You are on page 1of 6

1.

Karakteristik Samudra Pasifik

Nama Pasifik berasal dari bahasa Spanyol yaitu “pacifico” yang berarti

“tenang”. Samudra Pasifik menempati sepertiga dari luas bumi kita (179,7 juta

km2). Samudra ini mempunyai panjang sekitar 15.500km yang terbentang dari Laut

Bering (di Artik) sampai batasan es di Laut Ross (di Antartika). Lebar samudra ini

(dari timur – barat) sekitar 5°U garis lintang dan terhampar ± 19.800 km mulai dari

kawasan Kepualauan Indonesia sampai Pantai Kolombia.

Batas-batas Samudra Pasifik adalah:

1) Sebelah barat: di antara Asia dan Australia

2) Sebelah timur: Pantai Amerika

3) Sebelah Selatan: Benua Antartika

4) Sebelah utara: Lutan/Samudra Arktik

Adapun kekhasan Samudra Pasifik adalah sebagai berikut.

1) Di samudra inilah, terdapat Palung Mariana yang merupakan titik terendah

permukaan bumi berada.

2) Samudra ini merupakan samudra terluas di dunia.

3) Samudra Pasifik berisi skitar 25.000-an kepulauan (lebih dari jumlah kepulauan

yang berada di lautan dunia lainnya jika digabung) yang terbanyak terdapat di

sebelah selatan khatulistiwa.

4) Di Samudra pasifik banyak terjadi peristiwa bencana alam, seperti gempa

tektonik yang bersumber dari dasar samudra, angin puyuh/badai yang banyak

merusak pulau pulau di bagian pantai pasifik, tsunami yang diakibatkan oleh gempa
bumi dari dasar laut yang mampu menghancurkan kepulauan dan menghapus

seluruh kota-kota pantai.

5) Di Samudra pasifik banyak terdapat gunung api yang terdapat di bawah laut

(seamounts)

2. Karakteristik Samudra Atlantik

Nama Atlantik berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti “laut

atlas”. Samudra Atlantik merupakan samudra terbesar kedua (setelah Samudra

Pasifik) yang memiliki luas ± seperlima luas permukaan bumi. Samudra ini

berbentuk seperti huruf “S” yang memanjang dari belahan bumi bagian utara hingga

belahan bumi selatan, di mana garis khatulistiwa bertindak sebagai pembaginya.

Oleh sebab itu dikenal dua Samudra Atlantik, yaitu Samudra Atlantik Utara dan

Samudra Atlantik Selatan.

Batas-batas Samudra Atlantik

1) Sebelah barat: Benua Amerika (utara dan selatan)

2) Sebelah timur: Benua Eropa dan Afrika

3) Sebelah utara: Samudra Arktik

4) Sebelah slatan: Benua Antartika

Luas samudra ini ±106.450.000 km2. Jika lautan di sekitarnya tidak

dihitung, luasnya menjadi 82.362.000 km2. Koordinat geografisnya 0O00 U,

25O00 B. Luas Samudra Atlantik ± 6½ kali negara Amerika Serikat. Kedalaman

rata-rata samudra ini sekitar 3.332 m.

Beberapa karakteristik Samudra Atlantik adalah sebagai berikut.

1) Bentuknya yang meliuk (dari utara ke selatan) menyerupai huruf “S”.


2) Samudra Atlantik mempunyai pesisir pantai yang tidak beraturan (irregular)

yang dibatasi berbagai teluk dan lautan.

3) Di samudra ini terdapat titik terendah di Lembah Milwauke di Palung Puerto

Rico (- 8.605m)

4) Sering terjadi badai tropis di samudra ini. Badai tropis berkembang pada sekitar

kawasan pesisir pantai Afrika dekat Tanjung Verd dan bergerak ke arah barat

menuju Laut Karibia (Mei-Desember). Angin ribut merupakan hal biasa yang

terjadi di Atlantik Utara pada musim dingin di utara yang menyebabkan perlintasan

samudra menjadi lebih sulit dan berbahaya.

5) Terdapat dua terusan penting yang merupakan jalur perairan penting, yaitu

Terusan Kiel dan Terusan Saint Lawrence

3. Karakteristik Samudra Hindia/Samudra Indonesia

Samudra Hindia merupakan samudra terbesar ketiga di dunia, meliputi

hampir 20% permukaan air bumi. Samudra ini dipisahkan dengan Samudra Atlantik

pada 20°timur meridian serta dipisahkan dengan Samudra Pasifik dengan

147°timur meridian. Luas total samudra ini 68.556 juta km2. Samudra Hindia

meliputi Laut Andaman, Laut Arab, Teluk Bengala, Teluk Perna, Selat Malaka,

Teluk Oman, Teluk Aden, dan Great Australian Bight.

Batas-batas Samudra Hindia adalah sebagai berikut.

1) Sebelah utara: kawasan Asia Selatan

2) Sebelah selatan: Laut Antartika

3) Sebelah barat: Jazirah Arab dan Afrika


4) Sebelah timur: Semenanjung Malaka, Kepulauan Indonesia dan Australia.

Beberapa kekhasan karakteristik Samudra Hindia.

1) Mempunyai titik terendah di Palung Jawa (-7.258m).

2) Terdapat banyak pelabuhan-pelabuhan penting yang ramai akan perdagangan,

seperti Calcuta (India), Kolombo (Sri Lanka), Durban (Afrika Selatan), Jakarta

(Indonesia), Karachi (Pakistan), Fremantle (Australia), Teluk Richards (Afrika

Selatan)

3) Arusnya besar dan gelombangnya relatif tinggi.

4) Mempunyai sedikit pulau (Pulau Madagaskar dan Ceylon adalah pulau-pulau

yang terbesar).

4. Karakteristik Samudra Arktik

Samudra Arktik berlokasi di belahan bumi bagian utara dan mayoritas

berada di kawasan Arktik, kutub utara. Walaupun Organisasi Hidrografic

Intenasional (IHO) menganggapnya sebagai samudra, namun para ahli samudra

menyebutnya sebagai Laut Mediterania Arktik atau Laut Arktik. Samudra Arktik

mengisi sebuah basin bundar dan memiliki luas sekitar 14.056.000 km² (± 1,5 kali

luas USA). Panjang garis pantainya 45.389 km dengan letak geografis pada

90°00’ LU dan 0°00’BT. Batas-batas Samudra Arktik yaitu hampir dikelilingi

olah daratan sepenuhnya, yaitu Asia Utara, Amerika Utara, Greenland, dan

Jazirah Skandinavia/Eropa Utara.

Karakteristik yang dimiliki Samudra Arktik adalah sebagai berikut.

1) Merupakan samudra terkecil dan terdangkal di antara samudra yang ada di dunia.
2) Samudra ini selalu tertutup oleh es, baik pada musim dingin maupun musim

sepanjang tahun.

3) Suhu dan kadar garamnya selalu berubah-ubah tergantung musim dan es yang

menutupinya (sedang mencair atau meleleh)

4) Mempunyai kadar garam terendah dibandingkan samudra-samudra lain di dunia

(hal ini disebabkan rendahnya penguapan dan terbatasnya keluarnya air dari

samudra ke daerah selatannya dengan masukan air tawar ke Samudra Arktik dalam

jumlah yang besar).

5) Terdapat basin dengan kedalaman 4.000 – 5.450 meter.

6) Titik terendah terdapat di Basin Eurasia (-5.450m)

7) Mempunyai bentuk dasar samudra yang sangat bervariasi, yaitu dengan adanya

faultblock- ridge, plans of the abyssal zone, laut-laut dalam dan basin-basin.

8) Mempunyai iklim kutub sepanjang tahun (suhu rata-rata -2°C).

5. Samudra Antartika (Samudra Kutub Selatan)

a. Merupakan daratan es raksasa dengan ketebalan lapisan es 4000 m dan ketipisan

lapisan es hingga 1500 m

b. Masyarakat dunia hanya mengenal Antartika sebagai daratan es (benua)

c. Samudra ini tidak memiliki batas-batas yang jelas, sehingga penamaan

wilayahnya digabungkan dengan samudra lain di sekitarnya, yaitu Samudra

Pasifik,Atlantik, dan Hindia.

d. Pada tahun 2000 keberadaan samudra ini telah disepakati oleh Organisasi

Hidrografik Internasional (IHO).


e. Wilayahnya dimulai dari bibir pantai benua Antartika sampai dengan batas 60

LS mengelilingi seluruh daratan Antartika yang luasnya 20.327.000 km2.

f. Lautan ini tertutup es sepanjang tahun. Untuk melakukan pelayaran di Samudra

Antartika, dibutuhkan kapal khusus yang mampu memecahkan lapisan es

You might also like