You are on page 1of 4

PENATALAKSANAAN DIARE TANPA

DEHIDRASI
No Dokumen : 04/SOP/ /2018
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 02-01-2018
Halaman : 1/4
Puskesmas
Durenan Drg.Muhammad Atho’
Kabupaten NIP.196208251989011002
Trenggalek
Diare tanpa dehidrasi adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air
besar dengan konsistensi lembek atau cair,dan frekuensinya lebih sering
1. Pengertian
biasanya tiga kali atau lebih dalam satu hari,dengan keadaan umum pasien
baik sadar,normal tidak ada rasa haus,turgor kulit kembali segera.
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah penatalaksanaan diare tanpa
2. Tujuan
dehidrasi dalam rangka perbaikan mutu dan kinerja di puskesmas Durenan
1.Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor
188.43/29/35.03.010.13.001/2017 tentang Pedoman Pelayanan Klinis
Puskesmas Durenan.
3. Kebijakan
2.Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor
188.43/62/35.03.010.13.001/2017 tentang Pemberlakuan SOP Puskesmas
Durenan.
1. Kemenkes RI,2010. Buku saku lintas diare untuk petugas kesehatan.
2. Panduan Sosialisasi Tatalaksana Diare Balita untuk Petugas Kesehatan
4. Referensi
Kemenkes RI Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan 2011.
1. Alat :
a. Stetoskop
b. Tensi meter

2. Bahan :
a. Oralit
5. Prosedur / b. Zinc
langkah – c. Attapulgite
langkah d. Antibiotik

Pelaksanaan Pelayanan :
1. Pasien masuk ke poli umum/poli KIA,KB 1
2.Perawat/Bidan anamnesa pasien,mengukur tanda-tanda vital dan
mendokumentasikan di rekam medik pasien
3. dokter menegakkan diagnosa berdasarkan anamnesa gejala klinis &
hasil pemeriksaan fisik,pasien.
4. dokter memberikan Pengobatan / Penatalaksanaan pasien dengan tanpa
dehidrasi Rencana terapy A : (Diare Tanpa Dehidrasi)
a. Berikan Oralit sesuai kelompok umur
 Umur <12 tahun diberi 50-100 ml 400 ml/hari (2 bungkus)
 Umur 1-4 tahun diberi 100-200 ml,600-800 ml/hari (3-4
bungkus)
 > 5 tahun 200-300 ml,800 -1000 ml/hari (4-5 bungkus)
 Dewasa 300-400 ml,1200 - 2800 ml/hari
b. Beri Obat ZINC pada balita,Beri ZINC 10 hari berturut turut walau
diare sudah berhenti
 Umur < 6 bulan diberi 10 mg (1/2 tablet ) per hari
 Umur >6 bulan diberi 20 mg ( 1 tablet ) per hari.
c. Teruskan pemberian Asi dan makanan
d.Antibiotik Selektif bila ditemukan gejala klinis,pemeriksaan fisik dan
pemeriksaaan penunjang yang mengindikasikan adanya infeksi
misalnya disentri,kolera dll, yang ditandai dengan,diare yang
berlendir dan berdarah serta nyeri perut,atau pemeriksaan
laboratorium menunjukkan leukositosis.
 Metronidazole
- Dewasa : 3x500mg selama minimal 3 hari
- Anak-anak : 15 mg/kgBB/x selama minimal 3 hari
 kotrimoxazole,
- Dewasa 2x2 tab selama minimal 3 hari
- Anak-anak kotrimoxazole syrup
e. Attapulgite (sesuai indikasi),dewasa 1 – 2 tablet tiap BAB,Anak-anak
usia 6-12 tahun ½-1 tablet tiap BAB
5. Pasien setelah mendapatkan resep,lalu ke kamar obat
6. Pasien Pulang
6. Diagram Alir
7. Hal – hal
yang perlu
diperhatikan
1. Program Gizi
2. Balai Pengobatan
8. Unit terkait
3. Laboratorium
4. Apotek
9. Dokumen
Terkait
10. Rekaman Historis

Diberlakukan
No Halaman Yang dirubah Perubahan
Tgl.