You are on page 1of 19

BAB I

PENDAHUAAN

A. Latar Belakang
Perjalanan dakwah dirintis dan dikembangkan oleh Nabi Muhammad sejak
dia pertama kali menerima wahyu (al-qur’an surat al-mudasir) sebagai rasa
terakhir. Rasulullah tampil sebgai da’i pertama dtegah-tengah masyarakat pra
jahiliah dengan membawa ajaran islam yang dianggap asing oleh masyarakat
mekah karena berlawanan dengan keykinan yan diwariskan oleh nenenka
moyag mereka sejak bertahun-tahun lamanya, secara turun temurun.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dakwa rasul berlansung dua
puluh tiga tahun, menjai dua babak yakni era mekkah dan era
madinnahDakwah islamia dalam zaman madinaH telah membuat sejarah yang
tersendiri , sebagai lanjutan dari zaman makkah telah membentuk dirinya
menjadi satu kekitan nyata yang hebat sekali dimana kaum muslimin dibawah
pimpinan juruh dakwah agung Muhammad merupakan asa rullah yang
melaksanakan dakwah islamia dalam arti luas. Dalam zaman madinah banyak
sekali terjadi peristiwa penting dalam perjalanan dakwah islamia antara lain.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaiamana Periode Makkah ?
2. Bagaiamana PeriodeMadinah ?

C. Tujuan
1. Untuk Mengetahui Bagaiamana Periode Makkah
2. Untuk Mengetahui Bagaiamana PeriodeMadinah

1
BAB lI
PEMBAHASAN

A. Periode Makkah
1. Era makkah
Dakwah raullullh daerah makkah ini dilihat hasil secara kuatintas
kurang menggembirakan, tetapi disegi kualitas nabi Muhammad berhasil
menanamkan dasar aqisa islam dalam pribadi pribadi berikutnya, dengan
meminjam istilah A.HASYIMI ‘’Nabi telah berhasil membina kerajaaan
Allah dalam hati manusia’’1
Sebagai contoh pemberian gelar al-amin [orng yang jujur] oleh
penduduk makkah Kegiatan berthannuts [ perenungan suci] yang Nabi
lakukan selaa bertahun- tahun. Dengan ikhtiarnya dalam melaksanakan
dakwah yang menggambarkan perwujudan “hikmah dalam operasinal
dakwah,baik dalam penyampaiannya maupun dalam menghadapi
tantangan dan hambatan.
Jika dikaji secara mendalam perjalanan dakwah rasul banyak
mengadung nilai brharga [filosofi], dan bila dikaitkan dengan pembahsan
filapat dakwah dapat dikatakan bahwa sebenarnya beni filsapat dakwah
tumbuh bersamn dengan dimulaiya dakwah rasulullah.
Dakwah rasul Pada era makkah [dengan tinjauan filosopi]. Artinya,
peulis akan melihat makna dan tujuan proses sejarah tersebut denga
mencari hubungan dari fakta yang satu dengan yang lain [MASTURY ;
1985].2
2. Pemberian gelar Al amin merupakan pemghargaan tertinggi yang
diberikan oleh pembuka pembuka makkah kepada Muhammad pada saat
itu secara proklamasi. Gelar itu diberikan bukan merupakan kebetulan
tetapi karena melihat jasa beliau yang sanggup menjadi perendam komplik

1
Amin, Samsul Munir. 2014. Sejarah Dakwah. Jakarta: Amzah, h. 21
2
Syalabi, Ahmad Prof. Dr.1983. sejarah dan kebudayaan islam jilid II, Jakarta
: Pustaka Alhusna, h. 31

