You are on page 1of 3

NAMA : MUH.

SUKRI
NIM : 17012014133
JURUSAN : AGRIBISNIS
MATA KULIAH : DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN

1. Mekanisme Penyerangan Patogen Pada Tumbuhan

Patogen menyerang tumbuhan inang dengan berbagai macam cara guna


memperoleh zat makanan yang dibutuhkan oleh patogen yang ada pada inang.
Untuk dapat masuk kedalam inang patogen mampu mematahkan reaksi
pertahanan tumbuhan inang.

Dalam menyerang tumbuhan, patogen mengeluarkan sekresi zat kimia


yang akan berpengaruh terhadap komponen tertentu dari tumbuhan dan juga
berpengaruh terhadap aktivitas metabolisme tumbuhan inang.

Beberapa cara patogen untuk dapat masuk kedalam inang diantaranya


dengan cara mekanis dan cara kimia.

A. Cara Mekanis

Cara mekanis yang dilakukan oleh patogen yaitu dengan cara penetrasi
langsung ke tumbuhan inang. Dalam proses penetrasi ini seringkali dibantu
oleh enzim yang dikeluarkan patogen untuk melunakkan dinding sel.

Pada jamur dan tumbuhan tingkat tinggi parasit, dalam melakukan


penetrasi sebelumnya diameter sebagian hifa atau radikel yang kontak dengan
inang tersebut membesar dan membentuk semacam gelembung pipih yang
biasa disebut dengan appresorium yang akhirnya dapat masuk ke dalam
lapisan kutikula dan dinding sel.

B. Cara Kimia
Pengaruh patogen terhadap tumbuhan inang hampir seluruhnya karena
proses biokimia akibat dari senyawa kimia yang dikeluarkan patogen atau
karena adanya senyawa kimia yang diproduksi tumbuhan akibat adanya
serangan patogen.
Substansi kimia yang dikeluarkan patogen diantaranya enzim, toksin,
zat tumbuh dan polisakarida. Dari keempat substansi kimia tersebut memiliki
peranan yang berbeda-beda terhadap kerusakan inang. Misalnya saja, enzim
sangat berperan terhadap timbulnya gejala busuk basah, sedang zat tumbuh
sangat berperan pada terjadinya bengkak akar atau batang. Selain itu toksin
berpengaruh terhadap terjadinya hawar.
2. Jelaskan wujud sifat patogen bakteri jahat?

Eksopolisakarida yaitu semacam lendir. Kalau dia tinggal di xilem dan


menghasilkan lendir maka tanaman padi layu dan mati.

Toksin (racun) bagi tanaman yang dapat merusak. Contohnya patogen


yang menyerang kloroflas yang akhirnya menguning dan mati.

Enzim. Contohnya kubis yang lunak dan busuk mengandung bakteri


erlinia yang menghasilkan enzim pektinase yaitu enzim pendegradasi pektin.
Pektin adalah dinding sel tanaman, kalau dinding selnya hancur maka isi
selnya akan lepas dan dimanfaatkan oleh bakteri maka kemudian akan jadi
busuk

Zat pengatur tumbuh. Jika menyerang tanaman, maka tanaman itu


dirangsang menjadi tumbuh tidak normal dan melemahkan tanaman itu.

Menitipkan gen pada tanaman. Gen dikirimkan ke dalam tanaman dan


diekspresikan oleh bakteri dan bakteri tinggal memanen hasilnya saja.

Jelaskan cara pencegahan serangan pathogen secara genetic


engineering?

Pertama gen laktonase dari bakteri dibawa ketanaman, dan tanaman


tersebut nantinya mengekspresikan laktonase, ketika bakteri patogen masuk
kedalam tanaman maka sinyal bakteri patogen otomatis akan didegradasi oleh
tanaman itu sendiri. Kedua, wujud aslinya diperbanyak saja dan disemprotkan
langsung ke tanaman. Ini sebagai agen hayati. Ketiga, gen tersebut dapat di
klon dan bisa di ambil protein murninya yaitu laktonase tadi. Laktonase ini
bisa digunakan untuk menyemprot tanaman seperti bahan kimia biasa.