You are on page 1of 82

LEMBAR KERJA EVALUASI ZONA INTEGRITAS (ZI) MENUJU WBK/WBBM

INSTANSI : Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma NTB
TAHUN : 2017

Pilihan
PENILAIAN Jwban Nilai %
Jawaban
A. PROSES (60)
I. MANAJEMEN PERUBAHAN (5) 5.0 1.50 30.02%
1 Tim Kerja (1) 1.0 0.75 75.00%
a. Apakah unit kerja telah membentuk tim untuk
melakukan pembangunan Zona Integritas ? Y/T Ya 1

b. Apakah penentuan anggota Tim selain pimpinan
dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas ?
A/B/C B 0.5

2 Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas (1) 1.0 0.33 33.33%
a. Apakah ada dokumen rencana kerja pembangunan
Zona Integritas menuju WBK/WBBM ?

Y/T Tidak 0

b. Apakah dalam dokumen pembangunan terdapat
target-target prioritas yang relevan dengan tujuan
pembangunan WBK/WBBM?
A/B/C C 0

c. Apakah terdapat mekanisme atau media untuk
mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM ?
Y/T Ya 1

3 Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan 2.0 0.00 0.00%
WBK/WBBM (2)
a. Apakah seluruh kegiatan pembangunan sudah
dilaksanakan sesuai dengan rencana ?

A/B/C/D D 0

b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap
pembangunan Zona Integritas

A/B/C/D D 0

c. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi telah
ditindaklanjuti ?

A/B/C/D D 0

4 Perubahan pola pikir dan budaya kerja (1) 1.0 0.42 41.75%

a. Apakah pimpinan berperan sebagai role model dalam
pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM ?

Y/T Tidak 0

b. Apakah sudah ditetapkan agen perubahan ?
Y/T Ya 1

c. Apakah telah dibangun budaya kerja dan pola pikir
di lingkungan organisasi?

Y/T Tidak 0

d. Apakah anggota organisasi terlibat dalam
pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM?

A/B/C/D B 0.67

II. PENATAAN TATALAKSANA (5) 5.0 0.00 0.00%
1 prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan utama 1.5 0.00 0.00%
(1,5)
a. Apakah SOP mengacu pada peta proses bisnis
instansi

A/B/C/D D 0

b. Prosedur operasional tetap (SOP) telah diterapkan

A/B/C/D D 0

c. Prosedur operasional tetap (SOP) telah dievaluasi

A/B/C/D D 0

00% a. Apakah sistem pengukuran kinerja unit sudah menggunakan teknologi informasi? A/B/C C 0 b.0 0.2 E-Government (2) 2. Apakah operasionalisasi manajemen SDM sudah menggunakan teknologi informasi? A/B/C C 0 c. Apakah pemberian pelayanan kepada publik sudah menggunakan teknologi informasi? A/B/C C 0 .00 0.

Apakah kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan? Y/T Ya 1 . PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM (15) 15. operasionalisasi SDM.5) 1.33 a.18% 1 Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan 2.67% kebutuhan organisasi (2) 1.88 59. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik Y/T Tidak 0 III.5 0. d Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit.0 8.0 66.00 0. Kebijakan tentang keterbukaan informasi publik telah diterapkan Y/T Tidak 0 b. dan pemberian layanan kepada publik? A/B/C/D D 0 3 Keterbukaan Informasi Publik (1.00% a.

apakah telah dilakukan mutasi pegawai antar jabatan? Y/T Ya 1 b. Apakah dalam melakukan mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan? Wawancara dengan Ka.TU dan KAUR Kepegawaian --> dalam bentuk notulen atau bagaimana? A/B/C/D B 0.Sub. Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam Y/T Tidak 0 organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja? 2 Pola Mutasi Internal (2) 2.11 55.0 1.67 .67% a. Dalam melakukan pengembangan karier pegawai.bag. Apakah penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan? A/B/C/D A 1 c. b.

c. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi
terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan Y/T Tidak 0
dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja?

3 Pengembangan pegawai berbasis kompetensi (3) 3.0 1.34 44.67%
a. Apakah Unit Kerja melakukan Training Need
Analysis Untuk pengembangan kompetensi ?

Y/T Ya 1

b. Dalam menyusun rencana pengembangan
kompetensi pegawai, apakah mempertimbangkan
hasil pengelolaan kinerja pegawai? panduan
penilaian kinerja profeional medis dan profesi lain
sudah ada. namun hanya sebagian besar rencana
pengembangan kompetensi pegawai
A/B/C/D B 0.67
mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja
pegawai

c. Persentase kesenjangan kompetensi pegawai yang
ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan
untuk masing-masing jabatan belum bisa
dilakukan penilaian karena belum ada perhitungan
yang membandingkan antara kompetensi pegawai
yang ada dengan standar kompetensi yang A/B/C/D D 0
ditetapkan

d. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh
kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun
pengembangan kompetensi lainnya. Kebijakan
pengembangan kompetensi dan Notulen pelatihan
belum ada,

A/B/C/D B 0.67

e. Dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi,
apakah unit kerja melakukan upaya pengembangan
kompetensi kepada pegawai (dapat melalui
pengikutsertaan pada lembaga pelatihan, in-house
training, atau melalui coaching, atau mentoring, A/B/C/D B 0.67
dll) ?

f. Apakah telah dilakukan monitoring dan evaluasi
terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam
kaitannya dengan perbaikan kinerja?

A/B/C/D D 0

4 Penetapan kinerja individu (4) 4.0 2.08 52.00%
a. Terdapat penetapan kinerja individu yang terkait
dengan kinerja organisasi

A/B/C/D A 1

b. Ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian
dengan indikator kinerja individu level diatasnya

A/B/C/D C 0.33

c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara
periodik

A/B/C/D/E B 0.75

d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar
untuk pemberian reward (pengembangan karir
individu, penghargaan dll).

A/B/C/D D 0

5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode perilaku 3.0 2.01 67.00%
pegawai
a. Aturan(3)disiplin/kode etik/kode perilaku telah
dilaksanakan/diimplementasikan

A/B/C/D B 0.67

6. Sistem Informasi Kepegawaian (1) 1.0 1.00 100.00%
a. Data informasi kepegawaian unit kerja telah
dimutakhirkan secara berkala. Print sm bu sulis

A/B/C/D A 1

PENGUATAN AKUNTABILITAS (10) 10.00% a. Apakah dokumen perencanaan telah berorientasi hasil A/B/C/D A 1 c. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan Y/T Tidak 0 b.29% 1 Keterlibatan pimpinan (5) 5.93 39.0 3.00 0. Apakah pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Penetapan Kinerja Y/T Tidak 0 c.93 78.IV.0 3. Apakah terdapat Indikator Kinerja Utama (IKU) A/B/C B 0.0 0.57% a.5 . Apakah dokumen perencanaan sudah ada A/B/C A 1 b. Apakah pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala Y/T Tidak 0 2 Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja (5) 5.

67 .d. Apakah indikator kinerja telah SMART A/B/C/D B 0.

Telah dilakukan public campaign tentang pengendalian gratifikasi A/B/C C 0 .0 0. Apakah laporan kinerja telah disusun tepat waktu Y/T YA 1 f. Apakah pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja A/B/C/D A 1 g.5 V.00% 1 Pengendalian Gratifikasi (3) 3.00 0. Apakah terdapat upaya peningkatan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja A/B/C/D C 0.00 0.00% a.0 0.33 h Pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten A/B/C B 0. PENGUATAN PENGAWASAN (15) 15. e.

b. Telah dilakukan penilaian risiko atas pelaksanaan kebijakan A/B/C/D D 0 .0 0. Telah dibangun lingkungan pengendalian A/B/C/D D 0 b.00 0. Pengendalian gratifikasi telah diimplementasikan A/B/C C 0 2 Penerapan SPIP (3) 3.00% a.

Telah dilakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir risiko yang telah diidentifikasi A/B/C C 0 d. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait A/B/C C 0 .c.

00% a.0 0.3 Pengaduan Masyarakat (3) 3.00 0. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah diimplementasikan A/B/C/D D 0 b. Hasil penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti A/B/C/D D 0 .

00% a.00 0. Hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti A/B/C C 0 4 Whistle-Blowing System (3) 3.0 0. Whistle Blowing Systemtelah diterapkan A/B/C/D D 0 . Apakah Whistle Blowing System sudah di Y/T Tidak 0 internalisasi ? b. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat A/B/C/D D 0 d. c.

Telah terdapat identifikasi/pemetaan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama Y/T TIDAK 0 b.0 0. Hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti A/B/C/D D 0 5 Penanganan Benturan Kepentingan (3) 3.00% a. Penanganan Benturan Kepentingan telah disosialisasikan/internalisasi A/B/C/D D 0 . Telah dilakukan evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System A/B/C/D D 0 d. c.00 0.

