You are on page 1of 2

A.

Hcjhsjhn
B. Diagnosa
1. Nyeri akut b.d mukosa lambung teriritasi.
2. Nyeri akut b.d proses penyakit.
3. Cemas b.d rasa tidak nyaman dengan nyeri yang di rasakan.
4. Resiko injuri b.d kurangnya persepsi terhadap nyeri.
5. Gangguan rasa nyaman nyeri b.d proses penyakit
C. Intervensi
1. Kaji lokasi, intensitas, karakteristik dan lamanya nyeri.
2. Beri tindakan nyaman (massase, perubahan posisi)
3. Anjurkan penggunaan metode management stress.
Contoh : relaksasi, distraksi, imajinasi.
4. Pertahankan tirah barin fase akut.
5. Berikan obat sesuai indikasi. ( Dongoes, 1999)
D. Evaluasi
1. Menunjukan nyeri berkurang atau tidak
2. Mengungkapkan metode yang memberikan penhitung nyeri
3. Mendemonstrasikan penggunaan intervensi terapeutik untuk menghilangkan nyeri
4. Tampak rileks dan dapat istirahat dengan tenang
5. Mengikuti resimen farmakologi yang diresepkan (Hidayat,2006)
DAFTAR PUSTAKA

Dongoes, Marilyn E. 1999 Rencana Asuhan Keperawatan . Jakarta : EGC

Dongoes, Marilyn E. Moorhouse MF Geisless AC. 2000. Rencana Asuhan Keperawatan


Edisi III . Jakarta : EGC

Aziz, Alimul. 2006. Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta : Salemba medika

Kusyati, Eni dkk. 2003. Keterampilan dan Prosedur Keperawatan Dasar. Semarang :
Kilatpress

Potter, Perry. 2005. Buku Ajar Keperawatan Volume 2. Jakarta : EGC

Potter dan Wartonah. 2006. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan Edisi 4.
Jakarta : Salemba Medika

Smaltzer, Suzane C. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC