You are on page 1of 11

RANGKUMAN TANYA JAWAB TENTANG HUKUM MARITIM

Hukum adalah :
himpunan peraturan2 yg bersifat memaksa yg mengurus tata tertib suatu lingkungan
masyarakat.
Sumber hukum adalah :
segala sesuatu dari mana orang dpt mengenal bermacam-macam peraturan yg berlaku di
dalam masyarakat & oleh umum dianggap sbg hokum yg pada hakekatnya merupakan
peraturan2 yg mempunyai kekuatan hokum.
Hukum privat adalah :
hukum yg mengatur hubungan2 antara orang yg satu dengan orang yg lain dng menitik
beratkan kepentingan perseorangan.
Hukum publik adalah :
hukum yg mengatur hubungan antara negara dng alat2 perlengkapannya, negara dng
perseorangan dan negara dng negara.
Pencemaran laut adalah :
tercampurnya/terkontaminasinya air laut dng buangan barang2 atau campuran cairan
beracun dan berbahaya.
Dumping adalah :
pembuangan sisa2 bahan terpakai dan tidak diperlukan lagi ke laut.
ISM-Code dimasukkan dlm Solas dng Resolusi no.A-741(18) bulan Nopember 1993 pada
bab IX (chapter IX).
Implikasi dimasukkannya ISM-Code ke dalam Solas adalah :
dengan dipicunya kejadian tenggelamnya kapal penumpang Ro-ro Ferry HERALD OF FREE
ENTER PRIZE di pelabuhan Zee brugge Belgia beberapa menit setelah lepas dermaga pada
bulan Maret 1987 yang menimbulkan korban 188 jiwa.
Tujuan pokok ISM-Code adalah :
 meningkatkan keselamatan di laut.
 Pencegahan pencemaran (polusi) lingkungan,khususnya lingkungan laut.
Laut Teritorial adalah :
laut yg berbatasan dng negara pantai yg diukur dari garis pangkal selebar 12 mil
Yg dimaksud dng batas territorial adalah :
batas yg diukur dari pantai terluar sejaut 12 mil laut.
Tugas perusahaan pelayaran yg berkaitan dng pelaksanaan STCW 7 amandemen 95 yg
berkaitan dg persyaratan pelaut dan Nakhoda.
Nakhoda :
 Mempunyai kemampuan sbg pimpinan & memberikan perintah.
 Memahami benar sms perusahaan.
 Diberi dukungan sepenuhnya sehingga tugas & tanggung jawabnya dpt terlaksana dg baik.
Awak kapal :
 Setiap kapal hrs diawaki oleh orang2 yg mempunyai kemampuan & terlatih.
 Memiliki sertifikat sesuai ketentuan nasional kapal niaga STCW 1995
Sertifikat yg berkaitan dng kapal yg dikeluarkan berdasarkan SOLAS 74 adalah :
- International Tonnage Certificate.
- International Load Line Certificate.
- Certificate Of Nationality.
- Cargo Ship Safety Construction Certificate.
- Cargo Ship Safety Equipment Certificate.
Jenis charter kapal meliputi :
1) Time charter. 2)Voyage charter. 3)Demise charter.
Dalam percharteran kapal dikenal istilah :
 Lay days : adalah tanggal atau hari-hari yg ditetapkan utk kapal diserahkan dari owner
kepada pencharter.
 Canceling date : adalah tanggal atau hari yg ditetapkan sebagai batas akhir kapal/Nakhoda
melapor kepada pencharter.

Salah satu sifat utama dari hukum maritime :
 Keterpadatan menyangkut kepentingan perorangan.
 Publik  menyangkut kepentingan umum.
Contoh hokum maritime publik : penentuan laut wilayah, zone tambahan & ZEE.
Contoh hokum keterpadatan maritime :Perjanjian2 pengangkutan, menyeberang dng kapal
laut niaga.

1

C/E .Konvensi hokum laut (1) 1958 (2) 1960 Lebar laut wilayah = 12 mil laut diukur dari daratan yang terluar.ATT V  diatur sendiri. Alur2 di dlm laut wilayah yg diadakan utk perlintasan kapal2 asing adalah Selat-selat.  Pengeringan/perbaikan.  Mutasi diantara awak kapal. Utk kapal-kapal manakah yg terkena ketentuan-ketentuan konvensi tsb? Utk semua kapal yang berlayar.ANT IV  Reg.  Kecelakaan/kerusakan yg dialami.ANT II  Reg. 2 . Utk pelayaran manakah berlaku ketentuan konvensi tsb? Utk pelayaran kelas A1. Di bagian muka buku harian kapal harus terdapat penunjuk halaman. Ketentuan2 STCW 1978 berlaku untuk kapal-kapal :  Kapal Tanker ≥ 500 GRT  Kapal Cargo ≥ 3000 GRT Susunan Penggolongan pengawakan berdasarkan sertifikat yg ditetapkan konvensi STCW 1978 / 1995 : . Keterkaitan Nakhoda dng kelaikan kapal adalah : Menurut pasal 343 KUHD.  Pembukaan/penutupan pintu-pintu kedap air. tingkap-tingkap.  UU no. Dalam pendaftaran kapal Indonesia menganut system tertutup. Jumlah Bab yg merupakan penjabaran dari persyaratan2 teknis konvensi SOLAS 1974 = 11 Bab. maksud & dasarnya adalah : System pendaftaran kapal dimana kapal yg didaftarkan disuatu negara hanya kapal-kapal yg dimiliki oleh warga negaranya atau badan hukum yg didirikan berdasarkan hukum negaranya & berkedudukan di negaranya. Yg dimaksud dengan anak buah kapal adalah : Mereka yg namanya tercantum dalam sijil awak kapal. .ATT I  Reg. selain itu sebagai wakil dari perusahaan kapal & pemilik muatan. 2/E . I i / 2.ATT II  Reg. A3 a. I ii / 1 . A2. yg menyebutkan adanya keterangan mengenai :  Kelahiran & kematian di kapal. 500 – 3000 GRT .ANT V  diatur sendiri. . 2. I i / 1 & I i / 3 NCV . I i / 3 NVC . Yg merupakan sumber dari ISM-Code adalah Bab.  Catatan tentang jumlah pekerja muatan.ANT III  Reg. Pemberlakuan SOLAS 1974 : 1. Lebar landas kontinen :  Jarak sampai 200 mil laut jika ketepian luar kontinen tdk mencapai jarak 200 mil. Lebar ZEE = 200 mil laut diukur dari daratan yang terluar.4 Prp th 1960 tentang perairan Indonesia.ANT I  Reg.  Perangkat telegrap radio.  Pemuatan muatan berbahaya. Yg dimaksud dengan Perwira kapal adalah : Mereka yg oleh sijil awak kapal diberikan tingkat sebagai perwira. Dasar : UU No. Satuan ukuran yang berlaku menurut tonnage measurement 1969 adalah GRT Yg dimaksud dng Nakhoda adalah : Nakhoda sebagai pemimpin & pemegang kekuasaan tertinggi diatas kapal. I ii / 2. 2 Konvensi International :  UNCLOS 82. sanggup melaksanakan perjalanan di maksudkan bahwa kapal laik laut & itu merupakan tanggung jawab Nakhoda sebelum berlayar utk memeriksanya. > 3000 GRT . Yg dimaksud dng Rating adalah : Awak kapal selain perwira & Nakhoda.21 th 1992 pasal 46. 2 Perangkat hukum maritime menurut per-undang2 an Indonesia :  KUHD pasal 309 tentang kapal.  Atau kelanjutan alamiah wilayah daratan dibawah laut hingga tepian luar kontinen yg lebarnya tidak boleh melebihi 350 mil laut yg diukur dari garis dasar laut yg merupakan kelanjutan dari wilayah daratan. b.  Latihan-latihan berkala. I i / 2. I ii / 3 . I ii / 2.ATT III  Reg.ATT IV  Reg.IX yaitu Management for the safe operation of ship. Nakhoda tdk boleh menempuh suatu perjalanan kecuali apabila kapal yg sanggup melaksanakan perjalanan itu & telah diperlengkapi & diawaki secukupnya.

 Statement by owner.  Status hukum kapal Kedaulatan yg dimiliki oleh sebuah Negara Pantai di : Laut Wilayah :  Ketentuan ttg menangkap ikan dilingkungan maritime  Larangan berlabuh di lingkungan maritime tanpa alasan  Wewenang penegakan dan pengawasan kepada KSAL.wilayah Negara pantai. Panama.  Pencemaran minyak . penangkapan ikan dan kegiatan lain yang tidak ada hubungannya dengan Pelayaran.  Safety certificate / prevention pollution certificate. mendaratkan perlengkapan militer . bea cukai.  Proof of owner certificate (bukti pemilikan kapal).  Hal2 yg ditindak oleh Negara dan Zona tambahan :  Membawa muatan tdk dengan dokumen  Membawa penumpang gelap  Menindak pelanggaran atas peraturan pelanggaran tsb. menggunakan senjata .  Pencegahan pencemaran perairan dari kapal. menyelundup . Yg dimaksud dng pendaftaran kapal system terbuka adalah : Dimana kapal yg didaftarkan di suatu negara tidak harus dimiliki oleh warga negaranya & tidak harus berkedudukan di negara tersebut yg dikenal sebagai Flag Convenience. Contoh : Liberia.Hak berdaulat untuk melakukan explorasi dan exploitasi dan pengelolaan sumber daya hayati dari dasar laut dan tanah dibawahnya serta diatasya. propagandaTerhadap keamanan.Kewajiban memberikan kesempatan kepada Negara yg tdk mempunyai laut turut memamfaatkan surflus dari jumlah tangkapan ikan yg diperbolehkan. Zona tambahan :  Pencegahan pelanggaran terhadap perundangan.  