You are on page 1of 2

Bisnis Internasional

1. Tujuan perusahaan internasional
 Memperluas segmen pasar
 Meningkatkan daya saing
 Menaikkan devisa negara
 Menguntungkan untuk saling memenuhi kebutuhan
2. Perbedaan multi domestik dgn global
 Perusahaan Global pada umumnya memiliki satandar oprasional WorldClass untuk
produk atau barang yang dihasilkan, sedangkan perusahaan Multinasional belum
tentu memiliki satndar oprasional World Class.
 Perusahaan Global pada umumnya cenderung menerapkan teknik pengambilan
keputusan dengan sistem desntralisasi. Berbeda dengan perusahaan Multinasional
yang meski memiliki pabrik atau kantor cabang di banyak Negara, mereka biasanya
memiliki sebuah kantor pusat dimana mereka mengkordinasi manajemen Global.
 Perusahan Global cenderung lebih peka terhadap lingkungan. Sebagai contoh,
seperti yang tertulis di studi kasus diatas perusahaan Unilever melihat masih
rendahnya kasadaran masyarakat indonesia dalam kesehatan gigi dan kebersihan
mulut, Unileverpun memproduksi pepsodent sebagai program Edukasi kesehatan
Gigi dan Mulut berbeda dengan perusahaanCoca-Cola yang masih lebih cenderung
memandang keuntugan sebagai hal yang harus di utamakan.
3. Hambatan yang dapat dilakukan oleh sebuah negara agar import dapat ditekan
4. –
5. Balance of Payment
catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang meliputi perdagangan, keuangan
dan moneter antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri selama periode
waktu tertentu, biasanya satu tahun atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran
(keluar dan masuk) untuk suatu negara. Neraca pembayaran secara esensial merupakan
sistem akuntansi yang mengukur kinerja suatu negara. Pencatatan transaksi dilakukan
dengan pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping system), yaitu; tiap transaksi
dicatat satu sebagai kredit dan satu lagi sebagai debit.
6. Fixed Currency exchange : nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang negara
lainnya ditetapkan oleh pemerintah.
Floating currency exchange ketika nilai suatu kurs tidak ditetapkan, tetapi disesuaikan
tergantung penawaran (supply) dan permintaan (demand) dari suatu mata uang tertentu
relatif terhadap mata uang lainnya.
7. Trading at a premium: Apabila kurs berjangka suatu mata uang lebih kuat daripada spot
Trading at a Discount : Apabila perhitungan kurs berjangka suatu mata uang lebih lemah
daripada spot.
8. Quotation
Direct Quotation (cara langsung) : satu unit valuta asing dinyatakan dengan unit mata uang
lokal di negara tersebut.
1 USD = 10.000 IDR
Indirect Quotation (cara tidak langsung) : satu unit mata uang lokal negara tersebut
dinyatakan dalam unit valuta asing.
1 IDR = 1/10.000 USD atau 1 IDR = 0,0001 USD

Contoh : Di Indonesia. * American Quotations : yang menyatakan satu unit valuta asing dalam unit US Dollar. Contoh : Di Indonesia.0083 USD . 1 USD = 120 JPY. 1 JPY = 0.* European Quotations : yang menyatakan satu unit valuta US Dollar dalam unit valuta asing lainnya.