You are on page 1of 2

Pelaksanaan Pemanggilan

1. Pemanggilan harus dilakukan dengan cara:
- surat panggilan ditujukan kepada seseorang melalui surat panggilan kepada yang
bersangkutan;
- penentuan waktu dan tempat pemeriksaan serta keterangan singkat tentang
perkara yang sedang dilakukan penyidikan;
- surat panggilan dilengkapi dengan nomor telepon atau alamat email petugas guna
mengantisipasi apabila seseorang tidak bisa hadir pada waktu yang telah ditentukan;

2. Pada pembuatan surat panggilan harus memuat :
- dasar pemanggilan;
- alasan pemanggilan terkait dengan tindak pidana dan pasalnya;
- status yang dipanggil (saksi, tersangka atau ahli);
- waktu dan tempat pemeriksaan;
- ditandatangani oleh Penyidik atau atasan penyidik selaku penyidik;
- identitas penyidik yang akan melakukan pemeriksaan
3. Waktu pemanggilan diperkirakan 3 hari setelah surat panggilan diterima oleh
pihak yang dipanggil.
4. terhadap pemanggilan ahli dapat dilakukan melalui pimpinan Instansi dimana
ahli yang bersangkutan bertugas atau dapat langsung ditujukan kepada ahli
yang bersangkutan.

Tahap pengiriman
- surat panggilan diantar oleh penyidik/penyidik pembantu/via kurir dengan
membubuhkan tanda terima dalam rangkap surat panggilan;
- apabila pihak yang dipanggil tidak berada di tempat, surat panggilan diberikan
kepada keluarga, pejabat RT/RW, pejabat Desa, Kelurahan setempat atau
penasehat hukumnya dengan tetap membubuhkan tanda terima;
- apabila pihak yang dipanggil tidak mau menerima surat panggilan, diberikan
penjelasan tentang kewajiban memenuhi panggilan sebagaimana pasal 216
KUHAP;
- apabila pihak yang dipanggil tetap tidak mau menerima, surat panggilan
diberikan kepada keluarga, pejabat RT/RW, pejabat Desa, Kelurahan
setempat atau penasehat hukumnya dengan tetap membubuhkan tanda
terima dan diberikan catatan bahwa pihak yang dipanggil tidak mau
menerima;
- surat panggilan dapat dikirim melalui pos tercatat atau khusus atau jasa
pengiriman lainnya;
- pemanggilan terhadap saksi dan ahli dapat dilakukan melalui sarana
komunikasi lainnya (faks, telepon, email dll) berdasarkan kesepakatan antara
petugas dengan pihak yang dipanggil, selanjutnya secara administratip surat
panggilan diberikan pada saat pemeriksaan dilakukan.
- dalam pemanggilan perlu dilakukan kontrol terhadap pelaksanaan
pemanggilan oleh atas penyidik dan atau pengawas penyidik;
- apabila surat panggilan yang dikirim melalui pos atau jasa pengiriman lainnya
tidak sampai dan surat kembali perlu dilakukan pengecekan kembali alamat
yang bersangkutan atau penyidik berkoordinasi dengan penyidik setempat
sesuai alamat pihak yang dipanggil;

apabila alamat pihak yang dipanggil tidak ditemukan maka penyidik meminta pengesahan dari kepala lingkungan setempat.. .