Penelitian laut  Kelestarian lingkungan laut .keamanan kpl perang. Document & sertifikat yg wajib dilampirkan dalam pendaftaran kapal adalah :  Tonnage measurement certificate (surat ukur kapal). Jelaskan apa yang dimaksud dengan RIGHT OF INNOCENT PASSAGE dan syarat – syarat apa saja yg harus dipenuhi utk dapat melaksanakannya :  Tdk boleh melakukan tindakan – tindakan . Bermusuhan : mengancam kedaulatan .keimigrasian dan kesehatan yg berlaku di wilayah darat dan ke laut. . Yang dimaksud dgn GENERAL AVERAGE dan contohnya : Penanggungan bersam demi penyelamatan kapal/ barang dari suatu bahaya umum (Act Of Man) Contoh : Sebuah kpl terbakar Zona Ekonomi Exklusif : .  Pemuatan. secara terus menerus sampai batas laut wilayah Negara lain. meluncurkan peswat terbang . dgn seolah – olah dilakukan di wilayah darat dan laut territorial Negara pantai.Yuridiksi yg berhubungan dgn :  Pembuatan pulau buatan instalasi dan bangunan lainnya. Singapore. Persyaratan utk kapal dinyatakan laik laut berdasarkan UU No. 3 .  Pengawakan. memata matai .  Kesehatan & kesejahteraan awak kapal & penumpang. granting for Nationality.Nakhoda kpd dijenla  Pengerjaan terhadap kapal asing karena tindak pidana/ melakukan kejahatan di lingkungan laut wilayah RI.21 th 1992 :  Keselamatan kapal (Ship safety).  Statement by owner that the ship is not registered a broad.fiscal.

Yg dimaksud dgn Designed Person Ashore (DPA) dan tugas2nya : (Personil atau seseorang atau orang2) di darat yg ditunjuk dan memiliki kemudahan utk dpt menyelenggarakan hubungan langsung antara kpl dgn Manegement puncak perusahaan. Manakah yg mempunyai kekuatan hokum antara Buku Harian Kapal dan Note Of Protest yg mempunyai kekuatan hokum lebih kuat adalah Buku Harian Kapal. Yang dimaksud dgn Note Of Protest atau (kisah kapal) adalah : Berita acara yg dibuat oleh Syahbandar dan notaris atas permintaan Nakhoda tentang kejadian selama dalam pelayaran yg dapat menimbulkan tuntutan ganti rugi dari pihak lain dibuat berdasarkan apa yg tertulis dalam buku harian kapal yg menandatangani adalah Perwira jaga dan Nakhoda kapal. INSUBLE INTEREST Bahwa tertangung wajib mempunyai kepentingan thd barang yg diasuransikan 2.Perusahaan pelayaran bertanggung jawab sbg pengangkut sesuai peraturan perundang – undangan yg berlaku atau persyaratan perjanjian pengangkutan atau kelaziman yg berlaku dalam bidang pelayaran.  Jika semua sertifikat masih berlaku dan kesan umum PSCO serta Observasi yg nampak di kapal memastikan bahwa suatu pemeliharaan kpl terlihat baik maka pada umumnya akan membatasi pemeriksaan dan hanya mengisi Form A dan jika dijumpai adanya suatu kekurangan dgn mengisi Form B. apabila terjadi pelanggaran bea cukai serta peraturan kepelabuhan. Tugas :  Menjamin keselamatan operasi setiap kpl dgn tersedianya sesuatu hubungan antara perusahaan dgn personil yg ada di atas kpl. PRINSIPLE OF INDEMNITY Bahwa tertanggung hanya memperoleh ganti Rugi sebesar nilai kerugian 2 yang benar 2 dialami. dalam hal-hal dimana tersangkut orang-orang bukan pelayaran. karena NOP dibuat berdasarkan BHK. Tugas pokok dari Port State Control ialah :  Melaksanakan ketentuan2 untuk PSC dalam convensi2 IMO.  Memonitor aspek2 keselamatan dan pencegahan pencemaran dari pengoperasian setiap kpl. Ketentuan2 KUHP berlaku bagi kapal Indonesia yg berada diperairan wilayah negara asing.  Memeriksa kpl2 berbendera bukan Negara peserta Konvensi.PRINCIPLE OF SUBROGRATION Tertanggung tidak boleh menuntut ganti rugi dari ihak yg merugikan kalau sdh mendapatkan ganti Rugi dari Asuransi. Jelaskan tanggung jawab perusahaan pelayaran sesuai dgn STCW 1978 amandemen 1995 : . Sebutkan 4 ( empat ) azas yang berlaku dalam asuransi : 1. PSCO kemudian memeriksa dan meneliti Sertifikat serta document kapal yg di isyaratkan.  Menjamin tersedianya sumber2 yg memadai dan dukungan dari personil darat sebagaimana yg disyaratkan.  Memeriksa kpl2 di bawah ukuran Konvensi  Mengidentifikasikan kpl2 di bawah standart atau resiko2 pencemaran. 4. 4 .  Melakukan pengawasan Regional  Melakukan pengawasan melalui pemonitoran Yang dilakukan PSC saat melakukan pemeriksaan di atas kpl :  Pada kesempatan pertama meyakinkan akan tahun pembangunan dan ukuran kapal untuk menetapkan ketentuan2/Peraturan2 mana dari konvensi yg akan diterapkan  Pada waktu naik kpl memperkenalkan diri kpd Nakhoda atau perwira kpl yg bertanggung jawab. UTMOST GOODFAITH Bahwa tertanggung dalam menutup asuransi atas barang harus beritikat baik 3.

