You are on page 1of 12

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER(UAS) SEMESTER IV KEGAWATDARURATAN

OBSTETRI DAN NEONATUS

Kasus
Ny. M umur 34 tahun, hamil 29 minggu datang kerumah sakit dengan keluhan perdarahan
pervagina merah kehiataman, nyeri perut menetap, gerakan janin tidak dirasakan oleh ibu. Hasil
pemeriksaan DJJ (-), palpasi ditemukan perut teraba keras TD:120/80, Pols:80 x/menit, suhu
36 derajat celcius.

1. Diagnosa yang dapat ditegakkan pada kasus diatas adalah
A. Plasenta previa
B. Solusio plasenta
C. Vasa previa
D. Plasenta letak rendah
E. Plasenta Rest
ANSWER: B

Ny. M umur 34 tahun, hamil 29 minggu datang kerumah sakit dengan keluhan perdarahan
pervagina merah kehiataman, nyeri perut menetap, gerakan janin tidak dirasakan oleh ibu. Hasil
pemeriksaan DJJ (-), palpasi ditemukan perut teraba keras TD:120/80, Pols:80 x/menit, suhu
36 derajat celcius.

2. Komplikasi yang terjadi pada kasus diatas adalah
A. Bayi Baru Lahir Rendah
B. Kecil Masa Kehamilan
C. Besar Masa Kehamilan
D. Intra Uteri Fetal Death
E. Fetal Distress
ANSWER: D

Ny. M umur 34 tahun, hamil 29 minggu datang kerumah sakit dengan keluhan perdarahan
pervagina merah kehiataman, nyeri perut menetap, gerakan janin tidak dirasakan oleh ibu. Hasil
pemeriksaan DJJ (-), palpasi ditemukan perut teraba keras TD:120/80, Pols:80 x/menit, suhu
36 derajat celcius.

3.Komplikasi yang terjadi pada Ny.M adalah
A. Syok septik
B Syok anafilatik
C. Syok hoemoragik
D. Syok neurogenic
E. Syok Hipovolemik
ANSWER: D

Kasus

B. Pemberian prostaglandin ANSWER: A Ny. Untuk penanganan segera yang harus di lakukan dalam mengatasi perdarahan Ny B adalah A. suhu 38oc. 4 menit E. suhu 38oc. pusing. KU ibu lemah. B. Menyusui B. Untuk membantu kontraksi uterus. Makan/minum E. TD:90/60 mmHg. Histerektomi D. 6. perdarahan 600 ml. melahirkan anak ke-4. 5. KBE C. KU ibu lemah. kontraksi uterus lemah. Mobilisasi C. Apabila tindakan awal belum berhasil. Inversio uteri D. sebaiknya bidan menganjurkan Ny B untuk A. 5 menit ANSWER: B 7. nadi 112 x/menit. plasenta telah lahir lengkap. KU ibu lemah. 2 menit C. Apabila selama 5 menit berhasil. Sesuai kasus diatas Ny B mengalami A. KBI B. Histerektomi D. Bed rest total D.Ny. Pemberian prostaglandin ANSWER: B 8. nadi 112 x/menit. kontraksi uterus lemah. pusing. plasenta telah lahir lengkap. 4. maka tindakan selanjutnya untuk Ny B adalah A. Plasenta previa ANSWER: A Ny. melahirkan anak ke-4. perdarahan 600 ml. Tampon uterus E. Atonia Uteri B. 1 menit B. maka penanganan masih perlu dilakukan selama A. nadi 112 x/menit. Untuk penanganan kasus Ny B. B. pusing. Tampon uterus E. perdarahan 600 ml. umur 40 tahun. TD:90/60 mmHg. Eliminasi . 3 menit D. suhu 38oc. kontraksi uterus lemah. umur 40 tahun. plasenta telah lahir lengkap. umur 40 tahun. KBE C. TD:90/60 mmHg. melahirkan anak ke-4. Rupture uteri C. Involusio uteri E. KBI B.