2
antar kabila pada saat parbaikan kabbah. Julukan al-amin tidak hanya
sekedar lambing kegagahan tetapi merupakan gelar dan modal dasar bagi
juru dakwah yang mempengaruhi cukup besar dalam perjalanan dakwah
beliau.
Karena orang yang memberikan julukan seterusnya mempercayai
setiap ucapan dan perilaku yang beliau lakukan, jika tidak berarti ia
berkhianat terhadap orang yang dipercaya [Al-amin] jadi disini dapat
dikatakan bahwa modal dasar seorang juru dakwah yang pertama adalah
dapaat dipercaya oleh masyarakat karena dia akan menyampaikan
kebenaran ‘’jika penyampai kebenaran itu pembohong apa jadinya ?
Perenungan suci yag dilakukan nabi Muhammad. Jauh sebelum
nabi Muhammad diangkat menjadi rasul suda melakukanperenungan
spiritual yang intensif digua hira.Hal semacam itu beliau lakukan
sepanjang bulan ramadhan, setiap tahun beliau tekun dalam renungan dan
ibadah ‘’hal itu dilakukan dalam upaya menjauhkan diri dari keramaian
dunia yang sudah semakin jauh dari ketengan lahir maupun batin.
Dari pereungan tersebut, yang diharapkan hanyalah kebenaran
semata, yakni kebenaran yang dapat menjadi penerang jalan bagi
kehidupan umat yang dapat yang dikala itu dilanda OWN SPIRITUAL.
TAHANUTS [Perenungan] itu terus dilakukan tahun berganti tahun
sampai pada akhirnya beliau mengalami impi hakiki dan jiwanya terbawah
oleh kebenaran hakiki yang menjiwai jantung dan kalbunya yang selama
ini dicari ‘’puncaknya pada tanggal 17 ramadhan beliau menerima wahyu.
Dengan melihat adanya perenungan yang dilakukan oleh
Muhammad [ walaupun dia tidak berangkat dari kerangka berpikir filsapat
dan memang bukan itu yang beliau cari].tetapi secara filsapati, beliau telah
melakukan suatu kegiatan kefilsapatan walaupun secara hakikibkan
kebenaran filsapat yang ia cari.
Upaya pembunuhan Nabi SAW. Rahasia sukses dakwah Nabi di
Mekkah adalah ketegaran beliau memegang prinsip yang telah digariskan
oleh Allah SWT. Dalam surat Al Isra’ ayat 73 sampai 75 disebutkan.

3
Seandainya Nabi Muhammad SAW menyimpang sedikit saja dari prinsip
tersebut dan tidak mau melunak dengan mengorbankan sebagian prinsip
Allah, maka dakwah islam pasti akan gagal dan Nabi Muhammad pasti
akan mengalami kehinaan hidup di dunia dan di akhirat.3
Dakwah dan Kebudayaan.Musuh-musuh islam melontarkan
tuduhan kepada umat Islam, bahwa islam berkembang dibawah sinar mata
pedang/ kekerasan. Tuduhan yang demikian tidak berdasarkan knyataan.
Dengan dakwah agama Islam mengalami perkembangan yang
cukup pesat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Ajaran Islam simpel, mudah, tidak memberatkan, tidak banyak
tuntutan dan aturan.
b. Prinsip-prinsip dari masyarakat islam bersendikan ukhuwah Islamiyah.
c. Islam tersiar luas dan cepat semata-mata karena Dakwah bi al-Hikmah
dari Nabi dan para sahabat.
Jihad dalam Islam mempunyai fungsi dan kedudukan:
a. Melindungi dan membela dakwah dari gangguan.
b. Melindungi masyarakat Islam dan kaum Muslimin.
c. Merupakan tindakan pengamanan.
3. Aliran Madinah
Di Madinah sejak awal sudah banyak bermunculan para sufi.
Mereka berpegang teguh pada Al-Quran dan Al-Hadist serta menjadikan
Nabi Muhammad SAW sebagai panutannya. Begitu juga dengan para
sahabat, mereka sangat mencintai Allah serta Rasul-Nya. Perkembangan
tasawuf di aliran Madinah berawal dari para sahabat, antara lain :
a. Abu Bakar
Abu bakar merupakan saudagar kaya dari quraisy. Beliau adalah
sosok yang sangat sederhana. Orang penerus rasul ini, tidak pernah
sulit untuk mengeluarkan hartanya dijalan Allah SWT. Buktinya,

3
Wahyu Ilaihi & Harjani Hefni. 2007. Pengantar sejarah Dakwah, Jakarta :
Kencana, h. 47

4
ketika perang tabuk, khalifah pertama ini memberikan seluruh
hartanya kepada pasukan rasul yang akan berperang. Baginya, harta
tidak ada artinya, yang berarti hanya Allah dan Rasul.
b. Umar bin Khattab
Umar adalah salah satu sahabatyang paling dekat dengan rasul.
Beliau selama jadi khalifah sangat perhatian terhadap rakyat. Iya
sangat khawatir jika mendengar ada salah satu rakyat sengsara. Jika ia
melihat sendiri rakyatnya sengsara, maka ia langsung begegas
menanganinya sendiri. Sama dengan abu bakar, umar juga sosok yang
sederhana, bahkan kesederhanaanya ia terapka dikeluarganya. Karena
terlalu sederhananya, pakaian yang ia pakai sehari-hari bisa dibilang
tidak pantas untuk seorang khalifah.
c. Usman bin Affan
Khalifah satu ini punya julukan Dzu An-Nurain karena menikahi
dua putri rasul. Khalifah ketiga ini sangat berperan penting dalam
pengembangan islam sejak awal perjuangan. Sebelum masuk islam
dia adalah pedagang besar yg terkenal. Kekayaannya berlimpah ruah.
Dan ketika masuk islam, ia serahkan sebagian besar hartanya untuk
pasukan perang dan kaum miskin yang teraniaya. Tingkat kesufian
khalifah ini sangat tinggi, dia tak goyah akan harta yang sejatinya
hanya bersifat duniawi saja.
d. Ali bin Abi Thalib
Ali merupakan salah satu orang yang pertama masuk islam
dikalangan anak-anak. Seperti khalifah-khalifah sebelumnya, ali juga
sosok yg sederhana. Dia berpendapat bahwa sederhana adalah mulia.
Hal itulah yang menandakan ali seorang sufi.
e. Al-Hasan Al-Basry
Nama lengkapnya adalah Al-Hasan bin Abi Al-Hasan Abu Said.
Dia lahir di Madinah pada tahun 21 H/624 M. Beliau meninggla di
Basrah pada tahun 110 H/728 M. Ia adalah putra dari Zaid bin Sabit.

5
Ia mendapatkan ajaran tasawuf dari Khuzaifah bin Al-Yaman,
ssehingga ajaran itu mempengaruhi sifat dan perilakunya dalam
kehidupannya sehari-hari hingga dia dikenal sebagi ulama sufi yang
sangat dalam ilmunya. Dasar pendirian Al-Basri adalah zuhud
terhadap dunia, menolak segalan kemegahannya,hanya menuju kepada
Allah SWT.

a. Rabiah Al-Adawiyah
Ummu Al-Khair Rabiah binti Ismail Al-Adawiyah Al-Qisiah
adalah nama lengkapnya. Ia lahir dikeluarga yang miskin didaerah
basrah pada tahun 96 H/713 M.
Semua berawal ketika dia dibeli oleh seseorang seharga 6 dirham.
Selama bekerja , ia diperlakukan dengan kasar dan bengis. Setiap
malam ia sempatkan beribadah kepada Alllah SWT. Suatu malam
sang tuan mendengar doa dari Rabiah, dan luluhlah hati sang tuang
ketika mendengar doa tersebut. Pada akhirnya dibebaskanlah Rabiah
oleh tuannya.
Setelah dibebaskan, ia lebih mendekaktkan diri pada Allah
dengan tidak memilih hidup miskin dan menjauhi kegemerlapan
dunia. Saat itulah ia dihormati oleh orang-orang zuhud dimasanya
serta dianggap seorang sufi perempuan pertama.
b. Malik bin Dinar
Ibnu Khallikan menjelaskan bahwa Malik adalh seorang ilmuan
yang asketik dan rendah hati, bahkan ia adalah seorang yang suka
merendah dan tidak mau makan kecuali darihasil kerjanya sendiri. Ia
bekerja sebagai penulis mushaf dengan diupah. Asy-Sya’rani
mengemukakan bahwa malik makan dari hasil kerja mencari pelepah
kurma.
Corak tasawuf yang menonjol pada aliran basrah adalah rasa
takut yang berlebih, kata Ibnu Taimiyah. Hal itu dikarenakan adanya
kompetisi antara mereka dan para sufi kuffah.

6
4. Dakwah secara rahasia
Setelah nabi Muhammad bertahun tahun bertahanutsdi gua hirah
akhirnya beliau memperoleh apa yang dicari, yakni kebenaran sejati dari
Allah, wahyu yang mengandung nilai kebenaran universal.Dakwah
menyampaikan istrinya kepada siti kadijha setelah istrinya masuk diikuti
ali bin abitholip setelah pamannya serta caij bin arip sa bekas budak beliau
dan Abu bakar. Dakwah yang dilakukan pada tahap ini dengan cara
rahasia selama tiga tahun yang melelahkan dakwah dengan rahasia
mengajak kaumnya agar menyebah Allah dan meninggalkan berhalah.
Dakwahnabi yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi ini secara
mengagumkan telah membawah hasil yang sangat berarti, walaupun secara
kuantitas belum membawa hasil yang baik tetapi secara kualitas telah
dapat direbut tokoh-tokoh terpandang.4
Dari urayan diatas secara filosopi, pertanyaan yang muncul adalah
mengapa dakwah pertama diawali dari rumah tangga dan teman karib dan
dilakukan secara diam-diam ?karena keluarga adalah basis pertama
kehidupan seseorang, sehingga sebelum melangka keluar seharusnya
bombing dan benahi terlebih dahulu rumah tangganya, hingga sekarang
pun langkah ini masih sangat sesuai dan wajib kita tiru.
Setelah keluarga dibenahi, baru mengajak teman karib, dalam hal
inibeliau memiliki suatu perkiraan yang tajam, yang beliau ajak teman
yang benar-benar mendukung dakwanya, yang dilakukan dengan
pendekatan personal. Dilakukan secara diam-diam [sirri] bukan karena
kondisi kekuatan[peta kekuatan] beliau masih sangat lemah, tetapi
memang karena perentah dari Allah semata jika perentah dakwah pertama
secara terang terangan maka nabi pun akan meakukannya.

4
Enjang AS & Aliyudin. 2009. Dasar-dasari Ilmu Dakwah, Bandung : Widya
Padjadjaran, h. 53

7
Itusemua menunjukkan bahwa nabi di dalam mengambil langkah
dakwahnya sangat telitih dan berdasar pada:
a. Pemikiran yang cermat sesuai dengan sifat fathananya
b. Dakwah secara sembunyi sembunyi
c. Dakwah secara terang terangan dengan menggunakan lisan
Setelah nabi berdakwah secara rahasia selama tiga tahun diawali
darirumah tangganya sendiri kemudian diteruskan dengan teman karibnya
dalam situasi yang penuh tantangan, beliau melangkah lebih maju, dengan
datagnya wahyu Al qur’an surat Al-hijr Ayat 94.
Dakwah islam makin hari bertambah luasdan banyak pngiktnya,
melihat kenyataan ini ketakutan dan kebencian kaum kurais pun semakin
panas dan kejam dalam memusuhi dan mendalami dakwah islam. Bai’ah
aqobah setelah para pemuka musyrik qurais mengetahui adanya paket
raasia dibukit aqobah lantasmereka mengadakan pula paket rahasia, dalam
mana mereka mengambil kepuusan untuk memunu rasulullah Saw.5
Pada suatu malam yang elah ditetapkan, yaitu pada bulan rabiul awal
yang akan datang yang kemudian rencana rahasia pembunuhan tersebut
mereka itu sampaikan kepada malaikat jibril kepada rasulullah saw.
Gagalnya maksud jahat mereka karena pada malam yang dimaksud itu
rasullullah saw dengan daya yang luar biasa meninggalkan makkah
menuju yasrib.
Bahwa dakwah yang dilakukan terang erangan itu menentang kaum
kurais mencoba mengadakan kontak hubungan dengan penduduk yasrib
selama 2 tahun menjelang hijrah pada tiap muslim haji. Kajian filsapat
kontak hubungandengan penduduk yasrib itu terbayang pada titi-titik
terang padaperkembangan dakwah islamia, hal itu mengakibatkan hasil
dan buah kesabaran rasulullah setelah bertahun-tahun dakwah beliau di
tanah tandus dipadang pasir diganggu oleh penyakit-penyakit jahilia.

