You are on page 1of 16

PENGORGANOSASIAN (ORGANIZING

)
Dosen Mata Kuliah : Riamona S. Tulis, SS., M. Si

Disusun Oleh Kelompok 2 :

1. Andre Randicky (GAB 117 036)
2. Asri (GAB 114 046)
3. Diana Sri Hartanty (GAB 117 022)
4. Muhammad Syarwan Abu Bakar (GAB 117 043)
5. Uswatun Mailani (GAB 117 009)
6. Wicky Fernandes (GAB 115 163)

Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Universitas Palangka Raya

2017

Dalam pembuatan makalah ini tidak jauh dari dukungan berbagai pihak. Kesempurnaan hanyalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa. Palangka Raya. Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat limpahan rahmat dan nikmat-Nya kesempatan sehingga kita bisa menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Demikianlah makalah ini kami buat. Dengan judul yang kami bahas pada makalah kali ini mengenai “Pengorganisasian (Organizing)”. 22 Oktober 2017 Kelompok 2 ii . maka dari itu kami mohon dukungan dari berbagai pihak demi kebaikan kedepannya. keluarga. atas perhatian dan kesempatannya untuk membaca kami ucapkan terima kasih.teman. baik dari teman . maupun dosen yang dengan setia memberi masukan yang sangat berharga bagi terciptanya makalah ini. Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan karena sebagai manusia biasa kita tidak lepas dari kesalahan.

............................................................................................ Macam-Macam Organisasi .............................................................................................. i KATA PENGANTAR ............... 5 E............................... 6 F................................................................................. 3 C.................... 1 B...................................................... Ciri-Ciri Organisasi ....................................................................... Bentuk-Bentuk Struktur Organisasi ......................................................................................................................................................................... 13 iii ............................ Unsur-Unsur Organisasi .................................................................................. Daftar Isi HALAMAN JUDUL ....................... 1 BAB II PEMBAHASAN A.......................................................... 4 D............................................................................................................................................................... Saran ........................................................ Rumusan Masalah ........................................................... iii BAB I PENDAHULUAN A........ 1 C....................................................................................... ii DAFTAR ISI ................. Struktur Organisasi........ 12 B............................. 2 B................. 7 G................................ Latar Belakang Masalah ..................... Manajemen Dan Tata Kerja ........ 8 BAB III PENUTUP A. 12 Daftar Pustaka . Tujuan Penulisan .................................................................................. Pengertian Organisasi ............................... Kesimpulan ................

Apa saja ciri-ciri dari organisasi? 3. Ciri-ciri dari organisasi 3. terpimpin dan terkendali. Apa saja macam-macam organisasi? 5. BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah 1. Apa itu manajemen dan tata kerja? 7. sarana-parasarana. Macam-macam organisasi 5. terencana. dalam memanfaatkan sumber daya. bekerjasama secara rasional dan sistematis. B. Struktur organisasi . Unsur-unsur organisasi 4. Bagaimana struktur organisasi? 6. Apa pengertian dari organisasi? 2. Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah yang telah dituliskan di atas. data dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi Artinya dengan definisi tersebut kita memahami betapa besarnya tanggung jawab dari organisasi mahasiswa ataupun perusahaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Apa saja bentuk-bentuk struktur organisasi? C. terorganisasi. Pengertian dari organisasi 2. maka tujuan dari penulisan makalah ini ialah untuk mengetahui : 1. Latar Belakang Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul. Apa saja unsur-unsur organisasi? 4.

Definisi ini mengandung tiga unsur pokok yaitu : 1. 6. Pengorganisasian (Organizing). Hampton dalam bukunya Management. salah satunya ialah “Organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu” Menurut David R. Pengertian dari organisasi Ada banyak pengertian organisasi. pembagian kerja yang direncanakan untuk diselesaikan oleh anggota kesatuan pekerjaan. . di mana usaha-usaha yang terkoordinir dimaksudkan untuk mencapai tujuan dalam lingkungan yang dinamis. Bentuk-bentuk struktur organisasi 1 BAB II PEMBAHASAN A.  Deskripsi pekerjaan yang harus dioperasikan dalam aktivitas tertentu. lingkungan mempengauhi dan lingkungan mempengaruhi organisasi. dengan membedakannya dari kelompok lain. organisasi ialah suatu pengelompokkan manusia yang bertahan lama dalam suatu sitem yang terstruktur dan berkembang. Koordinasi usaha dengan orientasi tujuan. Manajemen dan tata kerja 7. penetapan hubungan antar pekerjaan yang efektif di antara mereka.  Klasifikasi aktivitas dalam kesatuan yang praktis. dan pemberian lingkungan dan fasilitas pekerjaan yang wajar sehingga mereka bekerja secara efisien. 3. 2. Dalam pengorganisasian diperlukan tahapan sebagai berikut :  Mengetahui dengan jelas tujuan yang hendak dicapai. Interaksi dengan lingkungan dalam arti organisasi. Kolektivitas manusia dengan pengaturan yang berkelanjutan dalam suatu sistem yang memilliki struktur tertentu.

Salah satu ciri utama dari suatu organisasi ialah adanya sekelompok orang yang menggabungkan diri dengan suatu ikatan norma. dan kebijakan yang telah dirumuskan dan masing-masing pihak siap untuk menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. saling memberi dan menerima. b) Interaksi dan kerja sama. ketentuan. yaitu tujuan bersama yang ingin direaalisasikan. Tujuan bersama yang hendak direalisasikan tersebut dapat merupakan tujuan jangka panjang maupun jangka pendek. 2 B. d) Adanya koordinasi dan kewenangan. Oleh. Dalam suatu organisasi minimum mengandung tiga elemen yang saling berhubungan. sasaran (objective). Ciri yang ketiga ialah bahwa dalam suatu organisasi yang terdiri atas sekelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama tersebut diarahkan pada suatu titik tertentu. dan tujuan (goal). Sedangkan organisasi dikatan sebagai alat untuk merealisasikan tujuan bersama di antara orang yang berinteraksi dan bekerja sama tersebut . e) Adanya suatu tujuan. c) Tujuan bersama. peraturan. b) Adanya kegiatan yang berbeda tetapi satu sama lain saling terkait. Ciri-Ciri Dari Organisasi Cirinya antara lain : a) Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal. c) Tiap-tiap anggotanya menyumbangkan kemampuannya. karena itu organisasi dikatakan sebagai wadah/tempat orang berinteraksi dan bekerja sama. dan juga saling bekerja sama untk melahirkan dan merealisasikan maksud (purpose). Setiap organisasi memiliki tujuan bersama yang telah dirumuskan secara bersama-sama. yaitu : a) Sekelompok orang. Ciri yang kedua ialah bahwa dalam suatu organisasi yang terdiri atas sekelompok orang tersebut saling mengadakan hubungan timbal balik.

dan barang modal lainnya (Tanah. Terdiri dari semua anggota organisasi. dalam ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personel. semua anggota yang menurut tingkatannya dibedakan menjadi administrator. mesin. suatu perbuatan saling membantu dan dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. manajer. Oleh karena itu. dan peraturan-peraturan (Regulation) yang telah ditetapkan. pola (Network). dan ada tujuan bersama. . anggaran (Budgetting). faktor lingkungan misalnya : keadaan sosial. ekonomi. budaya. misalnya : keadaan iklim. • Tujuan bersama. dan fauna. dan pekerja (workers). • Kekayaan alam. hidrografi. Unsur-Unsur Organisasi Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur. flora. 3 C. Termasuk dalam unsur lingkungan. • Orang. arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. geologi. secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi. berupa materi . program. dan para pekerja (non management/workers). yaitu ada orang. ada kerja sama. yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (Administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi. para manajer yang memimpin unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. cuaca (Geografi. strategi. gedung/bangunan) • Lingkungan (Environment). • Peralatan (Equipment). klimatologi). dan teknologi. air. • Kerja sama. Peralatan atau equipment yang terdiri semua sarana dan prasarana. uang. kebijaksanaan (Policy). Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur. antara lain : a) Kondisi atau situasi secara langsung maupun tidak langsung. b) Tempat atau lokasi. c) Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. udara.

Macam-Macam Organisasi Secara garis besar organisasi dibagi menjadi dua macam. PTN/PTS.suatu jaringan hubungan pribadi dan sosial yang mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal. Komunikasi yang terjadi dalam organisasi informal berjalan dengan cepat dari mulut ke mulut. serta dengan hubungan kerja yang rasional. Organisasi formal Adalah kumpukan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar. dll 2. 4 D. yaitu : 1. Organisasi informal Adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada sautu aktivitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Perseroan terbatas. Sistem komunikasi ini disebut sistem tanaman rambat. negara. sekolah.Contoh : Belajar kelompok .

