You are on page 1of 6

PENYAKIT HATI

Islam menjelaskan bahwa tubuh kita ini terdiri atas dua unsur, yakni unsur
jasmani dan unsur rohani. Unsur jasmani (jasad) dapat terlihat dan diketahui
melalui mata, sedangkan unsur rohani hanya dapat diketahui melalui perasaan. Di
dalam suatu hadist dikatakan bahwa di dalam tubuh seseorang terdapat
segumpal daging, apabila daging ini baik maka baiklah seluruh tubuh daging
tersebut, yaitu hati.

Dari hadis menjelaskan kita bahwa hati adalah sebagai unsur rohani yang
perlu kita jaga agar tidak merusak seluruh tubuh kita. Ada beberapa penyakit hati
yang harus kita hindari antara lain yaitu :

A. SIFAT IRI
Iri artinya tidak senang orang lain memperoleh nikmat. Biasanya sifat iri ini
selalu dibarengi dengan sifat dengki. Sifat iri dalam kehidupan sehari-hari ini
sangat banyak sasarannya antara lain iri terhadap tetangga yang kaya, atau iri
terhadap orang lain yang sukses dalam usaha dan sebagainya. Sifat iri ini sangat
dicela dalam ajaran Islam, karena sifat iri mengganggu ketenteraman jiwa dan
bahkan dapat menimbulkan pertengkaran satu dengan yang lain.
Oleh karena banyaknya akibat tidak baik yang ditimbulkan sifat iri ini maka
sangat diharuskan bagi kita semua untuk menghindari sifat iri, dalam kehidupan
sehari-hari, keluarga, dan masyarakat.

B. DENGKI
Dengki adalah salah satu sifat yang tidak terpuji, dan harus dihindari dalam
kehidupan sehari-hari. Arti dengki adalah berusaha menghilangkan nikmat yang
telah diperoleh seseorang.
Rasulullah bersabda :

Apabila sifat dengki berkembang. dank arena merasa pintar sendiri. Sebagaimana dalam pembahasan sebelumnya bahwa dengki itu adalah berusaha menghilangkan nikmat yang diperoleh seseorang.Artinya : “Telah masuk ke dalam tubuhmu penyakit-penyakit umat dahulu. kebohongan. Abu Daud) D.R. (yaitu) benci dan dengki. karena sesungguhnya dengki itu memakan kebaikan. Memfitnah adalah sifat tercela yaitu haram hukumnya. mempunyai jabatan yang tinggi. itulah yang membinasakan agama. baik sombong karena orang tuanya kaya. dan fitnah.R. Ahmad dan Tirmizi). Maka harus dihindari sifat dengki dan sombong. tapi dalam kegiatannya hasud itu adalah tindak lanjut dari sifat dengki. Dari hadis di atas dapat diambil pemahaman bahwa hancurnya suatu agama sejak dahulu adalah disebabkan oleh timbulnya sifat benci dan dengki di antara para pemeluknya. HASUD Dalam bahasa Arab. Dalam suatu hadis Rasulullah SAW bersabda : Artinya : “Jauhilah dirimu dari sifat dengki. menghilangkan nikmat tersebut bermacam-macam cara antara lain menghasud. bukan dengki mencukur rambut”. (H. Fitnah artinya menyiarkan rahasia . (H. FITNAH Sifat lain yang dimurkai Allah adalah sifat suka memfitnah. hasud berarti dengki. maka akan menimbulkan kekacauan. C. seperti api memakan kayu bakar”.

Sedangkan buruk sangka adalah penyakit batin (hati) hukumnya adalah haram. sehingga pada ayat lain dikatakan bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. berfirman yang artinya ialah : . BURUK SANGKA Agama Islam adalah agama yang mensucikan manusia dari penyakit lahir dan batin. sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Al Baqarah 193). (Q. E. Firman Allah SWT. Dari ayat di atas dapat diambil pelajaran bahwa fitnah itu adalah sangat keji. Artinya : “Dan perangilah mereka itu. Fitnah ini adalah merupakan tindak lanjut dari sifat dengki. dan dapat merusak pergaulan dalam bermasyarakat. Dalam salah satu hadis Rasulullah SAW bersabda : Artinya : “Tidak akan masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah”. Di dalam Al Qur’an surat Al Hujurat ayat 12. Bukhari). maka tidak ada permusuhan (lagi).(aib) seseorang kepada orang lain padahal orang itu tidak pernah melakukannya.R.S. kecuali terhadap orang- orang yang zalim”. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu). Dari ayat dan hadis tersebut member pelajaran kepada kita bahwa memfitnah dan mengungkapkan aib orang lain adalah tercela dalam ajaran Islam. (H. Allah SWT.

Dari hadis ini member pelajaran kepada kita semua bahwa banyak terjadi persengketaan dalam bermasyarakat karena sikap buruk sangka.S. . sesungguhnya Allah Maha enerima Tobat lagi Maha Penyayang”. Al Hujurat 12). Dan bertaqwalah kepada Allah. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. orang yang ingin mendapat ria Allah hendaklah selalu berprasangka baik. Oleh sebab itu. (Q. jauhilah kebanyakan dari prasangka. apabila mendengar pembicaraan seorang mukmin. (HR Muslim). KHIANAT Sifat khianat adalah salah satu sifat tercela dalam ajaran Islam. sehingga timbul rasa dengki dan dendam yang berkepanjangan. Di dalam suatu hadis Rasulullah SAW bersabda : Artinya : “Hati-hatilah kamu terhadap prasangka.“Hai orang-orang yang beriman. karena sesungguhnya prasangka itu paling dustanya perkataan”. sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu menggunjing sebahagian yang lain. orang yang menyerahkan sesuatu yang perlu dijaga. Contohnya antara lain. Sifat itu sangat dibenci dan bahkan diharamkan. Ayat diatas member pelajaran kepada kita bahwa Allah melarang orang- orang yang beriman agar menjauhkan diri dari prasangka buruk terhadap orang mukmin. Khianat artinya menyia-nyakan kepercayaan orang. kadang-kadang masalah kecil bisa menjadi besar. maka harus ditanggapi dengan baik dan jangan salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan prasangka buruk. F.

janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui. Dalam Al Qur’an surat Al Anfal ayat 27 dan 28 Allah berfirman: Artinya : “Hai orang-orang beriman. Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah lah pahala yang besar”. Ayat tersebut member pelajaran bahwa Allah menyerukan kaum muslimin agar tidak mengkhianati Allah dan RasulNya dengan cara mengabaikan kewajiban dan melakukan laranganNya. maka kita semua haruslah menjauhi sifat khianat agar tidak terjangkit penyakit nifak yang akan mengikis habis iman. Khianat adalah sifat orang yang munafik. Di dalam Al Qur’an dan hadis secara garis besar telah ada aturan yang harus ditaati oleh masyarakat. Apabila dikhianati maka akan hilanglah kepercayaan dan merajalela kejahatan. Dalam salah satu hadis Rasulullah SAW bersabda : .

Ashabus Sunan). . Dari hadis di atas member gambaran kepada kita betapa pentingnya menunaikan amanat. (HR.Artinya : “Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempertaruhkannya kepada engkau dan janganlah engkau mengkhianati orang yang mengkhianati”. baik amanah dari Allah dan RasulNya maupun amanah di antara seseamanya.