Kuliah Umum IlmuKomputer.

Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

1
M
M
e
e
r
r
a
a
n
n
c
c
a
a
n
n
g
g
P
P
a
a
b
b
r
r
i
i
k
k

d
d
e
e
n
n
g
g
a
a
n
n

+
+
<
<
6
6
<
<
6
6

A Ah hm ma ad d D Da an ni iy ya al l

ahmaddaniyal@migas-indonesia.com







Copyright © Ahmad Daniyal 2006













































I
l
m
u
K
o
m
p
u
t
e
r
.
C
o
m

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

2
Daftar Isi

Daftar Isi............................................................................................................................. 2
Tentang penulis .................................................................................................................. 3
Pengantar............................................................................................................................ 4
Pendahuluan ...................................................................................................................... 5
Bab 1. Memulai HYSYS..................................................................................................... 6
Bab 2. Simulation Basis Manager. .................................................................................... 7
Bab 3. Memulai sebuah Simulasi .................................................................................... 11
Bab 4. Memilih Engineering Unit. .................................................................................. 13
Bab 5. Mendifinisakan Feed Stream............................................................................... 15
Bab 6. Mendefinisikan Unit Operasi ............................................................................... 18
Bab 7. Konvergensi sebuah simulasi recycle .................................................................. 22
Bab 8. Pemisahan Dengan Distilasi ................................................................................ 24
1. Short cut ............................................................................................................................... 24
2. Column................................................................................................................................. 26
Bab 9. Membuat Laporan................................................................................................ 30
Beberapa contoh permasalahan :.................................................................................... 32
1. Distilasi ................................................................................................................................. 32
2. Pemisahan Amoniak dan air .............................................................................................. 32
3. Heat Exchanger (Shell and Tube Heat Exchanger) ......................................................... 33
4. Pembuatan Ethyl Chloride................................................................................................. 34







Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

3
Tentang penulis


Ahmad Daniyal, Sejak tahun 1999 telah bergabung
dengan KPLI Jogjakarta dan pernah menjadi panelis pada
Internastional Linux Conference pada November 2002 di
Jogjakarta dimana salah satu pembicaranya Richard
Stallman pendiri Free Software Foundation.

Dan mulai tahun 2001 menjadi Administrator Jaringan
komputer dan Internet di Jurusan Teknik Kimia UGM.
Dimana pernah mendapat tugas supervisor pemasangan
jaringan komputer menggunakan fiber optic dan juga
membangun website resmi jurusan Teknik Kimia UGM,
http://chemeng.ugm.ac.id

Di bidang Teknik Kimia, pernah menjadi trainer pada
pelatihan pemrograman komputer teknik kimia di Jurusan Teknik Kimia Universitas
Islam Indonesia, Jogjakarta dan empat semester menjadi asisten dosen pada praktikum
pemrograman komputer. Berpengalaman menggunakan software simulasi HYSYS,
Chemstation Chemcad dan juga Simsci PRO II untuk menunjang kompetensi
utamanya sebagai proses engineer dengan keutamaan pada plant design.

Saat ini masih menjadi bagian di kepengurusan Komunitas Migas Indonesia,
http://www.migas-indonesia.com. Di samping itu juga mendirikan usaha Penerbitan dan
Percetakan INDIE Offset (www.indieoffset.com). Yang menerbitkan buku-buku dengan
sistem indie.

Tulisan yang pernah dimuat di www.ilmukomputer.com : Belajar Cepat Chemcad 5.2

Informasi lebih lanjut tentang penulis ini bisa didapat melaui :
Email: ahmaddaniyal@migas-indonesia.com
ahmaddaniyal@gmail.com

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

4
Pengantar

Alhamdulillah akhirnya ada waktu juga saya untuk mengirimkan artikel ini ke situs
ilmukomputer.com.

Sebenarnya ini adalah modul pelatihan Perancangan Pabrik dengan HYSYS yang
diselenggarakan oleh Universitas Setia Budi Surakarta pada 19 -30 Juni 2006 dengan
peserta dosen pada jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Setia Budi.

Terima kasih saya sampaikan kepada:
1. Bapak Adhie T. Wahyudi dari Lembaga Pelatihan Komputer dan Kewirausahaan
(Incubator Business Centre) Universitas Setia Budi atas kepercayaannya kepada
saya untuk memberikan pelatihan ini..
2. Ibu Widyastuti selaku dekan Fakultas Teknik Universitas Setia Budi
3. Mas Romi serta teman-teman di ilmukomputer.com yang lain karenanya tulisan
ini dapat dinikmati banyak kalangan.

Semoga tulisan ini memberikan manfaat bagi seluruh pembaca.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

5

Pendahuluan
Oleh: Ahmad Daniyal
(ahmaddaniyal@migas-indonesia.com)
Flowsheet sebuah proses sebenarnya merupakan bahasa dalam proses-proses teknik
kimia. Sebagaimana kerja sebuah karya seni, flowsheet dapat menjabarkan proses yang
sudah ada atau sebuah hipotesa proses dalam sebuah detail yang cukup untuk
menyampaikan beberapa fitur yang penting.
Chemical engineer mempelajari flowsheet dari proses yang sudah ada dalam konteks
untuk menangani troubleshooting, misalnya mencari mekanisme yang tidak berfungsi
dengan baik atau dalam rangka ekspansi dan modifikasi sebuah proses.
Hipotesa sebuah proses melibatkan bahan kimia baru atau sebuah modifikasi radikal dari
proses yang sudah berjalan yang menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi operasi,
ukuran alat dan perkiraan keuntungan.
Analisa atau simulasi adalah sebuah “tool” chemical engineer yang digunakan untuk
menerjemahkan flowsheet sebuah proses, menentukan letak malfungsi dan untuk
memprediksi performa dari beberapa proses.
HYSYS adalah simulasi proses desain untuk melayani beberapa industri proses, terutama
industri minyak dan gas. Dengan HYSYS, anda dapat membuat model steady state dan
dinamis untuk perancangan pabrik, monitoring kinerja, troubleshooting, improvisasi
operasi, perencanaan bisnis dan manajemen aset.


Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

6
Bab 1. Memulai HYSYS

Untuk membuka program HYSYS dapat dilakukan dengan mengeklik icon HYSYS
pada desktop. Lalu tunggu sampai jendela HYSYS ditampilkan.


Gambar 1.1 ikon HYSYS
Untuk memulai sebuah kasus baru dalam HYSYS, klik tombol [New Case] atau dari
Menu File pilih [New] kemudian ambil [Case]. Maka jendela Simulation Basis
Manager akan muncul.