4. 5 E. yaitu delegasi kekuasaan sampai pada tingkat paling rendah dalam hierarki manajerial. 2. tugas yang dibagi harus digabungkan kedalam kelompok. atau mangkir aktivitas pelatihan minimum akan memberikan alokasi biaya pelatihan yang rendah. Selanjutnya. yaitu jumlah tugas organisasi di pecah-pecah kedalam beberapa tugas yang lebih kecil yang berurutan. Apabila suatu pekerjaan hanya memerlukan tugas sedikut jumlahnya. 3. Depertementelisasi (Depertementalizatiion) Proses penentuan deratan dan kedalaman pekerjaan individu adalah bersifat analitis. Pembagian kerja (Division of Labor) a. juga menunjukkan tingkat spesialisasi aktivitas kerja. Apabila suatu pekerjaan terdiri atas sedikit tugas manajemen mudah memberikan pelatihan penggantinya bagi bawahan untuk diberhentikan. Struktur Organisasi Adalah pembagian aktivitas kerja dan menunjukkan pembagian fungsi atau aktivitas yang beraneka macam dihubungkan sampai batas tertentu. b. Proses penggabungan pekerjaan kedalam kelompok di nama kan Depertementelisasi dan pemersalahan manajerial yang muncul adalah memilih sesuatu dasar abgi penggabungan pekerjaan tersebut. bawahan bisa menjadi ahli dalam melaksanakan tugas tersebut. Gibson ( 1980) menekankan bahwa stuktur bertalian dengan hubungan yang relatif pasti yang di dapat diantar pekerjaan dalam organisasi. Permasalahan Rentang Kendali (Span Of Control) Rentang kendali harus di tentukan untuk mencakup secara formal . Delegasi Kekuasaan (Delegation Of Authority) Permasalahan delegasi kekuasaan bertalian dengan keuntungan relatif dari desentraslisasi. mutasi. Keahlian yang tinggi akan menghasilkan keluaran yang lebih baik. tetapi juga berhubungan dengan manajer. Hubungan yang pasti tersebut dapat dari proses keputusan sebagai berikut : 1. .

Manajemen Perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang di perlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan. Menghidari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan. . Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia 2. Tata Kerja Mengartikan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuia dengan sumber-sumeber dan waktu yang tersedia. Sedengkan Tata Kerja atau metode adalah satu cara bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen deapat dilaksanakan dengan tepat pula. Menjamin adanya pembagian kerj. b. Disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat di tujukan untuk : 1. Jadi hubungan anatara manajemen dengan tata kerja ialah proses kegiatan dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber serta waktu agar pelaksanaan kegiatan tercapai tujuannya. waktu dan koordinasi yang tepat. Berikut adalah hubungan antara manajemen dan tata kerja : a. 3. 6 F. Manajemen Dan Tata Kerja Manajemen dapat diartikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien.

Dalam organisasi ini seseorang atau bawahan hanya bertanggung jawab kepada satu orang atasan saja. 7 G. cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel). karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan · Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi · Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat · Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan. Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah : · Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik · Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan) · Koordinasi lebih mudah dilaksanakan · Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat · Garis kepemimpinan tegas. tidak simpang siur. Pada organisasi ini garis bersama dari kekuasaan dan tanggung jawab bercabang pada setiap tingkat pimpinan mulai dari tingkat yang teratas sampai tingkat terbawah. karena dipegang sendiri · Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor. · Adanya penghematan biaya · Pengawasan berjalan efektif Kelemahan-kelemahan organisasi garis : · Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi · Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan . Organisasi Garis Organisasi Garis adalah seuatu bentuk organisasi yang di dalamnya merupakan garis wewenang yang saling berhubungan langsung secara vertikal antara pemimpin dan bawahan. di antaranya : 1. BENTUK-BENTUK STRUKTUR ORGANISASI Ada beberapa bentuk struktur organisasi. yaitu pimpinan · Kurang tersedianya staf ahli . · Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri · Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang.

Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya. Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi. dan data informasi yang dibutuhkan. Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana 3. Pimpinan lini mengabaikan advis staf 5. karena ada pembagian tugas yang jelas. 5. Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf: 1. Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat 2. 6. 8. saran- saran. karena tugas sesuai dengan spesialisasinya 7. maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang 6. Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas. karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal 3. 4. Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks. Asas kesatuan komando tetap ada. Pengembalian keputusan relatif mudah. Koordinasi mudah dilakukan. Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil. bantuan pikiran. karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting 4. Organiasai Garis dan Staf Organisasi garis dan staf merupakan kombinasi dari organisasi lini. Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar 7. Solidaritas pegawai kurang. Pimpinan tetap dalam satu tangan. Sering terjadi persaingan tidak sehat. karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf. dimana staf berperan memberikan masukan. Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini 8. 8 2. . asas komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staf. 2. Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf: 1.

c) Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu tim. b) Koordinasi sulit dilaksanakan. f) Usaha kerja sama bawahan mudah digalang. Keuntungan dari struktur organisasi panitia : a) Segala keuntungan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci. d) Keputusan dapat diambil dengan baik dan tepat. Komite juga bisa bersifat formal dan informal. Kelemahan dari struktur organisasi fungsional : a) Pejabat fungsional bingung dalam mengikuti prosedur administrasi. c) Pangkat pejabat fungsional lebih tinggi dibandingkan kepala unit. 9 3. personalia. Kelemahan dari struktur organisasi panitia : . 4. b) Anggaran. c) Kenaikan pangkat pejabat fungsional cepat. dan sarana tepat dan sesuai. Jadi. Organisasi Panitia Organisasi Panitia/komite adalah organisasi yang masing-masing anggota mempunyai wewenang yang sama dan pimpinannya kolektif. Organisasi Fungsional Organisasi Fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkam kepada kepala bagiam yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus. artinya dalam organisasi terdapat pimpinan. jelas. e) Kecil kemungkinan penggunaan kekuasaan secara berlebihan dari pimpinan. d) Inspeksi sulit dilaksanakan. dan tepat. Keuntungan dari struktur organisasi fungsional : a) Program terarah. Organisasi komite lebih mengutamakan pemimpin. organisasi dalam bentuk panitia ini adalah organisasi dimana para pelaksanan dibentuk dalam kelompok-kelompok bersifat panitia. b) Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil.

karena perintah datangnya tidak dari satu orang saja. d) Para pelaksana sering bingung. a) Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi berlarut- berlarut yang menghambat pelaksaanaan. karena harus dibicarakan terlebih dahulu dengan anggota organisasi 10 c) Kalau terjadi kemacetan kerja. tak seorang pun yang mau bertanggung jawab melebihi orang lain. b) Proses pengambilan keputusan agak lamban. karena perintah pelaksanaan didasarkan pada kolektivitas. Visualisasi dari bentuk-bentuk organisasi . e) Kreativitas nampaknya sukar dikembangkan.

Keberhasialan atau kegagalan organisasi pasti berhubungn dengan peran para anggotanya. Dan untuk para pemimpin sebaiknya harus mengetahui semua hal yang menyangkut tentang organisasi baik secara individu maupun kelompok. Suatu keberhasilan dapat dicapai bila ada kerjasama yang baik antar para anggotanya. Agar suatu organisasi berhasil para anggotanya harus saling bekerja sama dengan baik dan menjaga kebersamaan agar apabila terjadi masalah dapat diselesaikan dengan baik-baik tanpa harus mengganggu proses organisasi. B. Kesimpulan Dari kesimpulan makalah diatas dapat disimpulkan bahwa sangat penting Pengorganisasian (Organizing) dalam manajemen. 12 . Setelah memahami pengorganisasian maka sebaiknya diterapkan dalam aktual di lapangan. BAB III PENUTUP A. Saran Menginat pentingnya pengorganisasian mak perlu kiranya masalah ini diperhatikan dan dipahami sebaik-baiknya. maka peran pengorganisasin sangat penting dan sangat menentukan langkah selanjutnya dalam manajemen. Karena merupakan fungsi dari manajemen yang pasti ada dan sangat dibutuhkan. Sedangkan kegagalan dapat disebabkan karena adanya factor internal pengorganisasian tersebut yang bersifat negatif.

DAFTAR PUSTAKA Feriyanto. 13 . 2015. Andri. Endang Triana. Pengantar Manajemen (3 in 1) untuk mahasiswa dan umum. Kebumen : Penerbit MEDIATERA. Shyta.