You are on page 1of 8

MODUL 04 Seven Segment, Keypad, dan LCD

Andri Broari Simanjuntak (14S15003)
Asisten: Rusdiansyah Harahap
Tanggal Percobaan: 11/05/2018
EL3203-Prak Sistem Mikroprosessor
Laboratorium Sistem Digital – Fakultas Informatika dan Elektro IT Del

Abstrak
Pada praktikum modul 4 ini akan membahas tentang :
Timer, counter, and interrupt are fitur of microprocessor
ATmega8535. Atmega8535 have 3 timer are timer 0 (8
bits), timer 1 (16 bits), and timer 2 (8 bits). In this module
we focus to do experiment about seven segment, Keypad,
and LCD. We do experiment to scanning Seven Segment
and Keypad with microcontroller Atmega8535 and Demo
Library LCD in CV AVR to used LCD in Atmega8535.
The experiment have target to understand microcontroller
Atmega8535 and use Seven segment, Keypad, and LCD
to do a project.

Keywords : ATMega8535, AVR, Seven Gambar 2.1 Konstruksi Seven Segment
Segment,Keypad,LCD

1. PENDAHULUAN
Seven segment dapat dibedakan menjadi dua
Atmega8535 merupakan mikrokontroller yang terdiri dari
40 pin. Praktikum ini akan menggunakan Seven Segmen, macam yaitu:
Keypad, dan LCD. Ketiga device ini digunakan sebagai • Common Anoda :
input-output pada suatu desain instriument. Untuk
menggunakan ketiga device ini terlebih dahulu kita harus Logika 1 = mati (logika tinggi)
mengetahui proses scanning dan kemudian diaplikasikan Logika 0 = menyala (logika rendah)
untuk berbagai hal.
• Common Katoda :
2. STUDI PUSTAKA Logika 1 = menyala (logika tinggi)
Logika 0 = mati (logika rendah)
2.1. Seven Segment

Seven segment adalah suatu segmen-segmen yang Tabel untuk menampilkan angka 0-9 :
digunakan menampilkan angka. Seven segment ini
tersusun atas 7 batang LED yang disusun angka 8 dengan
menggunakan huruf a-f yang disebut DOT MATRIKS.
Setiap segmen terdiri dari 1 atau 2 Light Emiting
Diode(LED).
Peraga seven merupakan konfigurasi 7 buah LED
dan 1 titik LED yang dapat dibentuk menjadi angka dan
karakter tertentu yang ditandai dengan batang ‘a’ hingga
batang ‘g’.

Gambar 2. LCD banyak digunakan sebagai display dari alat-alat elektronik seperti kalkulator.Laboratorium Sistem Digital – FTIE ITDel 2 .2 Rangkaian Seven Segment 1. Bentuk dan susunan keypad dapat dilihat pada gambar 2. multitester digital. yang mempunyai sifat yang unik yaitu kolom dan barisnya tidak dapat dirubah. Hubungkan pin keypad dengan pin mikrokontroler. jam digital dan sebagainya. Laporan Praktikum . maka sebagian port mikrokontroler difungsikan sebagai output dan sebagian lagi difungsikan sebagai input.1. yaitu yang digunakan dalam percobaan adalah LCD 2 x 16. metoda scanning dan pollong. yang mempunyai 16 pin yang digunakan menggunakan metoda scanning yang konektor yang didefinisikan sebagai berikut: berfungsi untuk menerima input tombol keypad serta menampilkan digit atau karakter yang diinginkan ke alat penampil seperti seven segment atau LCD. hanya saja dot matrix tersusun dari LED. Dalam LCD dapat digunakan dengan mudah dihubungkan melakukan proses pembacaan dan pengiriman data keypad dengan mikrokontroler AVR ATMega 8535.5 Konfigurasi Pin pada LCD Gambar 2.4 Blok Diagram LCD tersusun atas baris dan kolom. Keypad ATMega 8535 lebar display 2 baris 16 kolom.3 Rangkaian Keypad 3x4 Keypad merupakan susunan saklar push-button menurut baris dan kolom. LCD LCD adalah suatu display dari bahan cairan Kristal yang pengoperasiannya menggunakan system dot matriks.Rangkaian Seven Segment: 1.2.3. Berikut ini merupakan gambar rangkaian dari keypad: Gambar 2. hampir sama dengan dot matriks. Keypad Keypad adalah kumpulan beberapa switch yang Gambar 2. LCD dapat bekerja dengan menggunakan dua metoda. Agar mikrokontroler mengetahui baris dan kolom mana yang terhubung. Cara untuk mengetahui saklar mana yang ditekan adalah dengan memeriksa baris dan kolom.