Gambar 1.2 Tampilan awal HYSYS.
New Case
Ikon HYSYS
pada desktop
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

7
Bab 2. Simulation Basis Manager.

Simulation Basis Manager adalah tampilan utama dalam lingkungan simulasi ini.
Dalam Simulation Basis Manager ini dapat memberikan masukan (input) atau
informasi akses yang diperlukan dalam perhitungan flowsheet. Sekali anda
memasukkan sesuatu kedalamnya, maka semua perubahan itu akan memberikan efek
secara langsung pada semua unsur simulasi.
Simulation Basis Manager ini akan langsung muncul sesaat setelah ikon [New Case]
diklik. Keadaan ini juga salah satu perbedaan antara HYSYS dan CHEMCAD. Bila di
CHEMCAD kita bebas membuat PFD terlebih dahulu dan mengenai property
package dapat ditentukan kemudian. Namun pada HYSYS semuanya harus
ditentukan pada bagian awal. Jadi kalau kita akan menggunakan HYSYS, sedapat
mungkin kita mempersiapkan data-data yang diperlukan.

Gambar 2.1 Kotak dialog Simulation Basis Manager
a. Fluid package
Pada bagian ini, klik [Add] untuk memasukkan paket fliuda yang akan
digunakan, maka akan muncul jendela Fliud Package dengan nama yang
disesuaikan. Pada bagian properti, pilih model perhitungan fluida yang
diinginkan. Pemilihan model perhitungan ini didasarkan pada sifat fisis
dan chemis dari bahan-bahan yang digunakan dan produk yang dihasilkan.
Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar mengenai
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

8

Gambar 2.2 Kotak dialog Fluid Package bagian Property Package
b. Memilih komponen
Untuk memasukkan komponen, Anda dapat melakukan dengan
menggunakan bantuan Match name yang akan dicocokkan dengan pilihan
komponen yang ada, dan klik dua kali pada komponen yang diinginkan.

Gambar 2.3 Kotak dialog Fluid Package bagian Component
Perlu diperhatikan dalam memasukkan komponen ini adalah pemberian
nama kelompok komponen yang digunakan. Karena ini sering memberi
masalah bila Anda kurang memperhatikan namanya dan terjadi missing
dengan flowsheet yang sedang dibangun. Untuk keadaan aslinya HYSYS
memberi nama Basis-1.


Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

9
c. Menentukan Reaktor
Pada bagian reactor ini sebenarnya bisa juga dikerjakan pada saat
flowhseet telah terbangun sempurna atau paling tidak unit operasi reactor
telah terpasang pada flowsheet.
Bagian Reactions pada kotak dialog Simulation Basis Manager terdapat
keterangan-keterangan yang berhubungan dengan reaksi.

Gambar 2.4 Kotak dialog reaktor
Untuk memulai, klik Add Rxn, maka akan muncul kotak dialog kecil
yang menampilkan opsi dari macam-macam reaksi. Sebagai contoh kita
gunakan reaksi konversi. Maka klik pada bagian Conversion, lalu klik
tombol Add Reaction.

Gambar 2.5 Jendela macam-macam reaksi
Kotak dialog reaksi konversipun muncul.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

10

Gambar 2.6 Kotak dialog reaksi konversi
Isikan nama reaksi, masukkan component yang berhubungan dengan
reactor, sekaligus nilai koefisien dari komponen-komponen tersebut
dengan menambahkan tanda minus (-) untuk reaktan.

Gambar 2.7 penulisan koefisien pada kotak dialog reaksi konversi
Perhatikan Balance Error harus bernilai 0.00

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

11
Bab 3. Memulai sebuah Simulasi

Process Flow Diagram (PFD) adalah tampilan utama di saat pertama kali masuk
Simulation environment. PFD memberikan representasi terbaik dari seluruh flowsheet
yang digunakan. Dengan menggunakan PFD, Anda akan ditunjukkan progress dari
simulasi yang sedang dibangun., seperti aliran atau alat yang sudah terpasang,
konektifitas flowsheet dan stastus obyek.

Gambar 3.1 Jendela simulasi
Pada bagian paling atas terdapat menubar. Yang menampilkan beberapa opsi menu
yang diperlukan selama simulasi. Mulai dari File, Edit, Simulation, Flowsheet, PFD,
Tools, Window dan Help.
Masing-masing menu ini memiliki beberapa opsi dan sub opsi.
Pada bagian bawah dari menubar terdapat Tool Bar. Tool Bar merupakan sederet ikon
yang mewakili tool-tool. Untuk mengetahui masing-masing fungsi dari toolbar,
tempatkan ujung panah mouse pada ikon yang dimaksud, dan diamkan sejenak, maka
akan muncul penjelasan tentang ikon tool bar yang dimaksud.
Pesan Error
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

12
Pada samping kanan (biasanya disebelah kanan) akan muncul palet alat-alat yang
sekiranya diperlukan. Mulai dari feed stream, heat exchanger, valve, pompa, reactor
sampai pada alat-alat separasi.
Yang membedakan antara palet unit operasi pada HYSYS dan CHEMCAD,
CHEMCAD tidak terdapat aliran panas atau energi. Begitu pula untuk flowsheet yang
memiliki aliran recycle, CHEMCAD tidak memiliki instrument untuk mengaturnya.
Namun ini semua ada pada palet HYSYS. Sehingga pengguna dapat dengan mudah
mengatur recycle dan juga neraca panas atau energi.
Yang perlu ditekankan adalah pada keaadan aslinya, seluruh spesifikasi yang kita
masukkan akan terhitung. Sehingga bila terjadi kesalahan langsung terlihat. Beda
dengan CHEMCAD, yang baru terhitung saat tombol Run dipencet. Sistem ini secara
umum akan memudahkan pengguna, tapi pada keaadaan tertentu, dimana trial error
dilakukan dan konvergensi tidak cepat didapatkan, maka akan merubah banyak
perhitungan sebelumnya. Untuk menghindari hal ini, HYSYS telah menyediakan fitur
solver holding, yang berfungsi untuk menghentikan perhitungan sementara. Dan
setelah spesifikasi yang kita inginkan sudah dimasukkan, perhitungan dapat
dilanjutkan dengan menggunkan fitur solver active.
Dua kotak putih yang berada di bagian bawah memiliki fungsi yang berbeda. Bagian
kiri untuk menunjukkan pesan kesalahan yang terjadi selama dilakukan simulasi.
Sedangkan pada sebelah kanan akan menampilkan status sebuah simulasi..
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

13
Bab 4. Memilih Engineering Unit.

Bagian ini sebenarnya tidak ada pada beberapa panduan HYSYS, tapi sepertinya
harus saya berikan karena akan memberikan sedikit permasalahan ditengah asyiknya
melakukan perhitungan, terutama bila units yang digunakan tidak seperti yang biasa
kita gunakan.

