You are on page 1of 3

Aliran Fluida dalam Pipa

Berikut ini adalah sistem perpipaan yang sangat sederhana yang moga-moga dapat menjadi
referensi untuk sistem perpipaan yang kompleks kendatipun tidak akan memuaskan. Namun
setidaknya dapat dijadikan referensi tambahan bagi siapapun yang menggeluti bidang
perpipaan atau plumbing atau mahasiswa yang mengambil topik ‘plumbing’ pada skripsi
atau tugas akhirnya.

Sengaja saya memilih sample ini, sebab sudah cukup menjelaskan basic atau dasar-dasar
dalam perhitungan aliran dalam pipa.

Diketahui seperti gambar:

SOAL I. ALIRAN AIR DENGAN DEBIT 2 L/S

1. Kecepatan Fluida Masuk


2. Laju aliran massa (kg/s)
3. Kecepatan fluida keluar (1 in)
4. Jenis aliran (turbulen)

Jawaban:

Prinsip kekekalan massa aliran:

Asumsi : aliran stasioner

—————————————————————————————————————–

Sementara itu diketahui:

1. Qv1 = 2 l/s = 2 x 10-3 m3/s


2. D1 = 77,9 mm = 0,0079 m (dalam tabel; pipa 3 in standar)
3. A1 = ¼ (π D12) = 0,06 m2
Maka:

[1] Kecepatan Fluida Masuk>>>v1


v1 = Qv1/A1 = (2. 10-3 m3/s)/0,06 m2 = 0,33 m/s (jawab)
[2] Laju aliran massa (kg/s)

Dimana:

Qv1 = 2 x 10-3 m3/s

…………………………………………………………………………………………………

Maka:

………………………………………………………………………………………………….

[3] Kecepatan fluida keluar (pipa 1 in) >>> V2

…………………………………………………………………………………………………

[4] Jenis aliran?


Jenis aliran ditentukan oleh harga bilangan reynold (Re)

Termasuk jenis aliran transisi (Aliran laminar, Re < 2100 dan Aliran turbulen, Re > 4000)

………………………………………………………………………………………………

SOAL II. SEPERTI GAMBAR DIATAS (ALIRAN UDARA MASUK)

Kecepatan udara masuk (V1) = 0,25 m/s (pipa 3 in)

P1 = 1 atm, T = 30 o C  P = 1 atm = 100 kPa, T = 30 o C = 303 K

ALIRAN UDARA KELUAR

P2 = 0,9 atm, T = 40 o C  P = 0,9 atm = 0,9 x 100 kPa = 90 kPa, T = 30 o C = 303 K

Berapa Kecepatan fluida keluar (1 in) ?

Jawaban:

Asumsi : Udara (Gas Ideal)  PV = RT atau P = ρ R T

R udara = 287 J / Kg.K

Sehingga:

ρ1 = P/RT1 = 100.000 / (287 x 303) = 1, 14 kg/m3

dan

ρ2 = P/RT2 = 90.000/(287 x 313) = 1,001 kg/m3

Sehingga: