35

BAB 3

METODE PENELITIAN

Bab metode penelitian menjelaskan tentang : Jenis dan rancang bangun

penelitian, kerangka kerja, Hipotesis penelitian, Variabel, Populasi, Sampel, Lokasi dan

Waktu Penelitian, Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data, Teknik Analisa Data dan

Etika Penelitian.

3.1 Jenis dan Rancang Bangun Penelitian

Desain penelitian merupakan bentuk rancangan yang digunakan dalam

melakukan prosedur penelitian (Nasir & Muhith, 2011). Berdasarkan tujuan

penelitian, maka desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional

adalah jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/ observasi

data variabel independen dan dependen hanya satu kali, pada satu saat. Pada

jenis ini variabel independen dan dependen dinilai secara simultan pada satu

saat, jadi tidak ada follow up. Tentunya tidak semua subjek peneliti harus

diobservasi pada hari atau pada waktu yang sama (Nasir & Muhith, 2011).

3.2 Kerangka Kerja

Kerangka kerja merupakan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam

penelitian yang ditulis dalam bentuk kerangka atau alur penelitian (Nasir &

Muhith, 2011).

Kerangka kerja dalam penelitian ini adalah :

3 Hipotesa Penelitian Ada Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Depresi Pada Lansia Di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik.1 Kerangka kerja Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Depresi Pada Lansia Di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik. . 3. 36 Populasi Seluruh lansia dengan umur 60-74 tahun di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik sebanyak 120 orang Teknik Sampling Simple Random Sampling Sampel Sejumlah 53 orang Pengambilan Data Penelitian Variabel independen Variabel dependen Dukungan Keluarga (X1) Depresi Pada Lansia Konsep Diri (X2) = GDS-15 = Kuesioner Analisis Data Uji Korelasi Spearman Kesimpulan Gambar 3.

Variabel Independen Penelitian ini variabel independennya adalah dukungan keluarga dan Konsep Diri. Jenis Variabel a. Ideal diri. dan Identitas diri. Kriteria : Sunaryo (2014) 1. STS = 1 Harga diri. Sedang 56-75% 3 Tinggi >76% (Wawan. 37 3. 2012) Variabel Keadaan yang tidak Skor jawaban bercetak Ordinal Dependen: menyenangkan pada lansia tebal mempunyai nilai Depresi pada dikarenakan suatu penyakit 1 Lansia dan suatu hal yang tidak jelas . b.1 Definisi Operasional Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Depresi Pada Lansia Di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Variabel Definisi Operasional Kriteria Skala Variabel Sokongan atau bantuan yang Jawaban : Ordinal Independen: diberikan oleh orang terdekat Ya = 1 Dukungan bagi lansia dalam hal: Tidak = 0 Keluarga 1) Dukungan Emosional 2) Dukungan Informasi Kriteria : 3) Dukunngan Instrumen 1. 2012) Konsep diri Konsep diri adalah semua Jawaban : Ordinal pikiran.4 Variabel Penelitian 1. Sedang 56-75% (Friedman. Variabel Dependen Penelitian ini variabel dependennya adalah depresi pada lansia. Rendah < 56% 2. 2. Rendah < 56% 4) Dukungan Penghargaan 2. Peran diri. keyakinan dan SS = 4 kepercayaan lansia terhadap S=3 dirinya terkait dengan : TS = 2 Gambaran diri. Definisi Operasional Tabel 3. 2010) 3 Tinggi >76% (Wawan.

2011). 3. 38 atau suatu kelainan alam perasaan ditandai dengan Kriteria : hilangnya minat atau • Skor < 5 kesenangan dalam aktivitas. 2016) 3. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan jenis simple random sampling hal ini berarti setiap anggota populasi ini mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil sebagai sampel (Nasir & Muhith. Adapun rumus ukuran sampel untuk menaksir proporsi sebuah populasi sebagai berikut: N . p.Z12 / 2 .q n d 2 ( N  1)  Z12 / 2 .5 Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan umur 60-74 tahun di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik sejumlah 120 orang.6 Sample Sampling adalah proses menyeleksi porsi dari populasi untuk dapat mewakili populasi. p. 2016) depresi • Skor 10 atau lebih menunjukkan depresi (Nursalam.q Dimana: . kemungkinan besar (Nursalam. menunjukkan tidak aktivitas yang biasa dan pada depresi waktu yang lampau yang • Skor antara 5-9 terungkap dalan Geriatric menunjukkan Depression Scale (GDS-15).

