You are on page 1of 17

Gelombang Mekanik (Mechanical wave)

Artikelnesia / 31/08/2012

7 Votes

(Pustaka Fisika). Apa itu gelombang mekanik? Gelombang mekanik adalah sebuah gamnguan
atau usikan berjalan yang dalam perambatannya memerlukan medium, yang menyalurkan energi
untuk keperluan proses perambatan sebuah gelombang. Kajian gelombang sering dilakukan oleh
para ahli ilmu kebumian, misalnya ketika suatu gempa bumi terjadi, berita dari peristiwa itu
berjalan melalui permukaan bumi dalam bentuk gelombang seismik. Dengan melakukan kajian
gelombang semacam ini, para ahli geofisika mempelajari struktur internal bumi dan di mana
gempa bumi kemungkinan akan terjadi pada masa yang akan datang. Ada banyak contoh
peristiwa gelombang dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika sedang menikmati ombak lautan
di pantai, maka kita akan merasakan terpaan gerak gelombang. Riak-riak di kolam, bunyi musik
yang kita dengar, bahkan bunyi lain yang tak dapat kita dengar, semua ini adalah fenomena
gelombang.

Gelombang dapat terjadi apabila suatu sistem diganggu dari posisi kesetimbangannya dan bila
gangguan itu dapat berjalan atau merambat (propagade) dari suatu daerah sistem itu ke daerah
lainnya.

Tetapi, tidak semua gelombang itu termasuk gelombang mekanik. Suatu jenis lain adalah
gelombang elektromagnetik, termasuk cahaya, gelombang radio, radiasi inframerah, dan
ultraviolet, sinar X dan sinar gamma. Berbeda dengan gelombang mekanik, gelombang
eleketromagnetik tidak memerlukan medium, gelombang ini dapat berjalan pada ruang hampa.
Dan juga terdapa fenomena gelombang lainnya diantaranya adalah perilaku yang menyerupai
gelombang dari partikel atomik dan partikel subatomik. Perilaku ini membentuk sebagian dari
dasar mekanika kuantum, yaitu teori dasar yang digunakan untuk analisis struktur atom dan
struktur molekul.

Jenis-jenis Gelombang Mekanik

Berdasarkan arah rambat dan arah getarnya gelombang atas dibedakan:

1. Gelombang Transversal

Sewaktu gelombang mekanik berjalan melalui medium, partikel yang membentuk medium
mengalami berbagai macam perpindahan (pergeseran), yang bergantung pada sifat
gelombangnya. Misalnya yang terjadi pada gelombang dawai, jika ujung dawai atau tali yang
mengalami tegangan kita goyang sedikit ke arah atas, maka goyangan itu berjalan sepanjang
dawai tersebut. Bagian-bagian dawai yang berurutan mengalami gerak yang sama dengan yang
kita berikan kepada ujung dawai itu, tetapi setelahnya secara berurutan. Karena pergeseran
medium itu tegak lurus atau transversal terhadap arah perjalanan gelombang sepanjang medium
itu, maka gelombang ini disebut gelombang transversal. Jadi, gelombang transversal adalah
gelombang yang arah rambatnya saling tegak lurus dengan arah rambatnya.

Contoh lain dari gelombang transversal adalah: gelombang tali, gelombang air, dan semua
bentuk gelombang eletromagnetik.

2. Gelombang Longitudinal

Gelombang longitudinanal adalah gelombang yang arah getarnya mempunyai arah yang sama
dengan arah rambatnya. Misalnya piston, jika kita menggerakkan piston itu satu kali bolak balik,
maka fluktuasi tekanan akan berjalan sepanjang medium itu. Pada waktu ini, gerakan partikel-
partikel medium itu adalah gerakan bolak-balik sepanjang arah yang sama seperti arah perjalanan
gelombang.

3. Gelombang Tranversal-Longitudinal
Selain itu, terdapat jenis gerakan yang berprilaku sebagai gelombang transversal sekaligus
gelombang longitudinal seperti yang diperlihatkan oleh Slinky.

Masing-masing sistem tersebut mempunyai keadaan setimbang. Untuk dawai yang diregangkan,
keadaan kesetimbangannya adalah ketika sistem tersebut diam, dan diregangkan sepanjang
sebuah garis lurus. Dalam setiap kasus, ada gaya yang cendrung memulihkan sistem itu ke posisi
kesetimbangannya bila sistem itu digeser, seperti pada gaya gravitasi yang cendrung menarik
sebuah bandul menuju ke posisi kesetimbangannya yang lurus ke bawah bila bandul itu digeser.
Ketiga contoh diatas mempunyai sifat yang sama yaitu:

1. dalam setiap kasus gangguan itu berjalan atau merambat dengan laju tertentu melalui
medium tersebut, dinamakan laju gelombang v (wave speed)
2. medium itu sendiri tidak berjalan melalui ruang, partikel-partikelnya masing-masing
mengalami gerakan bolak-balik atau gerak turun-naik disekitar posisi kesetimbangannya,
pola dari gangguan gelombang itulah yang berjalan.
3. untuk membuat salah satu sistem ini bergerak, kita harus memberikan energi dengan
melakukan kerja mekanik pada sistem tersebut.

Gerak gelombang mengangkut energi dari satu medium ke daerah lainnya. Tapi satu hal yang
harus dingat adalah gelombang hanya mengangkut energi, tetapi tidak mengangkut materi.

Referensi: Sears dan Zemansky, Fisika Universitas edisi kesepuluh Jilid 2.

https://artikelnesia.com/2012/08/31/gelombang-mekanik/

Kegiatan Praktikum 1: Jenis dan Bentuk Gelombang

1.Percobaan jenis-jenis gelombang

a. Hasil Pengamatan
Pada saat slinki diusik dengan cara menggerak-gerakkan ujung slinki,terlihat adanya suatu rambatan
atau gelombang.

b. Pembahasan

1. Slinki direntangkan diatas lantai yang licin,salah satu ujungnya dipegang sendiri dan ujung yang lain
dipegang teman.Lalu slinki diusik ujungnya dengan cara menggerakkan ujung slinki dengan cepat kekiri
lalu kekanan sehingga terjadi rambatan pada slinki yang membentuk gelombang.

Gelombang adalah gerakan merambat pada suatu benda yang diberi energi.

2. Percobaan dilakukan beberapa kali sampai dapat diamati dan dilihat arah usikan dan rambat
gelombangnya.Ternyata arah usikan tegak lurus dengan arah rambatannya.Hal demikian disebut
gelombang transversal,yakni gelombang yang arah getarannya tegak lurus pada arah rambatan
gelombangnya.

3. Percobaan kedua diberi karet gelang ditengah-tengah slinki lalu ujung slinki yang dipegang diusik secara
berulang-ulang,ternyata karet gelang tersebut ikut berpindah bersama gelombang,dan juga karet gelang
berpindah karena adanya energi yang merambat melalui slinki.Energi ini berasal dari usikan slinki (pada
saat ujung slinki digerakkan ).

4. Percobaan ketiga,slinki diganti dengan kabel listrik.Langkahnya sama yaitu diberi usikan diujung
kabel,sedang ujung yang lain diikatkan pada tiang atau dipegang salah seorang teman.Ternyata hasilnya
berbeda dengan slinki.Bedanya adalah pada kabel listrik tidak muncul gelombang.Pada saat diberi
gelang dibagian tengah kabel,ternyata karet gelang tidak berubah atau berpindah,berarti tidak ada
energi pada kabel listrik tersebut.

Gb.6.7

Memberi usikan pada slinki

5. Percobaan kali ini slinki direntangkan diatas lantai,salah satu ujungnya diikat pada tiang atau dipegang
sendiri.Lalu ujung slinki diusik atau digerakkan berulang-ulang dengan cepat kebelakang dan
kedepan,seperti pada gambar berikut:
Gb.8.6

Usikan pada slinki sacara berulang

Pada percobaan ini diamati arah usikan dan rambatannya (gelombang).Ternyata arah usikan searah
dengan arah rambatannya.Maka gelombang ini dinamakan Gelombang Longitudinal.

c. Kesimpulan

1. Gelombang transfersal adalah gelombang yang arah getarannya tegak lurus dengan arah rambatannya.

2. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarannya searah dengan arah rambatannya.

3. Perbedaan antara gelombang transfersal dan gelombang longitudinal terletak pada arah rambatannya
yaitu bila transfersal tegak lurus sedangkan longitudinal searah rambatannya.

Pertanyaan :
1. Apakah perbedaan gelombang antara gelombang transversal dan gelombang longitudinal?

Jawaban :
1. Gelombang transversal Adalah gelombang yang memiliki arah rambat tegak lurus dengan arah
getarnya. Contoh gelombang transversal adalah gelombang pada tali. Arah getar gelombang adalah
vertikal, sedangkan arah rambatnva horizontal sehingga arah getar dan arah rambatnva satins.
Gelombang longitudinal Adalah gelombang yang memiliki arah getar sejajar dengan arah rambatnya
contohnya adalah gelombang pada slinki yang digerakkan maju mundur.
2.Percobaan Sifat pemantulan gelombang

a.Percobaan di bak air

Bak air diisi air hampir penuh lalu dijatuhkan kerikil pada permukaan air,ternyata terjadi gelombang
dipermukaan yang bentuknya searah dengan arah rambatannya.Jika diperhatikan gelombang yang
mengenai sisi bak air maka dipantulkan kearah datangnya gelombang

b. 1.Slinki direntangkan sejauh 1.5 m salah satu ujungnya diikatkan pada tiang (dijaga tetap dan tidak
bergeser) ujung yang lain dipegang. Lalu digetarkan satu kali sehingga membentuk gelombang.

Gb. 6.9

Slinki membentuk setengah panjang gelombang

Diamati perambatan setengah gelombang sampai gelombang tersebut menghilang. Jika belum dapat
diamati, getarkan lagi ujung slinki. Ternyata yang terjadi adalah gelombang tersebut dipantulkan
kembali. Dan fase gelombang pantul sama dengan gelombang asalnya.

Gb. 6.2

Titik keseimbangan dan simpangan

2.Percobaan dengan slinki yang terikat-ikat dengan benang yang panjangnya + 1,5 m. Ikatkan ujung
benang yang jauhnya 1,5 m dari ujung slinki ke tiang, ternyata ujung slinki dapat bergerak bebas. Oleh
karena itu disebut slinki ujung besar
c. Kesimpulan

1. Salah satu sifat gelombang adalah dapat dipantulkan.

2. Fase gelombang pantul dengan gelombang asal adalah sama.

2.Percobaan Gelombang Stasioner

Rangkaian Alat

a. Hasil Percobaan

Pada saat rangkaian diujicobakan / dinyalakan maka akan terjadi gelombang pada tali yaitu tali bergetar
naik turun.

b. Pembahasan

1. Catudaya dipasang pada tegangan 6 volt. Massa beban gantung yang digunakan 75 gram.Tegangan tali
sama dengan massa beban dibagi panjang tali yaitu:

T : M : 75 gram : 50

l 1.5 m

2. Pada saat catudaya dihidupkan pewaktu detik digeser ke arah katrol meja secara perlahan sampai
timbul gelombang stasioner pada tali, ternyata muncul gelombang stasioner terlihat berjalan, karena
ada energi dari catudaya dan terjadi perpaduan gelombang pada gelombang stasioner.

3. Panjang gelombang dapat diukur pada tali tersebut yaitu:

λ1 : 2l Dengan n : 1,2,3

λ2 : 2l : 2.1,5 m : 3 : 3
n1 1 1

3. Catudaya diamati beban ditambah menjadi 100 gram.Maka tegangan talinya adalah: T : m : 100 gr :
68

l 1.5 m

4. Catudaya dihidupkan,pewaktu ketik digeser hingga timbul kembali gelombang tali.Maka panjang
gelombang (λ2) dapat dihitung:

λ2= m =2.1,5 =3 =1

l 2 2

5. Beban ditambah menjadi 125 gr.Tegangan tali pada massa tersebut adalah:

T = m = 125 gr = 83

l 1.5 m

6. Catudaya dihidupkan hingga timbul gelombang pada tali maka panjang gelombangmya 3(λ3) adalah:

λ3= m =2.1,5 =3 =1

l 3 3

7. Perbandingan panjang gelombang λ1,λ2 dan λ3 = 3 : 1,5 : 1

c. Jawaban pertanyaan

1. Batu yang dilemparkan ke kolam menyebabkan terjadinya gelombang dipermukaan air.Gelombang ini
merupakan gelombang transversal,karena arah getarannya tegak lurus terhadap arah rambatannya.

2. Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik,maka cahaya merambatkan partikel-partikel yang


bermuatan positif dan negatif dengan frekuensi gelombang pendek dan gelombangnya bergerak lurus
kesemua arah.

3. hal itu dilakukan untuk menjaga elastisitas tali yang bisa menimbulkan gelombang dengan daya
tertentu.

4. Jika panjang gelombang berbeda, maka frekuansinya tetap atau sama.

http://ardiansyah31ut.blogspot.co.id/2016/05/kegiatan-praktikum-1-jenis-dan-bentuk.html
Tinjauan Pustaka ( Gelombang Tali )

Gelombang adalah suatu gangguan yang menjalar dalam suatu medium. Yang dimaksud dengan medium
disini ialah sekumpulan benda yang saling berinteraksi dimana gangguan itu menjalar (Sutrisno,1979: 5).

Gerak gelombang dapat dipandang sebagai perpindahan energi dan momentum dari satu titik
didalam ruang ke titik lain tanpa perpindahan materi. Pada gelombang mekanik, seperti gelombang
pada tali atau gelombang bunyi di udara, energi dan momentum dipindahkan melalui gangguan dalam
medium (Tipler, 1998: 471).

Bila seutas tali yang di regangkan di beri suatu sentakan, bentuknya akan berubah sepanjang
waktu secara teratur. Lengkungan yang di hasilkan oleh sentakan tali menjalar menyusuri tali segagai
suatu pulsa gelombang. Dalam hali ini, gangguan dalam medium merupakan perubahan bentuk tali dari
bentuk kesetimbanganya, yakni perubahan bentuk tali yang tegang. Pulsa gelombang menjalar pada tali
dengan laju tertentu yang bergantung pada tegangan tali dan rapat massanya.

Jika tali diikatkan dengan tali lain yang rapat massanya berbeda, sebagian pulsa akan
ditransmisikan (diteruskan) dan sebagian lagi akan dipantulkan. Jika tali kedua lebih berat dari tali
pertama, pulsa yang dipantulkan akan terbalik. Jika tali kedua lebih ringan dari tali pertama pulsa yang
terpantul tidak akan terbalik .

Penting untuk disadari bahwa yang yang dipindahkan dalam gerak gelombang bukanlah elemen
massa tali melainkan gangguan terhadap bentuk tali yang disebabkan oleh sentakan pada salah satu
ujung. Sebenarnya elemen massa tali bergerak dalam ahrah tegak lurus tali dan dengan demikian tegak
lurus arah gerak pulsa . gelombang dengan gangguan yang tegak lurus arah penjalaran disebut
gelombang transversal. Gelombang dengan gangguan yang sejajar arah penjalaran disebut gelombang
longitudinal ( Tipler, 1998 : 472-473 ).

Ketika Anda melempar batu ke danau atau kolam, gelombang yang berbentuk lingkaran
terbentuk dan bergerak keluar. Gelombang juga merambat sepanjang tali yang terentang lurus di atas
meja jika Anda menggetarkan bolak-balik seperti pada gambar.
Gelombang air dan gelombang pada tali adalah dua contoh umum gerak
gelombang.Gelombang dapat bergerak melintasi jarak yang jauh, tetapi medium (air atau tali) itu sendiri
hanya bisa bergerak terbatas. Dengan demikian, walaupun gelombang bukan merupakan materi, pola
gelombang dapat merambat pada materi. Sebuah gelombang terdiri dari osilasi yang bergerak tanpa
membawa materi bersamanya.

Gelombang membawa energi dari satu tempat ke tempat lain. Tangan yang berosilasi
seperti pada gambar di atas memindahkan energi ke tali, yang kemudian mebawanya sepanjang tali dan
bisa dipindahkan ke sebuah benda di ujung yang lain. Semua bentuk gelombang merambat membawa
energi ( Giancoli, 2001 : 380-381 ).

Gelombang tali adalah gelombang yang merambat pada tali. Gelombang ini merupakan
gelombang mekanik, dengan tali sebagai mediumnya. Jenis gelombang ini walaupun terlihat sederhana
dapat menjelaskan efek-efek gelombang pada umumnya seperti refraksi, refleksi, transmisi dan
superposisi ( wikipedia.org/wiki/Gelombang tali ).
Gelombang yang mudah dibayangkan adalah gelombang mekanik, gelombang ini menyebabkan
terjadi gerak pada medium tempat menjalarkan gelombang. Beberapa contoh gelombang mekanik ialah
gelombang bunyi, gelombang permukaan air dan gelombang pada tali.
Penjalaran energi di dalam medium terjadi karena satu bagian medium mengganggu begian
medium disekitarnya. Nyata bahwa penjalaran gelombang didalam medium terjadi karena adanya
interaksi di dalam medium. Laju penjalaran gelombang juga bergantung pada inersia medium, yaitu
seberapa sukar medium digerakkan. Mekin besar inersia medium, makin pelan penjalaran gelombang.

Gelombang adalah suatu gangguan yang menjalar dalam suatu medium. Yang dimaksud dengan
medium disini ialah sekumpulan benda yang saling berinteraksi dimana gangguan itu menjalar (
Sutrisno, 1979 : 2-5 ). Sutrisno. ”Seri Fisika Dasar Gelombang dan Optik”. Bandung: Penerbit ITB

Jika kita menggoyang salah satu ujung tali (atau pegas) dan ujung yang satunya tetap,
suatu gelombang yang kontinu akan merambat ke ujung yang tetap dan dipantulkan kembali, dengan
terbalik. Sementara kita terus menggetarkan tali tersebut, akan ada gelombang yang merambat di kedua
arah, dan gelombang yang merambat ke ujung tetap akan berinterferensi dengan gelombang pantulan
yang kembali. Biasanya akan ada kekacauan. Tetapi jika kita menggetarkan tali dengan frekuensi yang
tepat, kedua gelombang akan berinterferensi sedemikian sehingga akan dihasilkan gelombang berdiri
dengan amplitudo besar. Gelombang ini disebut “gelombang berdiri” karena tampaknya tidak
merambat. Tali hanya berosilasi ke atas ke bawah dengan pola yang tetap. Titik interferensi destruktif,
dimana tali tetap diam, disebut simpul. Titik-titik interferensi konstruktif, dimana tali berosilasi dengan
amplitudo maksimum, disebut perut. Simpul dan perut tetap di posisi tertentu untuk frekuensi tertentu.
Gelombang berdiri dapat terjadi pada lebih dari satu frekuensi. Frekuensi getaran paling rendah yang
menghasilkan gelombang berdiri menghasilkan pola yang ditunjukkan pada gambar berikut :

a.

(Frekuensi terendah)
b.

(Dua kali Frekuensi terendah)

c.

(Tiga kali frekuensi terendah)

Gelombang berdiri yang ditunjukkan pada gambar dihasilkan tepat pada dua atau tiga kali
frekuensi terendah dengan menganggap tegangan tali sama. Tali juga dapat bergetar dengan empat
perut ( loop) pada empat kali frekuensi terendah, dan seterusnya.( Giancoli,2001:392-394 )

Sebuah tali yang direntangkan antara dua penopang yang dipetik seperti senar gitar atau biola,
gelombang dengan berbagai frekuensi akan merambat pada kedua arah tali lalu akan dipantulkan di
bagian ujung kemudian akan merambat kembali dengan arah yang berlawanan. Ujung-ujung tali yang
diikat tetap, akan menjadi simpul ( www.gudangmateri.com/2009/03/gelombang-tali ).

Resonansi di dalam sebuah tali seringkali didemonstrasikan dengan mengikatkan sebuah tali kepada
sebuah ujung tetap, dengan menggunakan sebuah benda M (seperti gambar di atas) yang diikatkan
kepada tali tersebut melalui sebuah katrol, dan dengan menghubungkan ujung lainnya kepada sebuah
penggetar. Osilasi-osilasi tranversal dari penggetar menghasilkan sebuah gelombang berjalan didalam
tali tersebut yang direfleksikan kembali dari ujung tetap.

Frekuensi gelombang adalah frekuensi penggetar. Ujung tetap ( di ujung katrol ) adalah titik
simpul, tetapi ujung ( ujung penggetar ) bergetar dan bukan merupakan titik simpul. Pengubahan
tegangan akan mengubah kecepatan gelombang, dan panjang gelombang berubah sebanding dengan
kecepatan, sedangkan frekuensi adalah konstan. Tali tersebut sekarang bergetar didalam salah satu
ragam alaminya dan beresonansi dengan penggetar tersebut. Penggetar tersebut melakukan kerja pada
tali untuk mempertahankan osilasi-osilasi ini melawan kehilangan yang disebabkan oleh redaman.

Jika frekuensi penggetar adalah jauh berbeda dari frekuensi alami dari sistem tersebut, maka
gelombang yang direfleksikan di P sewaktu kembali ke Q mungkin mempunyai perbedaan fase yang
banyak dengan penggetar tersebut, dan gelombang yang direfleksikan ini dapat melakukan kerja
pada penggetar ( Halliday dan Resnick, 1998:642-643 ).

Semua gelombang memindahkan energinya tanpa secara permanen memindahkan medium


tempat gelombang itu merambat. Gelombang disebut juga dengan gelombang merambat atau
gelombang berjalan karena energinya bergerak dari sumber ke lingkungan sekitarnya. Titik-titik dimana
terjadi perpindahan positif maksimum dari medium disebut puncak. Titik-tik gelombang dimana terjadi
perpindahan negatif maksimum dari medium disebut lembah ( Stockley,2007: 34 ).
Stockley, Corinne dkk. 2007. Kamus Fisika bergambar. Jakarta: Erlangga

Gerak gelombang dapat dipandang sebagai perpindahan energi dan momentum dari satu titik
didalam ruang ke titik lain tanpa perpindahan materi. Pada gelombang mekanik, seperti gelombang
pada tali atau gelombang bunyi di udara, energi dan momentum dipindahkan melalui gangguan dalam
medium ( Tipler, 1998: 471 ).

Besaran fisika yang menentukan laju gelombang tranversal pada dawai adalah tegangan dalam
dawai itu dan massa per satuan panjang (yang dinamakan kerapatan massa linear). Kita dapat menerka
bahwa dengan menambah tegangan maka akan menambah laju gelombang itu. Kita juga dapat menerka
bahwa dengan menambah massa itu akan membuat gerakannya lebih lambat dan akan mengurangi laju
tersebut. Kedua terkaan ini ternyata benar. Kita akan mengembangkan hubungan eksak antara laju
gelombang, tegangan, dan massa per satuan panjang dengan menggunakan dua metode yang berbeda.

Dalam posisi kesetimbangan tegangannya adalah F, dan kerapatan massa linear adalah μ (bila
potongan-potongan dawai tersebut digeserkan dari kesetimbangan, maka massa per satuan panjang
akan berkurang sedikit dan tegangannya bertambah sedikit). Kita mengabaikan berat dawai itu sehingga
bila dawai itu diam dalam posisi kesetimbangan, dawai itu membentuk garis lurus sempurna ( Young,
2004: 11 ).

Kecepatan gelombang tergantung pada sifat medium di mana ia merambat. Kecepatan


gelombang pada tali yang terentang, misalnya bergantung pada tegangan tali, FT, dan pada massa tali
per satuan panjang, m/L. Untuk gelombang dengan amplitudo kecil, hubungan tersebut adalah :

atau ( Giancoli, 2001 : 383 )

Persamaan
memastikan dugaan kita bahwa laju gelombang v seharusnya bertambah bila tegangan F bertambah
tetapi akan berkurang bila massa per satuan panjang μ bertambah ( Young, 2004 : 12 ).

Panjang satu gelombang sama dengan jarak yang ditempuh dalam waktu satu periode. Jarak antara dua
simpul atau dua perut berurutan disebut setengah panjang gelombang. Pada gambar gelombang
tranversal di bawah ini, satu gelombang sama dengan 3 simpul dan 2 perut.

Ketika Anda melempar batu ke danau atau kolam, gelombang yang berbentuk lingkaran terbentuk
dan bergerak keluar. Gelombang juga merambat sepanjang tali yang terentang lurus di atas meja jika
Anda menggetarkan bolak-balik seperti pada gambar.

Gelombang air dan gelombang pada tali adalah dua contoh umum gerak gelombang.

Gelombang dapat bergerak melintasi jarak yang jauh, tetapi medium (air atau tali) itu sendiri
hanya bisa bergerak terbatas. Dengan demikian, walaupun gelombang bukan merupakan materi, pola
gelombang dapat merambat pada materi. Sebuah gelombang terdiri dari osilasi yang bergerak tanpa
membawa materi bersamanya.
Gelombang membawa energi dari satu tempat ke tempat lain. Tangan yang berosilasi seperti pada
gambar di atas memindahkan energi ke tali, yang kemudian mebawanya sepanjang tali dan bisa
dipindahkan ke sebuah benda di ujung yang lain. Semua bentuk gelombang merambat membawa energi
(Giancoli, 2001 : 380-381). Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika. Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Penerbit
Erlangga

http://mulyaharyati.blogspot.co.id/2013/05/tinjauan-pustaka-gelombang-tali.html

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan arah
rambatan. Artinya arah gerakan medium gelombang sama atau berlawanan arah dengan perambatan
gelombang. Gelombang longitudinal mekanis juga disebut sebagai gelombang mampatan atau
gelombang kompresi. Contoh-contoh gelombang longitudinal adalah gelombang suara dan gelombang-P
seismik yang disebabkan oleh gempa dan ledakan. Persamaan Maxwell mengindikasikan gelombang
elektromagnetik berbentuk gelombang transversal dalam ruang hampa, namun gelombang
elektromagnetik dalam medium plasma bisa berbentuk transversal, longitudinal, atau campuran
keduanya

https://id.wikipedia.org/wiki/Gelombang_longitudinal

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah
getarannya. Cahaya adalah contoh dari gelombang transversal.

Istilah-istilah

 Simpangan, yaitu jarak suatu titik pada gelombang terhadap posisi setimbang
 Puncak gelombang, yaitu titik tertinggi pada gelombang
 Dasar gelombang, yaitu titik terendah pada gelombang
 Bukit gelombang, yaitu lengkungan yang berada di atas posisi setimbang
 Lembah gelombang, yaitu lengkungan yang berada di bawah posisi setimbang
 Amplitudo, yaitu jarak puncak atau dasar gelombang terhadap posisi setimbang
 Panjang gelombang, yaitu panjang satu gelombang yang terdiri dari satu bukit dan satu lembah
gelombang. Jarak yang diperlukan suatu gelombang untuk menempuh satu periode
https://id.wikipedia.org/wiki/Gelombang_transversal