You are on page 1of 8

Fase Menstruasi atau Pendarahan

Fase keluarnya darah haid ini dimulai pada hari pertama menstruasi dan berlangsung sampai
hari ke-5 dari siklus menstruasi. Beberapa sumber menyebutkan bisa berlangsung sampai hari
ke-7 dan ini masih dianggap normal.

Peristiwa berikut terjadi selama fase haid ini:

 Hormon progesteron turun drastis.
 Lapisan rahim luruh dan keluar dalam bentuk darah menstruasi.
 Darah yang keluar sekitar 10 ml sampai 80 ml.
 Pada fase menstruasi ini Anda mungkin mengalami kram perut. Kram ini disebabkan oleh
kontraksi rahim dan otot-otot perut untuk mengusir darah haid.

Selama pekan ini, kondisi fisik berada pada titik terendah, bahkan bisa dikatakan memiliki
energi terendah diantara fase siklus menstruasi lainnya. Oleh sebab itu, wanita cenderung
lemas dan ingin beristirahat.

Meskipun butuh istirahat, namun tiduran saja di kamar juga tidak dianjurkan. Lakukanlah
gerakan ringan seperti berjalan di halaman, melihat pemandangan, dan aktifitas ringan
lainnya. Di samping itu, penuhilah kebutuhan cairan dan asupan makanan, karena pada fase
ini Anda butuh energi ekstra.

# Fase Folikular
Ini disebut fase folikuler karena kelenjar pituitari (hipofisia) melepaskan hormon yang
disebut Follicle Stimulating Hormone (FSH), yang merangsang folikel dalam ovarium untuk
tumbuh menjadi dewasa (matang).

Fase ini juga dimulai dari hari pertama menstruasi, tetapi berlangsung sampai hari ke-13 dari
siklus menstruasi. Peristiwa berikut terjadi selama fase ini:

 Kelenjar hipofisis di otak mengeluarkan hormon FSH yang merangsang sel-sel telur dalam
ovarium untuk tumbuh.
 Salah satu sel telur mulai masak di dalam struktur yang disebut folikel (kantung). Dibutuhkan
13 hari bagi sel telur untuk mencapai kematangan.
 Ketika sel telur matang, folikel mengeluarkan hormon yang merangsang rahim untuk
membentuk lapisan pembuluh darah dan jaringan lunak yang baru disebut endometrium. Ini
merupakan langkah untuk pemulihan dari fase menstruasi yang pertama.

Selain itu, estrogen dan testosteron mulai meningkat selama fase ini. Hal ini akan
memberikan dorongan energi, dan juga dapat meningkatkan mood dan otak. Anda bahkan
mungkin merasa lebih tegas dan berani mengambil risiko. Testosteron merangsang libido
sedangkan estrogen membuat wanita merasa lebih terbuka dan menekan nafsu makannya.

Hal ini menyebabkan dimulainya kembali fase siklus menstruasi berikutnya.# Fase Ovulasi Ovulasi adalah puncak dari semua kerja keras tubuh selama fase menstruasi sebelumnya. Peristiwa berikut terjadi selama fase luteal:  Sel telur dilepaskan selama fase ovulasi tetap di tuba falopi selama 24 jam. bagi yang ada kecendrungan. sakit kepala. Fimbriae adalah struktur berebntuk seperti jari-jari yang terletak di ujung tuba falopi dekat dengan ovarium. Fase luteal dimulai pada hari ke-15 dan berlangsung sampai akhir siklus menstruasi. Plus. Namun. yaitu: Siklus Menstruasi atau Fase Menstruasi . Ba Siklus menstruasi wanita berbeda-beda. Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron. Sikius ini terdiri atas 4 fase. maka datanglah menstruasi berikutnya. gairah seks akan berada di puncak tertinggi! # Fase Luteal Disebut fase luteal karena pada fase menstruasi ini terbentuk korpus luteum pada ovarium yang merupakan bekas folikel setelah ditinggal sel telur. Pada fase ini Estrogen dan testosteron meningkat ke tingkat puncak. namun rata-rata berkisar 28 hari. sehingga meningkatkan efek dari fase folikular. perut kembung. Tak lama lagi dari gejala-gejala ini. Atas perintah otak melalui produksi homron LH (luteinizing hormone) sel telur yang sudah matang akan dilepaskan dari folikel di ovarium ke saluran tuba (tuba fallopi) dan akan bertahan selama 12-24 jam. Hari pertama menstruasi dinyatakan sebagai hari pertama siklus menstruasi. Anda mungkin merasa bahwa Anda terlihat lebih baik dan merasa lebih percaya diri sehingga akan lebih mudah untuk verbalisasi pikiran dan perasaan.  Hormon progesteron yang menyebabkan rahim untuk mempertahankan endometrium akan habis pada akhir siklus menstruasi. pada bagian kedua dari fase menstruasi yang terkahir ini adalah sangat sulit bagi kebanyakan kaum hawa. Sedangkan silia yang merupakan rambut getar yang halus yang depat menghantarkan sel telur menuju ke rahim. sel telur akan hancur. Kejadian ini terjadi pada hari ke-14 dari siklus. Pada fase luteal estrogen dan testosteron akan menurun dan sebagai gantinya tubuh mulai memproduksi progesteron seperti penjelasan di atas. Pasalnya. Ini adalah fase menstruasi yang terkahir. kecemasan dan kemurungan. bisa merasakan gejala PMS seperti keinginan makan karbohidrat tinggi. sehingga Anda berada pada suasana perasaan yang ‘stabil’ setelah ‘menggebu-gebu’ pada fase Ovulasi. sel telur yang dilepaskan tersapu ke tuba falopi oleh silia fimbriae.  Jika sel sperma tidak membuahi sel telur dalam waktu tersebut. Ini adalah hormon anti-kecemasan alami.

