PT JAYA KONSTRUKSI MP, TBK

NOVEMBER 2017
VOLUME 3

INFORMASI SEPUTAR SHE
SAFE LIFTING PROCESS
Hallo sobat safety, baik harta benda,
seperti kita ketahui proses, maupun
bahwa dalam 1 tahun korban jiwa. Oleh ka-
belakangan ini telah rena itu, sangat perlu
terjadi insiden yang dilakukan upaya pen-
melibatkan alat gendalian secara dini
angkat, baik di dalam terhadap berbagai
perusahaan maupun potensi bahaya yang
di luar perusahaan, dapat menimbulkan Contoh insiden saat lifting
mulai dari tangan ter- terjadinya kecelakaan dengan menggunakan crane
jepit material yang pada saat proses dapat meminimalkan
In This Issue : diangkat, pekerja pengangkatan ber- sekecil mungkin po-
 Bahaya dan Resiko jatuh akibat terhantam langsung. Pengendali- tensi resiko yang ada
Aktivitas material yang di- an yang tepat mulai pada kegiatan terse-
Pengangkatan angkat, jatuhnya ma- dari sebelum peker- but. Sehingga perlu
 Syarat Kompetensi terial yang diangkat jaan pengangkatan pemahaman lebih
Operator hingga jatuhnya alat dimulai hingga saat lanjut mengenai safe
angkat mobile crane p e k e r j a a n lifting process atau
 Syarat Kelayakan Alat yang menyebabkan pengangkatan ber- proses pengangkatan
Angkat
sejumlah kerugian, langsung diharapkan yang aman.
 Inspeksi Alat Angkat
 Lifting Plan BAHAYA DAN RESIKO AKTIVITAS PENGANGKATAN
 Prosedur pen- Bahaya pada aktivitas pengangkatan : Resiko pada aktivitas pengangkatan :
goperasian alat angkat  Mengangkat tidak sesuai dengan  Kejatuhan beban/sling/hook
dekat hantaran listrik SWL nya  Alat angkat terguling
 Menggunakan sling/webbing  Terkena beban
 Standar Lifting Gear
sling yang rusak  Tabrakan
 Pemeriksaan Shackle  Tidak mengisolasi lokasi yang  Terkena lentingan sling
dan Hook terdapat aktivitas pengangkatan Dll.
 Mengoperasikan alat angkat
tanpa wewenang
Dll.

09/Men/VII/2010 Tentang Op- erator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut. SYARAT KELAYAKAN ALAT Peralatan yang digunakan harus sudah lulus uji “Setiap perusahaan yang menggunakan kelayakan dari dinas tenaga kerja terkait dan Alat Angkat baik yang dimiliki sendiri akan diberikan tanda layak operasi berupa ser- tifikat keselamatan/keamanan alat. serta dilakukan pemeriksaan inspeksi sebelum alat digunakan ” SAFETY DEVICE MINIMUM INSPEKSI ALAT ANGKAT DI CRANE : Inpeksi alat angkat secara rutin sebelum alat digunakan penting dilakukan untuk memastikan alat angkat aman untuk digunakan.  Over Hoist Limit Switch .  Hook Latch angkat serta pastikan safety device pada crane berfungsi dengan baik. atau memakai jasa pihak ketiga dalam melaksanakan pekerjaan WAJIB memiliki Sertifikat Surat Izin Alat Angkat (SIA) dan WAJIB pula dalam penggunaan Alat Angkat tersebut dilaksanakan oleh Operator Alat Angkat yang memiliki Sertifikat Surat Izin Operator (SIO). seperti yang dipersyaratkan dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indo- nesia Nomor Per.Page 2 INFORMASI SEPUTAR SHE SYARAT KOMPETENSI OPERATOR Orang yang mengoperasikan alat angkat harus mengerti dengan baik cara pengoperasian alat kerja tersebut dan WAJIB mempunyai Surat Ijin Operator (SIO) yang dikeluarkan oleh Kemen- terian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.  Boom Limit Switch Sesuaikan Safe Working Load (SWL) dengan beban yang di.

9. Load chart dari crane yang akan digunakan untuk mengetahui kapasitas angkat crane optimum pada derajat boom. 3.panjang boom yang akan digunakan (working radius). 4. 2. panjang out- rigger dan jarak as ke as antar crane dan beban yang akan diangkat). 5. Total beban dari lifting gear yang akan digunakan 8. 6. Page 3 LIFTING PLAN Sebelum membuat lifting plan. Lokasi pengangkatan. Kondisi cuaca dan arah angin PROSEDUR PENGOPERASIAN ALAT ANGKAT DEKAT HANTARAN LISTRIK  Tindakan yang sangat hati-hati harus dilaksanakan apabila pekerjaan dekat hantaran listrik udara dan pekerjaan terse- but harus dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab mengawasi dengan berdiri di tanah dan hanya boleh dil- aksanakan pada siang hari atau dalam keadaan cuaca yang baik. Dimensi dan berat beban yang akan di- angkat.  Bagian pesawat angkat atau muatannya tidak diperbolehkan mendekati hantaran listrik udara yang bertegangan lebih dekat dari jarak sebagai berikut : . 7. Alat bantu angkat (lifting gear) apa saja yang akan digunakan. ada beberapa data penting yang perlu kita siapkan yaitu : 1. Jenis dan kapasitas crane yang akan digunakan. Hasil inspeksi crane dan lifting gear. Panjang webbing / wire sling yang akan Contoh lifting plan digunakan.

STANDAR LIFTING GEAR PEMERIKSAAN SHACKLE DAN HOOK .

Referensi : http://danarpradhipta.com 4. Pastikan alat angkat yang digunakan dalam PT JAYA KONSTRUKSI MP. PROTOKOL PENGENDALIAN Contact Us DALAM LIFTING PROCESS 1. melalui tool box meeting. Yuk budayakan keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan..id/2013/12/cara-membuat-lifting-plan-rencana-kerja. Bintaro Raya.html http://safetytrainingindonesia. dibuktikan dengan adanya Surat Ijin Operator (SIO). 3 bulanan dan ta- hunan). Pastikan operator dan rigger yang bekerja telah berkompeten. Sekretariat MR dan P2K3 3.id/2012/12/heavy-lifting-procedure.blogspot. Pastikan metode kerja untuk pekerjaan ter- sebut telah dibuat secara terperinci. Email : qsheassurance@gmail.blogspot. Ext: 216. Pastikan JSA atau IBAP3R untuk pekerjaan Informasi lebih lanjut pengangkatan tersebut telah dibuat. 5. Gedung B sertifikat kelayakan alat dari Dinas Tenaga Jakarta 12330 Ph: 0217363939. bulanan.co.co..com dan mr@jayakonstruksi. dibuktikan dengan adanya Kantor Taman Bintaro Jaya Jl.html . TBK kondisi layak. Pastikan komunikasi telah dilakukan sebe- SHE Assurance Management Representative Staff lum aktivitas pengangkatan dimulai. Pastikan Lifting Plan telah dibuat secara ter- Penulis : perinci lengkap dengan sketsa. mengenai K3L dapat menghubungi : 2. PURNISA DAMAR ANY 6. Kerja setempat dan telah dilakukan inpeksi Fax: 0217363959 alat (harian.