Gambar 4.1 Opsi membuka jendela preference
Untuk memilih engineering unit, masuk menu [Tool] kemudian pilih [Preferences],
maka akan keluar jendela preference.

Gambar 4.2 Kotak dialog preference bagian variable
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

14
Pilih bagian [variable], kemudian klik tombol [clone] kemudian ganti unit sesuai
dengan yang Anda inginkan. Jangan lupa memberi nama engineering unit pilihan
Anda ini, untuk di load kemudian hari.

Gambar 4.3 pemberian nama preference bagian variable

Gambar 4.4 menyimpan preference dalam sebuah file
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

15
Bab 5. Mendifinisakan Feed Stream

Untuk memulai membuat Flowsheet, biasanya dimulai dengan tombol [Feed]. Baru
kemudian diikuti alat-alat lain yang diperlukan.

Gambar 5.1 Feed Stream
Pembuatan flowsheet sangat perlu diperhatikan, karena Flowsheet ini akan sangat
mempengaruhi akurasi hasil yang diinginkan. Terutama pemilihan alat-alat yang
diperlukan.
Kita sekarang berada dalam posisi mendefinisikan Feed Stream. Untuk dapat
memanggil kotak dialog Edit Streams dapat dilakukan dengan mengeklik dua kali
stream yang tepat pada flowsheet.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

16

Gambar 5.2 Worksheet sebuah feed stream.
Pada field pertama, disebut Stream Name yang mempersilahkan Anda untuk mengisi
nama atau label stream. Nama ini disediakan sampai 16 karakter alphanumerik, dan
akan muncul pada flowsheet saat anda menutup kotak dialog ini.
Empat field berikutnya; tempersture, pressure, vapor fraction dan Enthalphy adalah
Thermodinamic Properties dari stream. Menurut aturan Kebebasan fase Gibb,
dengan memberikan sekali komposisi saja, dan mendefinisikan dua dari empat
Thermodinamic Properties maka akan terdefinisikan dua yang lain.
Jadi dengan mendefinisikan komposisi temperatur dan tekanan, secara langsung
fraksi uap dan enthalpi akan terdefinisikan (sekali lagi ini hanya untuk campuran
saja).
Namun HYSYS tidak mengijinkan terlalu banyak kebebasan. Mengingat entalpi
terhitung dari data yang relatif, perhitungan dari beberapa entalpi stream akan
menghasilkan proses yang cenderung error.
Setelah mendifiniskan field molar flow, klik dua kali filed ini maka akan muncul
kotak dialog “Input Composition”. Anda dapat menggunakan dasar fraksi mol, fraksi
massa atau yang lainnya.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

17

Gambar 5.3 memasukkan komposisi komponen
Dalam memasukkan komposisi komponen, kita dapat menggunakan beberapa dasar
sebagaimana yang tampak pada bagian kanan gambar 5.3.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

18
Bab 6. Mendefinisikan Unit Operasi

Untuk mendefinisikan sebuah unit operasi, klik dua kali unit operasi yang diinginkan.
Maka akan muncul jendela unit operasi yang dimaksud.
Misalnya kita mau mendefinisikan sebuah separator. Klik ikon separator.


Gambar 6.1 salah satu unit operasi

Setiap unit operasi memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam spesifikasinya. Secara
umum, dalam jendela ini akan terdapat beberapa bagian yaitu, design, worksheet, rating
dan dynamic.
1. Design
Pada bagian design ini terdapat beberapa bagian. Bagian yang paling sering ada di
setiap unit antara lain connection, parameter, User Variables dan Notes.
Pada bagian connections anda dapat mengatur koneksitas unit operasi ini dengan
unit opersi yang lain. Mulai dari mendefinisikan nama aliran untuk input dan juga
output.
Perhatikan pesan error di atas. Terlihat separator ini membutuhkan feed stream,
product stream (liquid dan uap).
separator
Pesan
error
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

19

Gambar 6.2 Kotak dialog unit operasi bagian design
Untuk itu perlu ditentukan, bila dalam sebuah flowsheet sudah terlihat aliran
inputnya, maka klik bagian inlet kemudian pilih nama stream pada bagian pilihan
stream yang terletak di sebelah atas. Namun bila belum ada stream yang
diinginkan, seperti kasus sekarang ini maka langsung saja di tulis pada bagian
inlet, vapour outlet dan liquid outlet masing-masing nama stream.

Gambar 6.3 Kotak dialog unit operasi bagian design setelah terisi nilai
Setelah itu, apa yang terjadi? Tutup sementara kotak dialog unit operasi ini dan
terlihat bahwa separator telah tersambung dengan beberapa stream. Warna biru
muda pada garis stream menunjukkan bahwa pada stream tersebut, worksheet
belum didefinisikan.

Pilihan stream
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

20

Gambar 6.4 Flowsheet unit operasi
User variable, digunakan sekiranya penggunakan ingin memasukkan variable
tersendiri yang menunjukkan kekhasan dari flowsheet yang sedang di desain.
2. Worksheet.
Tak kalah pentingnnya dengan design, bagian worksheet ini akan sangat
diperlukan dalam pembuatan PFD. Dalam bilik worksheet ini terdapat beberapa
bagian, antara lain: Conditions, Properties dan Compositions.

Gambar 6.5 Kotak dialog unit operasi bagian worksheet

Pada bagian Conditions ini kita dapat mendefinisikan kondisi operasi dari unit
operasi yang kita gunakan. Mulai dari Suhu, Tekanan, Molar Flow dan lainnya.
Sebagaimana pendefinisian pada feed stream, worksheet pada unit operasi ini pun
menggunakan variabel bebas. Hanya saja salah satu variabel bebasnya telah
ditentukan dengan perhitungan pada desain unit operasi. Yaitu variabel tekanan,
dimana telah terhitung dari nilai delta P (AP). karena AP yang digunakan bernilai
0, maka tekanan pada produk liquid maupun vapour bernilai tetap.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

21
Sekarang tinggal memasukkan satu variabel bebas lagi, yaitu suhu. Masukkan
nilainya dan semua variabel telah terhitung oleh HYSYS.

Gambar 6.6 Kotak dialog unit operasi bagian worksheet setelah terisi nilai
Properties akan menampilkan properties dari komponen-komponen pada masing-
masing aliran. Properties ini merupakan bentuk yang lebih lengkap dari
Conditions.
Composition akan menampilkan komposisi komponen pada masing-masing aliran
yang berhubungan dengan unit operasi ini.
Untuk melihat komposisi akhir, silakan klik bagian Composition.