5
Drs. Fadil SJ. M.Ag .2008 “ Pasang Surut Sejarah Peradaban Islam dalam
Lintasan Sejarah” UIN Malang, h. 61

8
Dakwah rasullullah era makkah membangun system khidupan
masyrakat manusia terutama dalam bidang aqida, yang pada saat itu
masyrakat arab qurais menjadi penyemba berhala, dakwah rasul menguba
system keyakinan terhadap berhala menuju keyakinan tauhid iman kepada
Allah, untuk menghadapi itu semuah ditompang dengan kekuatan dan sifat
batin yang kuat yakni iman yang terpancar dari dalam jiwanya yang
melahirkan sifat frilaku dan tutur kata yang penuh hikmah yang telah
melekat pada dirinyaSetelah membebankan rasulnya dengan tugas yang
berat itu maka Allah memberikan bimbingan kepada utusannya itu agar
berhasil baik dalam tugasnya antara lain :6
a. Mengagungkan Allah. Dalam menjalankan tugas beratnya itu,
Muhammad membesarkan Allah, menyadari dalam ingatannya
bahwah Allh maha agung’’ sehingga dengan demikian dia akan
tambah tahan menderita dalam menjalankan tugasnya.
b. Mensucikan diri, yaitu kinayat yang dipakai dalam bahasa arab untuk
maksud mensucikan jiwa dan hati, mensucikan akhlak, dan amalan.
Dalam menjalankan tugasnya, haruslah terlebih dahulu haruslah
dirinya, jiwanya, akhlaknya, hatinya, amla perbuatnaya
c. Menjauhkan syirik, sekalipun Muhammad sendiri semenjak sebelum
rissalah telah menjauhkan syirik dan kejahatan kejahatan besar,
namun Allah memberi juga bimbingan agar Muhammad menjauhkan
dari kejahatan-krjahatan besar itu. Bimbinhan pada hakikatnya lebih
ditunjukkan pada juruh dakwah sebelumnya.
d. Jangan mengharap balas jasa. Dalam menjalankan tugas dakwanya
yang membutuhkn banyak pengorbanan, banyak usaha, penderitaan ‘’
muhamad dibimbing agar mengharapkan pahala yang banyak dari
segalah usahanya itu tetapi harus berjuang semata- mata karena tugas
dakwahnya ‘’karena tugas rissalanya karena Allah semata’’

6
Karen Armsrong. 2006” Muhammad Nabi Zaman Kita.Yokyakarta.Beranda
Publishing, h. 63

9
e. Sabar menderita karena tugas dakwanya itu dakwanya berat dan sulit
maka Allah membimbing Muhammad agar sabar dan tabah
menghadapi penderitaan dalam perjuangan yang berat ini ‘’dalam
perjuangan dakwah menuju Allah, alam perjuangan melawan syahwat
diri dan nafsu qalbu’’dalam perjuangan melawan musuh-musuh
dakwah adalah perjuangan yang memakan waktu dimana senjata satu-
satunya yaitu kesabaran dan tahan menderita karena Allah.

B. PeriodeMadinah
Dakwah islamia dalam zaman Madinah telah membuat sejarah yang
tersendiri , sebagai lanjutan dari zaman makkah telah membentuk dirinya
menjadi satu kekitan nyata yang hebat sekali dimana kaum muslimin dibawah
pimpinan juruh dakwah agung Muhammad merupakan asa rullah yang
melaksanakan dakwah islamia dalam arti luas. Dalam zaman madina banyak
sekali terjadi peristiwa penting dalam perjalanan dakwah islamia antara lain :
1. Peristiwa hijrah
Naungan sayap Allah adalah kegelapan malam pada hari kamis tanggal
1 rabiul awal tahun pertama nabi Muhammad meninggalkan hijrah
mekkah sebahgai langka nyata dari perpindahan markas dakwah islamia
dakwah ketempat yang baru, yasrib. Setelah hamper 2 bulan nabi saw
mengadkan persiapan-persiapan untuk itu, peristiwa perpindahan pusat
perjuangan dakwah islamia dalam sejarah dunia diabadiakn dalam surat
At- taubah.7
Peristiwa itu terjadi setelah kaum kurais terdesak oleh akwah
Muhammad Saw , seperti tedesak kekuatan besar akibat kalimat
kebenaran, demikian syaid kutuk tapsiran ayat ini bahwah karena itu
mereka berkomploy untuk membunuh Muhammad yang dipuruskan dalam
satu rapat rahasia lantas allah memberi tau Muhammad tentang komplotan

