a. . 2. Keluhuran Martabat Serta Perilaku Hakim. Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan peradilan umum. Mahkamah Agung (MA) Mahkamah Agung (MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama- sama dengan Mahkamah Konstitusi dan bebas dari pengaruh cabang-cabang kekuasaan lainnya. g. Mengajukan calon Hakim Agung ke DPR.  Menjaga dan Menegakkan Kehormatan. Melakukan seleksi terhadap calon Hakim Agung. lingkungan peradilan tata usaha negara f. lingkungan peradilan militer. Melakukan pendaftaran calon Hakim Agung. 3. dengan tugas utama: 1. dengan tugas utama: 1. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung kepada DPR 2. Menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat serta menjaga perilaku Hakim. Menetapkan calon Hakim Agung. Menerima laporan pengaduan masyarakat tentang perilaku hakim. KY memiliki wewenang untuk : 1. Tugas Komisi Yudisial  Mengusulkan Pengangkatan Hakim Agung. lingkungan peradilan agama. Mahkamah Konstitusi (MK) Mahkamah Konstitusi (MK) adalah salah satu kekuasaan kehakiman yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Memutus pembubaran Partai Politik d. Memutus perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum. dan 4. Menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945 b. Memutus sengketa kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945 c. Komisi Yudisial (KY) Komisi Yudisial (KY) adalah lembaga negara yang bersifat mandiri dan dalam pelaksanaan wewenangnya bebas dari campur tangan atau pengaruh kekuasaan lainnya.

Wakil Presiden secara umum memiliki tugas untuk membantu Presiden dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Dalam kehidupan sehari-hari biasanya kita menerjemahkan kata Constitution (Inggris) dengan Undang-Undang Dasar. untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan sehari-hari dibantu Menteri-Menteri dalam Kabinet. 2. Presiden dan Wakil Presiden Presiden berfungsi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Sebagai kepala negara ia merupakan simbol resmi negara Indonesia di dunia. secara khusus wakil Presiden memiliki tugas : 1. Melakukan pengawasan operasional pembangunan dengan bantuan kementrian atau departemen 6. Undang-Undang dasar suatu negara adalah aturan-aturan pokok negara yang bersifat dasar dan belum memiliki sanksi pemaksa atau sanksi pidana bagi . dan 3. karena semua Undang- Undang Dasar adalah suatu naskah tertulis padahal istilah Constitution lebih luas mencakup keseluruhan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran perilaku hakim. Konstitusi yang tertulis disebut Undang-Undang Dasar dan konstitusi yang tidak tertulis disebut konvensi. Dalam pemakaian istilah Undang-Undang Dasar biasanya kita langsung membayangkan suatu naskah tertulis. Memperhatikan secara khusus. dan sebagai kepala pemerintahan ia memegang kekuasaan eksekutif. menampung masalah-masalah dan mengusahakan pemecahan masalah-masalah menyangkut tugas kesejahteraan rakyat 2. Konstitusi suatu negara memuat baik peraturan tertulis maupun peraturan tidak tertulis. yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalaam suatu masyarakat. Pengertian Konstitusi Konstitusi bagi suatu negara adalah keseluruhan sistem aturan yang menetapkan dan mengatur tata kehidupan kenegaraan melalui sistem pemerintahan negara dan tata hubungan secara timbal balik antara pemerintahan negara dan orang-seorang yang berada di bawah pemerintahannya (Supriatnoko:2008). Membuat laporan hasil pemeriksaan berupa rekomendasi yang disampaikan kepada Mahkamah Agung dan tindasannya disampaikan kepada Presiden dan DPR. h.

menyangkut nasib negara dan rakyat seluruhnya. Sebaliknya. cukup dilakukan oleh badan pembuat Undang-Undang biasa. b. Adanya jaminan terhadap hak asasi manusia dan warganya 2. Sifat Konstitusi Konstitusi bersifat formal yaitu bahwa prosedur pembuatan konstitusi yang dilakukan harus secara istimewa karena isinya penting. konstitusi tetap tidak akan berubah. Ditetapkan susunan ketatanegaran suatu negara yang bersifat fundamental 3. Betapa kakunya suatu konstitusi akan tetapi bila kekuatan politik yang berkuasa pada orde itu menghendaki perubahan. Bersifat fleksibel. Pada hakikatnya konstitusi itu mengandung pokok-pokok sebagai berikut : 1. Prosedur mengubah Undang-Undang Dasar . memuat hal- hal yang pokok. walaupun konstitusi fleksibel tetapi jika kekuatan politik yang berkuasa tidak menghendaki adanya perubahan. Dengan demikian diharapkan hak-hak warga negara akan terlindungi. penyelenggaranya. Hak Asasi Manusia c. dan untuk mengubahnya tidak memerlukan prosedur yang istimewa. Adanya pembagian dan pembatasan tugas ketatanegaraan yang juga bersifat fundamental 7. maka konstitusi akan diubah. Fungsi pokok konstitusi atau Undang-Undang Dasar adalah membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. Bersifat material. Konvensi adalah aturan-aturan pokok negara yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis. bahwa isi konstitusi menyangkut hal-hal yang bersifat dasar atau pokok bagi rakyat dan negara. Perlu diketahui bahwa yang menentukan perlu atau tidaknya suatu konstitusi diubah adalah kekuatan politik yang berkuasa pada suatu orde. Bersifat kaku (rigid). konstitusi itu mudah mengikuti perkembangan jaman. Organisasi Negara. dan yudikatif. jika konstitusi itu tidak mudah mengikuti perkembangan jaman. eksekutif. Dengan memperhatikan sifat dan fungsi konstitusi atau Undang-Undang Dasar. meuat hal-hal yang pokok dan pembuat konstitusi menetapkan prosedur perubahan yang tidak mudah. setiap Undang-Undang Dasar memuat ketentuan-ketentuan sebagai berikut : a. misalnya pembagian kekuasaan antar badan legislatif.

Mekanisme demokrasi Pancasila tercantum dalam penjelasan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut daalm sistem pemerintahan negara sebagai berikut : 1. Lebih lanjut kemudian dijabarkan dalam berbagai prosuk peraturan perundangan yang berlaku. dan falsafah yang merupakan nilai – nilai luhur bangsa dan menjadi landasan dalam menyelenggarakan negara. dalam perkembangan zaman modern dewasa ini Undang-Undang Dasar mutlak diperlukan. Kekuasaan negara yang tertiggi ada di tangan MPR 4.cita. Ada kalanya memuat larangan untuk mengubah sifat tertentu dari Undang- Undang Dasar Meskipun Undang-Undang Dasar bukanlah merupakan salah satu syarat untuk berdirinya suatu negara serta penyelenggaraan negara yang baik. Untuk menjamin agar ketentuan Undang-Undang Dasar benar-benar diselenggarakan menurut jiwa dan kata-kata sesuai dengan naskah. Presiden adalah penyelenggaraan pemerintahan negara dibawah Majelis 5. Undang-Undang Dasar sebagai hokum tertinggi harus ditaati baik oleh rakyat maupun oleh alat-alat perlengkapan negara. d. Konstitusi pada Negara Republik Indonesia Konsepsi konstitusi negara RI bersumber pada Undang – Undang Dasar 1945. maka setiap negara membentuk lembaga / badan yang berwenang terhadap Undang-Undang Dasar atau konstitusi. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR 6. Indonesia menggunakan sistem konstitusional 3. Sebagai hukum dasar. Sebab dengan adanya Undang-Undang Dasar baik penguasa negara maupun penguasanya dapat mengetahui aturan atau ketentuan yang pokok atau mendasar mengenai ketatanegaraannya. Undang – undang Dasar Negara republik Indonesia Tahun 1945 sebagai sebuah konstitusi negara kita yang ditetapkan oleh para pendiri negara pada tanggal 18 Agustus 1945 menunjukan bahwa negara Indonesia mengaut konstitusionalisme. Di Indonesia lembaga yang berwenang adalah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang terdiri dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). B. dalam arti luas knstitusi Indonesia didasarkan pada Pancasila yang tercantum pada Pembukaan UUD 1945. Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum 2. cita. konsep negara hukum dan pinsip demokrasi. Undang – undang Dasar 1945 bukan hanya merupakan dokumen hukum. Menteri negara adalah pembantu presiden dan tidak bertanggung jawab kepada DPR . batang tubuh serta penjelasannya.

tertutup dan KKN yang memungkinkan pemerosotan kehidupan nasisonal di berbgai kehidupa nasional. Penegakkan supremasi hukum. Dalam pekrmbangan selanjutnya. Putusan diambi dalam persetujuan sekuran. Selain itu di dalamnya terdapat pasal – pasal yang menimbulkan multi tafsir dan membuka peluang bagi penyelenggaraan negara yang otoriter. Perubahan dilakukan secara bertahap dan sistematis dalam empat kali perubahan yang merupakan satu rangkaian dan satu sistem kesatuan. 7. AMANDEMEN ATAU PERUBAHAN KONSTITUSI Pada awal era reformasai. tuntutan perubahan UUD Republik Indonesia tahun 1945 menjadi kebutuhan bersama bangsa indonesia. Desentralisasi dan hubungan yang adil antar pusat dan daerah 5. Perubahan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang dilakukan MPR merupakan upaya penyempurnaan aturan dasar guna lebih memantapkan usah pencapaian cita – cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945. pemberdayaan rakyat dan penghormatan HAM. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas C. Tuntutan itu antara lain sebagai berikut : 1. berkembang dimasyarakat banyaknya tuntutan yang didesakkan ole berbagai berbagai komponen bangsa termasuk mahasiswa dan pemuda. Mewujudkan kebebasan pers 6. sentralistik. Penhapusan doktrin dwifungsi ABRI 3. Amandemen UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 2.kurangnya 2/3 anggota yang hadir. serta pemberantasan KKN 4. bertahap dan sistematis dalam empat kali perubahan pada empat kali sidang MPR sejak tahun 1999 sampai dengan tahun 2002. Mewujudkan kehidupan demokrasi Tuntutan perubahan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang di gulirkan beberapa kalangan masyarakt dan kekuatan sosial politik didasarkan pada pandangan bahwa UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 belum memuat landasan bagi kehidupan yang demokratis. penghormatan hak asasi manusia. Perubahan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 telah sesuai pasal 3 dan pasal 37 yang emnyatak MPR berwenang mengubah dan menetapkan UUD dan untuk mengubah UUD sekurang – kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR harus hadir. . Kemudian tuntutan itu diwujudkan secara komprehensif.