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (10) 10.0 2. c.76% 1 Standar Pelayanan (3) 3.38 63. Telah dilakukan evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan A/B/C C 0 e. Hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti A/B/C/D D 0 VI.0 6. Penanganan Benturan Kepentingan telah diimplementasikan A/B/C/D D 0 d.25% a. Terdapat kebijakan standar pelayanan A/B/C A 1 .38 79.

67 d. Dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP A/B/C B 0. Terdapat SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan A/B/C/D B 0.b. Standar pelayanan telah dimaklumatkan A/B/C/D A 1 c.5 .

00 66.0 2.60% a. Telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dalam upaya penerapan Budaya Pelayanan Prima A/B/C/D A 1 b. Telah terdapat sistem punishment(sanksi)/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar A/B/C C 0 .2 Budaya Pelayanan Prima (3) 3. Informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media A/B/C A 1 c.

Hasil survey kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka A/B/C B 0. Dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan A/B/C A 1 b. Telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi A/B/C/D A 1 e.5 . Terdapat inovasi pelayanan A/B/C/D C 0.00 50.00% a.33 3 Penilaian kepuasan terhadap pelayanan (4) 4. d.0 2.

PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KKN (20) 20.0 0.0 20.00% II.0 0-4 0. HASIL (40) I. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (20) 20.00% TOTAL HASIL 40.00% 2. Dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat A/B/C/D D 0 TOTAL PENGUNGKIT 60. Nilai Survey Persepsi Korupsi (Survei Eksternal) (15) 15. Nilai Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Eksternal) ( 20.00 0 NILAI EVALUASI REFORMASI BIROKRASI 20.00 0. c.00 0% 1.0 0-4 0. Persentase temuan hasil pemeriksaan (Internal dan 5.00 0.0 eksternal) yang ditindaklanjuti (5) 0-100% 0.68 B.00 0% 1.682 .0 0.00 0.0 0.

Tidak di seleksi dapatkan dan teliti dokumen Ya. cek dan catat cakupan audience sosialisasi/media informasinya. laporan Ya. "bebas korupsi dan melayani". dan b. apabila memiliki dokumen rencana kerja pembangunan Zona pembangunan ZI. teliti dokumen perencanaan pastikan a. Sebagian target-target prioritas relevan dengan tujuan cek keselarasan program kegiatan pembangunan WBK/WBBM. c. mulai perencanaan Integritas pembanguna sampai pengembangnnya. Tidak ada target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM dapatkan media sosialisasi. itu berjalan. Sebagian menggunakan prosedur. apabila ada media sosialisasi pembangunan WBK/WBBM sosialisasi. Semua target-target prioritas relevan dengan tujuan tujuan untuk membentuk unit yang pembangunan WBK/WBBM. catat sekarang sudah pada posisi tahun ke berapa. . Program evalusi Keterangan dapatkan dan teliti SK Tim ZI Ya. Dengan prosedur/mekanisme yang jelas. dengan tujuan yang ingin dicapai c. penentuan anggota. apabila Tim telah dibentuk di dalam unit kerja dapatkan dan teliti makanisme a. yakinkan proses b.

kalo tidak ada. Jika sebagian besar laporan monitoring dan evaluasi tim lanjut atas rekomendasi. catat keberkalaannya. teliti cakupan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM evaluasinya. (klo ada. Belum ada kegiatan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan rencana dapatkan laporan monev a. Sebagian kecil kegiatan pembangunan telah dilaksanakan pembangunan sesuai dengan rencana. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan triwulan. bandingkan sesuai dengan rencana. Jika semua pelaksanaan kegiatan monitoring danUnit WBK/WBBM evaluasi tim internal atas dilakukan tahunan (klo ada). internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas dapatkan laporan hasil tndak lanjut persiapan dan laporan a. dengan dokumen rencana c. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM belum ditindaklanjuti . Sebagian besar kegiatan pembangunan telah dilaksanakan pembangunan ZI). dilakukan bulanan. b. kalo tidak dengan rencana. d. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas pembangunan ZI. Jika sebagian kecil laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti. c. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan semesteran. ada catat semua kegiana dalam b.dapatkan laporan pelaksanaan a. d. d. bandingkan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah antara rekomendasi dengan kegiatan ditindaklanjuti. Semua kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai pembangunan ZI. c. yang berhubungan dengan tindak b.

Jika semua anggota terlibat dalam pembangunan Zona pembangunan ZI. d. mengisi/mencatat kehadiran setiap hari seperti pegawai lain. (pengawasan dan juga melakukan inovasi yang selaras. dengan SOP c. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis dan dan daftar SOP. Jika belum ada anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dapatkan peta proses bisnis utama a. b. internalisasi tentang budaya kerja. misalnya bahwa pimpinan memberikan contoh. jika pimpinan memberi teladan nyata. pastikan Ya. cek elemen Integritas menuju WBK/WBBM dan usulan-usulan dari anggota organisasi apakah ada unsur diakomodasikan dalam keputusan. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis. d. Jika sebagian besar anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. dll) dapatkan SK pembentukan agen Ya. Jika sebagian besar SOP unit telah mengacu peta proses bisnis. keterwakilan dari setiap seksi. (sosialisasi. Jika sebagian kecil anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. test bebrapa pertanyaan yang berhubungan dengan contoh perilaku (mis: datang tepat waktu. c. jika dilakukan pelatihan budaya kerja dan pola pikir budaya kerja dan pola pikir.wawancara dengan pegawai. Jika sebagian kecil SOP unit telah mengacu peta proses bisnis . pelayanan BC). cek keselarasan b. peningatan pelayanan prima dan peningkatan akuntabilitas kinerja) dapatkan notulen rapat a. jika agen perubahan sudah ditetapkan perubahan dapatkan agenda pembangunan Ya.

c. d. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP c. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi . Jika sebagian kecil SOP utama telah dievaluasi . Jika unit telah menerapkan sebagian besar SOP yang ditetapkan organisasi . d. b. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi dan juga melakukan inovasi pada SOP yang diterapkan. Jika seluruh SOP utama telah dievaluasi dan telah pelaksanaan SOP ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP b.observasi pelaksanaan SOP a. Jika unit telah menerapkan sebagian kecil SOP yang ditetapkan organisasi daparkan laporan evaluasi a. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi tetapi belum ditindaklanjuti.

Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang pegawai. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan jenis layanan. c. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja terpusat yang sasaran/1 SKP. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan pengaduan layanan menggunakan e. pastikan kejelasan menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi. waktu dan biaya. gov. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi secara terpusat. dan test case untuk 1 a. c. prosedur. berjalan. Belum memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang sudah menggunakan teknologi informasi wawancara.lakukan wawancara. Belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang menggunakan teknologi informasi wawancara. b. menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi. Belum memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi . test case untuk 1 nama a. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja yang informasi pengukuran kinerja menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi.menggunakan teknologi informasi secara terpusat. pastikan sistem a. serta b. 2) lakukan ssample untuk 1 b. menggunakan teknologi informasi. c.

a. kapan akan diupdate. jika kebijakan tentang keterbukaan informasi publik sudah informasi. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. khusus untuk mengacu kepada peta jabatan dan hasil analisis beban kerja KPPBC kudus minimal. Jika laporan monitoring dan evaluasiterhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. memuat untuk masing-masing jabatan beban pekerjaan dibandingkan dengan jumlah pegawai dan spesifikasi pegawai) . operasionalisasi SDM. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. siapa yang men-update. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan semesteran. b. d. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan triwulan. jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik dapatkan dokumen rencana Ya. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. dapatkan laporan evaluasi Ya. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan tahunan dapatkan kebijakan keterbukaan Ya. minimal memuat. apa saja diterapkan yang akan diunggah ke pada masyarakat. operasionalisasi SDM. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan bulanan. operasionalisasi SDM. operasionalisasi SDM. c. jika kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja ADA kebutuhan pegawai.

klo tidak ada. upaya pengajuan pegawai jabatan. jika ada dilakukan mutasi pegawai antar jabatan sebagai ADA ada). a. c. Ya.lakukan sampel atas pelaksanaan a. Jika sebagian besar mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi. memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi dan juga unit kerja memberikan pertimbangan terkait hal ini. (upaya mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per rotasi. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah ADA cek SK rotasi terakhir. d. TIDAK penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan ADA jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja dapatkan dokumen pola rotasi (klo Ya. Jika sebagian besar penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan. Jika sebagian kecil semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi . b. Tidak ada penempatan pegawai hasil rekrutmen murni yang mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per dapatkan laporan monev. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi. Jika semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni ADA rencana kebutuahn pegawai. wawancara dan wujud dari pengembangan karier pegawai catat bagaimana pola rotasi internal? wawancara pelaksanaan pola rotasi. Jika sebagian kecil penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan. c. baru. d. jika sudah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap jabatan. upaya peningkatan kompetansi) b.

Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan TIDAK standar kompetensi yang ditetapkan sebesar <25% . Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >75%-100% . jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap TIDAK kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan ADA perbaikan kinerja 1) dapatkan kebijakan pengembangan Ya. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >25%-50% . 2) lakukan sample pada 1-2 upaya pengembangan kompetensi (dapatkan notulen pelatihan). jika sudah dilakukan Training Need Analysis Untuk ADA kom petensi (klo ada) kalo tidak ada pengembangan kompetensi wawancara upaya pengembangan kompetensi. d. ADA b. Belum ada rencana pengembangan kompetensi pegawai yang mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai a. Jika sebagian besar rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai.laporan evaluasi Ya. c. d. Jika semua rencana pengembangan kompetensi pegawai ADA mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai. b. Jika sebagian besar kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan >50%-75%. a. c. Jika sebagian kecil rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai.

pengembangan kompetensi. Dokumennya belum ada d. Belum ada pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya 1) dapatkan pola pengembangan a. Jika seluruh pegawai di Unit Kerja telah memperoleh TIDAK kom petensi (klo ada) kalo tidak ada kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun ADA wawancara upaya pengembangan pengembangan kompetensi lainnya. Jika sebagian besar pegawai di Unit Kerja telah memperoleh 1-2 upaya pengembangan kompetensi kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun (dapatkan notulen pelatihan). ADA keadilan dalam mendapatkan b. catat kesetaraan dan pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan ADA keadilan dalam mendapatkan kinerja dilakukan bulanan. bagaimana menentukan/menunjuk c. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi TIDAK kompetensi. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil bagaimana menentukan/menunjuk pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan pegawai yang akan mengikuti diklat. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi pengembangan kompetensi. 2) catat b. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan semesteran. c. 2) catat kepada sebagian besar pegawai. Jika unit kerja belum melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai 1) dapatkan pola pengembangan a. catat kesetaraan dan kepada seluruh pegawai. Jika laporan monitoring dan evaluasi laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan tahunan . pengembangan kompetensi lainnya. kepada sebagian kecil pegawai. d. kompetensi. c. Jika sebagian kecil pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya. 2) lakukan sample pada b.1) dapatkan kebijakan pengembangan a. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil TIDAK kompetensi. d. kinerja dilakukan triwulan. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi pegawai yang akan mengikuti diklat.

Dokumen belum ada c. Jika sebagian kecil penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi . Pengukuran kinerja individu dilakukan secara triwulanan c. d. dengan kinerja organisasi . dan output individu. Jika sebagian besar penetapan kinerja individu yang terkait kegiatan seksi.1) dapatkan SKP dan sasaran a. d. c. Jika seluruh ukuran kinerja individu telah memiliki TIDAK organisasi. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara semesteran d. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara tahunan E. seksi dan individu) b. program b. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara bulanan level (organisasi. Belum ada ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya teliti pengukuran kinerja pada setiap a. Jika sebagian kecil ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya . Pengukuran kinerja individu belum dilakukan . Belum ada penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi teliti keselarasannya antara sasaran a. teliti keselarasannya kinerja organisasi . Jika seluruh penetapan kinerja individu yang terkait dengan TIDAK organisasi. ADA dan output individu. program kegiatan seksi. kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya . Jika sebagian besar ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya . b. ADA antara sasaran organisasi.

Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi dapatkan jadwal pemutahiran. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi . Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara tahunan . 2) lakukan sample untuk 1 pemberian reward ADA pegawai yang berprestasi. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah ADA lakukan cek untuk update terakhir. c. b. 2) a. b. c. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward d. Hasil penilaian kinerja individu belum dijadikan dasar pemberian reward laporan pelaksanaan penegakan a. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward c. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara semesteran. b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi . d.teliti kegunaan penilaian kinerja a. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara triwulan. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan TIDAK disiplin/kode etik/kode perilaku disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi dan ADA juga membuat inovasi terkait aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. dimutakhirkan secara bulanan. d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar TIDAK individu.

jika pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala TIDAK laporan pemantauan 2) cek ADA pemantauan kinerja terakhir dapatkan dokumen perencanaan a. b. Jika unit kerja belum memiliki IKU . Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi. b. jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat TIDAK penetapan kinerja (untuk setiap level) penyusunan Penetapan Kinerja ADA dapatkan jadwal pemantauan dan Ya. Rencana Kerja Tahunan dan Penetapan Kinerja) . Jika unit kerja belum memiliki dokumen perencanaan teliti kualitas dokumen perencanaan. c. a. Jika sebagian besar dokumen perencanaan telah berorientasi hasil hasil . c. Jika unit kerja hanya memiliki Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja . c. Belum ada dokumen perencanaan yang berorientasi hasil dapatkan IKU. d. ADA apakah sasaran/KU berorientasi b. Jika sebagian kecil dokumen perencanaan telah berorientasi hasil .dapatkan notulen penyusunan Ya. Jika unit kerja telah memiliki seluruh dokumen perencanaan ADA (Rencana Strategis. a. jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat TIDAK perencanaan penyusunan Perencanaan ADA dapatkan notulen penyusunan Ya. Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi dan ADA juga membuat IKU tambahan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . Jika seluruh dokumen perencanaan telah berorientasi hasil .

teliti kualitas IKU apakah relevan. obyektif dalam mengukur c. sasaran/KU d. Jika sebagian kecil indikator kinerja unit kerja telah SMART . Jika seluruh indikator kinerja unit kerja telah SMART. Jika sebagian besar indikator kinerja unit kerja telah SMART . a. Belum ada indikator kinerja unit kerja yang SMART . cukup dan dapat diukur secara b.

Jika unit kerja berupaya meningkatkan seluruh kapasitas ADA kapasitas SDm (sosialisasi. Pengelolaan akuntabilitas kinerja belum dilaksanakan oleh seluruh SDM yang kompeten dpaatkan metode sosialisasi. Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh TIDAK seluruh SDM yang kompeten . pelatihan SDM yang menangani akuntabilitas kinerja . ADA b. . Jika seluruh pelaporan kinerja telah memberikan informasi ADA laporan apakah ada informasi tentang kinerja . informasi tentang kinerja . Unit kerja belum berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja a. Jika sebagian kecil pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja .dapatkan laporan kinerja teliti Ya. c. Public campaign dilakukan tidak secara berkala audiencenya. media a. Jika sebagian besar pelaporan kinerja telah memberikan analisinya dan rencana aksi kedepan. keberhasilan/kegagalan kinerja. c. jika unit kerja telah menyusun laporan kinerja tepat waktu ADA tanggal laporan kinerja teliti laporan kinerja. AN c. sample ke pegawai c. Public campaign telah dilakukan secara berkala informasi dan teliti cakupan b. Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian kecil kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja . d. Belum ada pelaporan kinerja yang memberikan informasi tentang kinerja dapatkan upaya peningkatan a. BARU dll) b. b. d. Belum dilakukan public campaign apakah tau keberadaan kebijakan gratifikasi dan prosedur pelaporan gratifikasi nya. Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian besar SEBAGI kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja . Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh sebagian SDM yang kompeten . cek substansi a.

b. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . 2) klo tidak ada. b. c. Jika unit kerja membangun sebagian besar lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian besar pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja belum mengimplementasikan pengendalian gratifikasi dapatkan upaya pengendalian a. pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan apakah tau risiko dari organisasi. organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan bandingkan dengan SOP. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian (impromisasi) sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh wawancara kepada pihak terkait. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. b. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi penanganan gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengendalian gratifikasi yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . c.dapatkan laporan tahunan a. c. Jika unit kerja membangun sebagian kecil lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dapatkan peta risiko. d. a. d. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian kecil pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja.

bandingkan dengan risiko meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi yang akan terjadi. c. dan cek a. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. apakah b. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada cakupan audience nya.dapatkan kegiatan meminimaisir a. b. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada mengetahui adanya SPI. Jika unit kerja belum melakukan seluruh kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko dapatkan media informasi. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk risiko. sebagian pihak terkait c. Belum ada pihak terkait yang mendapatkan informasi dan komunikasi mengenai SPI . 2) lakukan seluruh pihak terkait sample kepada 1-2 pegawai. dan juga membuat inovasi terkait kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang sesuai dengan karakteristik unit kerja .

c. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dpatkan laporan penanganan a. d. perdalam ditindaklanjuti oleh unit kerja. tanya apakah b. Jika unit kerja mengimplementasikan seluruh kebijakan masyarakat. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat belum ditindaklanjuti oleh unit . Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . dengan menguji kegiatan yang c. rekomendasinya. apakah unit pengelola pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan pengaduan masyarakat. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . d. teliti ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika sebagian kecil Hasil penanganan pengaduan masyarakat dilakukan ditindaklanjuti oleh unit kerja. organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengaduan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. b.dapatkan kebijakan pengaduan a. Jika sebagian besar Hasil penanganan pengaduan masyarakat rekomendasi dilakukan. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat pengaduan maysrakat.

c. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat masyarakat dilakukan bulanan. b.dapatkan laporan monev pengaduan a. Jika unit kerja menerapkan sebagian kecil kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . dapatkan a. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan tahunan dapatkan tindak lanjut pengaduan a. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika seluruh hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat. b. b. Jika belum ada hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti unit kerja Ya. c. d. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle apakah ada unut pengelola WBS. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan triwulan. Jika sebagian hasil evaluasi atas penanganan pengaduan (hub kausalitas dengan pertanyaan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan semesteran. Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pelaksanaan Whistle Blowing System yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. lanjutnya dengan rekomendasinya. jika Whistle Blowing System telah di internalisasi di unit kerja dapatkan kebijakan WBS. d. Jika unit kerja menerapkan sebagian besar kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . bandingkan tindak masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. sebelumnya) c.

c. Jika seluruh hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing bandingkan tindak lanjutnya dengan System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. rekomendasinya. notulen a. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan bulanan. Jika penanganan Benturan Kepentingan sosialisasi. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian besar unit kerja. teliti cakupan audiensinya disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja b. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian kecil unit kerja d. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan tahunan dapatkan tindak lanjut WBS. d. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja . teliti jenis hubungan kepentingan dalam tugas fungsi utama benturan kepentingan dapatkan media informasi. Jika belum ada hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System yang ditindaklanjuti unit kerja dapatkan kebijakan benturan Ya. b.dapatkan laporan monev WBS a. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan semesteran. a. d. c. c. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas penerapan Whistle dengan pertanyaan sebelumnya) Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika unit kerja telah mengidentifikasi/memetakan benturan kepentingan. (hub kausalitas b. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan triwulan.

Jika penanganan Benturan Kepentingan belum dievaluasi oleh unit kerja dapatkan tindak lanjut bentran a. sebelumnya) c. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian kecil unit kerja d.dapatkan prosedur pelaporan a. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan benturan kepentungan. c. d. bandingkan tindak Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. wawancara ke seluruh unit kerja apakah ada dilaksanakan. b. c. lanjutnya dengan rekomendasinya. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . Jika seluruh hasil evaluasi atas Penanganan Benturan kepentingan. kepentingan c. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi secara kepentingan berkala oleh unit kerja. b. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi. Jika belum ada hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan yang ditindaklanjuti unit kerja dapatkan standart pelayanan a. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas Penanganan Benturan (hub kausalitas dengan pertanyaan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. 2) sample b. Jika unit kerja belum memiliki kebijakan standar pelayanan . Jika penanganan Benturan Kepentingan belum diimplementasikan ke seluruh unit kerja dapatkan laporan monev benturan a. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke pegawai apakah tau ttg kebijakan ke sebagian besar unit kerja. b. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi tidak secara berkala oleh unit kerja.

c. b. Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja menerapkan sebagian kecil SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi laporan review SOP. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . dan cek tindak a. cek media sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat pengumumannya inovasi terkait maklumat standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait SOP yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. c.apakah standar pelayanan telah a. b. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar lanjutnya pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga unit kerja berinisiatif melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP . Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan diumumkan. b. d. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. Jika unit kerja belum melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP . Jika unit kerja menerapkan sebagian besar SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . c. d. Jika unit kerja telah memaklumatkan sebagian kecil standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dapatkan SOP pelayanan a. Jika unit kerja memaklumatkan sebagian besar standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi .

dsb) c. media sosial. a. Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar ada namun belum diimplementasikan c. lakukan sample untuk serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila pemberian reward n punishment layanan tidak sesuai standar dan sudah diimplementasikan b. media televisi. media cetak. Informasi pelayanan dapat diakses melalui berbagai media cek cakupan audience-nya (misal: papan pengumuman. Informasi pelayanan sulit diakses melalui berbagai media dapatkan sistem reward n a. Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan punishment. radio dsb) b. Belum terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar . Seluruh sosilisasi/pelatihan belum dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima dapatkan media informasi layanan.dapatkan notulen a. Sebagian besar sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam materi sosialisasi upaya penerapan budaya pelayanan prima c. Sebagian kecil sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima d. Seluruh sosilisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya sosialisasi/pelatihan budaya penerapan budaya pelayanan prima pelayana prima. Informasi pelayanan dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman. selebaran. website. teliti pesertanya dan b.

Jika unit kerja belum memiliki inovasi pelayanan dapatkan hasil survey a. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang dari deputi yanlik) seluruhnya berbeda dengan unit kerja lain. selebaran. Belum ada survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan teliti hasil survey apakah dapat a. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan sama dengan unit kerja lain . media pengujian sosial. Apabila tidak ada pelayanan yang dilakukan secara terpadu dapatkan inovasinya (cek nominasi a. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui diakses secara terbuka. c. b. Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dilakukan secara berkala b. dsb) c. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang sebagian besar sama dengan unit kerja lain. Apabila seluruh pelayanan sudah dilakukan secara terpadu b. a. Apabila sebagian besar pelayanan sudah dilakukan secara terpadu c. media cetak. lakukan berbagai media (misal: papan pengumuman. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman. Hasil survei kepuasan masyarakat sulit diakses melalui berbagai media . website. media televisi. Apabila sebagian kecil pelayanan sudah dilakukan secara terpadu d. d. Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan tidak berkala c. radio dsb) b.

Belum dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat Diisi dengan nilai hasil Survei Eksternal atas Persepsi Korupsi Diisi dengan Nilai Hasil Survei Eksternal Kualitas Pelayanan . Dilakukan tindak lanjut atas sebagian kecil hasil survey kepuasan masyarakat d. Dilakukan tindak lanjut atas sebagian besar hasil survey kepuasan masyarakat c.dapatkan tindak lanjut dari hasil a. Dilakukan tindak lanjut atas seluruh hasil survey kepuasan survey. Teliti keterkaitanntya b. bandingkan dengan hasil masyarakat survey.

00% WBK/WBBM (2) . b.02% 1 Tim Kerja (1) 1.75 75.00% a. MANAJEMEN PERUBAHAN (5) 5. Apakah terdapat mekanisme atau media dapatkan media sosialisasi. PROSES (60) I.50 30. Apakah unit kerja telah membentuk tim dapatkan dan teliti SK Tim ZI untuk melakukan pembangunan Zona Y/T Ya 1 Integritas ? b. cek dan catat untuk mensosialisasikan pembangunan cakupan audience sosialisasi/media informasinya. laporan sosialisasi. Apakah penentuan anggota Tim selain dapatkan dan teliti makanisme penentuan anggota.00 0. yakinkan pimpinan dipilih melalui A/B/C B 0. Apakah dalam dokumen pembangunan teliti dokumen perencanaan pastikan tujuan untuk membentuk terdapat target-target prioritas yang unit yang "bebas korupsi dan melayani".0 0.0 1. catat WBK/WBBM ? sekarang sudah pada posisi tahun ke berapa. mulai pembangunan Zona Integritas menuju Y/T Tidak 0 perencanaan pembanguna sampai pengembangnnya.33% Integritas a. WBK/WBBM ? Y/T Ya 1 3 Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan 2.LEMBAR KERJA EVALUASI ZONA INTEGRITAS (ZI) MENUJU WBK/WBBM INSTANSI : Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma NTB TAHUN : 2017 Program evalusi Pilihan PENILAIAN Jwban Nilai % Jawaban A.5 proses itu berjalan.33 33.0 0.0 0. prosedur/mekanisme yang jelas ? 2 Dokumen Rencana Pembangunan Zona 1. Apakah(1) ada dokumen rencana kerja dapatkan dan teliti dokumen pembangunan ZI. dan cek keselarasan relevan dengan tujuan pembangunan program kegiatan dengan tujuan yang ingin dicapai WBK/WBBM? A/B/C C 0 c.