7
Amin, Samsul Munir. 2014. Sejarah Dakwah. Jakarta: Amzah. h. 55

10
mereka dan mewahyukan agar Muhammad hijrah maka hijralah dia dan
itemani oleh Abu bkar siqid.
2. Jum’at pertama
Pada tanggal 16 rabiul awal pertama hijriah [20 septemer 622 m]
raslullah menyampaikan kotbah pada tanggal tersebut hari jumat sehingg
sebelum sampai ke yasrib, pada suatu tempat bernama lembah bani salim
datanglah waktu zhuhur pada waktu itulah nabi mendapatkan perentah
menjadikan sholat jumaat sebagai sholat jumaat pertama dalam islam pada
saat itu mendahului sholat jumat nabi mengucapkan sebuah kotbah
kemudian menjadi sunnat bahwa qotbah menjadi bagian tidak terpisahkan
bagi bagian sholat jumaat.8
Siapa yang taat pada allah dan rasullnya sungguh mendapatkan
petunjuk siapa yang mendurhakai keduanya sungguh celaka tersia dan
sesat benar,Kajian filsapatnya menurut kelompok kami karena takwa itu
kisana yang paling baik kepada orang muslim yang lain, keudian
mengajaknya menuju akhirat dan menurutnya bertakwa kepada Allah,
berarti berhati htila terhadap perintah allah tidak ada yang lebih baik bagi
nasehat itu ‘’tidak ada lebih baik dari pada peringatan adalah prtolongan
untuk mendapat apa yang diinginkan di akherat’’
Maksudnya orang yang memperbaiki hubungan dengan allah
dengan segalah urusan apapun baik dalam rahasia dan dialam nyata, yang
tidak dimaksud dengan perbuatan itu yang dimaksud dengan perbuatan itu
kecuali ridho Allah, cahaya perbuatan itu menjadi dzikir bagi kini dan
simpanan setela mati pada waktu manusia memerlukan kepadanya ‘’pada
waktu manusia rindu antara hidup dengan mati terbentang masa yang
panjang ‘’dan Allah memperingatkan kamu sesunggunya, Allah maha
peyayang pada hambanhya.

8
Syalabi, Ahmad Prof. Dr.1983. sejarah dan kebudayaan islam jilid II, Jakarta
: Pustaka Alhusna.h. 33

11
Memang sungguh benarlah perkataaan Allah ‘’menuaikan janjinya
tidak melarangnya. Sesunggunya orang yang memperbaiki hubungannya
dengan allah, allah akan mempelihara hubungannya dengan manusia
‘’yang demikian bahwa allah merentah manusia sedangkan manusia tidak
memerentah allah. Allah maha agung.’’tidak ada daya upaya kecuali
dengan bantuan allah
3. Persaudaraan muhajirin Ansyar
Persaudaraan pada kaum muhajirin dengan kaum ansar yang berbeda
suku adat istiadat akhirnya terbentuklah suatu umat yang benar-benar
seperti tubuh yang satu,yang apabila sakit satu anggota dari padanya
merinntilah semua yang lain.maksud filsapat tersebut adalah jika rasa
persaudaraan itu diibatkan sebagai orang yang sedang sakit kepalah berarti
segalah anggota tubuhnya juga ikut sakit begitula keadaan umat islam
antara muhajirin dan ansor.9
Karena ikut merasa sakit ‘’seperti yang diperlihatkan kaum ansor,
betapa besarnya cinta mereka kepada saudara saudara mereka kaum
muhajirin sehingga mereka telah menyerahkan apa saja kepentingan kaum
muhajirin itu.terdapat sikap persaudaraan yang mendalam mendapat pujian
dari allah
Memang tidak tersembunyi dalam hati mereka rasa iri hati,rasa
cemburu dan rasa dendan terhadap saudara saudara mereka kaum
muhajirin.untuk mempersatukan bangsa arab yag sebelumnya pecah antara
suku kemudian disatukan oleh rasulullah dengan seputar kalimat arab
bangsa arab bersatu kembali dan leburlah didepannya perbedaan bangsa
yang telah memecahkan persatuan arab dan disamping itu sabda rasulullah
saw ‘’tidak ada kelebihan orang arab atas orang ajam kecuali dengan
takwah’’
4. Izin jihat

