You are on page 1of 1

Puskesmas Witono Nurwibowo, S.

Kep
Kedungbanteng NIP.196202091987111002
VULVITIS
1. Pengertian SPO
SyokNo. Dokumen :salah satu sindroma kegawatan yang
merupakan
SPO/09/UPY/ /2016 intensif dan agresif. Syok adalah
memerlukanpenanganan
No. Revisi :00
suatuTanggal
sindroma
Terbit multifaktorial
:25 Mei 2016 yang menuju hipoperfusi
Halaman
jaringan :1/2
lokal atau sistemis dan mengakibatkan hipoksia sel
dan disfungsimultipel organ.
2. Tujuan Memberikan tatalaksana yang tepat pada pasien dengan
diagnosa Syok
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kedungbanteng No.445/09/SK/14/I/16
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
Hk.02.02/Menkes/514/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis
Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
5. Prosedur Anamnesis (Subjective)
Keluhan
- Lemas atau dapat tidak sadarkan diri.
- Gejala klinis juga tergantung etiologi penyebabnya,
yang sering terjadi adalah tromboemboli paru,
tamponade jantung, obstruksi arterioventrikuler,
tension pneumotoraks.
- Faktor predisposisi seperti karena infark miokard
antara lain: umur, diabetes melitus, riwayat angina,
gagal jantung kongestif, infark anterior. Tanda awal
iskemi jantung akut yaitu nyeri dada, sesak nafas,
diaforesis, gelisah dan ketakutan, nausea dan vomiting
dan gangguan sirkulasi lanjut menimbulkan berbagai
disfungsi endorgan.
- Riwayat trauma untuk syok karena perdarahan atau
syok neurogenik pada trauma servikal atau high
thoracic spinal cord injury.
- Demam dan riwayat infeksi untuk syok septik.
- Gejala klinis yang timbul setelah kontak dengan
antigen pada syok anafilaktik.
- Syok obstruktif, tampak hampir sama dengan syok
kardiogenik dan hipovolemik.

Hasil Pemeriksaan Fisik dan Penunjang Sederhana


(Objective)
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum:
1. Hipotensi dan penyempitan tekanan denyutan (adalah
tanda hilangnya cairan yang berat dan syok).
2. Hipertermi, normotermi, atau hipotermi dapat terjadi pada
syok. Hipotermia adalah tanda dari hipovolemia berat dan
syok septik.
3. Detak jantung naik, frekuensi nafas naik, kesadaran turun.
4. Produksi urin turun. Produksi urin merupakan penunjuk
awal hipovolemia dan respon ginjal terhadap syok.
5. Gambaran klinis syok kardiogenik tampak sama dengan