You are on page 1of 2

REVIEW JURNAL

1. Judul : Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation dengan
Asesmen Otentik terhadap Prestasi Belajar dan Konsep Diri
Siswa
2. Penulis : Ni Ketut Hendrawati Santosa, dkk.
3. Terbit : e-jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha
Program Studi IPA, Vol. 4 tahun 2014
4. Masalah yang diteliti :
- Kecenderungan siswa yang belajar dengan individual dengan gap yang cukup lebar
antara siswa yang akademik tinggi dan rendah.
- Rutinitas guru yang menggunakna pembelajaran yang monoton.
- Ketidak tepatan dalam pelaksanaan penilaian yang dilakukan dalam mata pelajaran
yang bersangkutan di sekolah-sekolah.
5. Teori yang dipakai/Konstruksi Berpikir/Kerangka Berpikir :
Penyebab rendahnya prestasi belajar adalah kualitas pembelajaran yang tergolong
masih rendah. Begitupun proses penilaian mata pelajaran biologi saat ini hanya dengan
penilaian ranah kognitif saja dengan tes tulis sehingga penilaian yang dilakukan tidak valid
karena tidak mampu mengukur apa yang seharusnya dapat diukur. Karena asesmen yang
digunakna selama ini sdalah asesmen langsung, yang menekankan pertanyaan-pertanyaan
tertutup. Proses pembelajaran masih terfokus pada satu jenis model yaitu tes objektif secara
berlebihan.
Model pembelajaran kooperatis sangat dibutuhkan dalam hal ini dimana model ini
pertama kali dikembangkan menjadi beberapa tipe, salah satunya adalah Group
Investigation (GI) bermula dari perspektif filosofis John Dewey terhadap konsep belajar.
Pelaksanaan pembelajaran melalui model Group Investigation (GI) melibatkan siswa secara
langsung dalam perencanaan, baik dalam memilih topik maupun prosedur atau langkah-
langkah yang diikuti siswa dalam investigasi mereka dan mengkombinasikan dinamika
proses demokrasi dengan proses inkuiri akademik.
6. Metode yang Dipakai :
Merupakan jenis penelitian eksperimen dengan kelompok eksperimen dikenai
perlakuan berupa model Group Investigation (GI) dengan asesmen otentik, sedangkan
kelompok control dikenai model pembelajaran langsung dalam jangka waktu tertentu,
kemudian kedua kelompok dikenai pengukuran yang sama. Desain penelitian “pretest -
postest control group desain”. Data yang dicari dalam penelitian ini adalah (1) Data prestasi
belajar IPA, (2) Data konsep diri siswa.

Hasil ini tampak dari nilai F Pillai's trace. Wilks' lambda. model pembelajaran Group Investigation dengan asesmen otentik lebih baik jika dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. Roy's largest rootsebesar 8. Untuk latar belakang sebaiknya diberikan hasil survey lapangan tentang masalah pembelajaran yang akan dilaksanakan penelitian yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri I Semarapura. Ulasan pentingnya Asesmen Otentik lebih deperdalam lagi . Terdapat perbedaan konsep diri antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model Group Investigation dengan asesmen otentik dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung. jadi simpulannya bahwa dalam meningkatkan gain scoreprestasi belajar. 2.96. Jika dibandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel didapatkan bahwa Fhitung>Ftabel dengan taraf signifikansi (p) < 0. model embelajaran Group Investigation dengan asesmen otentik lebih baik jika dibandingkan dengan model pembelajaran langsung 8.558 dan Ftabel sebesar 3. . Berdasarkan hasil uji lanjut dengan menggunakan LSD diperoleh batas penolakan LSD<∆X (0. Komentar : . Jika dibandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel didapatkan bahwa Fhitung>Ftabel dengan taraf signifikansi (p) < 0. Hasil ini tampak dari nilai Fhitung diperoleh sebesar 5.05. Terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model Group Investigation dengan asesmen otentik dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung.479 dengan taraf signifikansi p<0.138 dan Ftabel sebesar 3.7.13). dan 3.96. Terdapat perbedaan prestasi belajar dan konsep diri antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model Group Investigasi dengan asesmen otentik dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Hotelling's trace. jadi simpulannya bahwa dalam meningkatkan gain score konsep diri.08<0.10). Berdasarkan hasil uji lanjut dengan menggunakan LSD diperoleh batas penolakan LSD<∆X (0. Hasil : 1.05.07<0. Hasil ini tampak dari nilai Fhitung diperoleh sebesar 14.05.