You are on page 1of 14

PERISTIWA BALINURAGA LAMPUNG SELATAN

Oleh:

I NYOMAN TEGUH SUJANA PUTRA 1715051011

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
SINGARAJA
2018

petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam melakukan hal-hal yang baik. Akhir kata saya ucapkan terimakasih. KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dalam bentuk maupun isi yang sangat sederhana. semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan saya selaku penyusun dan bagi pembaca saya minta maaf jika terjadi kesalahan. oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Singaraja. Saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Harapan saya. Semoga makalah ini dapat di pergunakan sebagai salah satu acuan. 24 April 2018 Penulis ii . Akhir kata. Tidak lupa juga saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik itu materi maupun pikiranya dalam penyusunan makalah tentang Peristiwa Balinuraga Lampung Selatan. bagi para pembaca semoga makalah ini membantu menambah pengalaman dan pengetahuan tentang “Peristiwa Balinuraga Lampung Selatan” yang kami sajikan.

.................................................................................................................3 Dampak Konflik Bagi Tataran Kehidupan Masyarakat Baik Ekonomi.................................................. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR........... Sosial Budaya.7 BAB III.....................................................2 Resolusi Yang Tepat Untuk Menghadapi dan Menyelesaikan Konflik.1 1.......................................................................................................1 Kesimpulan...............3 1................3 BAB II..............10 3.........................................................................................................................................................................................................................1 1...............................................4 2.......................1 iii ...................4 PEMBAHASAN..4 2.......................................6 2..2 Rumusan Masalah.................................................................3 1...............................................................................................................................................4 Manfaat.................................................................................3 Tujuan.........10 3.................................ii DAFTAR ISI..........1 PENDAHULUAN......iii BAB I.......................................................10 PENUTUP...................................................................2 Saran................................................................................. Pendidikan dan Iptek.................................................................1 Jenis Masalah Yang Timbul dan Penyebabnya...........................................................................................................................................................................1 Latar Belakang..........................................................................................................................................10 DAFTAR PUSTAKA....................

serta penegakan hukum dan pengawasan terhadap ormas yang lemah juga menjadi faktor lain penyebab konflik suku ras agama dan antargolongan (SARA). Konflik tersebut sesungguhnya memiliki akar persoalan yang lebih dalam dari sekadar perseteruan dua kelompok etnis. agama. Berkembangnya paham ideologi lain yang masuk ke lingkungan pendidikan juga potensi merusak keberagaman. Di sinilah pentingnya kita melihat kembali faktor sejarah dan sosiologis di balik konflik. Tentu saja paham ini akan mengancam kesatuan dan persatuan dalam kehidupan bernegara seperti juga contoh konflik antar agama . Hal tersebut merupakan upaya untuk mengklaim bahwa kepercayaan yang dianut merupakan kepercayaan yang paling benar. edukasi dan transmigrasi. Sudah banyak konflik yang timbul akibat dari isu isu sara yang beredar dimasyarakat. SARA (Suku Agama Ras dan Antar golongan) sangat mudah di pancing atau dibesar-besarkan. perubahan itulah yang menjadi salah satu penyebab gesekan antara warga asli dengan pendatang. BAB I PENDAHULUAN 1. Itu dikarenakan di Indonesia minimnya atau kecilnya rasa keBhinekaan atau rasa Nasionalisme. politik etis Belanda meliputi program irigasi. Kurangnya pemahaman terhadap UUD 1945 dan Pancasila yang mengatur kebebasan berkeyakinan dan beragama setiap masyarakat. Setiap tindakan yang melibatkan kekerasan. Di masa lalu. Hal ini mendorong terjadinya proses perubahan demografi. kebangsaan atau kesukuan dan golongan. Beberapa tahun lalu terjadi sebuah bentrokan konflik sara yang melibatkan 2 kelompok suku yaitu warga lokal Lampung selatan dengan warga transmigrasi dari Bali. bentrok antar warga di Lampung Selatan pada 28-29 Oktober 2012 adalah bagian tak terpisahkan dari konflik yang terjadi sebelumnya yang kembali terulang. Paham politik sara menciptakan kebencian antar umat beragama sehingga memicu timbulnya tindakan kekerasan. Konflik sara menjadi sebuah senjata jitu untuk memecah belah paham dan keyakinan yang selama ini diyakini. 1 .1 Latar Belakang Konflik sara adalah peristiwa yang menyangkut berbagai pandangan dan tindakan yang didasarkan pada sentimen identitas yang menyangkut keturunan. Isu sara menjadi senjata utama untuk dapat menciptakan konflik horizontal antar umat beragama. Tindakan sara merupakan sebuah upaya untuk melecehkan satu keyakinan lain yang berbeda dengan keyakinan yang dianut. diskriminasi dan pelecehan yang didasarkan pada identitas diri dan golongan dapat dikatakan sebagai tidakan sara.

Faktor pemicu dalam konteks konflik Lampung Selatan adalah beragam insiden-insiden kecil yang menyulut bara kecemburuan sosial-ekonomi. bergesernya tradisi generasi lama yang berupaya menciptakan harmonisasi hidup bersama menjadi tradisi generasi baru yang lebih mengedepankan cara pandang egosentris sehingga mudah terluka dan marah ketika kelompok atau anggota kelompoknya terganggu. Akar konflik biasanya merupakan ketimpangan-ketimpangan. dan Emiliya Elisa umur 17 tahun warga Desa Negeri Pandan. menjadi wong cilik yang bekerja di beragam sektor ekonomi. Sementara kelompok asli Lampung “hanya” menjadi penonton dari kemajuan pesat perkembangan perekonomian kelompok masyarakat keturunan Bali. Saat itu dua gadis berboncengan sepeda motor melintas jalan raya patok sidoharjo. Kejadian yang bisa dibilang sepele itu seharusnya tidak terjadi.30 WIB. warga Desa Agom. Konflik yang terjadi di Lampung Selatan baru-baru ini melibatkan dua kelompok etnis yang berbeda yaitu kelompok masyarakat setempat yang beretnis Lampung dan kelompok masyarakat pendatang beretnis Bali. Kelompok masyarakat etnis Bali di Lampung Selatan sebagai penguasa sektor ekonomi transportasi dan komunikasi. Kelompok etnis Jawa yang pendatang justru menjadi mayoritas. etnis Lampung sebagai “suku asli” ternyata bukanlah mayoritas dari segi jumlah. ataupun kesenjangan yang terjadi secara mendalam. tidak terlihat dan bahkan seringkali terabaikan. sebagaimana laporan beberapa media. Sebenarnya. Adapun faktor pendorongnya adalah relasi antar masyarakat yang semakin renggang karena bergesernya tradisi hidup bersama menjadi individualistis. terstruktur dan terinternalisasi di dalam tubuh masyarakat. Kecemburuan sosial berbasis ekonomi inilah yang dapat diduga sebagai akar konflik yang ada tersebut. 2 . adalah terbesar kedua di Kabupaten Lampung Selatan. Oleh sebab itu banyak media-media dan peneliti yang giat mengumpulkan informasi dan fakta-fakta yang terjadi. Etnis Bali termasuk minoritas di kalangan masyarakat Lampung Selatan sebagaimana yang ditulis dalam berbagi laporan media mengenai peristiwa tersebut. deprivasi. Banyak versi-versi kronologis yang dikemukakan oleh kedua belah pihak bahkan pemerintah.Terlebih lagi ketika pendatang mengungguli warga asli dalam hal ekonomi. Kejadian yang menewaskan 14 orang itu bermula pada hari Sabtu tanggal 27 Oktober 2012 pukul 17. Kecamatan Kalianda. Kejadian itu diduga karena terjadi pelecehan seksual yang dilakukan pemuda warga Balinuraga terhadap pemudi warga Agom. Kecemburuan sosial dan ekonomi ini memunculkan sikap defensif sebagai “putra daerah”. Kecamatan Kalianda. hal itu dilakukan dikarenakan belum ditemukan titik terang atas kejadian tersebut. kedua gadis tersebut adalah Nurdiyana Dewi umur 18 tahun. kenakalan remaja serta masalah kesalahpahaman di antara warga.

makalah ini memberikan wadah bagi penulis untuk menulis Peristiwa Balinuraga Lampung Selatan. pendidikan dan iptek? 1. 3. Apa jenis masalah yang timbul dan apa penyebabnya? 2. Bagi pembaca.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan rumusan masalah sebagai berikut : 1. sosial budaya.3 Tujuan Dalam membahas materi ini. 2. 3 . Untuk mengetahui Sejauh mana konflik tersebut memberikan dampak bagi tataran kehidupan masyarakat baik ekonomi. Resolusi apa yang tepat untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik tersebut? 3. pendidikan dan iptek. Bagi penulis. adapun tujuan yang didapat berdasarkan rumusan masalah diatas : 1. 1. 1. 3. diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai Peristiwa Balinuraga Lampung Selatan. Sejauh mana konflik tersebut memberikan dampak bagi tataran kehidupan masyarakat baik ekonomi. makalah ini diharapkan mampu memberikan gambaran kepada masyarakat akan pentingnya mengetahui Peristiwa Balinuraga Lampung Selatan.4 Manfaat Adapun manfat yang diharpakan dari makalah ini adalah : 1. Untuk mengetahui Resolusi apa yang tepat untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik. sosial budaya. Bagi masyarakat umum. 2. Untuk mengetahui jenis masalah yang timbul dan apa penyebabnya.

4 . Korban 10 orang warga Balinuraga dan 4 orang warga Agom yang meninggal dunia itu. Lampung Selatan. BAB II PEMBAHASAN 2. sehingga pada pukul 22.00 WIB. Karena pertentangan ini bukan kali pertama melanda Lampung. Kecamatan Way Panji. Sekitar 10 pemuda dengan mengendarai sepeda dari Desa Balinuraga melintas di jalan menuju ke Desa Patok Sidoharjo. Berita itu berkembang dengan isu bahwa gadis itu terjatuh kemudian mengalami pelecehan seksual. Dalam peristiwa tersebut warga suku Bali memberikan pertolongan terhadap Nurdiana Dewi dan Eni. Akibat penyerangan tersebut 1 kios obat-obatan pertanian dan kelontongan terbakar milik Made Sunarya. rombongan ini menyerempet pengendara motor yang dinaiki oleh dua perempuan yang berasal dari Desa Agom. Dari arah berlawanan. Lalu rumah pemuda itu di bakar. Banyak versi yang mencuat setelah konflik terjadi. Keluarga gadis yang tidak terima kemudian mendatangi pemuda Agom yang dituduh telah berbuat tidak senonoh. seharusnya dapat dideteksi sejak awal. Hal tersebut membuat emosi warga Desa Agom memuncak. Bentrok warga antardesa yang memakan korban jiwa serta harta benda kembali terjadi di Kabupaten Lampung Selatan. Pemuda Agom tidak mengaku. Kali ini terjadi bentrok atau kerusuhan antar desa yang terjadi di Lampung bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa dan beberapa rumah di bakar. jumlah korban tewas lebih banyak lagi. versi lain. Konflik di Desa Balinuraga Lampung Selatan. Kronologi konflik ini peneliti kumpulkan dari para informan yang menjadi korban dan saksi mata kejadian konflik Desa Balinuraga Oktober lalu. Indonesia kembali didera berita kurang mengenakan. Ribuan warga terlibat penyerangan dan pembakaran rumah di Desa Balinuraga.00 WIB warga suku Lampung berkumpul sebanyak 500 orang di pasar patok Sidoharjo melakukan penyerangan ke pemukiman warga suku Bali di Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji.1 Jenis Masalah Yang Timbul dan Penyebabnya Kronologi konflik Balinuraga sangat beragam. namun warga suku Lampung lainnya memprovokasi bahwa warga suku Bali telah melakukan pelecehan seksual kepada Nurdiana Dewi dan Eni. bermula dari kenakalan iseng sekelompok anak muda Balinuraga sabtu 27 Oktober 2012 pukul 17. Konflik yang mengakibatkan setidaknya 14 orang tewas (sesuai data resmi pihak kepolisian). Terjadi kecelakaan lalu-lintas di jalan lintas Way Arong Desa Patok Sidoharjo Lampung Selatan antara sepeda ontel yang dikendarai oleh pemuda suku Bali yang mengalami kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai kedua gadis yang berasal dari Desa Agom. Diduga bentrok di lampung disebabkan permasalahan yang berawal dari pelecehan.