Partus lama B. Berat Bayi 4 Kg ANSWER: B 11. Cara meneran ibu yang salah E. 9. selama hamil Ny C mengeluh banyak makan. Prasat Rubin C. dari pemerikasaan yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV. Menurut anda Ny C mengalami penyulit persalinan A. didapatkan bahwa uterus berkontraksi keras dan pelasenta masih belum lepas. Partus tidak maju D.30 WIB telah melahirkan anak ketiganya secara spontan.32 WIB kemudian dicoba melakukan penegangan tali pusat terkendali. Prasat Massanti E. ANSWER: A Kasus Ny. Komplikasi yang dapat terjadi pada bayi Ny C jika dalam mengeluarkan bahu tidak dilakukan dengan hati-hati adalah A. Perdarahan Intracrania E. Kelumpuhan syaraf vertebra C. Prasat Reva Rubin ANSWER: A 12. Prasat Schwartz D. Riwayat abortus D. Fraktur klavikula D. Bayi besar C. Kepala bayi macet E. C 29 tahun G2 P0 A1 hamil 40 minggu janin tunggal hidup intra uterine dengan letak kepala TFU 39 cm. Cerebral palsy B. Perdarahan Pervaginam ANSWER: C Kasus Ny A 30 tahun pada pukul 03. banyak minum dan sering BAK. Distosia bahu C. . Setelah dipimpin meneran 45 menit akhirnya kepala lahir. Prasat Mc Robert B. Kelelahan B. tetapi bahu anterior macet di atas simpisis pubis. Tindakan segera yang dilakukan pada kasus diatas adalah A. Partus Macet ANSWER: B 10. Penyebab terjadinya penyulit pada persalinan Ny C adalah A. Anda telah memberikan suntikan oksitosin 10 UI per IM pada pukul 03.

Berdasarkan keadaan tersebut maka diagnosa terhadap Ny A adalah A. suhu 390C. Asupan makan dan minum kurang C. Tindakan yang harus dilakukan pada Ny A adalah A.Inersia Uteri ANSWER: C 14. Pada pukul 03. Memberikan oksitosin ke-2 sebanyak 10 IU per IM E. Kuman penyebab terjadinya infeksi pada Ny D adalah . Kompresi Bimanual Interna ANSWER: B 15. Hasil pemerikasaan TD: 100/70 mmHg. pernafasan 28 x/menit 16. Infeksi Puerpuralis B. ppv cairan berbau tak sedap. Infeksi perineum ANSWER: A 17. datang ke BPM denagn keluhan demam. persalinan ditoling oleh dukun. Menunggu dan observasi 15 menit lagi C. Pada pukul 04. Alat penjahitan tidak steril D. Retensio Plesenta D. Tempat dan penolong persalianan yang kurang bersih E. Infeksi luka perinium C. Penyebab terjadinya demam pada Ny D adalah A. Personal Hygiene ANSWER: D 18. Yang anda lakukan pada Ny.45 belum juga di dapatkan tanda-tanda lepasnya plasenta. D umur 30 tahun P3 A0 7 hari post partum. A adalah A. tampak adanya perdaraha pervaginam. nadi 100 x/menit.13. Inversio Uteri C. Robekan jalan lahir E.00 WIB plasenta belum lepas. Reposisi uteri B. Kurang istirahat B. Manual plasenta C. Infeksi robekan jalan lahir E. Penjahitan robekan D. Diagnosa yang tepat untuk Ny D adalah A. Dehidrasi post partum D. Melaksanakan Kompresi Bimanual Interna D. Atonia uteri B. Kompresi bimanual E. Kosongkan kandung kemih ANSWER: D Kasus Ny. Melakukan manual plasenta B.

Abortus insipien C. Kehamilan Ektopik terganggu ANSWER: E 22. Anjurkan ibu untuk bed rest total E. Pasang infus dan lakukan digital ANSWER: C 23. Olahraga ringan C. Clorampenicol E. Amoksilin C. Abortus incomplete E. Dilakukan digital C. Pasang infus rujuk ke rumah sakit D. Kemungkinan terapi yang diberikan pada Ny D adalah A. Tetracycline D. nyeri goyang. Ampisilin B. Diagnosa yang tepat untuk Ny E adalah A. Molla hidatidosa B. Rupture uteri iminen C. Proses pengeluaran molla . Asuhan yang dioberikan oleh bidan untuk menangani keluhan demam adalah A. Kompres dingin D. Tekanan kavum douglas D. Clorampheniramine ANSWER: A 20. Makan ANSWER: D Kasus Ny E 26 tahun datang ke BPM mengeluh sudah 2 bualn tidak menstruasi perut bagian bawah nyeri dan mengeluarkan bercak darah berwarna coklat. Istirahat B. 21. Nyeri perut bagian bawah yang dirasakan Ny. Streptococcus E. A. Minum yang banyak E. Bacil E Coli B. Abortus imminens D. Gonococcus C. PP test (+). Staphilococus ANSWER: D 19. Pasang infus B. Rupture tuba fallopi B. Hasil pemeriksaan dalam belum ada pembuakaan portio. E karena A. Bacil Typus D. Tindakan yang dilakukan bidan adalah A.

Pemberian diuretika C. Mencegah terjadinya solutio plasenta ANSWER: C Kasus Seorang ibu. Preekalmsia ringan D. Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus Ny F A.Penurunan Hb D. Penurunan eritrosit ANSWER: D Kasus Ny F umur 26 tahun hamil 32 minggu datang kebidan dengan keluhan bengkak pada kaki. Proses pengeluaran hasil konsepsi ANSWER: B 24. Hipertensi kronik B. Preeklamsia berat C. 28. Infeksi puerperalis . perdarahan 500 cc. Syok haemorogik B. nadi 110x/I. Pemberian obat antihipertensi D. Bagaimana penanganan yang tepat untuk kasus diatas A. Mencegah persalinan prematur C. Leukopeni B. Apakah antisipasi masalah potensial untuk kasus tersebut. E. Pemberian obat antikonvulsan E. protein urine positif 25. Perubahan darah yang kemungkianan dialami Ny E adalah A. Hipertensi kehamilan E. BB naik 1 1/2 kg per minggu. A. Apakah tujuan utama penanganan kasus Ny F A. mengeluh pusing lemas. usia 37 tahun melahirkan anak ke 6.. Trombositopeni E. Superimposed preeklamsia ANSWER: C 26. Mencegah perdarahan postpartum E. Diet tinggi protein dan rendah lemak ANSWER: E 27. Mencegah infeksi intrauterin B. kontraksi uterus lemah. hasil pemeriksaan TD: 140/90 mmHg. hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg. Diet rendah garam B. Mencegah terjadinya eklamsia D. 4 jam yang lalu di BPM. 30 menit setelah plasenta lahir lengkap. Leukositosis C.

