You are on page 1of 12

Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017

2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA N 2 GEDONGTATAAN


Mata pelajaran : Kimia
Kelas/Semester :X
Alokasi Waktu : 3 JP (135 MENIT)

A. Kompetensi Inti (KI)

KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


KI-2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerap-kan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkrit dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.8 Menganalisis sifat larutan 3.8.1 Mengidentifikasi sifat-sifat larutan
elektrolit dan larutan non- elektrolit dan non elektrolit
elektrolit berdasarkan daya berdasarkan daya hantar listrik
hantar listriknya. 3.8.2 Mengelompokkan larutan ke dalam
elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan
nonelektrolit berdasarkan daya hantar
listriknya.
3.8.3 Menentukan sifat larutan ke dalam
elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan
nonelektrolit berdasarkan derajat
ionisasi
3.8.4 Menganalisis jenis ikatan kimia dan
sifat elektrolit suatu zat
3.8.5 Membedakan larutan elektrolit dan
nonelektrolit berdasarkan daya hantar
listriknya
4.8 Merancang, melakukan, dan 4.8.1 Merancang alat uji elektrolit sederhana
menyimpulkan serta 4.8.2 Melakukan percobaan uji larutan
menyajikan hasil percobaan elektrolit pada beberapa larutan
untuk mengetahui sifat larutan 4.8.3 Mengamati gejala kelistrikan
elektrolit dan larutan non-
berdasarkan percobaan uji larutan
elektrolit.
elektrolit
4.8.4 Menentukan jenis larutan eketrolit dan
non elektrolit berdasarkan hasil
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

percobaan
4.8.5 Membuat laporan hasil percobaan uji
larutan elektrolit

C. Materi Pelajaran

o Sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya


o Larutan elektrolit dan non elektrolit
o Larutan elektrolit lemah Jenis ikatan kimia

o Daya hantar listrik berbagai larutan melalui perancangan dan pelaksanaan percobaan

D. Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning

Metode : Eksperimen, Diskusi

pendekatan : saintic

E. Tujuan Pembelajaran

Melalui model pembelajaran discovery learningdengan menggali informasi berupa


stimulus dan mengolah informasi, diharapkan siswa terlibat aktif selama proses
belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin tahu, disiplin, berani dan
bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan,
memberi saran dan kritik, dalam Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-
elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya.

E. F. Materi Pembelajaran
Faktual
1. Larutan
2. Suatu larutan dikatakan larutan elektrolit apabila larutan tersebut dapat menghantarkan
listrik. Jika suatu larutan tidak menghantarkan listrik, larutan tersebut disebut dengan
larutan nonelektrolit.
Contoh larutan elektrolit: larutan garam, larutan asam sulfat, larutan ammonia.
Konseptual
Pengertian Larutan
Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih zat dan berada dalam fase tunggal.
Segala sesuatu dalam larutan tersebar merata dan bercampur oleh karena itu sifat larutan
akan sama secara keseluruhan.
Contoh: Larutan gula, air garam.
Zat yang jumlahnya lebih sedikit dalam larutan disebut zat terlarut dan zat yang
jumlahnya lebih banya disebut Pelarut.
Larutan elektrolit dan non elektrolit
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Dalam larutan
elektrolit molekul-molekulnya terurai (terdisosiasi) menjadi partikel-partikel bermuatan
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif-ion negatif). Ion positif yang
dihasilkan dinamakan kation dan ion negatif yang dihasilkan dinamakan anion. Jumlah dari
muatan ion positif dan ion negatif akan sama sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral.
Ion-ion inilah yang kemudian menghantarkan arus listrik. Perubahan kimia larutan ini
ditandai dengan perubahan warna, timbulnya gelembung gas dan adanya endapan, serta
bila diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini dapat menyalakan sebuah lampu. Semakin
banyak ion yang terbentuk, maka semakin kuat sifat elektrolit larutan tersebut.
 Jenis Jenis Larutan Elektrolit
Larutan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi larutan elektrolit kuat dan larutan
elektrolit lemah.
1. Larutan Elektrolit Kuat
Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan yang semua molekulnya terurai mejadi ion-ion
(terionisasi sempurna). Oleh karena banyaknya ion-ion penghantar listrik yang terbentuk
maka daya hantarnya juga kuat. Umumnya larutan elektrolit kuat adalah larutan garam,
asam kuat, dan basa kuat.
Ciri-ciri dan contoh dari elektrolit kuat yaitu sebagai berikut :
a. Terionisasi sempurna (α = 1)
b. Mempunyai daya hantar listrik yang baik
c. Jika diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini akan menghasilkan nyala lampu yang terang
dan muncul gelembung gas yang banyak.
Contohnya :
Garam (NaCl, KCl, CuSO4 dan KNO3),
Asam Kuat (HCl, HI, HBr, H2SO4 dan HNO3), dan
Basa Kuat (NaOH, Ca(OH)2, Mg(OH)2 dan KOH)