Gambar 6.7 Kotak dialog unit operasi untuk melihat komposisi pada tiap stream
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

22
Bab 7. Konvergensi sebuah simulasi recycle

Terkadang dalam sebuah flowsheet kita membutuhkan recycle. Biasanya recycle
dilakukan untuk mengoptimalkan produk. Namun looping-looping yang terjadi sering
membuat perhitungan tidak konvergen. Sehingga cukup memusingkan perancang.

Untuk menambahkan recycle, klik ikon recycle (Lambang R) yang terletak di bagian
bawah palet unit operasi.


Gambar 7.1 ikon recycle pada menu palet
Untuk selanjutnya, recycle ini dikerjakan sebagaimana sebuah unit operasi. Hanya saja
ada beberapa penambahan, misalnya masalah toleransi, banyaknya iterasi atau hal lain
yang berhubungan dengan perhitungan numeris.


Gambar 7.2 Kotak dialog Recycle bagian connections
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

23

Gambar 7.2 Kotak dialog Recycle bagian parameter untuk menentukan toleransi


Gambar 7.2 Kotak dialog Recycle bagian parameter untuk menentukan mode perhitungan
numeris.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

24
Bab 8. Pemisahan Dengan Distilasi

1. Short cut


Gambar 8.1 perhitungan dengan menggunakan shortcut

Untuk memulai perhitungan distilasi dengan short cut, silakan klik dan geser ikon short
cut distillation.
Klik dua kali distilasi dalam PFD, maka akan muncul kotak dialog unit operasi ini.


Gambar 8.2 Kotak dialog spesifikasi koneksi pada perhitungan distilasi dengan shortcut

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

25
Isi semua variabel Overhead vapour, Condenser Duty, Reboiler Duty, Bottoms, Inlet
dengan nama variabel yang sesuai. Kemudia klik bagian parameter.


Gambar 8.3 Kotak dialog spesifikasi parameter pada perhitungan distilasi dengan
shortcut

Isikan komponen light key beserta fraksi molnya, komponen heavy key beserta fraksi
molnya, tekanan pada condenser dan reboiler serta ratio Reflux.

Periksa di bagian worksheet, terutama komposisi komponennya, apakah sudah sesuai
dengan yang diinginkan?



















Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

26
2. Column

Gambar 8.4 perhitungan dengan menggunakan column distillation

Untuk memulai perhitungan distilasi dengan column, silakan klik dan geser ikon column
distillation.
Klik dua kali distilasi dalam PFD, maka akan muncul kotak dialog unit operasi ini.


Gambar 8.5 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 1

Isikan semua variabel yang diperlukan. Untuk jumlah stages, kita dapat bermain-main
trial error dengan memasukkan inlet stage maupun banyaknya stage. Setelah selesai
semua, klik tombol next pada bagian bawah.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

27

Gambar 8.6 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 2

Masukkan nilai tekanan condenser, reboiler serta pressure drop. Klik next.

Gambar 8.7Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 3

Pada bagian ini, semua variabel hanya opsional sifatnya. Jadi tidak harus diisi.
Namun bila sudah bisa memperkirakan nilai-nilai variabel di atas, akan jauh lebih
baik bila dimasukkkan nilainya. Klik next.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

28

Gambar 8.8 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 4

Ini adalah bagian terakhir dari 4 rangkaian tahapan untuk memberikan spesifikasi
Distillation Column. Masukkan nilai vapor rate dan rasio reflux. Dan klik Done.


Gambar

Ternyata hasilnya belum konvergen. Pada gambar di atas merupakan rangkuman dari
spesifikasi yang kita masukkan sebelumnya. Selanjutnya buka pada bagian monitor.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

29

Gambar
Klik Run.


Terlihat hasil perhitungan pada setiap iterasi dan juga profil temperature, tekanan dan
flow rate pada setiap stage dalam bentuk grafik. Apakah ini sesuai dengan yang kita
inginkan? Silakan perksa pada bagian worksheet untuk mengetahui komposisi pada
setiap flow rate.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

30
Bab 9. Membuat Laporan

Setelah kasus terselesaikan, tibalah saat untuk membuat laporan. Laporan ini diperlukan
untuk mengomunikasikan dengan pihak lain. Untuk memulai membuat sebuah laporan,
klik menu bar Tool kemudian pilih Report. Atau ketik [Ctrl] + R.


Gambar 9.1 membuat laporan

Sesaat kemudian keluar kotak diaolog report manager. Sebagaimana tampak berikut:


Gambar 9.2 kotak dialog Report Manager.
Klik Create. Maka akan muncul kotak dialog report builder.

Gambar 9.3 kotak dialog report builder
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

31
Klik [Insert Datasheet]. Setelah kotak dialog Select Datablocks for Datasheet muncul,
pilih obyek dan filter yang diinginkan. Bila kita ingin menampilkan semuanya, langsung
saja klik [Add] dan kemudia [Done].


Gambar 9.4 kotak dialog Select Datablocks for Datasheet

Kotak dialog Report Builder keluar lagi. Tapi saat ini Report 1 telah berisi spesifikasi
yang kita masukkan. Selanjutnya klik [Preview]. Dan laporan telah jadi.


Gambar 9.5 Hasil sebuah laporan
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

32
Beberapa contoh permasalahan :
1. Distilasi


Silahkan desain dengan menggunakan :
1. Short Cut Distillation
2. Column Distillation

2. Pemisahan Amoniak dan air






Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

33



3. Heat Exchanger (Shell and Tube Heat Exchanger)


Mendinginkan fluida dengan komposisi :
n-Butane dengan fraksi massa = 0.36
n-Hexane dengan fraksi massa = 0.34
n-Octane dengan fraksi massa = 0.3
fluida ini masuk dengan suhu 167.6
o
C dan keluar dengan suhu 60
o
C.
Hitung banyaknya air yang diperlukan bila suhu air tidak boleh melebih 50
o
C









Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2
Ahmad Daniyal

34
4. Pembuatan Ethyl Chloride



C
2
H
4
+ HCl Æ C
2
H
5
Cl

Contoh sebuah flowsheet ini dikerjakan dengan:
1. Tanpa recycle terlebih dahulu. Artinya stream berhenti sampai S4 dan Mixer M-1
belum diperlukan.
2. Dengan recycle, dapat dibandingkan hasil Ethyl Chloridenya.
3. Menggunakan recycle, tapi nilai W dihitung menggunakan sensitifitas analisa.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Daftar Isi
Daftar Isi............................................................................................................................. 2 Tentang penulis .................................................................................................................. 3 Pengantar............................................................................................................................ 4 Pendahuluan ...................................................................................................................... 5 Bab 1. Memulai HYSYS..................................................................................................... 6 Bab 2. Simulation Basis Manager..................................................................................... 7 Bab 3. Memulai sebuah Simulasi .................................................................................... 11 Bab 4. Memilih Engineering Unit. .................................................................................. 13 Bab 5. Mendifinisakan Feed Stream ............................................................................... 15 Bab 6. Mendefinisikan Unit Operasi ............................................................................... 18 Bab 7. Konvergensi sebuah simulasi recycle .................................................................. 22 Bab 8. Pemisahan Dengan Distilasi ................................................................................ 24
1. Short cut ............................................................................................................................... 24 2. Column ................................................................................................................................. 26