dan g➔ 2).2 Percobaan kedua ini seperti percobaan pertama 1 END menggunakan seven segment di mana tampilan pada seven segment akan berganti-ganti.e.1 Hasil Output sebagai output Tugas IVA. Kemudian mengalami delay 1 ms. PORTD =0b01111000. Dengan demikian akan dihasilkan output 7.3. Hasil dan Analisis 3. x=1 DDRA berguna untuk menentukan kolom mana yang akan aktif dan DDRD untuk seven segmentnya. Selama adanya arus /ON(‘1’) nilai ++x PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) dan nila PORTD=0b01111000 (ini Delay 1000 ms untuk menyalakan a.2.d. dan h➔7. Berikut flowchart kode program nya PORTA =0b1110.1 Percobaan Scannig Seven Segment Tugas IV A.). START Delay 1 ms Initialisasi DDRx sebagai output PORTA =0b1101 PORTD = 0b10100100 Int x=1 END Delay 1 ms 1 Kami merancang kode program untuk menampilkan bilangan untuk 2 buah seven segmen. Selanjutnya nilai PORTA =0b1101 PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif PORTD = 0b10010010 adalah kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b10100100 (ini untuk menyalakan a.c.c) sesuai dengan yang akan di module dengan sedikit modifikasi. Laporan Praktikum . Berikut Flowchart kode program yang kami compiled START Initialisasi DDRx Gambar 3.b.b. Kami menginisialisasi DDRA dan DDRD sebagai input. Seven segment pada board adalah seven segment anode yang aktif/menyala saat diberi tegangan low (‘0’).1 Pada percobaan ini akan dilakukan build project dengan source kode program (.Laboratorium Sistem Digital – FTIE ITDel 3 .

d. Kemudian mengalami delay 1 ms.dan g➔5. ms (1 sekon).dan f➔ 0).d.dan g➔3.b.e.d.b. Laporan Praktikum .d.dan f➔ 0).maka nilai ‘x’akan di counter up dan mengalami delay 1000 ms (1 sekon).maka nilai ‘x’akan di counter up dan mengalami delay 1000 PORTA =0b1110.d. Nilai PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) dan nila PORTD=0b10110000 (ini untuk menyalakan (a.dan f➔ 0).f.d. Selanjutnya nilai PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b11000000 (ini untuk menyalakan a.e. Selanjutnya nilai PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b11000000 (ini untuk menyalakan a.).). Dengan menggunakan kondisional if dengan 5 kondisi dengan variabel pembanding adalah ‘x’. Nilai x =2 . Nilai PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) dan nila Delay 1 ms PORTD=0b10010010 (ini untuk menyalakan (a. Selanjutnya nilai PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b11000000 (ini untuk menyalakan a.maka nilai ‘x’akan di counter up dan mengalami delay 1000 ms (1 sekon).e. Nilai Delay 1 ms ‘x’ akan mengalami counter up dengan nilai maksimal =5 (apabila x=5 makan kan direset x=1).). Selama adanya arus /ON(‘1’) dan nilai x =1 . Selanjutnya nilai PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b11000000 (ini untuk menyalakan a.maka nilai ‘x’akan di counter up dan mengalami delay 1000 ms (1 sekon).e.c.dan g➔4.b.c. Nilai PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) dan nila PORTD=0b10100100 (ini untuk menyalakan a.f.b. Kemudian mengalami delay 1 ms. Kemudian mengalami delay 1 ms.e.c. Nilai x =3 .c.c.b. Nilai x =4 .dan g➔ 2).b.dan f➔ 0).c. Kemudian mengalami delay 1 ms.d.c. PORTD =0b01111000.Laboratorium Sistem Digital – FTIE ITDel 4 . Nilai PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) dan nila PORTD=0b10011001 (ini untuk menyalakan (b.

dan LCD harus dilakukan b➔3.d.maka nilai ‘x’akan di counter up dan mengalami delay 1000 ms (1 sekon). Kemudian nilai x direset (x=1).2007 [3] Waskita Adijarto dkk.Laboratorium Sistem Digital – FTIE ITDel 5 . Nilai PORTA=0b1110(berguna akan menyatakan yang aktif 4.dan f➔ 0). • Semua Tugas yang berkaitan dengan seven segment berjhasil dilkukan dan dianalisis hasilnya. 2016. KeyPad. 2017 [2] HP InfoTech. dkk. Selanjutnya nilai scanning dengan Atmega8535 PORTA=0b101(berguna akan menyatakan yang aktif adalah • Seven segment yang digunakan pada praktikum kolom kedua/seven segment kedua dari kiri pada board) dan nila PORTD=0b11000000 (ini untuk menyalakan ini adalah seven segment anode . .1). IT Del. Bandung.e. KESIMPULAN adalah kolom pertama/seven segment paling kiri pada board) • Pada praktikum ini untuk menggunakan seven dan nila PORTD=0b11111100 (ini untuk menyalakan (a dan Segment. HpInfo TECH.b.Romania. ITB.Nilai x =5 . DAFTAR PUSTAKA [1] Mervin Hutabarat. CodeVision AVR Manual User. a. Laporan Praktikum . Sitoluama. Kemudian mengalami delay 1 ms.c. Petujuk Praktikum Sistem Mikroprosessor. Petujuk Praktikum Sistem Mikroprosessor. .

delay_ms(1). delay_ms (1000) PORTA =0b1110. PORTD = 0b10100100. DDRD = 0xFF.h> void main () { DDRA = 0xFF. PORTA =0b1101. PORTD =0b10011001. Lampiran Tugas4A1. PORTD = 0b11000000. while (1) { if(x==1){ ++x. delay_ms(1). int x=1. PORTA =0b1101. int x=1. } else if(x==2){ ++x. PORTD = 0b11000000. delay_ms(1).h> void main() { DDRA = 0xFF. delay_ms(1). delay_ms (1000) PORTA =0b1110.c #include <mega8535. delay_ms(1). delay_ms(1).h> #include <delay.c #include <mega8535. PORTA =0b1101. PORTD =0b01111000. while (1) { PORTA =0b1110.h> #include <delay. DDRD = 0xFF. PORTD =0b10010010. } . } } Tugas4A2.

delay_ms(1). PORTD = 0b11000000. delay_ms(1). PORTA =0b1101. } else if(x==4){ ++x. delay_ms(1). delay_ms(1). delay_ms (1000) PORTA =0b1110. PORTD = 0b11000000. } else if(x==4){ ++x. delay_ms(1). delay_ms (1000) PORTA =0b1110. } } } . PORTD =0b10100100. delay_ms (1000) PORTA =0b1110. PORTD =0b11111100. PORTD = 0b11000000. PORTA =0b1101. PORTA =0b1101. delay_ms(1). PORTD =0b10110000. else if(x==3){ ++x.

Laboratorium Sistem Digital – FTIE ITDel 12 Laporan Praktikum . Laporan Praktikum .Laboratorium Dasar Teknik Elektro – STEI ITB .Laboratorium Dasar Teknik Elektro – STEI ITB 12 Laporan Praktikum .