selalu antara pencharter dg pengapal.  Utk T/C.  Keadaan barang & keterangan tentang kekurangan sudah diserahkan. Marpol 1973 & Solas 1974 berlaku untuk pelayaran internasional/pelayaran yang menghubungkan 2 pelabuhan internsional.  Sebagai alat pengawasan bagi pemerintah.  Syarat-syarat tambahan (clause) yg sesuai peraturan & keperluan.  Surat ukur  Akta pendaftaran  Sijil Awak kapal Dan peraturan yg memuat ketentuan tsb adalah Peraturan Bandar. Pendaftaran kapal merupakan suatu persyaratan untuk keperluan :  Untuk memperoleh tanda bukti kebangsaan. Kedudukan Konosemen jika kapal terikat dengan Time Charter :  Utk Bareboat CP. Kedudukan Konosemen jika kapal terikat dng Voyage Charter :  Jika pencharter dan pengapal adalah orang yang sama. perjanjiannya adalah antara pencharter dng pengapal. Menurut Resi Mualim :  Barang sudah berada di kapal.  Jika ada persetujuan pengapalan antara pencharter dan pengapal. Surat2 kpl yg diserahkan Nakhoda kpd Syahbandar setiba kpl di Pelb. yg tdk termasuk surat2 kpl sebagaimana di isyaratkan KUHD adalah :  Surat laut. ataupun keputusan. 5 . khusus untuk membuktikan keadaan & jumlah sudah dimasukkan. Fungsi Buku harian kapal adalah :  Sebagai bahan pembuktian. Sertifikat2 Marpol 1973 yg diisyaratkan utk kapal2 indonesia :  International Oil Pollution Prevention Certificat (IOPPC) utk kapal tangker 150 GRT keatas dan kapal non tanker 400 GRT keatas. Hal yg hrs diperhatikan oleh Nakhoda pada saat menandatangani Konosemen adalah :  Bentuk Konosemen yg benar  Tanggalnya tepat dng tgl pengapalan. Di dalam kisah kapal tdk boleh dicantumkan pendapat. mengingat kekuatan pembuktian berada pada Hakim.  International Certificat of Fitness for the Carriage of Liquified Gases in Bulk untuk kapal Cargo dan Tanker.  International Certificat of Fitness for the Carriage of Dangerous Chemicals in Bulk untuk kapal Chemical tanker. Konosemen = Tanda terima (Receipt)  Jika pengapal bukan pencharter. Yang melatarbelakangi ketentuan tersebut adalah : karena kisah kapal dibuat dihadapan Syahbandar/Notaris sebagai akte otentik dalam arti hokum. hak-hak pemilik sdh diperhatikan (utk voyage charter.  Sumber data bagi hakim jika terjadi sengketa. Yang ikut menanda tangani kisah kapal adalah nakhoda & awak kapal yang mengetahui kejadian. Konosemen = Tanda terima + bukti perjanjian + bukti pemiliknya. biasanya antara pemilik kapal dg pengapal dimana pemilik kapal tetap  terikat pada syarat-syarat C/P.  International sewage Pollution Prevention Certificat (ISPPC) untuk semua kapal 200 GRT. jumlah laydays.  Dokumen penjabaran perjalanan kapal Dari fungsi-fungsi tersebut yg terkait eksibitum Syahbandar adalah sebagai alat pengawasan bagi pemerintah. demurrage) Akta Sesi diterbitkan : Pd saat penyerahan muatan dg menggunakan atas nama yg dialihkan pada penerima lain. dugaan.  Jika kapal di charter.  Agar jelas status hukumnya yang berlaku diatas kapal. Kisah Kapal adalah : Suatu akte atau statement yg berisi laporan / pernyataan mengenai peristiwa.peristiwa selama dalam pelayaran.  Untuk dapat dibebani Hipotek.  Uang tambang muka sudah dibayar.