Bab 9. Membuat Laporan ................................................................................................ 30 Beberapa contoh permasalahan :.................................................................................... 32
1. Distilasi ................................................................................................................................. 32 2. Pemisahan Amoniak dan air .............................................................................................. 32 3. Heat Exchanger (Shell and Tube Heat Exchanger) ......................................................... 33 4. Pembuatan Ethyl Chloride ................................................................................................. 34

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Ahmad Daniyal

2

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.Com

Tentang penulis
Ahmad Daniyal, Sejak tahun 1999 telah bergabung dengan KPLI Jogjakarta dan pernah menjadi panelis pada Internastional Linux Conference pada November 2002 di Jogjakarta dimana salah satu pembicaranya Richard Stallman pendiri Free Software Foundation. Dan mulai tahun 2001 menjadi Administrator Jaringan komputer dan Internet di Jurusan Teknik Kimia UGM. Dimana pernah mendapat tugas supervisor pemasangan jaringan komputer menggunakan fiber optic dan juga membangun website resmi jurusan Teknik Kimia UGM, http://chemeng.ugm.ac.id Di bidang Teknik Kimia, pernah menjadi trainer pada pelatihan pemrograman komputer teknik kimia di Jurusan Teknik Kimia Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta dan empat semester menjadi asisten dosen pada praktikum pemrograman komputer. Berpengalaman menggunakan software simulasi HYSYS, Chemstation Chemcad dan juga Simsci PRO II untuk menunjang kompetensi utamanya sebagai proses engineer dengan keutamaan pada plant design. Saat ini masih menjadi bagian di kepengurusan Komunitas Migas Indonesia, http://www.migas-indonesia.com. Di samping itu juga mendirikan usaha Penerbitan dan Percetakan INDIE Offset (www.indieoffset.com). Yang menerbitkan buku-buku dengan sistem indie. Tulisan yang pernah dimuat di www.ilmukomputer.com : Belajar Cepat Chemcad 5.2 Informasi lebih lanjut tentang penulis ini bisa didapat melaui : Email: ahmaddaniyal@migas-indonesia.com ahmaddaniyal@gmail.com

Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Ahmad Daniyal

3

Com Pengantar Alhamdulillah akhirnya ada waktu juga saya untuk mengirimkan artikel ini ke situs ilmukomputer. Mas Romi serta teman-teman di ilmukomputer.Kuliah Umum IlmuKomputer..com.2 Ahmad Daniyal 4 . Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Wahyudi dari Lembaga Pelatihan Komputer dan Kewirausahaan (Incubator Business Centre) Universitas Setia Budi atas kepercayaannya kepada saya untuk memberikan pelatihan ini. Ibu Widyastuti selaku dekan Fakultas Teknik Universitas Setia Budi 3. Bapak Adhie T. Semoga tulisan ini memberikan manfaat bagi seluruh pembaca. Sebenarnya ini adalah modul pelatihan Perancangan Pabrik dengan HYSYS yang diselenggarakan oleh Universitas Setia Budi Surakarta pada 19 -30 Juni 2006 dengan peserta dosen pada jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Setia Budi. 2.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.com yang lain karenanya tulisan ini dapat dinikmati banyak kalangan. Terima kasih saya sampaikan kepada: 1.

Sebagaimana kerja sebuah karya seni. Chemical engineer mempelajari flowsheet dari proses yang sudah ada dalam konteks untuk menangani troubleshooting. Dengan HYSYS. flowsheet dapat menjabarkan proses yang sudah ada atau sebuah hipotesa proses dalam sebuah detail yang cukup untuk menyampaikan beberapa fitur yang penting. perencanaan bisnis dan manajemen aset. troubleshooting. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.com) Flowsheet sebuah proses sebenarnya merupakan bahasa dalam proses-proses teknik kimia.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. misalnya mencari mekanisme yang tidak berfungsi dengan baik atau dalam rangka ekspansi dan modifikasi sebuah proses. ukuran alat dan perkiraan keuntungan.Com Pendahuluan Oleh: Ahmad Daniyal (ahmaddaniyal@migas-indonesia. anda dapat membuat model steady state dan dinamis untuk perancangan pabrik. terutama industri minyak dan gas. monitoring kinerja. HYSYS adalah simulasi proses desain untuk melayani beberapa industri proses. Hipotesa sebuah proses melibatkan bahan kimia baru atau sebuah modifikasi radikal dari proses yang sudah berjalan yang menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi operasi. improvisasi operasi. menentukan letak malfungsi dan untuk memprediksi performa dari beberapa proses.2 Ahmad Daniyal 5 .Kuliah Umum IlmuKomputer. Analisa atau simulasi adalah sebuah “tool” chemical engineer yang digunakan untuk menerjemahkan flowsheet sebuah proses.

Ikon HYSYS pada desktop Gambar 1.1 ikon HYSYS Untuk memulai sebuah kasus baru dalam HYSYS. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Bab 1. klik tombol [New Case] atau dari Menu File pilih [New] kemudian ambil [Case]. Maka jendela Simulation Basis Manager akan muncul.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 6 . Lalu tunggu sampai jendela HYSYS ditampilkan. New Case Gambar 1.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Tampilan awal HYSYS. Memulai HYSYS Untuk membuka program HYSYS dapat dilakukan dengan mengeklik icon HYSYS pada desktop.

Fluid package Pada bagian ini. Bila di CHEMCAD kita bebas membuat PFD terlebih dahulu dan mengenai property package dapat ditentukan kemudian.1 Kotak dialog Simulation Basis Manager a.2 Ahmad Daniyal 7 .Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. sedapat mungkin kita mempersiapkan data-data yang diperlukan. Sekali anda memasukkan sesuatu kedalamnya. Keadaan ini juga salah satu perbedaan antara HYSYS dan CHEMCAD. Simulation Basis Manager. Dalam Simulation Basis Manager ini dapat memberikan masukan (input) atau informasi akses yang diperlukan dalam perhitungan flowsheet.Com Bab 2. Jadi kalau kita akan menggunakan HYSYS. Pemilihan model perhitungan ini didasarkan pada sifat fisis dan chemis dari bahan-bahan yang digunakan dan produk yang dihasilkan. pilih model perhitungan fluida yang diinginkan. maka akan muncul jendela Fliud Package dengan nama yang disesuaikan. maka semua perubahan itu akan memberikan efek secara langsung pada semua unsur simulasi. Gambar 2. Simulation Basis Manager ini akan langsung muncul sesaat setelah ikon [New Case] diklik. Namun pada HYSYS semuanya harus ditentukan pada bagian awal. Simulation Basis Manager adalah tampilan utama dalam lingkungan simulasi ini. Pada bagian properti. klik [Add] untuk memasukkan paket fliuda yang akan digunakan. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar mengenai Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.