serta ratusan rumah dibakar masa dan puluhan kendaraan juga dirusak termasuk milik aparat. Suasana Desa Balinuraga mencekam. walaupun akhirnya sangat riskan bila dikatakan perang antar suku. Puncak konflik terjadi pada hari senin. disaat puluhan ribu masa warga lampung menyerang secara serentak Desa Balinuraga. Sungguh disayangkan terjadinya perang antar warga kampung ini. ratusan rumah terbakar dan dirusak. Ramli Bin Yahya. Syamsudin. Massa melampiaskan emosi dengan merusak dan membakar apa saja yang mereka temui. Pada pukul 09. dan personel marinir TNI-AL Brigif-3 Piabung. Marhadan Bin Syamsi Nur dan Alwi Bin Solihin. yang mengakibatkan korban jiwa meninggal 10 orang dari warga masyarakat Bali. Sebanyak lima kompi personel pengamanan gabungan berjaga di lokasi bentrokan untuk tindakan antisipasi waktu terjadi konflik. Massa tersebut 5 . dibantu personel TNI- AD dari Korem 043 Garuda Hitam. sedangkan terdapat 5 (lima) orang warga yang mengalami luka-luka terkena senjata tajam dan senapan angin masing-masing: An. Dengan jatuhnya korban meninggal masa yang berasal dari Desa Agom akhirnya mundur meninggalkan Desa Balinuraga. Kecamatan Way Panji.00 WIB. personil kepolisian dan TNI yang berjaga tidak dapat mencegah terjadinya bentrokan. untuk mengantisipasi kemungkinan bentrok susulan. Aparat terus berjaga sampai situasi di lokasi bentrokan benar-benar kondusif. sejumlah rumah warga hangus dibakar massa. Bentrok tak dapat dihindari. Polda Lampung.30 WIB terjadi bentrok masa suku Lampung dan masa suku Bali di Desa Sidoreno Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan. Ekskalasi masa yang sangat besar kemudian melakukan penyerangan dan pengerusakan terhadap pemukiman warga masyarakat Bali yang ada di Desa Balinuraga. Puluhan personel TNI berjaga-jaga di jalur masuk menuju Desa Balinuraga. Ipul. Kapolres Lampung Selatan AKBP Tatar Nugraha menyatakan bahwa pihak kepolisian masih menjaga ketat lokasi bentrokan antarwarga di sekitar Desa Sidoreno. Korban yang tewas mendapatkan luka tembak dan luka bacokan senjata tajam. Perang antar warga kampung yang terjadi di Desa Balinuraga Kabupaten Lampung Selatan menimbulkan banyak korban jiwa tewas serta luka-luka. Pada hari Minggu tanggal 28 Oktober 2012 pukul 01. Akibat kejadian tersebut 3 (tiga) orang meninggal dunia masing-masing bernama: Yahya Bin Abdul Lalung. Bentrokan tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa yang berasal dari masa yang menyerang. Namun para personel TNI tersebut tidak mampu menghalau massa yang berjumlah ribuan dan hendak menyerbu ke Desa Balinuraga. Masa dari warga suku Lampung berjumlah sekitar 300 orang melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah milik Wayan Diase. Warga Balinuraga sudah mempersiapkan diri akan mendapatkan serangan. Aparat kepolisian yang berjaga itu terdiri personel pengendalian massa (Dalmas) dari Polres Lampung Selatan. Suku yang berseteru tersebut adalah suku lokal Lampung dengan Suku Bali yang datang ke Lampung Selatan merupakan pendatang karena program transmigrasi. dan Mukmin Sidik.

Made Tedi (14 tahun). Ny. Pan Malini alias Nyoman Sukarna (60 tahun). saling bergaul langsung secara internsif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan- 6 . pedang. Warga Desa Balinuraga yang meninggal dunia akibat pertikaian antardesa hari senin 29 Oktober 2013 tersebut yakni: Rusnadi alian Made Patis (55 tahun). Banyak pintu masuk dan jalan tikus menuju desa itu. dan belasan rumah rusak. Polisi terkonsentrasi di jalur utama masuk desa.2 Resolusi Yang Tepat Untuk Menghadapi dan Menyelesaikan Konflik Sebuah kebiadapan nyata diperadaban modern. Sebagian korban tersebut ada yang terkena senjata api karena yang dibawa oleh warga Desa Sidoreno. Sembilan jasat warga yang telah meninggal dunia tersebut telah dilakukan prosesi ngaben. ada 7 orang warga Balinuraga yang harus dirawat di Rumah Sakit Abdoel Moeloek Bandar Lampung. Kecamatan Way Panji itu. golok. Satu korban lagi belum diketahui. Waypanji saat diserang oleh warga gabungan dari Kecamatan Kalianda. Berbagai senjata tajam dari mulai parang. dari satu bangsa yang terkenal akan keramahannya.bergerak menuju ke Desa Balinuraga dengan cara berjalan kaki dan memeriksa setiap rumah-rumah warga yang sudah ditinggalkan penghuninya. Asimilasi warga kurang terbentuk sehingga ketika ada insiden kecil sentimen harga diri kesukuan dengan mudahnya terlukai. dan Ramli (51 tahun). Terat Ratminingsih alias Wayan Paing (56 tahun). Wayan (27 tahun). sebanyak t 14 orang tewas.703 warga Balinuraga dan Sidoreno diungsikan ke Sekolah Polisi Negara di Kemiling Bandar Lampung. Selain 10 orang warga meninggal. Ketut Suwanti (50 tahun). Ny. desa-desa yang ada sangat kental ekslusivisme ke sukuannya. Kebiadaban dan Kebrutalan yang dipicu oleh provokasi dan isu-isu negatif yang diarahkan kepada satu komunitas masyarakat yang bahkan tidak sama sekali melakukan tindakan yang melanggar hukum atau mengancam masyarakat lainnya. Wayan Kare (60 tahun). Sementara ribuan orang sudah mengepung desa itu. Desa Agom dihuni suku Lampung sementara Desa Balinuraga di dominasi suku Bali. Akibat bentrokan antarwarga beberapa desa di Kecamatan Kalianda dengan warga Desa Balinuraga. malam itu juga aparat keamanan mengevakuasi warga Desa Balinuraga. Mereka adalah Devina (20 hari). Ketut Buder (65 tahun). Setelah penyerang pergi dan merasa menang karna telah memporakporandakan Desa Balinuraga. Made (1 bulan). Ketut Nur H (15 tahun). 2. Asimilasi adalah proses sosial yang timbul bila ada golongan- golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda. Pan Ladri alias Ketut Parta (60 tahun). celurit bahkan senjata senapan angin tidak mampu dibendung oleh anggota Brimob yang jumlahnya lebih sedikit dari jumlah ribuan massa. empat luka berat. Melihat konfigurasi sosial suku di pedesaan Lampung. Sebanyak 1.

Akulturasi berupa perkawinan antara etnis ulun (asli) Lampung dengan keturunan Bali pernah ada di Balinuraga. berbasis organisasi ekonomi skala besar. Pendidikan dan Iptek a. dengan strategi dan cara otoritatif. Tidak cuman itu pada Puncak konflik terjadi pada hari senin. Warga dari Balinuraga mengalami kerugian yang lumayan besar karena aset dagangan obat-obatan pertanian dan warung klontongannya dibakar oleh warga Agom. Pencapaian perdamaian di balinuraga Lampung Selatan dapat dilakukan terutama dengan mengingat sejarah manis hubungan kedua belah pihak di masa lalu (bukan romantisme sejarah) sebagai sebuah alat peretas dikotomi yang ada hari ini yang kemudian dijadikan sebagai alat perekat kebangsaan yang mulai sedikit bergeser di wilayah tersebut. Untuk menghadapi masalah konflik yang terjadi adalah disini pemerintah berperan sangat penting. Kondisi tak terbentuk di Lampung dan inilah mengapa kasus gadis jatuh dari sepeda bisa berkembang menjadi konflkyang besar. memperlunak praktik dan penentuan kebijakan pembangunan yang selama ini dijalankan secara keras. itu dikarenakan pemerintah sebagai penengah harus bisa merangkul kedua belah pihak untuk berdamai. Dampak dari segi Ekonomi Dampak dari peristiwa Balinuraga tersebut sangat mempengaruhi ekonomi warga yang terlibat dan warga yang ada disekitaran kejadian peristiwa tersebut. Yang dibutuhkan kemudian oleh masyarakat adalah sebuah pembangunan yang mengedepankan pendekatan rasa persatuan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada semangat perdamaian dan berlandaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang bertujuan untuk memperlembut.kebudayaan tadi masing-masing berubah wujudnya menjadi kebudayaan campuran. disaat puluhan ribu masa warga lampung menyerang secara serentak Desa Balinuraga. disertai tekanan politik. Dimana kerusuhan bernuansa etnis tidak pernah terjadi pada masa lalu di wilayah tersebut. Hubungan simbiosis antara warga Lampung dan keturunan Bali misalnya tercermin dalam jual beli janur untuk kebutuhan hari raya 2. Ekskalasi masa yang sangat besar kemudian melakukan penyerangan dan 7 . Sosial Budaya. mengabaikan kekuasaan berdimensi moral-kultural.3 Dampak Konflik Bagi Tataran Kehidupan Masyarakat Baik Ekonomi. dan mengabaikan dimensi kebutuhan dan hak dasar manusia sehingga menimbulkan kerusakan dan kekerasan. baik terhadap lingkungan alam maupun komunitas manusia.

golok. tidak mampu dibendung anggota Brimob yang jumlahnya kalah banyak dibanding jumlah massa. Massa yang membawa senjata tajam dari mulai parang. kendaraan yang di gunakan perempuan Lampung terjatuh. saling bergaul langsung secara internsif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan-kebudayaan tadi masing-masing berubah wujudnya menjadi kebudayaan campuran. b. Hubungan sosial suku di pedesaan Lampung. Asimilasi warga kurang terbentuk sehingga ketika ada insiden kecil sentimen harga diri kesukuan dengan mudahnya terlukai. pemuda Bali tersebut 8 . pedang. Bahkan massa juga memblokir jalur lintas tengah Sumatera di antara dua desa tersebut sehingga membuat lalu lintas macet total. clurit. Dilihat dari pemicunya saja melibatkan pemuda yaitu dengan maksud untuk berkenalan. Saat terjatuh. Desa Agom dihuni suku Lampung sementara Desa Balinuraga di dominasi suku Bali. Banyak rumah yang rata dengan tanah dilalap api. bahkan senapan angin itu. Desa Balinuraga saat itu sudah ditinggalkan penghuninya menyelamatkan diri. Tentu dampak dari penyerangan tersebut warga Balinuraga mengalami kerugian yang sangat amat banyak. Dampak dari segi Pendidikan dan Iptek Dari segi pendidikan dan iptek tentu sangat berpengaruh karena anak-anak dan pemuda terlibat didalam peristiwa tersebut. Suasana Desa Balinuraga mencekam. Dampak dari segi Sosial Budaya Dari segi sosial budaya tidak terlalu dipengaruhi.pengerusakan terhadap pemukiman warga masyarakat Bali yang ada di Desa Balinuraga. c. Asimilasi adalah proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda. desa-desa yang ada sangat kental ekslusivisme ke sukuannya. saat pemuda Bali berusaha mendekati perempuan tersebut untuk berkenalan. Massa melampiaskan emosi dengan merusak dan membakar apa saja yang mereka temui. Kondisi tak terbentuk di Lampung dan inilah mengapa kasus gadis jatuh dari sepeda bisa berkembang menjadi konflik yang besar. itu disebabkan karena sebelum kejadiannya hubungan sosial budaya antar 2 kelompok warga tersebut memang agak renggang. ratusan rumah terbakar dan dirusak. yang mengakibatkan korban jiwa meninggal 10 orang dari warga masyarakat Bali. sejumlah rumah warga hangus dibakar massa.

BAB III PENUTUP 9 . Kemajuan teknologi sudah memberikan dampak negatif bagi perkembangan dan pertumbuhan warga masyarakat Indonesia.berusaha menolong untuk membangunkan dengan mengangkat perempuan tersebut untuk mengajaknya berobat. Khususnya pendidikan disekitaran wilayah peristiwa tersebut akan terhambat itu dikarenakan sekolah-sekolah akan diliburkan karena banyak warga yang mengungsi dan tidak berani dating ke wilayah tersebut. Dari kejadian itu sudah dapat diambil kesimpulan bahwa pendidikan dan iptek sangat dipengaruhi karena sudah menyangkut pelecehan seksual. ada yang meneriakinya pelecehan seksual. Namun ketika pemuda tersebut mengangkat korban yang terjatuh. banyak berita-berita hoax yang ditimbulkan.

Bentrok warga antardesa yang memakan korban jiwa serta harta benda kembali terjadi di Kabupaten Lampung Selatan.1 Kesimpulan Kronologi konflik Balinuraga sangat beragam. menjalin kerja sama ekonomi yang baik dan saling menguntungkan. Konflik di Desa Balinuraga Lampung Selatan. Karena pertentangan ini bukan kali pertama melanda Lampung. sosial budaya. 3. Dan bagi masyarakat- masyarakat yang lain marilah kita jalin persaudaraan antar warga bangsa Negara Indonesia. Konflik yang mengakibatkan setidaknya 14 orang tewas (sesuai data resmi pihak kepolisian).00 WIB. Ribuan warga terlibat penyerangan dan pembakaran rumah di Desa Balinuraga. jumlah korban tewas lebih banyak lagi. Untuk menghadapi masalah konflik yang terjadi adalah disini pemerintah berperan sangat penting. kita adalah satu kesatuan satu idiologi satu tujuan dan satu kekuatan Bhineka Tunggal Ika. dan mispersepsi di antara masyarakat.2 Saran Bagi warga yang bertikai agar lebih menjalin komunikasi yang baik. Kecamatan Way Panji. versi lain. 10 . itu dikarenakan pemerintah sebagai penengah harus bisa merangkul kedua belah pihak untuk berdamai. Dampaknya ini condong mempengaruhi genesai-genesai penurnya hal itu karena para generasi muda akan berkaca pada kejadian-kejadian terdahulunya. Korban 10 orang warga Balinuraga dan 4 orang warga Agom yang meninggal dunia itu. Diduga bentrok di lampung disebabkan permasalahan yang berawal dari pelecehan. kesalahpahaman. seharusnya dapat dideteksi sejak awal.3. bermula dari kenakalan iseng sekelompok anak muda Balinuraga sabtu 27 Oktober 2012 pukul 17. pendidikan dan iptek. Dampak yang ditimbukan dari terjadinya peristiwa ini juga tidak sedikit mulai dari segi ekonomi. Banyak versi yang mencuat setelah konflik terjadi. Lampung Selatan. Sehingga kemajuan bisa dirasakan kedua belah pihak dengan mengurangi isu-isu yang menimbulkan prasangka. Yang dibutuhkan kemudian oleh masyarakat adalah sebuah pembangunan yang mengedepankan pendekatan rasa persatuan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada semangat perdamaian dan berlandaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. menyelidiki permasalahan secara komprehensif bila terdapat permasalahan sehingga terdapat keseimbangan informasi yang menutup peluang hadirnya provokator yang memperkeruh konflik yang ada.

html . 2013 “Tri Hita Karana” Diperoleh 8 April 2018 dari https://ikadekartajaya. Pande . Ikadek .co. 2012 “Tri Hita Karana di Bali” Diperoleh 8 April 2018 dari http://goesokaa.id/2012/12/tri-hita-karana-di-bali.id/2011/12/tri-hita-karana-dalam- pendidikan-di.com/2013/09/10/tri-hita-karana/ Oka. DAFTAR PUSTAKA Agus.blogspot.co.wordpress.blogspot.html Artajaya. Goes. 2011 “Tri Hita Karana dalam pendidikan” Diperoleh 8 April 2018 dari http://pande-agus.