 Sebagai wakil pemilik muatan. tetapi wajib dipenuhi oleh tertanggung seperti : kapal harus laik laut.  Memiliki sertifikat ketrampilan pelaut.  Sebagai Notaris : Bila diminta dpt dibenarkan utk membuat surat warisan berdasar atas permintaan si pewaris & disaksikan seorang saksi. Jenis-jenis Total Loss yang berlaku pada asuransi laut adalah :  Actual Total Loss.  Sebagai wakil Pengusaha kapal /Perusahaan Pelayaran. 6 . syarat yang dicantumkan pada polis.  Sehat Jasmani & Rohani.  Sebagai pegawai pencatatan sipil. Syarat-syarat yg hrs dipenuhi oleh awak kapal utk dpt bekerja diatas kapal :  Memiliki sertifikat keahlian pelaut.  Muatan yg dipakai sebagai bahan baker.  Konosemen kepada penggantinya. Jenis Total Loss yang harus disertai pernyataan pelepasan (Notice of Abandonment) adalah : Constructive Total Loss. Konosemen (Bill of loading) menurut pihak yg dpt menerima barang :  Konosemen atas nama.  Jika memerlukan biaya utk keperluan muatan Nakhoda boleh menjual sebagian muatan dan hasilnya utk keperluan itu.  Berumur sekurang-kurangnya 18 th. Uraian tugas-tugas Nakhoda :  Sebagai pemimpin kapal : pasal ini berarti dalam mengelola.  Pengrusakan bagian dari kapal.  Presumed Total Loss. melayarkan & mengarahkan kapal.  Kerusakan barang akibat penyemprotan  air untuk memadamkan api. Tugas-tugas dari Nakhoda :  Sebagai Pemimpin kapal. Jenis-jenis Warranty adalah :  Implied warranty (otomatis). pengaturan muatan dll.  Memiliki surat-surat / dokumen lain yang diperlukan.  Sebagai abdi hokum. pengaturan tugas ABK.  Constructive Total Loss.  Express warranty (tertulis). kegiatan pelayaran harus legal.  Sebagai wakil pemilik muatan : dalam hal antara lain :  Jika kapalnya ditahan atau disita mengambil tindakan utk menanggulanginya atas nama pemilik muatan.  Sebagai pegawai pencatatan sipil : Jika terjadi kelahiran. Sebuah contoh dari Averai umum (General Average) adalah :  Pembuangan muatan.  Sebagai pemegang kewibawaan : memberi kekuasaan kpd Nakhoda utk menertibkan kapal dan ABK hrs taat & patuh pada Nakhoda. syarat yang tdk tercantum dalam polis.  Konosemen kepada pembawa. Yang dimaksud Warranty dalam asuransi laut adalah : Suatu syarat-syarat atau janji-janji tertentu yang wajib dipenuhi oleh tertanggung dalam asuransi laut.  Sebagai abdi hukum : Nakhoda dpt bertindak sbg Jaksa atau pembantu Jaksa dan Polisi atau pembantu Polisi.  Sebagai pemegang kewibawaan.  Sebagai wakil Pengusaha : Nakhoda sbg wakil Perusahaan dlm hal penandatanganan PKL.  Sebagai Notaris. kematian atau perkawinan maka Nakhoda membuat aktenya.

 Hak atas perawatan di atas kapal. misal : minuman keras. senjata tdk boleh dalam keadaan siap. Hak-hak awak kapal :  Hak atas upah / gaji. Perbedaan Bareboat charter dng Time charter : Dalam time charter carrier bertanggung jawab penuh atas kerusakan & semua kerugian yg timbul.  Hak atas makan yg layak diatas kapal.  Minta ijin tiap kali meninggalkan kapal.  Zone tambahan.  Hak atas perawatan di darat  Hak atas pengangkutan.  Kapal perang.  Mempelajari situasi / keadaan kapalnya. 7 th.  Hak atas menuntut.  Hak atas tempat tinggal yg layak di atas kapal.  Harus lewat dng cepat.  Berlaku & bertindak relatif sopan dan baik sesuai dng tugas. Kewajiban awak kapal :  Mematuhi perintah Nakhoda.  Siap melaksanakan tugas lembur. diancam hukuman max.  Hak atas perawatan waktu sakit. 7 . batas : 12 mil dari daratan terluar. senpi.  Melaksanakan tugas sehari-hari penuh didikasi dng perasaan ikut memiliki.  Hak atas menggugat. Yuridiksi negara pantai thd kapal asing yg melintasi perairan Teritorial :  Tdk boleh melanggar UU Imigrasi.  Tdk boleh mengadakan pengamatan.  ZEE tambahan.  Kapal selam hrs berada di permukaan air. batas : 200 mil dari daratan terluar. Pembagian perairan Indonesia sesuai dng Hukum laut :  Laut Teritorial. Yg dimaksud Mutiny adalah : Sesuatu tindakan yg dilakukan beberapa orang awak kapal yg menolak atau mengancam atau membangkang thd Nakhoda.  Hak atas cuti. Yg dimaksud dng Pelayar adalah : Orang yg berlayar yg mengemudikan kapal atau orang yg bekerja kepada seseorang untuk mengemudikan kapalnya.  Menyiapkan diri 3 hari setelah berakhirnya PKL. batas : 24 mil dari daratan terluar.  Minta ijin utk mempunyai. sedang dalam Bareboat charter pencharter adalah carrier (pengangkut) sehingga mempunyai tanggung jawab atas semua kerugian yang timbul. Letter of idemnity adalah : Surat jaminan yg dibuat oleh shipper yg menyatakan bahwa shipper bertanggung jawab thd barang-barang muatan yg rusak yg namanya tercantum dalam LOI. Yg dimaksud penumpang adalah : Orang ikut dalam pelayaran di laut yg tdk mengemudikannya / bekerja di bawah Nakhoda. Yg dimaksud Desersi adalah : Suatu tindakan seseorang awak kapal yg tugas / melarikan diri dari kapal dan dpt diancam hukuman 1 tahun. BC.  Tdk boleh meluncurkan pesawat terbang. menyimpan atau menggunakan barang-barang yg bukan merupakan barang kebutuhan wajar.  Bersedia utk menjadi wajib Militer. jabatan dan ketentuan Perusahaan. 4 bulan.