Untuk keadaan aslinya HYSYS memberi nama Basis-1.2 Ahmad Daniyal 8 . Anda dapat melakukan dengan menggunakan bantuan Match name yang akan dicocokkan dengan pilihan komponen yang ada.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.Kuliah Umum IlmuKomputer. Gambar 2. Memilih komponen Untuk memasukkan komponen.2 Kotak dialog Fluid Package bagian Property Package b.3 Kotak dialog Fluid Package bagian Component Perlu diperhatikan dalam memasukkan komponen ini adalah pemberian nama kelompok komponen yang digunakan. dan klik dua kali pada komponen yang diinginkan. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Gambar 2. Karena ini sering memberi masalah bila Anda kurang memperhatikan namanya dan terjadi missing dengan flowsheet yang sedang dibangun.

Gambar 2.5 Jendela macam-macam reaksi Kotak dialog reaksi konversipun muncul. maka akan muncul kotak dialog kecil yang menampilkan opsi dari macam-macam reaksi. Sebagai contoh kita gunakan reaksi konversi. Maka klik pada bagian Conversion. Gambar 2.4 Kotak dialog reaktor Untuk memulai. lalu klik tombol Add Reaction. klik Add Rxn.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 9 .Com c. Menentukan Reaktor Pada bagian reactor ini sebenarnya bisa juga dikerjakan pada saat flowhseet telah terbangun sempurna atau paling tidak unit operasi reactor telah terpasang pada flowsheet.Kuliah Umum IlmuKomputer. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Bagian Reactions pada kotak dialog Simulation Basis Manager terdapat keterangan-keterangan yang berhubungan dengan reaksi.

Kuliah Umum IlmuKomputer. sekaligus nilai koefisien dari komponen-komponen tersebut dengan menambahkan tanda minus (-) untuk reaktan.Com Gambar 2.7 penulisan koefisien pada kotak dialog reaksi konversi Perhatikan Balance Error harus bernilai 0.2 Ahmad Daniyal 10 .6 Kotak dialog reaksi konversi Isikan nama reaksi. masukkan component yang berhubungan dengan reactor.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.00 Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Gambar 2.

konektifitas flowsheet dan stastus obyek. Pada bagian bawah dari menubar terdapat Tool Bar. Window dan Help. PFD memberikan representasi terbaik dari seluruh flowsheet yang digunakan. Flowsheet. Memulai sebuah Simulasi Process Flow Diagram (PFD) adalah tampilan utama di saat pertama kali masuk Simulation environment. Anda akan ditunjukkan progress dari simulasi yang sedang dibangun. seperti aliran atau alat yang sudah terpasang. Pesan Error Gambar 3. Tools.1 Jendela simulasi Pada bagian paling atas terdapat menubar. Tool Bar merupakan sederet ikon yang mewakili tool-tool. maka akan muncul penjelasan tentang ikon tool bar yang dimaksud. Simulation.. Mulai dari File. Masing-masing menu ini memiliki beberapa opsi dan sub opsi. tempatkan ujung panah mouse pada ikon yang dimaksud. PFD. Yang menampilkan beberapa opsi menu yang diperlukan selama simulasi. dan diamkan sejenak.Com Bab 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Dengan menggunakan PFD.Kuliah Umum IlmuKomputer. Edit.2 Ahmad Daniyal 11 . Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Untuk mengetahui masing-masing fungsi dari toolbar.

Yang membedakan antara palet unit operasi pada HYSYS dan CHEMCAD. Sedangkan pada sebelah kanan akan menampilkan status sebuah simulasi. reactor sampai pada alat-alat separasi. CHEMCAD tidak memiliki instrument untuk mengaturnya. dimana trial error dilakukan dan konvergensi tidak cepat didapatkan. perhitungan dapat dilanjutkan dengan menggunkan fitur solver active.Com Pada samping kanan (biasanya disebelah kanan) akan muncul palet alat-alat yang sekiranya diperlukan. HYSYS telah menyediakan fitur solver holding.Kuliah Umum IlmuKomputer. Sehingga bila terjadi kesalahan langsung terlihat. Yang perlu ditekankan adalah pada keaadan aslinya. CHEMCAD tidak terdapat aliran panas atau energi. valve. tapi pada keaadaan tertentu.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Beda dengan CHEMCAD. yang baru terhitung saat tombol Run dipencet.2 Ahmad Daniyal 12 . Untuk menghindari hal ini. Namun ini semua ada pada palet HYSYS. maka akan merubah banyak perhitungan sebelumnya. Dua kotak putih yang berada di bagian bawah memiliki fungsi yang berbeda. Sehingga pengguna dapat dengan mudah mengatur recycle dan juga neraca panas atau energi.. Begitu pula untuk flowsheet yang memiliki aliran recycle. Dan setelah spesifikasi yang kita inginkan sudah dimasukkan. yang berfungsi untuk menghentikan perhitungan sementara. pompa. Bagian kiri untuk menunjukkan pesan kesalahan yang terjadi selama dilakukan simulasi. Sistem ini secara umum akan memudahkan pengguna. Mulai dari feed stream. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. heat exchanger. seluruh spesifikasi yang kita masukkan akan terhitung.

Bagian ini sebenarnya tidak ada pada beberapa panduan HYSYS. maka akan keluar jendela preference. terutama bila units yang digunakan tidak seperti yang biasa kita gunakan. masuk menu [Tool] kemudian pilih [Preferences]. tapi sepertinya harus saya berikan karena akan memberikan sedikit permasalahan ditengah asyiknya melakukan perhitungan. Gambar 4.Com Bab 4.Kuliah Umum IlmuKomputer. Memilih Engineering Unit. Gambar 4.2 Kotak dialog preference bagian variable Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 13 .1 Opsi membuka jendela preference Untuk memilih engineering unit.

3 pemberian nama preference bagian variable Gambar 4. kemudian klik tombol [clone] kemudian ganti unit sesuai dengan yang Anda inginkan.4 menyimpan preference dalam sebuah file Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Pilih bagian [variable]. Gambar 4.Kuliah Umum IlmuKomputer. untuk di load kemudian hari.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Jangan lupa memberi nama engineering unit pilihan Anda ini.2 Ahmad Daniyal 14 .

1 Feed Stream Pembuatan flowsheet sangat perlu diperhatikan. karena Flowsheet ini akan sangat mempengaruhi akurasi hasil yang diinginkan. Mendifinisakan Feed Stream Untuk memulai membuat Flowsheet. Baru kemudian diikuti alat-alat lain yang diperlukan. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Ahmad Daniyal 15 .Com Bab 5.Kuliah Umum IlmuKomputer. biasanya dimulai dengan tombol [Feed].Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Untuk dapat memanggil kotak dialog Edit Streams dapat dilakukan dengan mengeklik dua kali stream yang tepat pada flowsheet. Terutama pemilihan alat-alat yang diperlukan. Gambar 5. Kita sekarang berada dalam posisi mendefinisikan Feed Stream.

disebut Stream Name yang mempersilahkan Anda untuk mengisi nama atau label stream. secara langsung fraksi uap dan enthalpi akan terdefinisikan (sekali lagi ini hanya untuk campuran saja).Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. tempersture. Anda dapat menggunakan dasar fraksi mol.Com Gambar 5. dan mendefinisikan dua dari empat Thermodinamic Properties maka akan terdefinisikan dua yang lain. klik dua kali filed ini maka akan muncul kotak dialog “Input Composition”.2 Ahmad Daniyal 16 . dengan memberikan sekali komposisi saja. perhitungan dari beberapa entalpi stream akan menghasilkan proses yang cenderung error. vapor fraction dan Enthalphy adalah Thermodinamic Properties dari stream. pressure. Nama ini disediakan sampai 16 karakter alphanumerik. Setelah mendifiniskan field molar flow. fraksi massa atau yang lainnya. Jadi dengan mendefinisikan komposisi temperatur dan tekanan.Kuliah Umum IlmuKomputer. Empat field berikutnya. dan akan muncul pada flowsheet saat anda menutup kotak dialog ini. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Worksheet sebuah feed stream. Menurut aturan Kebebasan fase Gibb. Namun HYSYS tidak mengijinkan terlalu banyak kebebasan. Mengingat entalpi terhitung dari data yang relatif. Pada field pertama.

3 memasukkan komposisi komponen Dalam memasukkan komposisi komponen.3. kita dapat menggunakan beberapa dasar sebagaimana yang tampak pada bagian kanan gambar 5.Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Gambar 5.2 Ahmad Daniyal 17 . Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.

rating dan dynamic. separator Pesan error Gambar 6.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Mulai dari mendefinisikan nama aliran untuk input dan juga output. Misalnya kita mau mendefinisikan sebuah separator. Klik ikon separator.Com Bab 6. dalam jendela ini akan terdapat beberapa bagian yaitu. Design Pada bagian design ini terdapat beberapa bagian. Mendefinisikan Unit Operasi Untuk mendefinisikan sebuah unit operasi. Pada bagian connections anda dapat mengatur koneksitas unit operasi ini dengan unit opersi yang lain. product stream (liquid dan uap). 1. design. klik dua kali unit operasi yang diinginkan. Terlihat separator ini membutuhkan feed stream. Perhatikan pesan error di atas. Secara umum. Bagian yang paling sering ada di setiap unit antara lain connection.1 salah satu unit operasi Setiap unit operasi memiliki kekhasan sendiri-sendiri dalam spesifikasinya. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Kuliah Umum IlmuKomputer. User Variables dan Notes. Maka akan muncul jendela unit operasi yang dimaksud. parameter.2 Ahmad Daniyal 18 . worksheet.

Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. maka klik bagian inlet kemudian pilih nama stream pada bagian pilihan stream yang terletak di sebelah atas. Warna biru muda pada garis stream menunjukkan bahwa pada stream tersebut. apa yang terjadi? Tutup sementara kotak dialog unit operasi ini dan terlihat bahwa separator telah tersambung dengan beberapa stream.2 Ahmad Daniyal 19 . Namun bila belum ada stream yang diinginkan. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. vapour outlet dan liquid outlet masing-masing nama stream. worksheet belum didefinisikan. bila dalam sebuah flowsheet sudah terlihat aliran inputnya.2 Kotak dialog unit operasi bagian design Untuk itu perlu ditentukan.Com Pilihan stream Gambar 6. Gambar 6. seperti kasus sekarang ini maka langsung saja di tulis pada bagian inlet.3 Kotak dialog unit operasi bagian design setelah terisi nilai Setelah itu.

digunakan sekiranya penggunakan ingin memasukkan variable tersendiri yang menunjukkan kekhasan dari flowsheet yang sedang di desain. Sebagaimana pendefinisian pada feed stream. dimana telah terhitung dari nilai delta P (¨3. Dalam bilik worksheet ini terdapat beberapa bagian.5 Kotak dialog unit operasi bagian worksheet Pada bagian Conditions ini kita dapat mendefinisikan kondisi operasi dari unit operasi yang kita gunakan. Hanya saja salah satu variabel bebasnya telah ditentukan dengan perhitungan pada desain unit operasi.Com Gambar 6. Gambar 6. Tekanan. worksheet pada unit operasi ini pun menggunakan variabel bebas. antara lain: Conditions.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Molar Flow dan lainnya. bagian worksheet ini akan sangat diperlukan dalam pembuatan PFD. Properties dan Compositions. 2. Yaitu variabel tekanan. Worksheet. Tak kalah pentingnnya dengan design.Kuliah Umum IlmuKomputer.4 Flowsheet unit operasi User variable. Mulai dari Suhu.

maka tekanan pada produk liquid maupun vapour bernilai tetap. NDUHQD ¨3 \DQJ GLJXQDNDQ EHUQLODL 0. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Ahmad Daniyal 20 .

Com Sekarang tinggal memasukkan satu variabel bebas lagi. Masukkan nilainya dan semua variabel telah terhitung oleh HYSYS.6 Kotak dialog unit operasi bagian worksheet setelah terisi nilai Properties akan menampilkan properties dari komponen-komponen pada masingmasing aliran. Composition akan menampilkan komposisi komponen pada masing-masing aliran yang berhubungan dengan unit operasi ini. Untuk melihat komposisi akhir. silakan klik bagian Composition.7 Kotak dialog unit operasi untuk melihat komposisi pada tiap stream Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Gambar 6. yaitu suhu. Gambar 6.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 21 . Properties ini merupakan bentuk yang lebih lengkap dari Conditions.