keras .IBU kadang kadang pusing. Abortus incomplate D.Apakah diagnosa dari ibu Ny B A. Hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg.DJJ +. NY B usia 34 tahun G III PIII AB dengan kepala D. suhu 380C. Emesis gravidarium B.hasil pemeriksaan bidan tinggu fundus 3 jari di bawah prosesuxipodeus. Diagnosa yang bisa di tegakkan untuk Ny D adalah A. Berdasarkan data di atas 29. Abortus iminen E. Hyperemesis tingkat I C. Abortus insipens C. Ny D khawatir dengan keadaan dirinya.bundar. Syok neurogenik D. 30. pu-ka . Hyperemesis tingkat IV ANSWER: C Kasus Ny A umur 34 tahun datang ke BPM hamil pertama kali mengeluh menegeluarkan darah flek- flek dari jalan lahir 2 hari. Hyperemesis tingkat III E. Tidak ada pembukaan.bulat melenting. Blighted ovum B. Infeksi perinium E. NY B usia 34 tahun G III PIII AB dengan letak bokong B. Inplantation bleending ANSWER: C Soal Gadarsemester genap Ny B usia 34 tahun G III P II Ab 0 datang ke bidan untuk melakukan ANC. NY B usia 34 tahun G III PIII AB dengan anemia C. Keluhan mual muntah terus menerus. Diagnosa kasus Ny A adalah A.tidak menstruasi 2 bulan.TBJ 3200gr. C. 23 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. NY B usia 34 tahun G III PIII AB 0. Hyperemesis tingkat II D. tidak nafsu makan dan nyeri epigastrium. RR 18x/i.D.lembek belum masuk PAP. Anemia berat ANSWER: A Kasus Ny. nafas tercium bau aseton dan PP tes (+).hamil normal . nadi 96 x/i. NY B usia 34 tahun G III PIII AB dengan multi gravida E.

kaki terasa berat.mata berkunang kunang.VT 3 – 4 cm djj +.ada pengeluaran pervaginam. Yang manakah pada gambar diatas letak bokong murni A. Primigravida dengan pre eklamsi ringan D. Primigravida dengan pre posius sc ANSWER: B Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing. Gambar B dan C E.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.hasil pemeriksaan usia .kaki terasa berat.ANSWER: A A B C a 1. PERIKSA CVAT D. Primigravida dengan pre eklamsi berat C. Primigravida dengan eklamsi E. Gambar A B.ada pengeluaran pervaginam. Pemeriksaan apakah selanjutnya yang dilakukan oleh bidan A. Gambar A dan B Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing. CEK HBS-AG E.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.VT 3 – 4 cm djj +.mata berkunang kunang. Periksa protein urine ANSWER: E Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu. RONGEN C. USG B. Apakah diangnosa pada NY T Tersebut A. Gambar C D. Primigravida dengan pre eklamsi B.mata berkunang kunang.kaki terasa berat.ada pengeluaran pervaginam.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu. Gambar B C.

VT 3 – 4 cm djj +. Infus dan berikan analgesik ANSWER: D Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing. Sebelum merujuk apakah yang dilakukan oleh sorang bidan A. Lakukan sc E. Infus dan berikan sintocynon C. Infus dan berikan methergin D. Induksi persalinan D. Syok E.kulit dingin.ada pengeluaran pervaginam. Jika protein urine (+) apakah yang saudara lakukan pada pasien tersebut A. Infus dan berikan oxitogin B.halus. Jika pasien tiba tiba kejang apa diangnosa dari ibu tersebut A.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg. Perdarahan ANSWER: B Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu. Rujuk B. Kejang D. Sampai dirumah sakit NY T dilakukan tindakan SC.kemudian 2jam setelah post operasi.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu.kaki terasa berat.tekanan darah 90/60mmhg.KU : ibu lemah. Eklamsi C.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu.nadi cepat. Pre eklamsi B. dengan turgor kulit jelek.ada pengeluaran pervaginam.VT 3 – 4 cm djj +.mata berkunang kunang. Berapa literkah ibu kehilangan darah.VT 3 – 4 cm djj +. Infus ANSWER: A Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing.sehingga ibu menjadi syok hipopolemik .VT 3 – 4 cm djj +.kaki terasa berat.mata berkunang kunang.kehamilan 38 – 40 minggu.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.mata berkunang kunang.ada pengeluaran pervaginam. Kolaborasi dengan teman sejawat C. Infus dan berikan mgso4 E.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.kaki terasa berat.

150CC ANSWER: C Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing.VT 3 – 4 cm djj +.VT 3 – 4 cm djj +. 10 % B.KU : ibu lemah.kemudian 2jam setelah post operasi.takikardi. 100CC B.halus. 5000CC E.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg. 20 % C.hasil palpasi 2-3 jari diatas sympisi. SYOK HIPOPOLEMIK SEDANG ANSWER: C NY C usia 21 tahun. dengan turgor kulit jelek. Sampai dirumah sakit NY T dilakukan tindakan SC.mata berkunang kunang.sudah beberapa hari disertai rasa sakit pada perut bawah.tekanan darah 90/60mmhg. Sampai dirumah sakit NY T dilakukan tindakan SC. A.ibu mual mual pada pagi hari. Jika ibu syok ringan berapa % kehilangan darah A. 1500CC D. Jika ibu menjadi hipotensi.ada pengeluaran pervaginam.kaki terasa berat.halus. SYOK HIPOPOLEMIK B.nadi cepat.kemudian 2jam setelah post operasi.ekstremitas dingin .KU : ibu lemah.tekanan darah 90/60mmhg.apa diangnosa ibu tersebut A. 30 % D. Apakah diangnosa pada kasus diatas A.kaki terasa berat.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu.mata berkunang kunang. 50 % ANSWER: B Ny T usia 25 tahun G1 P0 Ab 0 datang kepada bidan dengan keluhan pusing pusing. SYOK HIPOPOLEMIK RINGAN E.kaki oedma (+++) TD 160/100mmhg.hasil pemeriksaan usia kehamilan 38 – 40 minggu. 40 % E.primigravida datang ke BPM dengan keluar darah sedikit dari vagina . SYOK RINGAN C.kulit dingin.kulit dingin. Primigravida dengan hyperemis gravidarum B.ada pengeluaran pervaginam. 20000CC C.perubahan kesadaran menurun. Primigravida dengan mola . dengan turgor kulit jelek.nadi cepat.usia kehamilan 8 minnggu. SYOK HIPOPOLEMIK BERAT D.

sudah beberapa hari disertai rasa sakit pada perut bawah. Primingravida dengan abortus immenens D.usia kehamilan 8 minngu. Berapa lamakah ibu baru dapat hamil kembali A. Bedres total B. Traveling NY C usia 21 tahun.primigravida datang ke BPM dengan keluar darah sedikit dari vagina . 6 bulan . Primingravida dengan abortus kompletus E.sudah beberapa hari disertai rasa sakit pada perut bawah.hasil palpasi 2-3 jari diatas sympisi.ibu lemah dan nampak pucat.ibu mual mual pada pagi hari. A dan c benar NY C usia 21 tahun.usia kehamilan 8 minngu.hasil palpasi 2-3 jari diatas sympisi. Tidak boleh melakukan hubungan seksual D. C.primigravida datang ke BPM dengan keluar darah sedikit dari vagina . 7 bulan B.ibu mual mual pada pagi hari. Pantau kondisi ibu C. Bedres saja C. Primingrravida dengan anemia E.primigravida datang ke BPM dengan keluar darah sedikit dari vagina .sudah beberapa hari disertai rasa sakit pada perut bawah.ibu mual mual pada pagi hari.usia kehamilan 8 minng. Apakah penaganan yang dilakukan pada NY C A. Konseling pasca hamil D. Primingravida dengan abortus in kompletus C. Primigravida dengan hamil normal ANSWER: C NY C usia 21 tahun.hasil palpasi 2-3 jari diatas sympisi. Observasi adanya perdarahan B. Apakah diangnosa kasus tersebut A.usia kehamilan 8 minnggu. Mobilisasi E.ibu mual mual pada pagi hari. 8bulan C.sudah beberapa hari disertai rasa sakit pada perut bawah. Apa ajuran yang dilakukan oleh bidan A.primigravida datang ke BPM dengan keluar darah sedikit dari vagina . A dan b benar E. Primingravida dengan abortus immenens B. Primingravida dengan abortus insipiens D. Primingravida dengan abortus ifeksiosus NY C usia 21 tahun. 2 minggu kemudian NY C hasil konsepsi keluar semuanya .hasil palpasi 2-3 jari diatas sympisi.

1 tahun E. 2 tahun .D.