You are on page 1of 4

Nama : Rosida Tuffahati

NIM : 2015310131
Pertanyaan Buku AIL BAB 10 “Aspek Keperilakuan pada Penganggaran Modal”
1. Mengapa para manajer cenderung memiliki persepsi jangka pendek?
Jawaban :
Ada beberapa faktor untuk menerangkannya :
a. Faktor individu
 Persepsi individu berdasarkan penilaian pada informasi yang sudah ada
 Menilai dan menghubungkan keberhasilan pada kegiatan tertentu sebagai
penyelesaian masalah pada kegiatan lainnya
 Komitmen pada keputusan sebelumnya meskipun dibentuk oleh ada
informasi yang salah
b. Faktor organisasi :
 Pemahaman/penafsiran yang berbeda terhadap tujuan dan strategi jangka
panjang
 Kendala komunikasi yang efektif antara manajer operasi dengan
manajemen puncak karena factor rantai komando yang berjenjang
(keputusan mendesak dari manajemen puncak sulit diharapkan)
 Penghargaan organisasi terhadap tim, bukan individu (kurang termotivasi
untuk memberikan kualitas kerja terbaik)
 Koordinasi untuk memanfaatkan sumber daya organisasi belum tercapai
c. Situasi / Lingkungan
 Sumber daya departemen tertentu hanya mendukung pencapaian untuk
kondisi terkini (berkaitan dengan minimnya dukungan/koordinasi dengan
departemen terkait).
 Potensi perubahan peraturan pemerintah yang “memaksa” manajer bekerja
lebih cepat agar tidak terpengaruh oleh tuntutan perubahan aturan tersebut.
2. Bagaimana dapat disimpulkan bahwa anggaran modal menjadi suatu ritual ?
Jawaban:
Anggaran modal menjadi “ritual” belaka jika menimbulkan rasa tidak percaya,
penolakan, konflik internal, dan efek samping lain yang mengganggu aktivitas
organisasi. Pada lain sisi :
1. Penganggaran berakibat pada terbatasnya ruang gerak pengguna
anggaran, sebab di dalamnya terdapat pembatasan hal yang diinginkan
dan tuntutan jadwal pelaksanaan.
2. Para partisipan telah mengetahui keputusan akhir, sehingga apapun yang
disampaikan tidak akan memberikan perubahan berarti
3. Tidak ada usaha serius untuk menjamin partisipasi dan kerja sama dari
partisipan anggaran dengan seluruh anggota organisasi
Nama : Rosida Tuffahati
NIM : 2015310131
Pertanyaan Buku AIL BAB 11 “Aspek Keperilakuan pada Pengambilan Keputusan dan Para
Pengambilan Keputusan”

1. Bagaimanakah Anda melihat perkembangan riset akuntansi keperilakuan


saat ini sehingga dapat memengaruhi pengambilan keputusan manajer?
Jawaban :

Menurut saya, perkembangan riset akuntansi keperilakuan saat ini sehingga dapat
memengaruhi pengambilan keputusan manajer adalah bahwa melalui riset akuntansi
keperilakuan digunakan informasi akuntansi yang dirancang untuk berfungsi sebagai
suatu dasar bagi pengambilan banyak keputusan penting di dalam maupun di luar
perusahaan. Sistem informasi dimanfaatkan untuk membantu dalam proses
perencanaan, berhubungan untuk memotivasi orang-orang pada semua tingkatan di
dalam perusahaan.
2. Pengambilan keputusan sebagai suatu bentuk pemecahan masalah
mempunyai atau memiliki fungsi dan tujuan. Sebutkan dan jelaskan fungsi
dan tujuan pengambilan keputusan tersebut!

Jawaban:
a. Fungsi pengambilan keputusan
(1) Pangkal permulaan dari semua aktivitas manusia yang sadar dan terarah baik secara
individual maupun secara kelompok, baik secara institusional maupun secara
organisasional.
(2) Sesuatu yang bersifat futuristic, artinya menyangkut dengan hari depan atau masa
yang akan datang, dimana efeknya atau pengaruhnya berlangsung cukup lama.

b. Tujuan pengambilan keputusan


(1) Tujuan yang bersifat tunggal
Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat tunggal terjadi apabila keputusan yang
dihasilkan hanya menyangkut satu masalah, artinya bahwa sekali diputuskan, tidak
ada kaitannya dengan masalah lain
(2) Tujuan yang bersifat ganda
Tujuan pengambilan keputusan yang bersifat ganda terjadi apabila keputusan yang
dihasilkan menyangkut lebih dari satu masalah, artinya keputusan yang diambil itu
sekaligus memecahkan dua (atau lebih) masalah yang bersifat kontradiktif atau
yang bersifat tidak kontradiktif.