1. Apa yang kamu ketahui tentang FSH? FSH singkatan dan folikel stimulating hormon. Fase pra-ovuIasi Fase pra-ovulasi disebut juga dengan fase poliferasi. peristiwa ini disebut ovulasi. Apa yang terjadi pada fase ini? Hormon pembebas gonadotropin yang dikeluarkan hipotalamus akan memacu hipofise untuk mengeluarkan FSH. FSH memacu pematangan folikel dan merangsang folikel untuk mengeluarkan hormon esterogen. Fase menstruasi ini berlangsung kurang lebih 5 hari. Walaupun panjang sikius menstruasi berbeda beda. kemudian hipofise mengeluarkan LH. fase pasca-ovulasi ini selalu sama yaitu 14 hari . 3. sehingga terjadi pendarahan. Darah yang keluar selama menstruasi berkisar antara 50-150 mili liter. Peningkatan kadar esterogen juga menyebabkan serviks untuk mengeluarkan lendir yang bersifat basa. 4. 2.Siklus atau fase mentsruasi antara lain sebagai berikut. Peningkatan kadar esterogen menghambat pengeluaran FSH.. Peningkatan kadar LH merangsang pelepasan oosit sekunder dan folikel. sehingga korpus luteum menghentikan produksi hormone esterogen dan progesteron. Fase ovulasi Jika siklus menstruasi seorang perempuan 28 hari.. Adanya esterogen menyebabkan pembentukan kembaii (poliferasi) dinding endometrium. LH singkatan dan luternizing hormon. Lendir inibenfungsi untuk menetralkan suasana asam pada vagina sehingga mendukung kehidupan sperma. maka ovulasi terjadi pada hari ke 14. Fase pasca ovulasi Fase ini berlangsung selama 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Turunnya kadar esterogen dan progesteron menyebabkan lepasnya ovum dan endometrium yang disertai robek dan luruhnya endometrium. Fase menstruasi Fase menstruasi ini terjadi jika ovum tidak dibuahi sperma.

Fase pra-ovuIasi 3. Diperbanyak : PT. sehingga kadar progesteron dan esterogen menjadi rendah. Selain itu. 1. Periode ini disebut fase luteal. Fase pasca ovulasi Sekian Penjelasan tentang Tahap-tahap menstruasi atau siklus menstruasi. Jika tidak terjadi pembuahan. Jakarta : Pusat Perbukuan. Kesimpulan : Tahap-tahap menstruasi atau siklus menstruasi antara lain. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel de Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. Pustaka Kelana-Jakarta) 05. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Pada saat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid.sebelum menstruasi berikutnya.. Elok Sudibyo. Fase menstruasi 2. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Fase ovulasi 4. Progesteron mendukung kerja esterogen untuk mempertebal dan menumbuhkan pembuluh- pembuluh darah pada endometrium serta mempersiapkan endometrium untuk menerima pelekatan embrio jika terjadi pembuahan atau kehamilan. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Folikel de Graaf (folikel matang) yang telah melepaskan oosit sekunder akan berkerut dan menjadi korpus luteum. Departemen Pendidikan Nasional. Korpus luteum mengeluarkan hormon progesteron dan masih mengeluarkan hormon esterogen namun tidak sebanyak ketika berbentuk folikel. Keadaan ini menyebabkan terjadinya menstruasi demikian seterusnya. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. semoga bermanfaat (Sumber : Mari Belajar IPA. Siklus Menstruasi Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). editor : Eko Supatmawati. korpus luteum akan berubah menjadi korpus albikan yang hanya sedikit mengeluarkan hormon. Saat folikel berkembang menjadi folikel de Graaf yang masak. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan .

.terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. Oleh karena tidak ada progesteron. Siklus Menstruasi Siklus mentruasi ini melibatkan kompleks hipotalamus-hipofisis-ovarium. Gambar 1. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali.

Gambar 2. LH-RH (luteinizing hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH 3. FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH 2. Kompleks Hipotalamus-Hipofisis-Ovarium Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah: 1. PIH (prolactine inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin .

dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Siklus Hormonal Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu: 1. Hormon progesteron dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim) Daur Menstruasi . Masa sekresi. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah 2. Setelah menstruasi berakhir. Gambar 3. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi) 3. Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi.

Masa Subur Masa subur adalah masa dimana akan terjadi kehamilan pada saat fertilisasi. . Pada masa itulah. sel telur yang dihasilkan berada dalam keadaan siap untuk dibuahi.