Z12 / 2 .q 120. presisi absolut atau margin of error yang diinginkan di kedua sisi proporsi (misalnya 10%) Berdasarkan rumus di atas. Pada penelitian ini sampel ditetapkan dengan kriteria inklusi sebagai berikut: a.05) d = Delta.q n 2 d ( N  1)  Z12 / 2 . Tidak kooperatif .1) 2 (120  1)  (1.34 12.(1.96) 2 .248 n  53. Berada di tempat saat penelitian dilaksanakan Sedangkan kriteria eklusinya sebagai berikut: a.50 115.0.1604 Jadi sampel yang diambil adalah sebanyak 53 orang. 39 n = Ukuran sampel N = Besar sampel populasi sasaran p = Perkiraan proporsi (prevalensi) variabel dependen pada populasi q = 1.96) 2 . Mengalami cacat fisik (mengalami anggota gerak) dan mengalami gangguan mental b.50.50 n (0. p.50.p Z1a = Statistik Z (misalnya Z = 1. Umur 60-74 tahun b.0. p.96 untuk α = 0.0.0. maka besar sampel pada penelitian ini adalah: N .

peneliti mendampingi responden. Setelah mendapatkan ijin penelitian maka. Responden diberi dua buah angket yang berkaitan dengan dukungan keluarga. . penulis menghubungi calon responden yang sudah terpilih dengan cara undian. namun pada responden yang tidak bisa membaca. Setelah data terkumpul sebanyak sampel yang dibutuhkan. Responden yang memenuhi kriteria dan bersedia jadi responden diberi lembar kesediaan menjadi responden.1 Teknik Pengumpulan Data Jalannya penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut : 1.8. maka penulis yang membacakan item yang ditanyakan dalam angket tersebut.7 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian yang digunakan adalah di Dusun Sidoraharjo Desa Sidoraharjo Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik dengan waktu penelitian mulai bulan Februari sampai dengan Maret 2017 3. konsep diri dan Depresi. maka dilakukan uji coba instrumen untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Selama pengisian angket tersebut. Sebelum proses pengumpulan data. Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subyek dan proses pengumpulan karakteristik subyek yang di perlukan. 40 3.8 Pengumpulan Data dan Instrumen 3. maka dilanjutkan dengan melakukan tabulasi data dan melakukan penghitungan analisis data. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kiesioner. 2. 3.

Reabilitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Untuk menguji validitas menggunakan product moment. Uji Validitas Uji validitas adalah indeks yang menunjukan alat ukur itu benar-benar mengukur apa yang keluar. 3. dengan rumus: Keterangan : rxy = Koefisien validitas item yang dicari n = Jumlah responden ∑x = Jumlah skor dalam variabel x (item) ∑y = Jumlah skor dalam variabel y (total) . Setelah kiesioner diisi. setelah itu responden diberi kiesioner untuk diisi. Setelah lengkap. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana ketepatan alat ukur tersebut dalam mengukur hasil. maka dikembalikan kembali untuk dilengkapi. Untuk pengumpulan data diawali dengan permohonan persetujuan menjadi responden.2 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen 1. 41 Pengumpulan data untuk penelitian hanya menggunakan butir-butir yang dinyatakan valid dan reliabel saja. Untuk menguji validitas dan reabilitas alat peneliti uji coba kuesioner. maka data penelitian diberi kode seuai dengan jawaban responden dan ditabulasi untuk segera dianalisis.8. kemudian ditarik kembali dan dicek kelengkapannya. Jika ada yang masih belum diisi.

2005). maka butir atau variabel valid b. maka butir atau variabel tersebut tidak valid. Ada dua macam analisa data yaitu: . dan untuk menguji reabilitas dapat menggunakan metode Alpha – Cronbach. Berdasarkan hasil perhitungan seluruh instrumen penelitian dinyatakan reliabel Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran uji validitas & reliabilitas).9 Analisis Data Analisa data yang didasarkan pada kualitas isi/ kata kunci yang telah di tetapkan oleh peneliti (Nursalam.60. 42 Dasar pengambilan keputusan dari uji validitas tersebut adalah sebagai berikut : a. 3. 2016). serta r hasil < r tabel. Uji Reliabilitas Reabilitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya (Notoatmodjo. Berdasarkan hasil uji validitas diperoleh hasil bahwa seluruh butir dinyatak valid karena nilai r hitungnya > r tabel sebesar 0. Jika r hasil positif. Instrumen variabel dikatakan reliabel bila memiliki Cronbach’s alpha lebih besar dari 0. serta r hasil > r tabel. Jika r hasil tidak positif.279 (Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran uji validitas & reliabilitas). 2.

Informed Consent Lembar informed consent diberiakan kepada subyek yang akan diteliti. Analisis Univariat Analisis univariat dilakukan untuk menggambarkan distribusi frekuensi masing-masing variabel. yaitu: a. Jika responden menolak maka peneliti tidak memeksa dan tetap menghormati hak-hak responden. Analisis Bivariat Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi spearman untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel bebas dengan variabel terikat. 2. Lembar tersebut hanya akan diberi kode tertentu. peneliti tidak akan mencantumkan nama responden. Jika nilai p < 0. Anominity Demi menjaga kerahasiaan identitas subyek. b.05 maka hipotesis penelitian ditolak. . Jika nilai p > 0. Tujuannya adalah mengetahui maksud dan tujuan dari penelitian serta dampak yang mungkin terjadi.10 Etika Penelitian 1.05 maka hipotesis penelitian diterima. 2. peneliti akan mencantumkan data-data yang penting. Dan responden menandatangani lembar persetujuan. variabel terikat dan karakteristik responden. Dasar pengambilan hipotesis penelitian berdasarkan pada tingkat signifikan (nilai p). baik variabel bebas. 43 1. 3.

hanya kelompok data tertentu saja yang akan disajikan atau dilaporkan sebagai hasil riset. 44 3. . Confidentiality Kerahasiaan informasi yang diberikan oleh responden akan dijamin oleh peneliti.