0 0. teliti cakupan terhadap pembangunan Zona Integritas evaluasinya. dll) b. Apakah seluruh kegiatan pembangunan dapatkan laporan pelaksanaan pembangunan ZI. rencana ? bandingkan dengan dokumen rencana pembangunan A/B/C/D D 0 b. A/B/C/D D 0 4 Perubahan pola pikir dan budaya kerja (1) 1. telah ditindaklanjuti ? bandingkan antara rekomendasi dengan kegiatan yang berhubungan dengan tindak lanjut atas rekomendasi. a. pastikan bahwa pimpinan model dalam pelaksanaan Pembangunan memberikan contoh. internalisasi tentang budaya kerja. Apakah telah dibangun budaya kerja dan dapatkan agenda pembangunan budaya kerja dan pola pikir.42 41. Apakah pimpinan berperan sebagai role wawancara dengan pegawai. A/B/C/D D 0 c. catat keberkalaannya. kalo sudah dilaksanakan sesuai dengan tidak ada catat semua kegiana dalam pembangunan ZI).75% a. Terdapat monitoring dan evaluasi dapatkan laporan monev pembangunan ZI. Apakah sudah ditetapkan agen dapatkan SK pembentukan agen perubahan perubahan ? Y/T Ya 1 c. kalo tidak ada. Apakah hasil Monitoring dan Evaluasi dapatkan laporan hasil tndak lanjut (klo ada). (klo ada. pola pikir di lingkungan organisasi? (sosialisasi. peningatan Y/T Tidak 0 pelayanan prima dan peningkatan akuntabilitas kinerja) . test bebrapa pertanyaan yang berhubungan WBK/WBBM ? Y/T Tidak 0 dengan contoh perilaku (mis: datang tepat waktu.

00% a. cek elemen organisasi dalam pembangunan Zona Integritas apakah ada unsur keterwakilan dari setiap seksi.0 0. Apakah sistem pengukuran kinerja unit lakukan wawancara.00 0. pastikan sistem informasi pengukuran sudah menggunakan teknologi kinerja berjalan. menuju WBK/WBBM? A/B/C/D B 0. d. PENATAAN TATALAKSANA (5) 5.5 0. informasi? A/B/C C 0 .5) SOP mengacu pada peta proses a. Prosedur operasional tetap (SOP) telah daparkan laporan evaluasi pelaksanaan SOP dievaluasi A/B/C/D D 0 2 E-Government (2) 2.67 II.00 0. Prosedur operasional tetap (SOP) telah observasi pelaksanaan SOP diterapkan A/B/C/D D 0 c. cek keselarasan dengan SOP A/B/C/D D 0 b. Apakah dapatkan peta proses bisnis utama dan daftar SOP. 2) lakukan ssample untuk 1 sasaran/1 SKP.0 0.00 0. (pengawasan bisnis instansi dan pelayanan BC).00% utama (1.00% 1 prosedur operasional tetap (SOP) kegiatan 1. Apakah anggota organisasi terlibat dapatkan notulen rapat pembangunan ZI.

SDM sudah menggunakan teknologi informasi? A/B/C C 0 c. informasi publik telah diterapkan apa saja yang akan diunggah ke pada masyarakat.00 0. serta pengaduan layanan informasi? menggunakan e-gov.18% 1 Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai 2. pastikan publik sudah menggunakan teknologi kejelasan prosedur.0 8.67% dengan kebutuhan organisasi (2) . kapan akan Y/T Tidak 0 diupdate. dan pemberian layanan kepada publik? A/B/C/D D 0 3 Keterbukaan Informasi Publik (1. Melakukan monitoring dan evaluasi dapatkan laporan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan Y/T Tidak 0 informasi publik III.5 0.33 66. Kebijakan tentang keterbukaan dapatkan kebijakan keterbukaan informasi.0 1. dan test case untuk 1 jenis layanan.5) 1. PENATAAN SISTEM MANAJEMEN SDM (15) 15. minimal memuat. operasionalisasi SDM. waktu dan biaya. siapa yang men-update. test case untuk 1 nama pegawai.88 59. b. Apakah pemberian pelayanan kepada wawancara.00% a. Apakah operasionalisasi manajemen wawancara. A/B/C C 0 d Apakah telah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. b.

apakah telah dilakukan mutasi wawancara dan catat bagaimana pola rotasi internal? pegawai antar jabatan? Y/T Ya 1 b. klo tidak ada. memuat beban pekerjaan dibandingkan peta jabatan dan hasil analisis beban dengan jumlah pegawai dan spesifikasi pegawai) kerja untuk masing-masing jabatan? Y/T Ya 1 b. upaya peningkatan kebutuhan pegawai yang telah disusun kompetansi) per jabatan? A/B/C/D A 1 c. Apakah penempatan pegawai hasil lakukan sampel atas pelaksanaan rencana kebutuahn pegawai. upaya pengajuan pegawai baru.Sub.TU dan KAUR Kepegawaian --> dalam bentuk notulen atau bagaimana? .67% a. Dalam melakukan pengembangan karier dapatkan dokumen pola rotasi (klo ada). Apakah telah dilakukan monitoring dan dapatkan laporan monev.bag. pegawai. cek SK rotasi terakhir. Apakah kebutuhan pegawai yang dapatkan dokumen rencana kebutuhan pegawai. pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan? Wawancara A/B/C/D B 0.67 dengan Ka.11 55. a. dan evaluasi terhadap penempatan pegawai rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap Y/T Tidak 0 kinerja unit kerja? 2 Pola Mutasi Internal (2) 2. rekrutmen murni mengacu kepada (upaya rotasi. Apakah dalam melakukan mutasi wawancara pelaksanaan pola rotasi. khusus untuk disusun oleh unit kerja mengacu kepada KPPBC kudus minimal.0 1.

34 44.67% kompetensi a. namun hanya sebagian besar rencana pengembangan kompetensi pegawai A/B/C/D B 0. Apakah telah dilakukan monitoring dan laporan evaluasi evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja? Y/T Tidak 0 3 Pengembangan pegawai berbasis 3. Dalam menyusun rencana pengembangan kompetensi pegawai. Apakah(3) Unit Kerja melakukan Training 1) dapatkan kebijakan pengembangan kom petensi (klo ada) kalo Need Analysis Untuk pengembangan tidak ada wawancara upaya pengembangan kompetensi. c.0 1. 2) kompetensi ? lakukan sample pada 1-2 upaya pengembangan kompetensi Y/T Ya 1 (dapatkan notulen pelatihan).67 mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai c. apakah mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai? panduan penilaian kinerja profeional medis dan profesi lain sudah ada. b. Persentase kesenjangan kompetensi pegawai yang ada dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan belum bisa dilakukan penilaian karena belum ada perhitungan yang membandingkan antara kompetensi pegawai yang ada A/B/C/D D 0 dengan standar kompetensi yang ditetapkan .

dan output individu. 2) maupun pengembangan kompetensi lakukan sample pada 1-2 upaya pengembangan kompetensi lainnya. Terdapat penetapan kinerja individu 1) dapatkan SKP dan sasaran organisasi. Pegawai di Unit Kerja telah memperoleh 1) dapatkan kebijakan pengembangan kom petensi (klo ada) kalo kesempatan/hak untuk mengikuti diklat tidak ada wawancara upaya pengembangan kompetensi. Dalam pelaksanaan pengembangan 1) dapatkan pola pengembangan kompetensi. kompetensi dan Notulen pelatihan belum ada.08 52. teliti keselarasannya yang terkait dengan kinerja organisasi antara sasaran organisasi. catat kesetaraan evaluasi terhadap hasil pengembangan dan keadilan dalam mendapatkan pengembangan kompetensi.00% a.0 2. catat kesetaraan kompetensi. apakah unit kerja dan keadilan dalam mendapatkan pengembangan kompetensi. 2) melakukan upaya pengembangan catat bagaimana menentukan/menunjuk pegawai yang akan kompetensi kepada pegawai (dapat mengikuti diklat. dll) ? f. atau A/B/C/D B 0. Dokumen belum ada A/B/C/D A 1 . Kebijakan pengembangan (dapatkan notulen pelatihan). Dokumennya belum ada melalui pengikutsertaan pada lembaga pelatihan. d. atau mentoring. Apakah telah dilakukan monitoring dan 1) dapatkan pola pengembangan kompetensi. A/B/C/D B 0. A/B/C/D D 0 4 Penetapan kinerja individu (4) 4.67 melalui coaching. in-house training.67 e. 2) kompetensi dalam kaitannya dengan catat bagaimana menentukan/menunjuk pegawai yang akan perbaikan kinerja? mengikuti diklat. program kegiatan seksi.

PENGUATAN AKUNTABILITAS (10) 10. individu level diatasnya A/B/C/D C 0.00% a. penghargaan dll). 2) lakukan cek untuk update telah dimutakhirkan secara berkala. b. seksi dan secara periodik individu) A/B/C/D/E B 0. A/B/C/D D 0 5.00 0. terakhir. 2) lakukan sample dijadikan dasar untuk pemberian reward untuk 1 pegawai yang berprestasi.0 0. Aturanpegawai (3) disiplin/kode etik/kode perilaku laporan pelaksanaan penegakan disiplin/kode etik/kode perilaku telah dilaksanakan/diimplementasikan A/B/C/D B 0.0 2. Sistem Informasi Kepegawaian (1) 1.00 100.0 3.00% perilaku a.29% 1 Keterlibatan pimpinan (5) 5. Penegakan aturan disiplin/kode etik/kode 3.0 1.75 d. (pengembangan karir individu. dan output individu. Ukuran kinerja individu telah memiliki teliti keselarasannya antara sasaran organisasi.00% . Print sm bu sulis A/B/C/D A 1 IV. Pengukuran kinerja individu dilakukan teliti pengukuran kinerja pada setiap level (organisasi.01 67. program kegiatan kesesuaian dengan indikator kinerja seksi.33 c.67 6. Hasil penilaian kinerja individu telah teliti kegunaan penilaian kinerja individu. Data informasi kepegawaian unit kerja dapatkan jadwal pemutahiran.93 39.

0 3. A/B/C/D A 1 . Utama (IKU) A/B/C B 0. Apakah pimpinan terlibat secara dapatkan notulen penyusunan penetapan kinerja (untuk setiap langsung pada saat penyusunan Y/T Tidak 0 level) Penetapan Kinerja c.5 d.57% a. Apakah dokumen perencanaan sudah dapatkan dokumen perencanaan ada A/B/C A 1 b.93 78. analisinya dan rencana aksi kedepan. Apakah indikator kinerja telah SMART teliti kualitas IKU apakah relevan. Apakah pimpinan memantau pencapaian dapatkan jadwal pemantauan dan laporan pemantauan 2) cek kinerja secara berkala Y/T Tidak 0 pemantauan kinerja terakhir 2 Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja (5) 5. Apakah pimpinan terlibat secara dapatkan notulen penyusunan perencanaan langsung pada saat penyusunan Y/T Tidak 0 Perencanaan b. Apakah terdapat Indikator Kinerja dapatkan IKU.67 e. a. Apakah laporan kinerja telah disusun dapatkan laporan kinerja teliti tanggal laporan kinerja tepat waktu Y/T YA 1 f. apakah sasaran/KU berorientasi hasil berorientasi hasil A/B/C/D A 1 c. Apakah dokumen perencanaan telah teliti kualitas dokumen perencanaan. Apakah pelaporan kinerja telah teliti laporan kinerja. cukup dan dapat diukur secara obyektif dalam mengukur sasaran/KU A/B/C/D B 0. cek substansi laporan apakah ada informasi memberikan informasi tentang kinerja keberhasilan/kegagalan kinerja.

Pengendalian gratifikasi telah dapatkan laporan tahunan penanganan gratifikasi diimplementasikan A/B/C C 0 2 Penerapan SPIP (3) 3.0 0. b. sample ke pegawai apakah tau keberadaan A/B/C C 0 kebijakan gratifikasi dan prosedur pelaporan gratifikasi nya. g.33 h Pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh SDM yang kompeten A/B/C B 0.00% 1 Pengendalian Gratifikasi (3) 3. PENGUATAN PENGAWASAN (15) 15.00 0. kapasitas SDM yang menangani pelatihan dll) akuntabilitas kinerja A/B/C/D C 0.00 0.00% a. media informasi dan teliti cakupan tentang pengendalian gratifikasi audiencenya. Apakah terdapat upaya peningkatan dapatkan upaya peningkatan kapasitas SDm (sosialisasi. Telah dibangun lingkungan dapatkan upaya pengendalian (impromisasi) pengendalian A/B/C/D D 0 .5 V.0 0.0 0.00% a.00 0. Telah dilakukan public campaign dpaatkan metode sosialisasi.

Telah dilakukan kegiatan pengendalian dapatkan kegiatan meminimaisir risiko. apakah mengetahui adanya terkait A/B/C C 0 SPI. 3 Pengaduan Masyarakat (3) 3. SPI telah diinformasikan dan dapatkan media informasi.00% a. 2) dikomunikasikan kepada seluruh pihak lakukan sample kepada 1-2 pegawai.0 0. wawancara kepada pihak pelaksanaan kebijakan terkait. Kebijakan Pengaduan masyarakat telah dapatkan kebijakan pengaduan masyarakat.00 0. diidentifikasi A/B/C C 0 d. apakah tau risiko dari organisasi. A/B/C/D D 0 c. apakah unit diimplementasikan pengelola pengaduan masyarakat. 2) klo tidak ada. dan cek cakupan audience nya. Telah dilakukan penilaian risiko atas dapatkan peta risiko. b. bandingkan dengan SOP. A/B/C/D D 0 . bandingkan dengan untuk meminimalisir risiko yang telah risiko yang akan terjadi.

perdalam dengan menguji kegiatan yang dilakukan A/B/C/D D 0 c. Hasil penanganan pengaduan dpatkan laporan penanganan pengaduan maysrakat. teliti masyarakat telah ditindaklanjuti rekomendasinya. Apakah Whistle Blowing System sudah di internalisasi ? Y/T Tidak 0 b.00% a. (hub kausalitas dengan ditindaklanjuti pertanyaan sebelumnya) A/B/C C 0 4 Whistle-Blowing System (3) 3.0 0. bandingkan tindak pengaduan masyarakat telah lanjutnya dengan rekomendasinya. Telah dilakukan monitoring dan evaluasi dapatkan laporan monev pengaduan masyarakat atas penanganan pengaduan masyarakat A/B/C/D D 0 d. Whistle Blowing Systemtelah diterapkan dapatkan kebijakan WBS. tanya apakah rekomendasi dilakukan. A/B/C/D D 0 . b. dapatkan apakah ada unut pengelola WBS.00 0. Hasil evaluasi atas penanganan dapatkan tindak lanjut pengaduan masyarakat.

Telah terdapat identifikasi/pemetaan dapatkan kebijakan benturan kepentingan. Penanganan Benturan Kepentingan telah dapatkan prosedur pelaporan benturan kepentungan. bandingkan tindak lanjutnya Blowing System telah ditindaklanjuti dengan rekomendasinya. notulen sosialisasi. teliti cakupan disosialisasikan/internalisasi audiensinya A/B/C/D D 0 c.00% a.00 0. (hub kausalitas dengan pertanyaan sebelumnya) A/B/C/D D 0 5 Penanganan Benturan Kepentingan (3) 3. c.0 0. wawancara diimplementasikan apakah ada dilaksanakan. Penanganan Benturan Kepentingan telah dapatkan media informasi. 2) sample ke pegawai apakah tau ttg kebijakan kepentingan A/B/C/D D 0 . Hasil evaluasi atas penerapan Whistle dapatkan tindak lanjut WBS. Telah dilakukan evaluasi atas penerapan dapatkan laporan monev WBS Whistle Blowing System A/B/C/D D 0 d. teliti jenis hubungan benturan kepentingan dalam tugas benturan kepentingan fungsi utama Y/T TIDAK 0 b.

38 79. PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBL 10. d. cek media pengumumannya A/B/C/D A 1 . Terdapat kebijakan standar pelayanan dapatkan standart pelayanan A/B/C A 1 b.76% 1 Standar Pelayanan (3) 3. Standar pelayanan telah dimaklumatkan apakah standar pelayanan telah diumumkan.0 2. Telah dilakukan evaluasi atas dapatkan laporan monev benturan kepentingan Penanganan Benturan Kepentingan A/B/C C 0 e.25% a. bandingkan tindak Benturan Kepentingan telah lanjutnya dengan rekomendasinya. Hasil evaluasi atas Penanganan dapatkan tindak lanjut bentran kepentingan.0 6. (hub kausalitas dengan ditindaklanjuti pertanyaan sebelumnya) A/B/C/D D 0 VI.38 63.

00 66. Telah dilakukan sosialisasi/pelatihan dapatkan notulen sosialisasi/pelatihan budaya pelayana prima.5 2 Budaya Pelayanan Prima (3) 3. Terdapat SOP bagi pelaksanaan standar dapatkan SOP pelayanan pelayanan A/B/C/D B 0. dalam upaya penerapan Budaya teliti pesertanya dan materi sosialisasi Pelayanan Prima A/B/C/D A 1 b.60% a.0 2. cek cakupan audience-nya diakses melalui berbagai media A/B/C A 1 c. lakukan sample untuk punishment(sanksi)/reward bagi pemberian reward n punishment pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar A/B/C C 0 . Telah terdapat sistem dapatkan sistem reward n punishment. dan cek tindak lanjutnya standar pelayanan dan SOP A/B/C B 0. Informasi tentang pelayanan mudah dapatkan media informasi layanan. c.67 d. Dilakukan reviu dan perbaikan atas laporan review SOP.

00 0% 1. lakukan diakses secara terbuka pengujian A/B/C B 0. Terdapat inovasi pelayanan dapatkan inovasinya (cek nominasi dari deputi yanlik) A/B/C/D C 0.00% ditindaklanjuti (5) II.0 0.00 50.5 c. Telah terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi A/B/C/D A 1 e.33 3 Penilaian kepuasan terhadap pelayanan (4) 4. Nilai Survey Persepsi Korupsi (Survei Ekster 15.00 0. HASIL (40) I.68 B. Dilakukan survey kepuasan masyarakat dapatkan hasil survey terhadap pelayanan A/B/C A 1 b. Teliti keterkaitanntya A/B/C/D D 0 TOTAL PENGUNGKIT 60. d.0 2. Persentase temuan hasil pemeriksaan 5. Dilakukan tindak lanjut atas hasil survey dapatkan tindak lanjut dari hasil survey.00 0.00% a. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (20) 20.0 20. PEMERINTAH YANG BERSIH DAN BEBAS KK20.0 (Internal dan eksternal) yang 0-100% 0.0 0-4 0. bandingkan dengan hasil kepuasan masyarakat survey. Hasil survey kepuasan masyarakat dapat teliti hasil survey apakah dapat diakses secara terbuka.00% 2.0 0.00 0% .

00% TOTAL HASIL 40.6815714286 . Nilai Persepsi Kualitas Pelayanan (Survei Ek 20.00 0.0 0-4 0.0 0.00 0 NILAI EVALUASI REFORMASI BIROKRASI 20. 1.

Sebagian target-target prioritas relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM. Dengan prosedur/mekanisme yang jelas. b. Semua target-target prioritas relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM. Sebagian menggunakan prosedur. Tidak ada target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM Ya. b. apabila ada media sosialisasi pembangunan WBK/WBBM . Tidak di seleksi Ya. apabila memiliki dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas a. c. c. apabila Tim telah dibentuk di dalam unit kerja a. Keterangan Ya.

Sebagian besar kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. jika dilakukan pelatihan budaya kerja dan pola pikir . Ya. jika pimpinan memberi teladan nyata. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan tahunan a. Jika sebagian kecil laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti. c. d. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM belum ditindaklanjuti Ya. Sebagian kecil kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan bulanan.a. d. Jika sebagian besar laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti. c. Semua kegiatan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. misalnya mengisi/mencatat kehadiran setiap hari seperti pegawai lain. b. Belum ada kegiatan pembangunan yang dilakukan sesuai dengan rencana a. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan triwulan. d. b. c. b. Jika laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM dilakukan semesteran. Jika semua laporan monitoring dan evaluasi tim internal atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan Unit WBK/WBBM telah ditindaklanjuti. jika agen perubahan sudah ditetapkan Ya.

b. c. b. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP c. Belum memiliki sistem pengukuran kinerja yang menggunakan teknologi informasi . c. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi . d. Jika sebagian besar anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Jika sebagian besar SOP utama telah dievaluasi tetapi belum ditindaklanjuti. Jika unit telah menerapkan sebagian kecil SOP yang ditetapkan organisasi a. c. Jika seluruh SOP utama telah dievaluasi dan telah ditindaklanjuti berupa perbaikan SOP atau usulan perbaikan SOP b. Jika sebagian kecil SOP unit telah mengacu peta proses bisnis a. Jika unit telah menerapkan sebagian besar SOP yang ditetapkan organisasi . Jika sebagian besar SOP unit telah mengacu peta proses bisnis. d.a. Jika sebagian kecil anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. b. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis dan juga melakukan inovasi yang selaras. Jika unit telah menerapkan seluruh SOP yang ditetapkan organisasi dan juga melakukan inovasi pada SOP yang diterapkan. d. Jika semua anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dan usulan-usulan dari anggota diakomodasikan dalam keputusan. b. c. d. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja terpusat yang menggunakan teknologi informasi. Jika sebagian kecil SOP utama telah dievaluasi a. Jika semua SOP unit telah mengacu peta proses bisnis. Jika unit memiliki sistem pengukuran kinerja yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi. Jika belum ada anggota terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM a.

Belum memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang sudah menggunakan teknologi informasi a. c. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan semesteran. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan tahunan Ya. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan bulanan. c. Belum memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi a. operasionalisasi SDM. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi secara terpusat. jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan keterbukaan informasi publik . Jika unit memiliki operasionalisasi manajemen SDM yang menggunakan teknologi informasi dan juga melakukan inovasi. operasionalisasi SDM. operasionalisasi SDM. c. b. jika kebijakan tentang keterbukaan informasi publik sudah diterapkan Ya. Jika laporan monitoring dan evaluasiterhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. b. b. d. operasionalisasi SDM. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam pengukuran kinerja unit. Jika unit memberikan pelayanan kepada publik dengan menggunakan teknologi informasi secara terpusat. dan pemberian layanan kepada publik dilakukan triwulan.a.

Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan ADA dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi dan juga unit kerja memberikan pertimbangan terkait hal ini. Jika semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi. b. Jika sebagian kecil penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan. b.Ya. Jika sebagian besar mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi. Jika sebagian besar penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan. Tidak ada penempatan pegawai hasil rekrutmen murni yang mengacu kepada kebutuhan pegawai yang telah disusun per jabatan. Jika semua penempatan pegawai hasil rekrutmen murni mengacu kepada kebutuhan ADA pegawai yang telah disusun per jabatan. jika sudah dilakukan monitoring dan dan evaluasi terhadap penempatan pegawai TIDAK ADA rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan jabatan dalam organisasi telah memberikan perbaikan terhadap kinerja unit kerja Ya. Jika sebagian kecil semua mutasi pegawai antar jabatan telah memperhatikan kompetensi jabatan dan mengikuti pola mutasi yang telah ditetapkan organisasi . Ya. c. d. jika kebutuhan pegawai yang disusun oleh unit kerja mengacu kepada peta jabatan ADA dan hasil analisis beban kerja untuk masing-masing jabatan a. c. jika ada dilakukan mutasi pegawai antar jabatan sebagai wujud dari ADA pengembangan karier pegawai a. d.

Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >25%-50% . c. b. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan sebesar >75%-100% . Belum ada rencana pengembangan kompetensi pegawai yang mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai a.Ya. d. Jika semua rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil ADA pengelolaan kinerja pegawai. Jika persentase kesenjangan kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang TIDAK ADA ditetapkan sebesar <25% . c. jika sudah dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mutasi yang telah TIDAK ADA dilakukan dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja Ya. Jika sebagian besar kompetensi pegawai dengan standar kompetensi yang ditetapkan untuk masing-masing jabatan >50%-75%. Jika sebagian kecil rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai. d. Jika sebagian besar rencana pengembangan kompetensi pegawai mempertimbangkan hasil pengelolaan kinerja pegawai. b. jika sudah dilakukan Training Need Analysis Untuk pengembangan kompetensi ADA a.

Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi TIDAK ADA dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan bulanan. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan semesteran.a. Jika laporan monitoring dan evaluasi laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan tahunan a. Jika seluruh penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi . d. d. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian besar pegawai. c. Jika sebagian besar pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya. Jika seluruh pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk TIDAK ADA mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya. b. TIDAK ADA b. Jika unit kerja belum melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada pegawai a. Belum ada penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi . Jika sebagian besar penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi . c. Jika sebagian kecil pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya. b. c. d. b. d. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada sebagian kecil pegawai. Jika laporan monitoring dan evaluasi terhadap hasil pengembangan kompetensi dalam kaitannya dengan perbaikan kinerja dilakukan triwulan. Belum ada pegawai di Unit Kerja telah memperoleh kesempatan/hak untuk mengikuti diklat maupun pengembangan kompetensi lainnya a. Jika sebagian kecil penetapan kinerja individu yang terkait dengan kinerja organisasi . c. Jika unit kerja melakukan upaya pengembangan kompetensi kepada seluruh TIDAK ADA pegawai.

Pengukuran kinerja individu belum dilakukan a. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward TIDAK ADA b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi . Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward c. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara bulanan b. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara semesteran. d. b. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara bulanan. b. c.a. Belum ada ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya a. c. Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi . Pengukuran kinerja individu dilakukan secara semesteran d. Hasil penilaian kinerja individu telah dijadikan dasar pemberian reward d. Jika seluruh ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator TIDAK ADA kinerja individu level diatasnya . d. Jika sebagian kecil ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya . Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh aturan disiplin/kode etik/kode TIDAK ADA perilaku yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Hasil penilaian kinerja individu belum dijadikan dasar pemberian reward a. ADA b. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara triwulanan c. Jika sebagian besar ukuran kinerja individu telah memiliki kesesuaian dengan indikator kinerja individu level diatasnya . Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil aturan disiplin/kode etik/kode perilaku yang ditetapkan organisasi a. Pengukuran kinerja individu dilakukan secara tahunan E. d. c. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara triwulan. Jika data informasi kepegawaian unit kerja telah dimutakhirkan secara tahunan .

Jika seluruh dokumen perencanaan telah berorientasi hasil . d. c. Jika sebagian besar dokumen perencanaan telah berorientasi hasil . jika pimpinan memantau pencapaian kinerja secara berkala TIDAK ADA a. ADA b. b. b.Ya. c. ADA Rencana Kerja Tahunan dan Penetapan Kinerja) . Belum ada dokumen perencanaan yang berorientasi hasil a. Jika seluruh indikator kinerja unit kerja telah SMART. jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Penetapan Kinerja TIDAK ADA Ya. c. Jika sebagian besar indikator kinerja unit kerja telah SMART . Jika unit kerja belum memiliki dokumen perencanaan a. Belum ada indikator kinerja unit kerja yang SMART Ya. Belum ada pelaporan kinerja yang memberikan informasi tentang kinerja . Jika seluruh pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja . d. jika unit kerja telah menyusun laporan kinerja tepat waktu ADA a. Jika unit kerja telah memiliki seluruh dokumen perencanaan (Rencana Strategis. jika pimpinan terlibat secara langsung pada saat penyusunan Perencanaan TIDAK ADA Ya. Jika sebagian kecil dokumen perencanaan telah berorientasi hasil . Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi. c. Jika unit kerja belum memiliki IKU a. Jika sebagian besar pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja . Jika unit kerja hanya memiliki Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja . ADA b. b. Jika sebagian kecil pelaporan kinerja telah memberikan informasi tentang kinerja . Jika sebagian kecil indikator kinerja unit kerja telah SMART . c. Jika unit kerja memiliki IKU yang ditetapkan organisasi dan juga membuat IKU ADA tambahan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . d.

c. Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja membangun seluruh lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Jika unit kerja belum mengimplementasikan pengendalian gratifikasi a. b. Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh sebagian SDM yang kompeten . Jika unit kerja berupaya meningkatkan seluruh kapasitas SDM yang menangani ADA BARU akuntabilitas kinerja . Jika pengelolaan akuntabilitas kinerja dilaksanakan oleh seluruh SDM yang TIDAK ADA kompeten . Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian besar kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja . c. d. c. d. Pengelolaan akuntabilitas kinerja belum dilaksanakan oleh seluruh SDM yang kompeten a.a. Public campaign dilakukan tidak secara berkala c. SEBAGIAN b. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengendalian gratifikasi yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . Jika unit kerja membangun sebagian besar lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja berupaya meningkatkan sebagian kecil kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja . Unit kerja belum berupaya meningkatkan kapasitas SDM yang menangani akuntabilitas kinerja a. Jika unit kerja mengimplementasikan pengendalian gratifikasi sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. Jika unit kerja membangun sebagian kecil lingkungan pengendalian sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Belum dilakukan public campaign a. c. b. Public campaign telah dilakukan secara berkala b. b.

Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian besar kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja telah mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . b. d. Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait lingkungan pengendalian yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Belum ada pihak terkait yang mendapatkan informasi dan komunikasi mengenai SPI a. Jika unit kerja mengimplementasikan seluruh kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pengaduan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. c. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian kecil pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi a. c. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada seluruh pihak terkait b.a. d. c. SPI telah diinformasikan dan dikomunikasikan kepada sebagian pihak terkait c. b. Jika unit kerja melakukan kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. Jika melakukan penilaian risiko atas sebagian besar pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja melakukan penilaian risiko atas seluruh pelaksanaan kebijakan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . b. Jika unit kerja telah mengimplementasikan sebagian kecil kebijakan pengaduan masyarakat sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika unit kerja belum melakukan seluruh kegiatan pengendalian untuk meminimalisir resiko a.

b.a. Jika sebagian hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika sebagian kecil Hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja. c. c. d. b. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan bulanan. Jika seluruh hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. jika Whistle Blowing System telah di internalisasi di unit kerja a. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . c. d. Jika belum ada hasil evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti unit kerja Ya. Jika unit kerja menerapkan sebagian kecil kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . b. Jika unit kerja menerapkan sebagian besar kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan semesteran. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan tahunan a. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat belum ditindaklanjuti oleh unit a. d. c. Jika seluruh hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika unit kerja menerapkan seluruh kebijakan Whistle Blowing System sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait pelaksanaan Whistle Blowing System yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. b. Jika sebagian besar Hasil penanganan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika monitoring dan evaluasi atas penanganan pengaduan masyarakat dilakukan triwulan.

Jika seluruh hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. d. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian besar unit kerja. c. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan triwulan. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan semesteran. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan tahunan a.a. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. c. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian besar unit kerja. c. b. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke sebagian kecil unit kerja d. d. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja b. Jika evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System dilakukan bulanan. Jika penanganan Benturan Kepentingan disosialiasikan/diinternalisasikan ke sebagian kecil unit kerja d. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum disosialiasikan/diinternalisasikan ke seluruh unit kerja a. c. Jika penanganan Benturan Kepentingan diimplementasikan ke seluruh unit kerja b. Jika belum ada hasil evaluasi atas penerapan Whistle Blowing System yang ditindaklanjuti unit kerja Ya. Jika unit kerja telah mengidentifikasi/memetakan benturan kepentingan dalam tugas fungsi utama a. b. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum diimplementasikan ke seluruh unit kerja .

Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait maklumat standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Jika unit kerja memaklumatkan seluruh standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . b. Jika penanganan Benturan Kepentingan belum dievaluasi oleh unit kerja a. c. c. Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi secara berkala oleh unit kerja. Jika unit kerja belum memiliki kebijakan standar pelayanan a. b. Jika sebagian besar hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. c. Jika sebagian kecil hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja.a. d. Jika unit kerja telah memaklumatkan sebagian kecil standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . d. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi. Jika seluruh hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan telah ditindaklanjuti oleh unit kerja. b. Jika belum ada hasil evaluasi atas Penanganan Benturan Kepentingan yang ditindaklanjuti unit kerja a. c. Jika unit kerja memiliki kebijakan standar pelayanan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait standar pelayanan yang sesuai dengan karakteristik unit kerja . Jika penanganan Benturan Kepentingan dievaluasi tidak secara berkala oleh unit kerja. Jika unit kerja memaklumatkan sebagian besar standar pelayanan sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . b.

Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar dan sudah diimplementasikan b. c. Informasi pelayanan dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman. Jika unit kerja belum melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP a. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga unit kerja berinisiatif melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP . b. media televisi. Belum terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar . Telah terdapat sistem sanksi/reward bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar ada namun belum diimplementasikan c. Jika unit kerja menerapkan sebagian besar SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . d.a. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi. Sebagian kecil sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima d. Jika unit kerja menerapkan sebagian kecil SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi a. dsb) c. c. media sosial. selebaran. Jika unit kerja menerapkan seluruh SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi dan juga membuat inovasi terkait SOP yang sesuai dengan karakteristik unit kerja. Seluruh sosilisasi/pelatihan belum dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima a. Jika unit kerja melakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP sesuai dengan yang ditetapkan organisasi . media cetak. Sebagian besar sosialisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima c. radio dsb) b. Seluruh sosilisasi/pelatihan telah dilakukan dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima b. b. website. Informasi pelayanan sulit diakses melalui berbagai media a. Informasi pelayanan dapat diakses melalui berbagai media (misal: papan pengumuman.

Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dilakukan secara berkala b. Dilakukan tindak lanjut atas seluruh hasil survey kepuasan masyarakat b. Belum dilakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat Diisi dengan nilai hasil Survei Eksternal atas Persepsi Korupsi . c. d. Hasil survei kepuasan masyarakat sulit diakses melalui berbagai media a. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan sama dengan unit kerja lain . selebaran. Jika unit kerja belum memiliki inovasi pelayanan a. b. website. radio dsb) b.a. media sosial. Apabila sebagian kecil pelayanan sudah dilakukan secara terpadu d. Apabila seluruh pelayanan sudah dilakukan secara terpadu b. Survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan tidak berkala c. Belum ada survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan a. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang sebagian besar sama dengan unit kerja lain. Apabila sebagian besar pelayanan sudah dilakukan secara terpadu c. Dilakukan tindak lanjut atas sebagian besar hasil survey kepuasan masyarakat c. Jika unit kerja telah memiliki inovasi pelayanan yang seluruhnya berbeda dengan unit kerja lain. dsb) c. media televisi. Dilakukan tindak lanjut atas sebagian kecil hasil survey kepuasan masyarakat d. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui berbagai media (misal: papan pengumuman. Apabila tidak ada pelayanan yang dilakukan secara terpadu a. media cetak. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses melalui beberapa media (misal: papan pengumuman.

Diisi dengan Nilai Hasil Survei Eksternal Kualitas Pelayanan .