2 Kotak dialog Recycle bagian connections Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Biasanya recycle dilakukan untuk mengoptimalkan produk.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. klik ikon recycle (Lambang R) yang terletak di bagian bawah palet unit operasi. Hanya saja ada beberapa penambahan. recycle ini dikerjakan sebagaimana sebuah unit operasi. banyaknya iterasi atau hal lain yang berhubungan dengan perhitungan numeris.Kuliah Umum IlmuKomputer. Konvergensi sebuah simulasi recycle Terkadang dalam sebuah flowsheet kita membutuhkan recycle.1 ikon recycle pada menu palet Untuk selanjutnya.Com Bab 7.2 Ahmad Daniyal 22 . Untuk menambahkan recycle. Sehingga cukup memusingkan perancang. Namun looping-looping yang terjadi sering membuat perhitungan tidak konvergen. misalnya masalah toleransi. Gambar 7. Gambar 7.

2 Kotak dialog Recycle bagian parameter untuk menentukan mode perhitungan numeris.Com Gambar 7. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.2 Kotak dialog Recycle bagian parameter untuk menentukan toleransi Gambar 7.Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 23 .

Pemisahan Dengan Distilasi 1. Gambar 8.1 perhitungan dengan menggunakan shortcut Untuk memulai perhitungan distilasi dengan short cut.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 24 . Klik dua kali distilasi dalam PFD. Short cut Gambar 8.2 Kotak dialog spesifikasi koneksi pada perhitungan distilasi dengan shortcut Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. silakan klik dan geser ikon short cut distillation. maka akan muncul kotak dialog unit operasi ini.Com Bab 8.

Periksa di bagian worksheet. Inlet dengan nama variabel yang sesuai.3 Kotak dialog spesifikasi parameter pada perhitungan distilasi dengan shortcut Isikan komponen light key beserta fraksi molnya. komponen heavy key beserta fraksi molnya. Gambar 8. terutama komposisi komponennya. Condenser Duty. Kemudia klik bagian parameter. tekanan pada condenser dan reboiler serta ratio Reflux. apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan? Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Reboiler Duty.Com Isi semua variabel Overhead vapour. Bottoms.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 25 .Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.

Untuk jumlah stages. Klik dua kali distilasi dalam PFD. kita dapat bermain-main trial error dengan memasukkan inlet stage maupun banyaknya stage. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com 2. klik tombol next pada bagian bawah.4 perhitungan dengan menggunakan column distillation Untuk memulai perhitungan distilasi dengan column. Column Gambar 8. silakan klik dan geser ikon column distillation. maka akan muncul kotak dialog unit operasi ini.2 Ahmad Daniyal 26 . Setelah selesai semua. Gambar 8.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.5 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 1 Isikan semua variabel yang diperlukan.Kuliah Umum IlmuKomputer.

Klik next. akan jauh lebih baik bila dimasukkkan nilainya. Namun bila sudah bisa memperkirakan nilai-nilai variabel di atas.Com Gambar 8. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Kuliah Umum IlmuKomputer. Klik next. semua variabel hanya opsional sifatnya. Jadi tidak harus diisi. reboiler serta pressure drop.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Gambar 8.7Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 3 Pada bagian ini.2 Ahmad Daniyal 27 .6 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 2 Masukkan nilai tekanan condenser.

Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Selanjutnya buka pada bagian monitor. Masukkan nilai vapor rate dan rasio reflux.8 Kotak dialog spesifikasi kolom distilasi bagian 4 Ini adalah bagian terakhir dari 4 rangkaian tahapan untuk memberikan spesifikasi Distillation Column. Pada gambar di atas merupakan rangkuman dari spesifikasi yang kita masukkan sebelumnya. Dan klik Done. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 28 .Com Gambar 8. Gambar Ternyata hasilnya belum konvergen.

Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Klik Run. Apakah ini sesuai dengan yang kita inginkan? Silakan perksa pada bagian worksheet untuk mengetahui komposisi pada setiap flow rate. Gambar Terlihat hasil perhitungan pada setiap iterasi dan juga profil temperature. tekanan dan flow rate pada setiap stage dalam bentuk grafik.Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 29 .

1 membuat laporan Sesaat kemudian keluar kotak diaolog report manager. Gambar 9. Untuk memulai membuat sebuah laporan. tibalah saat untuk membuat laporan. Klik Create.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 30 . Sebagaimana tampak berikut: Gambar 9.Kuliah Umum IlmuKomputer. Membuat Laporan Setelah kasus terselesaikan. Maka akan muncul kotak dialog report builder. Laporan ini diperlukan untuk mengomunikasikan dengan pihak lain.2 kotak dialog Report Manager. Gambar 9. klik menu bar Tool kemudian pilih Report.Com Bab 9.3 kotak dialog report builder Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Atau ketik [Ctrl] + R.

Setelah kotak dialog Select Datablocks for Datasheet muncul.4 kotak dialog Select Datablocks for Datasheet Kotak dialog Report Builder keluar lagi.5 Hasil sebuah laporan Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Klik [Insert Datasheet]. Gambar 9. Selanjutnya klik [Preview]. Gambar 9. Tapi saat ini Report 1 telah berisi spesifikasi yang kita masukkan.Kuliah Umum IlmuKomputer.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. pilih obyek dan filter yang diinginkan. Dan laporan telah jadi. Bila kita ingin menampilkan semuanya. langsung saja klik [Add] dan kemudia [Done].2 Ahmad Daniyal 31 .

Kuliah Umum IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 32 . Distilasi Silahkan desain dengan menggunakan : 1. Column Distillation 2. Short Cut Distillation 2. Pemisahan Amoniak dan air Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.Com Beberapa contoh permasalahan : 1.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.

Heat Exchanger (Shell and Tube Heat Exchanger) Mendinginkan fluida dengan komposisi : n-Butane dengan fraksi massa = 0.34 n-Octane dengan fraksi massa = 0.Kuliah Umum IlmuKomputer.Com 3.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer.2 Ahmad Daniyal 33 .6 oC dan keluar dengan suhu 60oC.36 n-Hexane dengan fraksi massa = 0.3 fluida ini masuk dengan suhu 167. Hitung banyaknya air yang diperlukan bila suhu air tidak boleh melebih 50oC Merancang Pabrik dengan HYSYS 3.

Menggunakan recycle.2 Ahmad Daniyal 34 . Dengan recycle. Artinya stream berhenti sampai S4 dan Mixer M-1 belum diperlukan. Tanpa recycle terlebih dahulu.Com 4.Kuliah Umum IlmuKomputer. tapi nilai W dihitung menggunakan sensitifitas analisa. dapat dibandingkan hasil Ethyl Chloridenya. 2. Merancang Pabrik dengan HYSYS 3. Pembuatan Ethyl Chloride C2H4 + HCl Æ C2H5Cl Contoh sebuah flowsheet ini dikerjakan dengan: 1.Com Copyright © 2006 IlmuKomputer. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful