You are on page 1of 10

LAPORAN PRAKTIKUM GENETIKA

“VARIASI SIFAT PADA MANUSIA”

Disusun Oleh :
ANITA CITRA AGUSTINA 4411416038
KHOIRINIDA SUFTIYANI PUTRI 4411416053
MUMTAZ AMMARUL HAQ 4411416066

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2018

JUDUL PRAKTIKUM “Variasi Sifat Pada Manusia “ B. . Kehadiran bioteknologi akan menguasai kehidupan manusia dan memiliki kekuatan besar untuk mengubah jalannya perkembangan organisme hidup. Orang tidak hanya menemukan dan mengurai kehidupan. mendapatkan keturunan tanpa harus melalui lembaga perkawinan. peran ilmu pengetahuan dan teknologi sangat menonjol dalam memajukannya. 2. heritabilitas. Ketika manusia mengembangkan bioteknologi medis sebagian menjadi optimis bahwa bioteknologi tersebut akan memberikan kemungkinan bagi manusia untuk hidup lebih panjang. LANDASAN TEORI Peran ilmu pengetahuan dan tekologi (iptek) dalam segala sektor makin lama makin besar. telah memprediksi bahwa inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi akan mendorong pertumbuhan ekonomi. dan memperkecil kemungkinan kematian bayi saat dilahirkan. Mengetahui variasi sifat pada manusia khususnya sifat-sifat genetik. TUJUAN Tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut : 1. Dengan kemajuan pesat yang terjadi di bidang bioteknologi medis. Demikian pula dalam sektor militer. kesehatan dan sebagainya. baja dan lain-lain. Seleksi merupakan dasar dari program perbaikan varietas untuk mendapatkan varietas unggul baru. Sekarang ini saja menurutnya. korelasi dan pengaruh dari karakter-karakter yang erat hubungannya dengan hasil (Bringgs dan Knowles. tetapi berusaha mengubah dan menciptakan kehidupan. Karena itu bioteknologi telah membawa manusia berada pada era sintetis dan diakui sebagai salah satu industri kunci. Mengetahui penyebaran sifat-sifat dan melihat persamaan sifat terbanyak dalam populasi kelas. Schumpeter. dan seleksi untuk suatu karakter yang diinginkan akan lebih berarti bila karakter tersebut mudah diwariskan. Mudah tidaknya pewarisan suatu karakter dapat diketahui dari besarnya nilai heritabilitas. Menurut Empig et al. manusia berusaha menemukan hal-hal baru dalam pola dan tujuan itu. C. industri teknologi informasi telah membangun new ekonomi dengan karakter dan pasar yang berbeda dengan ekonomi kontemporer yangdidukung oleh industri otomotif. Beberapa parameter genetik yang dapat digunakan sebagai pertimbangan agar seleksi efektif dan efisien adalah variabilitas genetik.A. Dalam teorinya. (1970) variabilitas yang luas merupakan salah satu syarat efektimya seleksi. mengobati lebih banyak penyakit. 1967).

Denganmikroskop cahaya. Jenis kelamin. ( Starr dan McMillan. 2011 ). jika suatu genuntuk warna mata ditempatkan pada suatu lokus pada kromosom tertentu. Kita mewarisi sebuah kromosom darisetiap pasangan kromosom dari masing-masing orangtua. 2010 ) Gen adalah perintah-perintah yang membuat manusia. Genotip ialah seluruh gen yang dimiliki suatu individu. Ciri itu tampak olehmata. Hidung pesek dan mancung. Cakram genetika Cakram genetika biasanya menggunakan 6 ciri-ciri atau lebih. Keenam ciri-ciri yang akan diamati umumnya adalah sebagai berikut: 1.maka homolog dari kromosom tersebut juga akan memiliki gen yang menentukan warna mata pada lokus yang setara (Stansfield. Sesuatu yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.kromosom yang terkondenasi dapat dibedakansatu dengan yang lainnya. Masing- masingkromosom memiliki suatu garis pola pita/ garis tertentu ketika diberi zattertentu. satu set maternal dan satu set paternal. Pada manusia sendiri. Fenotip dapat dikatakan sebagai karakteristik atau ciri-ciri yang dapatdiukur atau sifat yang nyata yang dmiliki oleh organisme. . 2010). Namun. Terjadinya pasangan kromosom homolog dalam kariotipe adalahkonsekuensi dari asal-usul seksual kita. setiap sel somatic memiliki 46 kromosom. Keturunan homozigot dapat dihasilkan dari galur murni. Genotip yang melibatkan alel-alel pada suatu lokus tunggal dapat menghasilkan genotip yang homozigot. terlihat dari penampilannya. Dengan demikian ke-46 kromosom dalam sel somatik sebenarnya adalah dua set yang masing-masing terdiri dari 23 kromosom. Fenotip merupakan hasil produk-produk gen yang diekspresikan didalam lingkungan tertentu. dalam gen disebut sifat genetika (Campbell. 1983 ). Fenotip dapat juga diuji untukidentifikasinya. hewan.tumbuhan dan makhluk hidup lainnya bekerja. Sebagai contoh. Genotip yang terekspresikan menampakkan fenotip pada suatu individu. Jika kedua kromosom dari satiap pasangan membawa gen yangmengendalikan karakter warisan yang sama. kromosom. Gen ditemukan dalam sel-selyang menyusun semua makhluk hidup. seperti warna kulit atau tekstur rambut. seperti pada penentuan angka respiratoris atau uji serologi tipedarah. Dari keenam ciri-ciri akan diketahui perbedaan dari masing-masing individu yang ada di dalam kelas. gen memiliki batasan-batasan di dalamnyasehingga lingkungan dapat memodifikasi fenotip ( Susanto. 2. Lima ciri diantaranya dapat dilihat dari kenampakan yang ada. Gen terdiri atas suatu zat kimia yangdisebut DNA. Perpaduan heterozigot dihasilkan dari alel yang berbeda. Pengamatan keenam adalah pengamatan golongan darah ABO.

CARA KERJA Melakukan kegiatandengan mengambil 6 sampel yang terdiri dari 3 orang putra dan 3 orang putri. Kulit gelap dan terang. 4. 5. Rambut yang tidak lurus dan yang lurus. Golongan darah : A. bolpoin) 2) Kamera 3) Pensil warna 4) Jas Lab Bahan : 1) Sifat-sifat yang dapat diamati pada diri Cakram genetika E. B. penggaris. Melakukan pencandraan sifat yang tampak pada setiap anggota kelompok. Menuliskan hasil pencandraan pada tabel yang tersedia. D. . Alis yang tebal dan tipis. AB. dan O. Membuat cakram genetika berdasarkan hasil yang tertulis dalam tabel. 3. sekurang-kurangnya 8 sifat. ALAT DAN BAHAN Alat: 1) Alat tulis (buku. Mengusahakan setiap sifat diberi warna yang berbeda. 6. menentukan pula kemungkinan genotip dari sifat-sifat tersebut dengan mengingat sifat dominan dan resesif.

Distribusi Frekuensi Angka Indeks Genetika Mahasiswa Putri Mahasiswa Putra Indeks Genetika Frekuensi Indeks Genetika Frekuensi 108 1 89 1 . DATA PENGAMATAN/HASIL Tabel 1. Cara menentukan atau menempatkan ciri seseorang pada cakram genetika dimulai dari lingkaran terdalam. F. 2. Tabel 2. 5. Karakter/Sifat Keterangan yang diamati 1. Hidung Hidung pesek (H_) dominan terhadap hidung mancung (hh). diamati Mumtaz Anita Khoirinida 1 Jenis Kelamin XY XX XX 2 Hidung hh hh H_ 3 Warna Kulit K_ K_ kk 4 Rambut rr rr rr 5 Alis aa aa aa 6 Golongan darah A AB O Indeks Genetika 89 108 26 Tabel 3. Jenis kelamin Laki-laki (XY) dan perempuan (XX). 3. Alis Tipis (A_) dominan terhadap yang tebal (aa). Rambut Keriting (R_) dominan terhadap yang lurus (rr). Warna Kulit Kulit gelap (K_) dominan terhadap yang terang (kk). Menentukan angka indeks untuk setiap anggota kelompok. Sifat dominan/resesif dari berbagai karakter atau ciri yang diamati No. 4. seterusnya menuju keluar sesuai dengan daerahnya. Hasil Variasi Sifat yang Diamati Sifat yang Nama Mahasiswa No.

Dengan bantuan cakram genetika kita dapat melihat adanya keanekaragaman gen melalui tampilan fenotipnya. Pada lingkaran pertama yang terletak dipusat cakram dibagi menjadi 2 . tiap kelompok membuat cakram genetika sendiri. tekstur alis. Kami melakukuan pencandraan kepada 6 orang. hidung. Cakram genetika yang digunakan terdiri dari 6 sifat yaitu jenis kelamin. PEMBAHASAN Pada pewarisan sifat. bulu mata. Semakin besar indeks genetika seseorang berarti orang tersebut memiliki semakin banyak sifat yang resesif. Berdasarkan hasil 8 variasi sifat yang diperoleh lalu dimasukkan ke dalam cakram genetik. Pada praktikum variasi sifat manusia bertujuan untuk mengetahui variasi sifat pada manusia khususnya sifat-sifat genetik dan mengetahui penyebaran sifat-sifat dan melihat persamaan sifat terbanyak dalam populasi kelas. 26 1 Analisis Data Pada praktikum variasi sifat pada manusia. warna kulit. bentuk rambut. Anita memiliki indeks genetika 108. Cakram genetika yang kelompok kami buat berisi 8 variasi sifat. warna kulit. 3 laki-laki dan 3 perempuan dengan melihat 8 variasi sifat yaitu jenis kelamin. Dalam hal ini pewarisan sifat dikendalikan oleh lebih dari satu gen pada lokus yang berbeda dalam kromosom yang sama atau berlainan. lesung pipi. dan Khoirinida memiliki indeks genetika 26. kita dapat menemukan adanya variasi sifat yang diturunkan. Sebaliknya semakin kecil indeks genetika maka semakin banyak sifat dominan yang dimiliki. Cakram Genetika G. Hal ini disebabkan oleh gen ganda (multiple gen/poligen). menggulung tidaknya lidah dan golongan darah. bentuk hidung. dan golongan darah. Setelah melakukan pencandraan hasil yang diperoleh yaitun Mumtaz memiliki indeks genetika 89. Poligen merupakan suatu seri gen ganda yang menentukan sifat secara kuantitatif. jenis rambut.

Lingkaran ke 5 berisi sifat buulu mata. Sifat lidah yang dapat menggulung (M_) dominan terhadap yang tidak dapat menggulung (mm). von Decastello dan A. B. Sifat bentuk rambut yang dominan yaitu keriting (L_) dan resesif lurus (ll). Manusia mempunyai warna kulit hitam. . Landsteiner menemukan bahwa penggumpalan darah (aglutinasi) kadang-kadang terjadi apabila eritrosit seseorang tercampur dengan serum darah orang lain. coklat. Golongan darah yang ke empat jarang sekali dijumpai. Manusia juga ada yang mempunyai warna kulit transparan atau biasa disebut albino. Lingkaran ke tiga kami masukan sifat bentuk rambut. Sturli. AB dan O. maka Landsteiner membagi orang menjadi 3 golongan. dan O. B. dan putih. Sifat bulu mata terdiri dari 2 variasi yaitu panjang yang dominan (P_) dan pendek resesif (pp). Sifat warna kulit yang dominan yaitu gelap (G_) dan resesif terang (gg). Albino merupakan kelainan genetik karena seseorang tidak mempunyai pigmen dalam tubuhnya. Lingkaran selanjutnya berisi sifat lesung pipi yang terdiri dari 2 variasi yaitu yang memiliki lesung pipi dominan (K_) dan yang tidak memiliki lesung pipi (kk). Akan tetapi ada juga orang yang tidak mengalami penggumpalan darah ketika dilakukan pencampuran antara darah dan serum darah. Lingkaran ke 7 kami memasukkan sifat hidung. Lingkaran ke dua berisi sifat warna kulit. Karena pigmen melanin merupakan penyebab timbulnya warna gelap. Berdasarkan reaksi tadi. Sekitar tahun 1900-an K. Semakin gelap warna kulit seseorang maka pigmen melanin yang ada dalam kulit semakin banyak. sebelah kiri berisi jenis kelamin perempuan (XX) dan sebelah kanan jenis kelamin laki-laki (XY). Semakin hitam warna kulitnya maka seseorang akan membawa sifat dominan. Sifat selanjutnya yang terdapat dilingkaran ke 4 yaitu sifat lidah yang dapat menggulung atau tidak. ialah A. Lingkaran yang paling akhir berisi sifat golongan darah yaitu A.yang berisi jenis kelamin. Untuk itu perempuan memiliki angka indeks yang genap dan laki-laki memiliki angka indeks ganjil. V. Ada 2 variasi sifat hidung yaitu mancung (H_) dan pesek (hh). yaitu golongan darah AB yang ditemukan oleh dua mahasiswa Landsteiner pada tahun 1902 yaitu A. Kelainan ini dapat diturunkan lewat perkawinan karena membawa sifat resesif.

Data tersebut menunjukan semakin jauh perbedaan angka indeks genetika maka semakin jauh kekerabatannya dan menandakan bahwa setiap individu memiliki keberagaman sifat yang berbeda-beda. ada lesung pipi. lidah tidak dapat menggulung. bulu mata pendek. rambut keriting. maka diketahui bahwa terdapat keragaman variasi pada 6 Mahasiswa Pendidikan Biologi rombel 2. Indeks di bawahnya yaitu sebesar 172 (Mira) memiliki sifat warna kulit gelap. lidah dapat menggulung. Dalam genetika yang menentukan gen lesung pipi adalah gen dominan sehingga jika salah satu orang memiliki lesung pipi maka kemungkinan anaknya memiliki lesung pipi. rambut lurus. tidak ada yang sama atau mendekati sama. tidak ada lesung pipi. rambut lurus. tidak memiliki lesung pipi. bulu mata pendek. rambut keriting. bulu mata pendek. Indeks yang paling kecil 8 (Zakiya) memiliki sifat warna kulit gelap. hidung pesek dang golongan darah AB. Angka indeks yang diperoleh berdasarkan cakram genetika berbeda jauh. Indeks genetika yang paling kecil 139 (Anwar) memiliki sifat warna kulit gelap. bulu mata panjang. Lesung pipi merupakan lekuk kecil yang ada pada pipi seseorang. rambut lurus. Lesung ini akibat otot wajah tersebut lebih pendek daripada ukuran normal sehingga otot tersebut menarik kulit dan membentuk lekukan pada kulit. bulu mata pendek. lidah menggulung. Indeks berikutnya sebesar 341 (Imam) memiliki sifat warna kulit gelap. hidung pesek dan golongan darah O. Setelah dianalisis. Sedangkan untuk mahasiswa laki-laki indeks genetika yang paling besar yaitu 405 (Banu) memiliki sifat warna kulit gelap. bulu mata pendek. Lesung pipi disebabkan oleh otot wajah yang disebut otot zygomaticus mayor yang terbelah dua. hidung mancung dan golongan B. tidak ada lesung pipi hidung macung dan dan golongan darah B. lidah dapat menggulung. sebaliknya apabila angka indeks genetika mendekati sama atau tidak berbeda jauh. Adapun indeks genetika yang didapat sangat bervariasi. hidung mancung dan golongan darah B. hidung mancung dan golongan darah B. Data yang diperoleh melalui cakram genetika dianalisis untuk melihat bagaimana variasi sifat yang terdapat pada 6 Mahasiswa Pendidikan Biologi rombe 2 . rambut keriting. Pada data kelompok kami indeks genetika dimiliki oleh mahasiswa putri yang paling besar yaitu 430 (Maya) memiliki sifat warna kulit putih. tidak ada lesung pipi. hal . lidah tidak dapat menggulung. lidah dapat menggulung.