Harus diisi sesuai dng keadaan yg sebenarnya. . dimana si buruh berjanji untuk bekerja dibawah pengusaha kapal dng menerima upah sebagai Nakhoda atau awak kapal.Dilakukan dengan cepat. Hal-hal yg dilarang dalam pengisian buku harian kapal : . Tidak ada salah cetak. International convention loadline (ICLL) 1966. . Mencatat tidak aktual UU / peraturan2 yg mengatur mengenai perkapalan dan pelayaran yg berlaku secara nasional & internasional : . Bila ada halaman yg tersisa harus diberi tanda penutup.Utk Pejabat Ditjen Perla. Harus diisi beruntun sesuai nomor urut halaman. . Cara mengetahui kebangsaan suatu kapal adalah : Dari bendera registrasi yg dikibarkan.P casualities. Pengusaha kapal adalah : Orang yg memakai kapal untuk pelayaran di laut dng mengemudikan nya sendiri atau dikemudikan seorang Nakhoda yg bekerja kepadanya. Menambah halaman. Hak lintas damai adalah : Pelayaran dari laut bebas ke laut bebas melalui wilayah laut Indonesia (kapal asing) atau dari laut bebas ke Pelabuhan negara Indonesia dan sebaliknya dilakukan dng tidak membahayakan ketertiban dan kedamaian negara Indonesia. Keharusan dlm pengisian buku harian kapal : . . Yg dimaksud PKL adalah : Perjanjian yg dibuat antara seorang Pengusaha kapal disatu pihak dan seorang buruh di pihak lain. Bila ada tulisan yg salah cukup di coret sekali lalu diadakan pembetulan dan di paraf. .Melalui alur keperluan yg telah ditetapkan Indonesia (ALK). Halaman-halaman lain cukup di paraf atau distempel Syahbandar . Merchant shipping (minimum standard) convention. . . . Membuat kotor buku harian kapal.Utk Pelaut. Yg dimaksud dng Exibitum : Adalah pengesahan buku harian kapal oleh Syahbandar yg telah mencatat kejadian-kejadian yg penting selama dlm pelayaran. Bagi majikan : Menganiaya majikan dll. . PKL dibuat rangkap 4 untuk : . Merobek halaman.Utk Nakhoda. Pemilik kapal adalah : Orang yg secara syah memiliki kapal. Melowongkan halaman. . Halaman pertama & terakhir di tandatangani pejabat yg berwenang/ Syahbandar. . . Agar tdk kotor seyogyanya diberi sampul. International convention relating to interventionon the high sea case O. Tiap-tiap halaman hrs ada nomor urut halaman. . .Mengibarkan bendera negara kapal.Utk Pemilik kapal. Bagi buruh : Majikan tdk membayar gaji dll. Menghapus tulisan dng sengaja tanpa dibubuhi paraf. . . Persyaratan bagi kapal-kapal perang. . Berbentuk buku / dijilid rapi dan kuat. 8 . SOLAS Convention. . . Yg dimaksud alasan mendesak dalam hal pemutusan hubungan kerja adalah : Dimana salah satu pihak tdk memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai yg disepakati bersama sehingga merugikan pihak yg lain. . Syarat-syarat buku harian kapal : . kapal selam & kapal ikan asing yg me-manfaatkan hak lintas damai adalah : .

berlabuh. termasuk kendaraan yg berdaya apung dinamis. Yg dimaksud PKL menurut ps 395 KUHD adalah : Perjanjian yg dibuat antara seorang pengusaha kapal di satu pihak dg seorang buruh di pihak lain dng mana pihak tsb menyanggupi utk dibawah perintah pengusaha itu melakukan pekerjaan dng mendapat upah sbg Nakhoda atau awak kapal. berbeda dng yg dimiliki oleh Nakhoda. Perbedaan antara Nakhoda & pemimpin kapal : Nakhoda : Adalah salah seorang dari awak kapal yg menjadi pimpinan umum diatas kapal & mempunyai wewenang & tanggung jawab tertentu sesuai dng peraturan perundang- undangan yg berlaku.Pertimbangan yg menjadi landasan dlm penetapan UU no. tenaga angin/ditunda. kendaraan dibawah permukaan air. Definisi Kapal adalah : Kendaraan air dng bentuk & jenis apapun yg digerakkan dg tenaga mekanik. pengawakan.21 thn 1992 tentang pelayaran yg meratifikasi & memberlaku-kan konvensi International Maritime Organisation. serta alat apung & bangunan terapung yg tidak berpindah-pindah. Definisi Pelabuhan adalah : Tempat yg terdiri dari daratan & perairan disekitarnya dng batas-batas tertentu sbg tempat kegiatan pemerintahan & kegiatan ekonomi yg dipergunakan sbg tempat kapal bersandar. kedua peraturan itu tercakup dlm UU no. pemuatan.65 thn 1980 telah memberlakukan SOLAS 74 /78 & Kepres no.4 Prp th 1960. perairan kepulauan. Definisi kapal laut menurut ps 310 KUHD adalah : Setiap sarana yg dpt dipergunakan sbg alat angkut (wadah) kerja di air. Kelaik lautan kapal adalah : Keadaan kapal yg memenuhi persyaratan keselamatan kapal. kesehatan & kesejahteraan awak kapal serta penumpang & status hukum kapal utk berlayar di perairan tertentu. Yg dimaksud dng monsterol menurut ps 341 KUHD adalah : daftar nama-nama awak kapal beserta jabatannya & disyahkan oleh Syahbandar. Bagi Indonesia transportasi laut berperan penting & strategis karena : Sesuai dng kondisi geografis yg merupakan negara maritim dalam mana utk hubungan transportasi dari satu pulau ke pulau lainnya menggunakan sarana angkutan laut. ABK : Adalah awak kapal selain Nakhoda atau pemimpin kapal. naik / turun penumpang dan atau bongkar muat barang yg dilengkapi dng fasilitas dan atau pelayaran & kegiatan penunjang pelabuhan serta sbg tempat perpindahan intra & antar modal transportasi. Definisi Perairan Indonesia adalah : Perairan yg meliputi laut wilayah. Definisi Pelayaran adalah : Segala sesuatu yg berkaitan dg angkutan di perairan. perairan pedalaman sebagaimana dimaksud dalam dalam UU no. Pemerintah RI dng Kepres no. Perbedaan antara awak kapal & ABK : Awak kapal : Adalah orang yg bekerja atau dipekerjakan di atas kapal oleh pemilik atau operator kapal utk melakukan tugas di atas kapal sesuai dng jabatannya yg tercantum dlm buku sijil. pencegahan pencemaran perairan dari kapal.46 thn 1986 utk Marpol 73 / 78. kepelautan serta keamanan & keselamatannya. Pimpinan kapal : Adalah salah seorang dari awak kapal yg menjadi pimpinan umum diatas kapal utk jenis & ukuran tertentu serta mempunyai wewenang & tanggung jawab tertentu.21 thn 1992 tentang pelayaran : Utk menjaga keselamatan kapal & lingkungan bagi kapal-kapal berbendera Indonesia. Yg dicatat dlm buku harian kapal menurut ps 348 KUHD adalah : Segala peristiwa yg cukup penting yg terjadi selama perjalanan. 9 .

