You are on page 1of 7

PEMASANGAN IMPLAN

No. Dokumen : 440/ /PKM-CMK/ /2016
No. Revisi :1
Tanggal Terbit : 25 Juli 2016
SOP Halaman : 1/2

PUSKESMAS
CIMALAKA SUPRIYANTO, SKM
NIP. 196604141988031009
Pengertian - Implant merupakan salah satu metode kontrasepsi berjangka waktu 3 tahun.
Kontrasepsi ini terdiri dari 2 batang susuk yang lembut dan terbuat dari
sejenis materi karet elastik yang mengandung hormon.
- Lokasi pemasangan adalah pada lengan atas melalui suatu tindakan operasi
kecil.
- Khasiat kontraseptif atau fertilitas akan kembali segera setelah
pencabutannya.
- Setiap batang implant berukuran panjang 3,4 cm dengan diameter 2,4 cm
mengandung 75 mg Levenorgestrol yaitu suatu derivat hormon progesterone
sintesis yang disaji dalam bentuk kristal kering.

Tujuan Untuk mencegah kehamilan jangka panjang
Kebijakan Pemasangan Implan di puskesmas gratis.
Referensi 1. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi ,Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo
Prosedur/ Langkah- Peralatan yang disiapkan :
langkah • Meja periksa untuk klien berbaring
• Alat penyangga lengan (tambahan)
• Batang implant (2 buah) dalam kantung
• Kain penutup steril (DTT) serta mangkok untuk tempat meletakkan susuk
implant
• Sepasang sarung tangan karet bebas bedak yang sudah disteril / DTT

• Sabun untuk mencuci tangan
• Larutan antiseptic untuk desinfeksi kulit

10. Tentukan tempat pemasangan pada bagian dalam lengan atas dengan mengukur 8 cm diatas lipatan siku. Letakkan kain yang bersih dan kering di bawah lengan klien dan atur posisi lengan klien dengan benar 7. Pastikan bahwa peralatan yang steril atau telah di desinfeksi tingkat tinggi (DTT) sudah tersedia. Persiapan 1. Periksa kembali untuk meyakinkan bahwa klien telah mencuci lengannya sebersih mungkin dengan sabun dan air dan membilasnya sehingga tidak ada sisa sabun 5.10 ml • Trokart 10 dan mandarin • Skapel 11 dan 15 • Kasa steril bandaid.• Zat anastesi lokal (konsentrasi 1% tanpa epinefrine) • Semprit 5 . Tanyakan tentang adanya reaksi alergi terhadap obat anestesi 4. 8. Periksa kembali rekam medis dan lakukan penilaian lanjutan bila ada indikasi 3. Batu klien naik ke meja periksa 6. Buka bisturi / Scapel dan gagangnya dari kemasan . Tanyakan dengan seksama apakah klien telah mendapatkan konseling tentang prosedur pemasangan implant 2. Beri tanda pada tempat pemasangan dengan pola kaki segitiga terbalik untuk memasang dua kapsul implan 9. 11. Plester • Epinefrine untuk kegiatan anafilaktik (untuk keperluan darurat) • Klem penjepit atau forceps mosquito • Bak atau tempat instrument (tertutup) Langkah-langkah pemasangan implant : I. Buka kemasan implant dan jatuhkan ke dalam wadah steril .

Tindakan Pra Pemasangan Implant 1. keringkan dengan air bersih 2. Masukan ujung trokar (dengan sudut 30 derajat dan bagian tajam dibagian bawah) hingga mencapai lapisan subdermal. Uji efek anestesinya sebelum melakukan insisi pada kulit 4. Hitung jumlah kapsul untuk memastikan lengkap 2 buah 5. Usap tempat pemasangan dengan larutan antiseptik. Cuci tangan dengan air dan sabun. Suntikan anestesi lokal 0. 2. Pasang kain penutup (doek) steril atau DTT disekeliling lengan klien Pemasangan kapsul implant 1. tandai (dekat pangkal trokar) tepat berada pada luka insisi . Buka selubung plastik trokar dan masukan kedua kapsul implant ke dalam lobang trokar secara berurutan hingga terposisi dengan baik 6. Ungkit kulit dan dorong trokar dan pendorongnya sampai batas. gerakan ke arah luar secara melingkar dengan diameter 10-15 cm dan biarkan kering 6.3 cc pada kulit (intradermal) pada tempat insiis yang telah ditentukan. kemudian luruskan trokar sejajar dengan permukaan kulit 7. 3. Teruskan penusukan jarum ke lapisan di bawah kulit (subdermal) sepanjang 4 cm dan suntikan masing-masing 1 cc pada jalur pemasangan kapsul no 1 dan 2. sampai kulit sedikit menggelembung. Pakai sarung tangan steril atau DTT bila sarung tangan diberi bedak hapus bedak dengan menggunakan kasa yang telah dicelupkan ke dalam air steril atau DTT 3. Siapkan peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan 4. Buat insisi dangkal selebar 2 mm dengan scapel atau ujung bisturi hingga mencapai lapisan subdermal 5. ( pastikan trokar dan kapsul implan berada dalam selubung plastik dan pendorongnya dalam kondisi baik ).

Tahan ujung kapsul kedua yang sudah terpasang di bawah kulit. Raba daerah insisi untuk memastikan seluruh kapsul berada pada jarak yang aman luka insisi . Putar pendorong (searah dengan putaran jarum jam) untuk mematahkan kedua tangkai sirip pendorong (pada celah di pangkal trokar) sehingga trokar dapat ditarik ke arah pendorong 13. 8. 16. kemudian tarik trokar ke arah pendorong masuk kecelah di pangkal trokar 10. Setelah dipastikan batang kapsul pada tempatnya di subdermal maka tahan kapsul pada tempatnya.Dorong trokar (pada lapisan subdermal) tandai mencapai luka insisi 12. Dorong pendorong hingga menyentuh pangkal kapsul. Tahan pendorong dan tarik trokar ke arah pangkal pendorong untuk menempatkan kapsul kedua pada tempatnya 14. tarik trokar hingga tanda 2 (dekat ujung trokar).5 cm lateral dari ujung kapsul pertama sehingga membentuk huruf V 11. kemudian pindahkan ujung kapsul ke samping kapsul pertama (tahan kapsul pertama dengan ujung jari telunjuk) dan arahkan ke 1. Masukan ujung pendorong ke lobang trokar (perhatikan bahwa diameter lobang tersebut lebih kecil dari diameter ujung trokar) dan perhatikan bahwa sirip (fin) pada pendorong mengarah ke bawah agar dapat masuk pada celah di pangkal inserter untuk menempatkan kapsul di subdermal) 9. Raba kapsul di bawah kulit untuk memastikan kedua kapsul implant 2 fin telah terpasang baik pada posisinya. tarik trokar dan pendorong hingga keluar dari luka insisi 15.

Cuci tangan dengan sabun dan air kemudian keringkan dengan kain be 10. pisahkan trokar dari pendorongnya 7. Letakan semua peralatan dalam larutan klorin selama 10 menit untuk dekontaminasi. atau perdarahan atau kapsul keluar dari luka insisi maka ia harus segera kembali ke klinik 5.Tindakan Pasca Pemasangan 1. Beri petunjuk pada klien cara merawat luka dan jelaskan bila ada nanah 4. sarung tangan. Masukan klorin dalam tabung suntik dan rendam alat suntik tersebut dalam larutan klorin selama 10 menit 6. Dekatkan ujung-ujung insisi dan tutup dengan bandaid Beri pembelut tekan untuk mencegah perdarahan bawah kulit atau memar pada kulit . kemudian buka dan rendam selama 10 menit 9. Celupkan tangan yang masih memakai sarung tangan ke dalam larutan klorin. alat suntik sekali pakai 8. Buang peralatan yang sudah tidak dipakai lagi ke tempat (kassa. Tekan pada tempat insisi dengan kassa untuk menghentikan perdarahan 2. 3. Lakukan observasi selama 5 menit sebelum memperbolehkan klien pulang . kapas. Gambar letak kapsul pada rekam medik dan catat bila ada hal khusus 11.

Bagan Alir Unit terkait 1. Pendaftaran .

Mulai diberlakukan . BP Umum 5. Ruang Obat/Farmasi 3. KIA/KB Rekaman Historis Perubahan N0 Yang diubah Isi Perubahan Tgl. Laboratorium 4. 2.