Hal ini menandakan bahwa individu memiliki keberagaman sifat yang berbeda-beda. Cakram genetika menggambarkan variasi dan keragaman dari setiap individu. Selain itu berdasarkan data yang diperoleh juga dapat dianalisis bahwa semakin tinggi besar indeks genetika maka semakin banyak sifat resesif yang dimiliki.ini menunjukkan kekerabatan yang dekat. Munculnya sifat dominan ini dikarenakan adanya persamaan ras maupun suku. Menurut Campbell (2002) keanekaragaman genetika dapat terjadi karena adanya perubahan nukleotida penyusun DNA. bulu mata pendek. Perubahan ini mungkin dapat mempengaruhi fenotip suatu organisme yang dapat dipantau dengan mata telanjang atau mempengaruhi reaksi individu terhadap lingkungan tertentu. SIMPULAN DAN SARAN a. hidung mancung dan golongan darahnya O. Saran 1. rekombinasi atau migrasi gen. Jadi 2 x 210= 2048. Angka 4 adalah nomor yang paling sedikit dari cakram genetika. rambut keriting. nilai tersebut merupakan jumlah nilai yang paling tinggi. Kan . P b. variasi tersebut dibedakan atas awarna dari setiap individu yang diamati. cakram gentika memudahkan pengamatan dalam menyimpulkan variasi yang dihasilkan dan memudahkan dalam proses pembacaannya. Indeks genetika yang didapat kelompok kami sangat bervariasi. Seseorang yang memiliki nilai indeks 100 berdasarkan cakram genetika memiliki sifat.sifat diantaranya jenis kelaminnya perempuan. sebaliknya semakin kecil indeks genetika maka semakin banyak sifat dominan yang dimiliki. Apabila 10 macam sifat atau ciri yang hendak diperbandingkan maka untuk mencapai nomor yang paling sedikit yakni 2 x 2n. Untuk nilai yang paling rendah adalah 2 x 21= 4. tidak memiliki lesung pipi. warna kulit gelap. (n adalah jumlah sifat yang akan diperbandingkan). Simpulan 1. H. lidah tidak dapat menggulug. Secara umum keanekaragaman genetik dari suatu populasi dapat terjadi karena adanya mutasi.

No. Foto/Dokumentasi c. LAMPIRAN a. 2010. Penerapan Bioteknologi Rekayasa Genetika di Bidang Medis Ditinjau dari Perspektif Filsafat Pancasila. 2011. Reece J B. Urry L A. Hlm: 23-32. Jurnal Sasi. Arman.I. Heritabilitas dan Korelasi Beberapa Karakter Agronomi Pada Galur F2 Hasil Persilangan Kacang Hijau (Vigna radiata). Vol. Campbell N A. New York: Brooks/Cole Cengage Learning. Hakim. dan Beverly McMillan. No. 17. 10. Yogyakarta: Graha Ilmu. Keragaman Genetik. Hal: 39-51. Cecie. Jurnal Ilmu-Ilmu Hayati. Vol. b. Eight Edition. Lukman. Daftar Pustaka Anwar. HAM dan Hukum Kesehatan di Indonesia. 2010. Human Biology. Biologi Jilid 1 Edisi Kedelapan. 1. Genetika. 2010. Starr. 2010. Jakarta: Erlangga Susanto A H. Jel . 4. Soal Pertanyaan 1. et all.