9
Wahyu Ilaihi & Harjani Hefni. 2007. Pengantar sejarah Dakwah, Jakarta : Kencana,h.
51

12
Selama 13 tahun jaman makkah,izin jihat belum prenah datang,
rasulullah saw.menjlankan dakwah dengan mensejatahkan alas an dan
ajaran yang baik sekalipun hampir melakukan kkejaman yang luar biasa
terhadap kaum muslimin dan rasullullah saw.kekejaman kapir tidak juga
berhenti bahkan tambah mengganas setelah bersekongkol dengan orang
yhudi yang berada dimadina dan sekitarnya.
Tidak ada jalan lain, kecuali mempergunakan senjata untuk membelah
wujud mereka dan mengalakan para penyembah brhala.kemenangan telah
menjadi masalah hidup atau mati, agar islam dapat dikebagkan secara
terus.
Menurut Dr.Hasan Ibrahim hasan,izin berjihat diberikan rasullullah
saw degan beberapa maksud antara lain:
a. Membela diri
Bahwa perang tidak mensyariatkan kecualai untuk mempertahan
diri,kehormatan dan harta
b. Melindungi dakwah
Untuk melindungi dakwah dan mempertahankannya dari musuh
musuh yang mengganas maka diizinkanlah berperang. Orang orang
lemah yang masuk islam terhindar dari fitnah. Tak kalah penduduk
makkah telah bersekongkol kapir kapir arab lain untuk memerangi
rasullullah.
5. Akhlak Tasawuf dalam Aliran Kuffah
Aliran kuffah bercorak idealistis, menyukai hal aneh dalan nahwu,
imajinasi dalam puisi, dan harfiah dalam hadist. Mereka cendrung pada
aliran syiah dan murjiah. Hal itu dikarenakan syiah adalah aliran kalam
yang pertama kali muncul di Kuffah. Berikut beberapa tokoh syiah di
Kuffah, antara lain :
a. Sufyan Ast-Sauri
Nama lengkapnya adalah Abdullah Sufayyan bin Said bin Masruq
Asy-Sauri Al-Kufi. Dia seorang tabi’in pilihan dan seorang zahid

13
yang jarang ada tandingannya, bahkan merupakan seorang hadist
terkenal.
Sufyan Ast-Sauri selam hidupnya diisi dengan pengabdian secara
tasawuf dan aktif mengjarkan ilmu yang ia miliki. Pendiriannya
sangat teguh dan tidak mau mendekati penguasa. Suatu ketika ia
dipanggil menhadap oleh khalifah Al-Manshur untuk
mempertanggung jawabkan sikapnya terhadap penguasa. Ia tetap
lantang pembicaraannya dihadapan khalifah, sehingga banyak orang
yang mengira bahwa ia pasti dipenjara, namun hal itu tidak terjadi.
b. Ar-Rabi’ bin Khatsim
Dia pernah berkata pada saudaranya, bahwa seseorang harus
bisa melindungi dirinya sendiri, jika tidak akan hancur. Apabila
yang dilakukan bukan karena mengharap karunia Allah, maka sia-
sia. Dia lebih suka menjadikan dirinya tertimpa cobaan hidup,
ketimbang cobaan akhirat.
6. Akhlak Tasawuf dalam Aliran Mesir
Ada beberapa tokoh sufi Maesir abad pertama Hijriah, antara lain :
1. Salim bin Atar At-Tajibi 2. Abdurrahman bin Hujairah 3. Nafi’ 4. Lais
bin Saad 5. Hayyan bin Suraih 6. Abdullah bin Wahab
Pada abad pertama para sufi hanya berada di kota sekitar kota
madinah. Contohnya, Mekah, Kuffah, Basrah dan kota lainnya.
Pada abad pertama dan kedua tasawuf memiliki karakteristik secara
umum, antara lain :
1. Menjauhi hal yang bersifat duniawi demi meraih pahala.
2. Praktis, maksudnya hidup dalam ketenangan dan
kesederhanaan, sedikit makan dan minum, banyak beribadah
dan berserah diri pada Allah SWT.
3. Motivasi tasawuf adalah rasa takut kepada Allah SWT.