Reaksi penguraian elektrolit kuat ditulis dengan tanda anak panah tunggal ke kanan.
Contoh reaksi elektrolit kuat :

Gambar 2. Hasil Uji Daya Hantar Larutan Elektrolit Kuat


Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

2. Larutan Elektrolit Lemah


Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan yang tidak semua molekulnya terionisasi (ionisasi
tidak sempurna), sehingga hanya sedikit ion-ion yang dapat menghantarkan listrik.
Ciri-ciri dan contoh dari elektrolit lemah yaitu sebagai berikut :
a. Terionisasi sebagian (0 < α < 1)
b. Mempunyai daya hantar listrik yang kurang baik atau lemah
c. Jika diuji dengan alat uji elektrolit, larutan ini akan menghasilkan nyala lampu redup atau
lampu tidak menyala dan muncul gelembung gas sedikit
d. Biasanya berupa asam lemah dan basa lemah

Contohnya :

Asam Lemah (HCN, H3PO4, CH3COOH dan H2CO3), dan

Basa Lemah (NH4OH, Al(OH)3 dan Fe(OH)3)

Reaksi penguraian elektrolit lemah ditulis dengan tanda panah ganda. Contoh reaksi
elektrolit lemah :

Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Larutan-larutan non-elektrolit terdiri atas zat-zat yang terlarut dalam air namun tidak
terurai menjadi ion (tidak terionisasi). Dalam larutan, zat not-elektrolit tetap seperti
molekul yang tidak bermuatan listrik. Itulah mengapa larutan ini tidak dapat
menghantarkan arus listrik. Cirri-ciri larutan non-elektrolit adalah:

Tidak dapat Terionisasi

Tidak dapat menghantarkan listrik

Tetapan/derajat ionisasi (α) α = 0

Jika diuji dengan alat uji elektrolit, larutan ini tidak menghasilkan reaksi apapun.
Ditandai dengan lampu tidak menyala dan tidak munculnya gelembung gas.

Contohnya :

Urea = CO (NH2)2

Glukosa = C6H12O6

Sukrosa = C12H22O11
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

Etanol = C2H2OH

Contoh reaksi larutan non-elektrolit

Dalam kehidupan sehari-hari larutan ini dapat dimanfaatkan dalam beberapa hal seperti :

 Glukosa, sumber energi yang bersifat manis dan bisa larut dalam makanan dan minuman.
Biasanya terdapat pada gula, nasi, gandum, jagung dan sebagainya.

 Urea, senyawa ini biasanya digunakan sebagai pupuk di bidang pertanian.

 Alkohol, termasuk dalam larutan non-elektrolit yang digunakan sebagai disinfektan dan
obat luka.

Prosedural
1. Percobaan Daya Hantar listrik larutan

F. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: (3 JP)

a. Kegiatan Pendahuluan 20 Menit


 Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama siswa sebelum memulai kegiatan
pembelajaran
 Apersepsi guru menanyakan materi yang sebelumnya yang berkaitan dengan
materi larutan elektrolit dan nonelektrolit
 untuk mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, guru menayangkan video
tentang larutan elektrolit dalam kehidupan sehari-hari (alat setrum listrik dan
manusia yang tersengat aliran listrik) (stimulasi/pemberian rangsangan)
 Guru memberikan informasi kompetensi dan indikator pencapaian
kompetensi yang akan dilaksanakan pada pembelajaran ini.

b. Kegiatan Inti 100 Menit

 Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi


sebanyak mungkin masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, misalnya:
Apakah semua larutan dapat menghantarkan arus listrik? Mengapa ikan di
sungai bisa mati tersengat arus listrik? Apa manfaat larutan elektrolit dalam
kehidupan?
kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis
(jawaban sementara atas pertanyaan masalah) (identifikasi masalah)
 Peserta didik diminta untuk merancang dan melakukan percobaan untuk
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

menyelidiki sifat elektrolit beberapa larutan yang ada di lingkungan dan


larutan yang ada di laboratorium (Pengumpulan Data).
 Peserta didik menentukan jenis larutan elektrolit atau non elektrolit
berdasarkan hasil percobaan serta menganalisis jenis ikatan kimia dan sifat
elektrolit suatu larutan. (Pengolahan Data)
 Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan
benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif,
dihubungkan dengan hasil data processing(Verifikasi)
 Peserta didik mengelompokkan larutan ke dalam elektrolit kuat, elektrolit
lemah, dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya serta
menyimpulkan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion atau
senyawa kovalen polar. Siswa menyimpulkan fungsi larutan elektrolit dalam
tubuh manusia serta cara mengatasi kekurangan elektrolit dalam tubuh.
(menarik kesimpulan)
 Peserta didik membuat laporan hasil diskusi tentang larutan elektrolit dan
larutan non elektrolit.
 Salah satu kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya dan
kelompok lain menanggapinya.

c. Kegiatan Penutup 15 Menit


 Siswa bersama guru menyamakan persepsi tentang elektrolit kuat, elektrolit
lemah, dan nonelektrolit berdasarkan daya hantar listriknya dan larutan
elektrolit dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen polar
 Guru melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan.
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan soal
penugasan kepada siswa mengenai larutan elektrolit dan non elektrolit.
 Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

G. Teknik penilaian

Tabel 1. Alur Kegiatan Penilaian Pembelajaran


Hasil Tindak Lanjut Hasil
Kisi-kisi Rumusan Soal Analisis Analisis Penilaian pelaporan
Penilaian Remedial Pengayaan
1 2 3 4 5 6
Lampiran
1 Lampiran 2 Lampiran Lampiran Lampiran
3 4 5
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

H. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar


1. Media/alat

Bahan tayang berupa video, Laptop, LCD, Alat praktikum Uji Elektrolit

2. Bahan

Larutan yang akan diuji pada praktikum uji elektrolit

3. Sumber Belajar

 Buku Pegangan Kimia SMA kelas X


 Lembar kerja Siswa

I. Teknik Penilaian
T
 Keterampilan :
 kognitif : tes tertulis berupa uraian
sikap :

Lampiran-lampiran:

1. Instrumen Penilaian Pertemuan 1

Tabel 2. Kisi-kisi Soal

Materi Tekni Bentu


No
Pembelaj k k
IPK Indikator Soal mor
aran Penila Instru
Soal
ian men

3.1.1 Mengiden Larutan 1. Diberikan suatu pernyataan Tertul Uraian 1


tifikasi Elektrolit bahwa garam bersifat is
sifat-sifat dan elektrolit, siswa dapat
nonelektr menyebutkan gejala yang
larutan
olit ditimbulkan jika diuji
elektrolit dengan alat uji elektrolit
dan non
elektrolit
berdasark
an daya
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

hantar
listrik

3.1.2 Mengelo
mpokkan
larutan ke
dalam
2
elektrolit 2. Diberikan data percobaaan
kuat, uji elektrolit, siswa dapat
elektrolit mengelompokkanlarutanked
lemah, alamelektrolitkuat,
dan elektrolitlemah,
dannonelektrolitberdasarkan
nonelektr
dayahantarlistriknya.
olit
berdasark
an daya
hantar
listriknya.

3.1.3 Menentuk
an sifat
larutan ke
dalam
elektrolit
kuat,
3
elektrolit
lemah, 3. Diberikan pernyataan bahwa
dan asam klorida dapat terurai
menjadi ion-ionnya, siswa
nonelektr
dapat sifat larutan tersebut.
olit
berdasark
an derajat
ionisasi

3.1.4 Menganal
isis jenis
ikatan
kimia dan
sifat
elektrolit
suatu zat
4
4. Diberikan beberapa senyawa
ion dan kovalen, siswa dapat
3.1.5 Membeda menganalisis jenis
kan senyawanya dan senyawa
larutan mana yang bersifat elektrolit.
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

elektrolit
dan
nonelektr
olit
berdasark
an daya 5. Diberikan data uji elektrolit 5
hantar beberapa zat A, B, C dan D,
listriknya jika larutan yang diuji adalah
larutan garam dapur, larutan
asam klorida, alkohol 30
persen dan larutan amonia,
siswa dapat menunjukkan A,
B, C, dan D bersifat
larutanelektrolitataunonelekt
rolit.
6

Tabel 3. Rumusan Soal

HOTS/
LOTS
(Low
Indikator Soal Rumusan Soal
Order
Thinkin
g Skiils)
1. Diberikan LOTS 1. Larutan garam tergolong larutan yang bersifat elektrolit
suatu kuat. Jika diuji dengan alat uji elektrolit, gejala yang
pernyataan ditimbulkan oleh larutan garam adalah ....
bahwa
garam
bersifat
elektrolit,
siswa dapat
menyebutka
n gejala
yang
ditimbulkan
jika diuji
dengan alat
uji elektrolit

2. Diberikan
data LOTS 2. Dari percobaan uji elektrolit diperoleh data sebagai
percobaaan berikut :
uji Larutan Pengamatan
elektrolit, Lampu Elektroda
siswa dapat A Menyala Ada gelembung gas
mengelomp B Tidak menyala Ada gelembung gas
okkan
larutan ke C Tidak menyala Ada gelembung gas
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

dalam
elektrolit
kuat, D Tidak menyala Tidak ada gelembung
elektrolit gas
lemah, dan E Menyala Ada gelembung gas
nonelektroli Dari data tersebut kelompokkan larutan yang termasuk
t elektrolit kuat, elektrolit lemah dan nonelektrolit
berdasarkan
daya hantar
listriknya.

3. Diberikan
pernyataan 3. Sebanyak 3,65 gram asam klorida (Mr = 36,5) terurai
bahwa asam LOTS menjadi ion-ionnya sebanyak 0,1 mol. Tentukanlah sifat
klorida larutan dari asam klorida!
dapat terurai
menjadi
ion-ionnya,
siswa dapat
sifat larutan
tersebut.

4. Diberikan
beberapa 4. Manakah dari larutan berikut yang memiliki daya hantar
senyawa ion HOTS listrik yang paling kuat
dan a. HCl 0,5 M
kovalen, b. H2SO4 0,5 M
siswa dapat c. CH3COOH 0,5 M ( α = 0,5)
menganalisi d. H2S 0,5 M ( α = 0,65)
s jenis
senyawanya
dan
senyawa
mana yang
bersifat
elektrolit

5. Diberikan
data uji
elektrolit
beberapa zat 5. Dari pengujian daya hantar listrik larutan dengan alat
A, B, C dan uji elektrolit didapatkan data sebagai berikut:
D, jika Pengamatan
larutan yang Larutan Lampu Elektrode
diuji adalah A Menyala Ada gelembung
larutan B Menyala Ada gelembung
garam C Tidak Menyala Tidak ada gelembung
dapur,
D Tidak Menyala Sedikit gelembung
larutan
asam
Jika larutan yang diuji adalah larutan garam dapur,
klorida, HOTS larutan asam klorida, alkohol 30 persen dan larutan
alkohol 30
amonia, tunjukkan apakah A, B, C, dan D tersebut!
persen dan
Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013

larutan
amonia,
siswa dapat
menunjukka
n A, B, C,
dan D
bersifat
larutan
elektrolit
atau non
elektrolit.

Tabel 4. Analisis Hasil Penilaian

Nama Peserta IPK IPK Tindak


No. Nilai (PH)
Didik Belum Tuntas Sudah Tuntas Lanjut
1

Tabel 5. Program Remedial dan Pengayaan

Pengayaan/ Remedial Rencana


No Nama Peserta Didik IPK
Kegiatan
1.

Gedongtataan, Juli 2017

Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran

Dra. Rohila Rosa Fitri Yunita Andriyani, S.Pd.


Lembar Kerja Bimtek Implementasi Kurikulum 2017
2013