Tandatangan pelaut. Coastal state Jurisdiction adalah : Kewenangan yg dimiliki oleh negara pantai utk melaksanakan kekuasaan hukum atas laut teritorial & zone tambahan.  Penghematan biaya dari hasil perbaikan efisiensi & produktivitas. Hukum laut adalah : Rangkaian peraturan & kebiasaan hukum mengenai laut yg bersifat keterpadatan (menyangkut kepentingan perorangan) dan publik (menyangkut kepentingan umum). Nama pelaut. Port state Jurisdiction adalah : Kewenangan yg dimiliki oleh negara pelabuhan utk mengecek pelaksanaan kewajiban negara bendera kapal thd kapal-kapalnya telah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Yg wajib mengisi adalah : Masinis jaga. Perjanjian apakah pelaut juga mengikatkan diri utk tugas-tugas lain selain tugas di kapal & atau pernyataan-pernyataan lainnya bila ada. yg menjadikan kapal dilaut bebas sbg wilayah negara yg diperluas & tuduk pada hukum negara bendera tsb. Gaji pelaut. Nama Syahbandar dihadapan siapa perjanjian itu ditandatangani. . Pembuangan residu. kerusakan thd linkungan atau kerusakan thd harta benda. . . Tempat & tgl perjanjian dibuat. Mengenai pemutusan hubungan kerja. . . Pembuangan tangki-tangki endap & slop tank. Tunjangan-tunjangan yg menjadi hak-hak pelaut. Pembuangan air got. . . . Pemindahan & pengosongan tangki ballast.  Dpt meningkatkan kesadaran akan keselamatan & kecakapan personil dalam manajemen keselamatan.  Dpt mengurangi terjadinya kecelakaan2 yg dpt menyebabkan suatu ancaman thd personil. pengusaha & Syahbandar dll. Tgl mulai berlakunya perjanjian. . . . perlengkapannya atau awak kapalnya secara substansial tdk memenuhi persyaratan-persyaratan Isi buku catatan minyak (oil record book) : . . Keuntungan diberlakukannya ISM Code diatas kapal :  Dpt meningkatkan usaha-usaha keselamatan dlm operasi-operasi kapal & kesiapan menghadapi keadaan darurat. bahan bakar & pengosongan bahan bakar. . Lembaga yg berwenang menyelesaikan masalah kecelakaan kapal adalah : 10 . Pemeriksaan rinci (more detailed inspection) akan dilakukan oleh PSCO apabila : Kesan umum yg diperoleh atau observasi yg di lakukan diatas kapal ada dasar-dasar yg kuat utk meyakinkan bahwa kapal. Kisah kapal baru dinyatakan sah apabila dilampiri foto copy halaman dari buku harian kapal yg mencatat kejadian tsb Yg dimuat dlm PKL menurut ps 401 KUHD : . Buku harian kapal mempunyai kekuatan hukum lebih kuat dibanding kisah kapal sebab Kisah kapal dibuat berdasarkan apa yg tertulis dalam buku harian kapal. Nama kapal atau kapal-kapal dimana pelaut akan berlayar / di pekerjakan. relatif thd pasar. PKL mulai berlaku : Sejak PKL ditandatangani oleh kedua belah pihak. Masa berlakunya perjanjian (trip atau waktu) . . Flag state Jurisdiction adalah : Kedaulatan negara bendera kapal utk melaksanakan kekuasaan hukum atas kapal. Yg bertanggung jawab adalah : KKM.  Premium asuransi yg menarik. Pengisian tolak bara. . Membersihkan tangki-tangki bahan bakar. Tempat & tgl lahir pelaut.

7 th 2000 : Dalam hal ia tdk lagi berada di kapal. kesehatan dan kebersihan sesuai dng STCW 78/95. Kewajiban Company (Perusahaan pelayaran) sesuai STCW 1978 amandement 1995 adalah : Perusahaan pelayaran terkait oleh segala perbuatan hukum yg dilakukan oleh mereka yg bekerja pada kapalnya. Laut Teritorial adalah : laut yg berbatasan dng negara pantai yg diukur dari garis pangkal selebar 12 mil Laut Pedalaman adalah : Laut antara pulau-pulau negara pantai yg karena sifat alamnya menjadi satu kesatuan dng pulau-pulau negara pantai. serta berkewajiban utk segala kerugian yg di terbitkan pihak ketiga oleh suatu perbuatan melanggar hukum dari mereka yg bekerja pada kapalnya. Pelaksanaan prosedur peradilan apabila apabila didalam kecelakaan kapal mengandung unsur kriminal adalah : Yang bersangkutan dapat diajukan ke pengadilan Negeri.Pencabutan wewenang selama waktu tertentu tidak melebihi 2 tahun dalam kedudukannya diatas kapal. Yg dimaksud dng Company (Perusahaan pelayaran) sesuai STCW 1978 amandement 1995 adalah : Seseorang yg memakai sebuah kapal utk pelayaran di laut yg kemudikan sendiri atau oleh seorang Nakhoda yg bekerja padanya.Melalui alur keperluan yg telah ditetapkan Indonesia (ALK).7 th 2000 : Ruangan utk anak kapal yg beristirahat hrs memenuhi ketentuan-ketentuan kenyamanan. mulai saat ia meninggalkan kapal. Sangsi yg diberikan kpd Perwira yg melakukan kesalahan atas terjadinya kecelakaan kapal tanpa menimbulkan korban manusia adalah : Hukuman disipliner : . Mahkamah pelayaran. 11 . - Yg dimaksud dng kesejahteraan awak kapal sesuai dng PP No. ia berhak atas 80% dari upahnya selama paling lama 26 minggu (juga kalau ikatan kerja sudah berakhir sebelumnya). .Mengibarkan bendera negara kapal.Dilakukan dengan cepat. kapal selam & kapal ikan asing yg me-manfaatkan hak lintas damai adalah : . . dalam lingkungan dan kekuasaan mereka. .Tegoran. Pengaturan hak gaji jika seorang awak kapal dlm menjalankan tugasnya sakit/ dirawat di RS sesuai PP No. Persyaratan bagi kapal-kapal perang.