14
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Perjalanan dakwah dirintis dan dikembangkan oleh Nabi Muhammad sejak
dia pertama kali menerima wahyu (l-qur’an surat al-mudasir) sebagai rasa
terakhir. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dakwa rasul berlangsung
dua puluh tiga tahun, menjai dua babak yakni era mekkah dan era madinnah.
Pemberian gelar Al amin merupakan pemghargaan tertinggi yang
diberikan oleh pembuka pembuka makkah kepada Muhammad pada saat itu
secara proklamasi. Dalam zaman madina banyak sekali terjadi peristiwa
penting dalam perjalanan dakwah islamia antara lain :
a. Peristiwa hijrah
b. Jum’at pertama
c. Persaudaraan muhajirin Ansyar
d. Izin jihat
e. Kotbah dakwah terakhir
Dakwah untuk menyerukan kebaikan kepada masyarakat pasti menghadapi
permasalahan, siapapun orang yang menyampaikan dakwah.Jalan dakwah
Rasulullah tidaklah mulus. Beberapa watak dan kepribadian Rasulullah
SAW.yang sangat terkenal semasa hayatnya, dapat disingkap berikut ini :
a. Sifat amanah dan menepati janji.
b. Bersikap jujur dan terpercaya
c. Berlaku benar dan adil.
d. Semangat pengorbanan.
Sifat-sifat Nabi sehingga kita juga jadi orang yang mulia.Antara lain:
a. Shiddiq
b. Tabligh
1. Amanah
2. Fathonah

15
B. Saran
Demikian makalah yang dapat saya sampaiakan kurang lebihnya mohon di
maafkan, kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan, jika ada
kesalahan mohon di ingatkan dan dibenarkan, sebagai perbaikan saya ke
depan. Semoga apa yang tertera disini bisa membawa manfaat untuk kita
semua dan bisa menambah wawasan kita semua dalam kompeterensi terkait.

16
DAFTAR PUSTAKA

Amin, Samsul Munir. 2014. Sejarah Dakwah. Jakarta: Amzah.

Syalabi, Ahmad Prof. Dr.1983. sejarah dan kebudayaan islam jilid II, Jakarta :
Pustaka Alhusna.

Wahyu Ilaihi & Harjani Hefni. 2007. Pengantar sejarah Dakwah, Jakarta :
Kencana.

Enjang AS & Aliyudin. 2009. Dasar-dasari Ilmu Dakwah, Bandung : Widya


Padjadjaran.

Drs. Fadil SJ. M.Ag .2008 “ Pasang Surut Sejarah Peradaban Islam dalam
Lintasan Sejarah” UIN Malang..

Karen Armsrong. 2006” Muhammad Nabi Zaman Kita.Yokyakarta.Beranda


Publishing

17
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan atas rahmat yang diberikan Allah SWT
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah
membantu penulis dalam membuat makalah ini dan teman-teman yang telah
memberi motivasi dan dorongan serta semua pihak yang berkaitan sehingga
penulis dapat menyelesaikan makalah dengan baik dan tepat pada waktunya.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak
terdapat kesalahan dan kekurangan maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan
saran dari semua pihak demi perbaikan makalah ini dimasa yang akan datang.

Bengkulu,

Penulis

18
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ................................................................................... i
DAFTAR ISI .................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................... 1
C. Tujuan ................................................................................................. 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Periode Makkah .................................................................................. 2
B. PeriodeMadinah .................................................................................. 8

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan ......................................................................................... 18
B. Saran .................................................................................................... 19

DAFTAR PUSTAKA

ii

19