Menyempurnakan aturan dasar mengenai tatan negara dalam mencapai tujuan nasional yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan memperkokoh NKRI berdasarkan Pancasila 2. perubaha kedua pada sidang tahunan mpr tahun 2000. Tujuan perubahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah untuk : 1. yang penjabarannya dirumuskan dalam . pembentukan lembaga –lembaga negara yang baru untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan bangsa dan tantangan zaman 5. Menyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan konstitusional dan kewajiban negara mewujudkan kesajhteraan sosial. mencerdaskan kehidupan bangsa. Menyempurnakan aturan dasar mengenai kehidupan bernegara dan berbangsa sesuai dengan perkembangan aspirasi. adn perubahan keempat pada sidang tahunan MPR tahun 2002. Hubungan Negara Dengan Konstitusi Berhubungan sangat erat. Menyempurnakan atauran dasar mengenai jamian dan pelaksanaan kedaulatan rakyat serta memperluas partisipasi rakyat agar sesuai dengan perkembngan paham demokrasi 3. kebutuhan serta kepentingan bangsa dan negara Indonesia dewasa in sekaligus mengakomodasi kecendrungan untuk kurun waktu yang akan datang D. Dasar negara memuat norma-norma ideal. sistem saling mengawasi dan saling megimbagi yang lebih ketat dan transparan. Menyempurnakan aturan dasar mengenai penyelenggaraan negara secara demoratis dan modern antara lain melalui pembagian kekuasaan yang lebih tegas. perubahan ketiga pada sidang tahunan MPR tahun 2001. Menyempurnakn aturan dasar mengenai jaminan dan perlindungan hak asasi manusia dan peradaban umat manusia yang sekaligus syarat bagi suatu negara hukum dicita – citakn oleh UUD 1945 4. Melengkapi aturandasr yang sangat penting dalam penyelenggaran negara bagi eksistensi negara dan perjuangan negara mewujudkan demokrasi seperti pengaturan wilayah negara dan pemilihan umum 7. Perubahan pertama dilakukan pada siang umum MPR tahun 1999. menegakkan etika moral dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakt berbangsa dan bernegara sesuai dengan harkat dan martabat kemanuisaan dalam perjuangan mewujudkan negara sejahtera 6. konstitusi lahir merupakan usaha untuk melaksanakan dasar negara.

maka hasil dari persidangan-persidangan tersebut. Soekarno juga menyebutnya dengan istilah Weltanschauung atau pandangan hidup. Seluruh nilai- nilai dan prinsip-prinsip dalam Pembukaan UUD 1945 adalah dasar negara Indonesia. termasuk di dalamnya Pancasila. Pancasila Dan Konstitusi Di Indonesia Dalam pidatonya. yang merupakan Philosofische grondslag dan Weltanschauung bangsa Indonesia. . filsafat. dimana dalam Pembukaan UUD 45 tercantum dasar negara Pancasila. melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan dasar negara. E. Pancasila adalah lima dasar atau lima asas. Soekarno menyebutkan dasar negara sebagai Philosofische grondslag sebagai fondamen. pasal-pasal oleh UUD (Konstitusi) Merupakan satu kesatuan utuh. yaitu Piagam Jakarta yang selanjutnya menjadi dan disebut dengan Pembukaan UUD 1945. pikiran yang sedalam-dalamnya yang diatasnya akan didirikan bangunan negara Indonesia. Jika masalah dasar negara disebutkan oleh Soekarno sebagai Philosofische grondslag ataupun Weltanschauung.

Negara merupakan suatu organisasi di antara sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang secara bersama-sama mendiami suatu wilayah (territorial) tertentu dengan mengakui adanaya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang ada di wilayahnya. Pancasila merupakan filosofische grondslag dan common platforms atau kalimatun sawa. Karena melaksanakan konstitusi pada dasarnya juga melaksanakan dasar negara. BAB III PENUTUP Berdasarkan uraian pada pembahasan. 4. Antara negara dan konstitusi mempunyai hubungan yang sangat erat. dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1. 2. Pancasila sebagai alat yang digunakan untuk mengesahkan suatu kekuasaan dan mengakibatkan Pancasila cenderung menjadi idiologi tertutup. 3. sehingga pancasila bukan sebagai konstitusi melainkan UUD 1945 yang menjadi konstitusi di Indonesia. Konstitusi diartikan sebagai peraturan yang mengatur suatu negara. baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Konstitusi memuat aturan-aturan pokok (fundamental) yang menopang berdirinya suatu negara. .

DAFTAR PUSTAKA Bahari. Palembang Catatan terhadap hasil rumusan amandemen pertama dan kedua UUD 1944. Universitas Sriwijaya. Romzie. 2001 Nasution. 2010. Negara Dan Konstitusi. 2004 (diakses lewat internet) http://www.prince-mienu.com http://www. KRHN.maret. Pendidikan Kewarganegaraan.blogspot. Mirza. dkk.wikipedia.com .