You are on page 1of 2

Nama : Legowo Satrio

Kelas : Bisma
NIM : P1337420715016

Kasus
Perawat X sudah 4 tahun bekerja di bagian Anak. Dia sering jaga sore dan
malam hari. Suatu hari dia merasa kehilangan motivasi terhadap tugas yang
diberikan oleh Ka. Tim. Perawat X menganggap Ka. Tim kurang memberikan
dukungan dan kurang tanggap terhadap setiap masalah yang disampaikan.
Pertanyaan
Jika anda sebagai kepala ruangan apa yang anda lakukan ? Identifikasi
masalah yang ada dan susun suatu rencana penyelesaian masalah agar perawat X
tetap kerasan bekerja dibagian anda.
Jawaban
Jika saya sebagai seorang kepala ruangan yang saya akan lakukan adalah
pertama mencari tahu kenapa Ka. Tim menjadi kurang memberikan dukungan dan
kurang tanggap terhadap masalah. Apakah Ka. Tim sedang mempunyai masalah
atau pemikiran yang mengganggu kinerja nya di rumah sakit ? Atau Ka. Tim
sedang hanya mendukung perawat perawat tertentu saja sehingga kurang peduli ?.
Kedua, kita tanggapi masalah yang di hadapi Ka. Tim dengan memberikan
pengarahan dan pengingatan bahwa tugasnya kurang memberikan dukungan dan
kurang tanggap dengan masalah yang disampaikan. Kita jelaskan secara netral
serta dijelaskan jalan keluar yang harus dihadapi. Serta kemungkinan
kemungkinan yang dapat berhasil menyelesaikan masalah.
Ketiga, Kita jelaskan pula bahwa ada perawat yang kehilangan motivasi dan kita
jelaskan alasan perawat itu kehilangan motivasi. Setelah sebelumnya kita bertanya
kepada perawat itu. Dan yang saat yang sama pula kita jelaskan bahwa motivasi
untuk perawat itu penting untuk meningkatkan kinerja keperawatan, semangat
kerja, dan guna mencapai kepuasan maksimal dari pasien.
Yang keempat setelah kita mengetahui semua alasan dan jawaban secara pasti kita
hubungkan penjelasan kita dari yang pertama sampai yang ketiga dan jelaskan
kepada Ka. Tim secara empat mata bahwa sikap dan tanggapan Ka. Tim terhadap
suatu masalah itu mempengaruhi perawat. Contohnya disini Ka. Tim kurang
memberikan dukungan dan kurang tanggap terhadap masalah sehingga
berpengaruh terhadap motivasi kerja perawat. Sehingga kita jelaskan pada Ka.
Tim bahwa Ka. Tim harus lebih tanggap terhadap masalah dan memberikan
dukungan yang lebih pada semua perawat. Dengan cara Ka. Tim memberikan
jalan keluar langsung kepada perawat yang sedang menyampaikan masalah
dengan memandang berbagai pertimbangan serta ketepatan dari tujuan yang ingin
dicapai serta hasil yang baik. Dan untuk memberikan dukungan, dari melihat
jadwal jaga kita harus menyeimbangkan jadwal jaga perawat antara pagi siang
sore malam khususnya untuk perawat X tadi agar motivasi kerja nya meningkat.
Dan pada akhirnya kita jelaskan pada Ka. Tim bahwa motivasi untuk perawat
berpengaruh baik untuk peningkatan semangat kerja, peningkatan kinerja
keperawatan dan untuk mencapai kepuasan maksimal serta peningkatan kualitas
keperawatan. Dan yang semuanya itu berpengaruh kembali untuk perawat itu
sendiri semakin baik dan maksimal dari pengaruh pengaruh motivasi itu maka
semakin meningkat pula motivasi, kepercayaan diri, dan kesadaran pentingnya
untuk tetap semangat dalam bekerja.
Yang kesimpulannya, motivasi untuk perawat itu sangatlah penting untuk
melaksanakan tugas tugas keperawatan. Agar tugas keperawatan dapat
dilaksanakan dengan penuh semangat guna mencapai hasil yang baik dengan cara
yang profesional. Sehingga tercapailah serta dilampaui peningkatan semangat
kerja, peningkatan kinerja keperawatan dan untuk mencapai kepuasan maksimal
serta peningkatan kualitas keperawatan.