You are on page 1of 14

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

KEGIATAN : PENGADAAN KENDARAAN


DINAS/OPERSIONAL
PEKERJAAN : PENGADAAN ALAT – ALAT ANGKUTAN
BERMOTOR MINIBUS
NOMOR KONTRAK : 027/02/UMUM
TANGGAL : 1 MARET 2016
NILAI KONTRAK : Rp. 654.600.000,- ( ENAM RATUS LIMA
PULUH EMPAT JUTA ENAM RATUS RIBU
RUPIAH)
SUMBER DANA : APBD TAHUN 2016

PELAKSANA
Putra
PT ASTRA INTERNASIONAL Tbk Yani
[Type the
JALAN KHATIB SULAIMAN company
NO.2000 name]
PADANG
[Pick the date]
SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

KEGIATAN : PENGADAAN KENDARAAN DINAS/OPERSIONAL


PEKERJAAN : PENGADAAN ALAT – ALAT ANGKUTAN
BERMOTOR MINIBUS
NOMOR KONTRAK : 027/02/UMUM
TANGGAL : 1 MARET 2016
NILAI KONTRAK : Rp. 654.600.000,- ( ENAM RATUS LIMA PULUH
EMPAT JUTA ENAM RATUS RIBU RUPIAH)
SUMBER DANA : APBD TAHUN 2016

PELAKSANA

PT ASTRA INTERNASIONAL Tbk


Jalan Khatib Sulaiman No.2000 Padang
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

SEKRETARIAT DAERAH
Jl. Raya Tuapejat Km.05 Sipora Utara Kab. Kepulauan Mentawai Telp. (0759) 320006, 320049 Fax. (0759) 320166

SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ)


Nomor : 027/13/UMUM

Kepada Yth.
Kepala Cabang PT. ASTRA INTERNATIONAL. TBK-TSO
di
Tempat

Perihal : Penunjukan Penyedia Barang untuk Pelaksanaan Pekerjaan pengadaan


Alat – alat angkutan bermotor minibus

Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran terkoreksi/negosiasi sebesar Rp. 654.600.000,-
( Enam Ratus Lima Puluh Empat Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) termasuk pajak, kami
nyatakan diterima/disetujui.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara
diharuskan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah
diterbitkannya SPPBJ. Kegagalan Anda untuk menerima penunjukan ini yang disusun
berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Anda, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam
Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2015 dan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 perubahan
kedua atas Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa.

Tuapejat 01 Maret 2016

SKPD Sekretariat Daerah


Pejabat Pembuat Komitmen
Bagian Umum

CHANDRA DEWI, SE
Kepala Bagian Umum
NIP. 198102222001122001

Tembusan Yth. :
1. Pengguna Anggaran Setda Daerah Kab. Kepulauan Mentawai
2. Pejabat Pengadaan
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

SEKRETARIAT DAERAH
Jl. Raya Tuapejat Km.05 Sipora Utara Kab. Kepulauan Mentawai Telp. (0759) 320006, 320049 Fax. (0759) 320166

SURAT PERJANJIAN
Nomor: 027/02/UMUM

Untuk melaksanakan

PAKET PEKERJAAN : PENGADAAN ALAT – ALAT ANGKUTAN BERMOTOR


MINIBUS

SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampiran( selanjutnya disebut kontrak) dibuat dan
ditandatangani di Tuapejat pada hari Selasa tanggal Satu Bulan Maret Tahun Dua Ribu Enam
antara :

Nama : CHANDRA DEWI,SE


NIP : 19810222 200112 2 002
Jabatan : KEPALA BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH
Alamat : JL.RAYA TUAPEJAT KM 5 SIPORA

Selaku Pejabat Pembuat Komitmen yang bertindak untuk dan atas nama Bagian Umum
Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulun Mentawai, yang berkedududukan di Jalan
Raya Tuapejat Km 5 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai berdasarkan Keputusan
Bupati Nomor 7 Thun 2016 Tentang Pelimpahan Kewenangan Pejabat Pengguna
Anggaran/Pengguna Barang Kepada Kepala Unit Kerja Pada SKPD Selaku Kuasa
Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Barang Atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2016 ( selanjutnya disebut
PPK) dan ;

Nama : NUR IMANSYAH TARA


Jabatan : KEPALA CABANG PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk

Yang bertindak untuk dan atas nama PT. ASTRA Internasional Tbk yang
berkedudukan di Jalan Khatib Sulaiman No. 2000 Padang,( selanjutnya di sebut
penyedia).

MENGINGAT BAHWA

a) PPK telah meminta penyedia untuk menyediakan barang sebagaimana di terangkan


dalam syarat-syarat umum kontrak yang terlampir dalam kontrak ini selanjutnya
disebut pekerjaan pengadaan kendaraan dinas bermotor perorangan;

b) penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK, memiliki keahlian profesional,


personil,dan sumber daya teknis,serta telah menyetujui untuk menyediakan barang
sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam kontrak ini;
c) PPK dan penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani
kontrak ini, dan mengikat pihak yang diwakili;

d) PPK dan penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan


penandatanganan kontrak ini masing-masing pihak;

1. telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh


advokat;
2. menandatangani kontrak ini setelah meneliti secara patut;
3. telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan kontrak ini;
4. telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan
mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam kontrak ini beserta semua fakta
dan kondisi yang terkait.

MAKA OLEH KARENA ITU,PPK dan penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-
hal sebagai berikut:
1. Total harga kontrak atau nilai kontrak termasuk pajak pertambahan nilai(PPN) adalah
sebesar Rp. 654.600.000,- ( Enam Ratus Lima Puluh Empat Juta Enam Ratus Ribu
Rupiah)
2. Peristilahan dan ungkapan dalam surat perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama
sepertiyang tercantum dalam lampiran surat perjanjian ini;
3. Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan
dari kontrak ini;
a. Syarat-syarat umum kontrak
b. Syarat-syarat khusus kontrak
c. Spesifikasi umum dan
d. Dokumen lainnya;SPPBJ,BAHP
4. Dokumen kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain, dan jika terjadi
pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen
berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas;
5. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan penyedia dinyatakan dalam kontrak yang
meliputi khususnya:
a. PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk;
Hak;
1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia
2) meminta laporan-laporan mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh
penyedia;

Kewajiban:
1) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia
untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak;
2) membayar peekrjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang
telah ditetapkan kepada penyedia;
b. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk;
Hak;
1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang
telah ditentukan dalam kontrak;
2) meminta fasilitas- fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk
kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak;

Kewajiban;
1) melaporkan pelaksanaan pekrjaan secara periodik kepada PPK;
2) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan
pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak;
3) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat,akurat dan penuh
tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan,
sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan, penyelesaian dan perbaikan
pekrjaan yang dirinci dalam kontrak;
4) memberikan keterangan-keterangan yang di perlukan untuk pemeriksaan
pelaksanaan yang dilakukan PPK;
5) Menyerahkan hasil pekrjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekrjaan yang
telah ditetapkan dalam kontrak;
6) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan
tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun
maliknya akibat kegiatan penyedia

6. Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam syarat-
syarat umum/ khusus kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan
pekerjaan sebagaimana diatur dalam syarat-syarat umum/khusus kontrak.

DENGAN DEMIKIAN,PPK dan penyedia telah bersepakat untuk menandatangani kontrak ini
pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan di republik indonesia.

Untuk dan Atas Nama Menerima dan menyetujui untuk dan atas
Pemerintah Kabupten Kepualauan Mentawai nama penyedia
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk

CHANDRA DEWI,SE NUR MANSYAH TARA


NIP.19810222 200112 2 002 KEPALA CABANG
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

SEKRETARIAT DAERAH
Jl. Raya Tuapejat Km.05 Sipora Utara Kab. Kepulauan Mentawai Telp. (0759) 320006, 320049 Fax. (0759) 320166

SURAT PESANAN
BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
Nomor: 027/16/UMUM

PAKET PEKERJAAN : PENGADAAN ALAT – ALAT ANGKUTAN BERMOTOR


MINIBUS

Yang Bertanda Tangan dibawah ini ;

Nama : CHANDRA DEWI,SE


Jabatan : KEPALA BAGIAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH
Alamat : JL.RAYA TUAPEJAT KM 5 SIPORA

Selanjutnya disebut sebagai Pejabat Penandatangan/Pengesahan tanda


bukti perjanjian

Berdasarkan Surat Perjanjian untuk melaksanakan Pekerjaan Pengadaan Alat-alat Angkutan


Bermotor Minibus Nomor : 027/02/UMUM Tanggl 1 Maret 2016 bersama ini memerintahkan
kepada :

Nama : PT.ASTRA INTERNASIONAL Tbk


Alamat : JL. KHATIB SULAIMAN NO.2000 PADANG

Yang dalam hal ini diwakili oleh NUR IMANSYAH TARA


Selanjutnya disebut sebagai penyedia

Untuk mengirimkan barang dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut;


1. Rincian Barang

NO NAMA BARANG SAT QTY HARGA SATUAN TOTAL HARG


01 TOYOTA ALL UNIT 2 Rp. 327,300,000.00 Rp. 654,600,000.00
NEW KIJANG
INNOVA V M/T
LUX BENSIN VIN
2016

JUMLAH Rp. 654,600,000.00


Terbilang : Enam Ratus Lima Puluh Empat Juta Enam Ratus Ribu Rupiah
SYARAT DAN KETENTUAN

1. HAK DAN KEWAJIBAN

a. PENYEDIA
1) Penyedia memeliki hak menerima pembayaran atas pembelian sesuai dengan total
harga yang tercantum di dalam SP ini.
2) Penyedia Memeliki Kewajiban;
a) Tidak membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain
yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan Katalog Elektronik;
b) Tidak menjual barang Melalui e-Purchasing lebih mahal dari harga
penjualan,jumlah,dan tempat serta spesifikasi teknis dan persyaratan;
c) Mengirimkan barang sesuai Spesisifikasi dalam SP ini selambat-lambatnya
pada tanggal 15 Mei 2016 sejak SP ini diterima oleh Penyedia
d) Bertanggung jawab atas keamanan,kualitas,dan kuatitas barang yang pesan;
e) Mengganti barang setelah Pejabat Penandatangan/Pengesahan tanda bukti
perjanjian melalui Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP)
melakukan pemeriksaan barang dan menemukan bahwa:
1. Barang rusak akibat cacat Produksi
2. Barang rusak saat penerimaan barang hingga barang diterima oleh pejabat
penandatanga/Pengesehan Tanda Bukti Perjanjian; dan atau
3. Barang yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi barang sebagai mana
tercantum pada SP ini;
f) Memberikan layanan tambahan yang diperjanjiakan seperti instalasi,testing,dan
pelatihan (apabila ada);
g) Memberikan layanan Purnajual sesuai dengan ketentuan garansi masing-
masing barang

b. PEJABAT PENANDA TANGAN/PENGESAHAN TANDA BUKTI


PERJANJIAN
1.) Pejabat Penanda tangan/Pengesahan tanda bukti perjanjian memeliki hak :
a. Menerima Barang dari penyedia sesuai dengan spesifikasiyang tercantum
dalam SP ini.
b. Mendapatkan jaminan keamanan,kualitas dan kuatintas barang yang dipesn;
c. Mendapat pengantian barang,dalam hal:
1. Baarang Rusak Akibat cacat produksi
2. Barang rusak pada saat pengirimn brng hingga barang diterima oleh
pejabat penandatangan/Pengesasahan tanda bukti perjanjian; dana tau
3. Barang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi barang yang sebagai
mana tercantum dalam SP ini
d. Mendapat layanan tambahan yang diperjanjikan seperti instalasi testing, dan
pelatihan (bila ada)
e. Mendapatkan layanan Purnajual sesuai dengan ketentuan garansi masing-
masing barang
2.) Pejabat Penandatangan/Pengesahan tanda bukti perjanjian memeliki kewajiban:
a.) Melakukan pembayaran sesuai dengan total harga yang tercantumdi dalam
SP ini
b.) Memeriksa Kualitas dan Kuatintas barang

2. Waktu Pengiriman Barang Penyedia megirimkan barang sesuai dengan spesifikasi


selambat lambatnya tanggal 15 Mei 2016

3. Waktu penyelesaian Pekarjan Selama 75 (Tujuh Puluh Lima) hari kalender dan
pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal 15 Mei 2016

4. Alamat Pengiriman adalah Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupetan Kepulauan


Mentawai Jalan Raya Tuapejat Km 5 Sipora Kabupten Kepulauan Mentawai.

5. PENERIMA,PEMERIKSA,DAN RETUR BARANG


a. Pejabat Penandatangan/Pengesahan Tanda Bukti Perjanjian melalui PPHP
menerima barang dan melakukan pemeriksaan dan melakukan pemeriksaan barang
berdasarkan ketentuan di dalam SP ini.
b. Dalam hal pada saat pemeriksaan barang,pejabat penandatngn/pengesahan tanda
bukti perjanjian menemukan bahwa :
1. Barang rusak akibat cacat produksi
2. Barang rusak pada saat pengiriman barang diterima oleh pejabat
penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian;dan/atau
3. Barang yang diterima tidak sesuai dengan spesifikasi barang sepagai man
tercantum dalam SP ini,maka penandatangan/pengesahan tanda bukti
perjanjian dapat menolak penerimaan barang dan menyampaikan
pemberitahuan tertulis kepada penyedia atas cacat mutu barang tersebut.
c. Pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti terima perjanjian meminta tim
teknis untuk melakuakn pemeriksaan atau uji mutu terhadap barang yang diterima.
d. Pejabat penandatangan/pengesahn tanda bukti perjanjian dapat memerintahkan
penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu serta melaukan
pengujian terhadap barang yanf dianggap pejabat penandatangan/pengesahan
tanda bukti perjanjian mengandung cacat mutu atau kerusakan.
e. Penyedia bertanggung jawab atas mutu kerusakan barang dengan memberikan
penggantian barang selambat-lambatnya 30 (Tiga puluh) hari kerja

6. HARGA
a. Pejabat Penandatangan/Pengesahan Tanda Bukti Perjanjian dapat memerintahkan
Penyedia atas pelaksanaan pekerjaan sebesar harga yang tercantum pada SP ini.
b. Harga SP telah memperhitungkan keuntungan pajak,biaya overhead,biaya
pengiriman,biaya asuransi biaya layanan tambahan(apabila ada) dan biaya layanan
purna jual

7. PERPAJAKAN
Penyedia berkewajiban untuk membayar semua Pajak,Bea,Retribusi,dan Pungutan lain
yang sah yang dibebankan oleh hokum yang berlaku atas pelaksanaan SP Semua
pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam harga SP
8. PENGALIHAN DAN/ATAU SUB KONTRAK
a. Pengalihan Seluruh kontrk hanya diperbolehkan dlam hal terdapat pengantian nama
PIHAK KEDUA,baik sebagai akibat Peleburan (Merger),Konsilidsi,atau
pemisahan.
b. Pengalihan sebagian pelaksana kontrak dilakukan dengan ketentuan sebagai
berikut:
1.) Pengalihan sebagian pelaksanaan Kontrak untuk barang/Jasa yang bersifat
standar dilakukn untuk pekerjaan seperti pengirimn barang (distribusibarang)
dari pihak kedua ke Kepada Kementrian/Lembaga/Satuan Kerja Perangkat
Daerah/Institusi dan;
2.) Pengalihan sebagai pelaksana Kontrak dapat dilakukan untuk barang/jasa yang
bersifat tidak standar misalnya untuk pekerjaan Kontruksi (minor),Pengadaan
Ambulans,Ready Mix,hot Mix dan lainnya

9. PERUBAHAN SP
a. SP hanya dapat diubah melalui Addendum SP
b. Perubahan SP dapat dilakukan apabila disetujui oleh pihak dalam hal terjadi
perubahan jadwal pengiriman barang atas permintaan Pejabat
Penandatangan/Pengesehan Tanda Bukti perjanjian atau permohon Penyedia yang
disepakati oleh Pejabat Penandatangan/Pengeshan Tanda Bukti Perjanjian.

10. PERISTIWA KOMPESASI


Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal Pejabat
Penandatangan/Pengesahan Tanda Bukti Perjanjian terlambat melakukan pembayaran
prestasi pekerjaan kepada Penyedia.

11. HAK ATAS KEKAYAAN INTEKLEKTUL


a. Penyedia berkewjiban untuk memstikan bahwa barang yang dikirim/dipasok tidak
melanggar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) pihak manapun dan dalam
bentuk apapun;
b. Penyedia berkewajiban untuk menanggung Pejabat Penandatangan/Pengesahan
Tanda Bukti Perjanjian dari atau atas semua tuntutan hukum,proses Pemeriksaan
hukum, dan biaya yang dikenakan terhadap pejabat penandatangan/pengesahan tanda
bukti perjanjian sehubungan dengan klaim atas pelanggaran HAKI, termasuk
pelanggaran hak cipta, merek dagang, hak paten, dan bentuk HAKI lainnya yang
dilakukan atau diduga dilakukan oleh penyedia.

12. JAMINAN BEBAS CACAT MUTU/GARANSI


a. penyedia dengan jaminan pabrikan dari produsen pabrikan (jika ada) berkewajiaban
untuk menjamin bahwa selama penggunaan secara wajar oleh pejabat
penandatangan/pengesahaan tanda bukti perjanjian, barang tidak mengandung cacat
mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian penyedia, atau cacat mutu akibat
desain, bahan,dan cara kerja.
b. Jaminan cacat mutu ini berlaku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah serah
terima barang ataujangka waktu lain yang ditetapkan dalam SP ini.
c. Pejabat penandatangan/ pengesahaan tanda bukti perjanjian akan menyampaikan
pemberitahuan cacat mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan cacat mutu
tesebut selama pelayanan purnajual.
d. Terhadap pemberitahuan cacat mutu oleh pejabat penandatangan/pengesahaan tanda
bukti perjanjian, penyedia berkewajiaban untuk memperbaiki atau mengganti barang
dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan tersebut.
e. Jika penyedia tidak memperbaiki atau pengganti barang akibat cacat mutu dalam
jangka waktu yang ditentukan, maka pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti
perjanjian akan menghitung biaya perbaikan yang diperlukan dan pejabat pihak
ketiga yang diperlukan dan pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti
perjanjian secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh pejabat
penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian akan melakukan perbaikan
tersebut. Penyedia berkewajiaban untuk membayar biaya perbaikan atau
penggantitersebut sesuaidengan klaim yang diajukan secara tertulis oleh pejabat
penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian. Biaya tersebut dapat dipotong
oleh pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian dari nilai tagihan
penyedia.

13. PEMBAYARAN
a. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dialkuakn oleh pejabat
penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian,dengan ketentuan :
1.) penyedia telah mengajukan tagihan;
2.) pembayaran dilakukan secara sekaligus
3.) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada) dan pajak.
b. Pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus
perseratus) dan bukti penyerahan pekerjaan diterbitkan.
c. Pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian melakukan proses
pembayaran atas pembalian barang selambat-lambatnya 20 (dua puluh) hari kerja
setelah PPK menilai bahwa dokumen pembayaran lengkap dan sah.
d. Penyedia kenakan sanksi apabila:
1.) tidak menangapi pesananbarang selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari
kerja;
2.) tidak dapat memenuhi pesanan sesuai dengan kesepakatandalam transaksi
melalui e-purchasing dan SP ini tanpa disertai alasan yang dapat diterima;
dan/atau
3.) menjual barang melalui e-purchasing pada periode penjualan, jumlah, dan
tempat serta spasifikasi teknis dan persyaratan yang sama.
e. Penyedia yang dilakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dikenakan
sanksi administratif berupa;
1.) peringatan tertulis;
2.) denda; dan
3.) pelaporan kepada LKPP untuk dilakukan:
a.) penghentian sementara dalam sistm transaksi e-purchasing; atau
b.) penurunan pencantuman dari katalog elektronik (e-catalogue)
f. Tata cara pengenaan sanksi
Pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian pengenakan sanksi
sebagaimana dimaksuddlam huruf d dan huruf e berdasarkan ketentuan mengenai
sanksi sebagaimana diatur dalam peraturan LKPP tentang e-purchsing.

14. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SP


a. Penghentian SP dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi keadaan
kahar.
b. Pemutusan SP oleh pejabat pennandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian
1.) pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian dapat melakukan
pemutusan SP apabila:
a.) kebutuhan barang/jasa tidak dapat ditunda melebihi berakhirnya SP;
b.) berdasarkan penelitian pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti
perjanijian, penyedia tidak akan mampu menyelesaikan keseluruhan
pekerjaan walaupun diberikan kesempatan sampai dengan 50 (lima puluh)
hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan untuk
melaksanakan pekerjaan;
c.) setelah diberikan kesempatan menyelesaikan pekerjaan sampai dengan 50
(lima puluh) hari sejak Kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan
pekerjaan, penyedia barang/jasa tidak dapat menyelesaikan pekerjaan;
d.) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak
memperbaiki kelalainnya dalm jangka waktu yang telah ditetapkan;
e.) penyedia terbukti melakukan KKN, kecendruangan dan/atau pemalsuan
dalam proses pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang;
dan/atau
f.) pengaduan tentang penyimpangan prosedur, dugaan KKN dan/atau
pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan
benar oleh instansi yang berwenang.
2.) pemutusa SP sebagaimana dimaksud pada angka 1) dilakukan selambat-
lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pejabat penandatangan/pengesahan tanda
bukti perjanjian menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan SP secara
tertulis kepada penyedia.
c. Pemutusan SP oleh penyedia
1.) penyedia dapat melakukan pemutusan Kontrak jika terjadi hal-hal berikut:
a.) akibat keadaan kahar sehingga PIHAK KEDUA tidak dapat melaksanakan
pekerjaan sesuai ketentuan SP atau adendum SP;
b.) PIHAK PERTAMA gagal mematuhi peraturan akhir penyelesaian
perselisihan; atau
c.) PIHAK PERTAMA tidak memenuhi kewajiban sebagimana dimaksud
dalam SP atau Adendum SP.
2.) Pemutusan SP sebagaimana dimaksud pada angka 1) dilakukan selambat-
lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah penyedia menyampaikan pemberitahuan
rencana pemutusan SP secara tertulis kepada pejabat penandatangan/pengesahan
tanda bukti perjanjian.

15. DENDA KETERLABATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN


Penyedia yang terlambat menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana
ditetapkan dalam SP ini karena kesalahan penyedia, dikenakan denda keterlambatan
sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari total harga atau sebagian dari total harga sebagiman
tercantum dalam SP ini untuk setiap hari keterlambatan.

16. Keadaan kahar


a. Keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak
dapat diperkirakan sebelumnya, sehingga kewajiban yang ditentukan dalam SP menjadi
tidak dapat dipenuhi.
b. Dalam hal terjadi keadaan kahar, penyedia memberitahukan tentang terjadinya keadaan
kahar pejabat penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian secaratertulis dalam
waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kalender sejak terjadinya keadaan
kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
c. Tidak termasuk keadaan kahar adalah hal-halmerugikan yang disebabkan oleh
perbuatan atau kelalaian para pihak.
d. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh terjadinya keadaan kahar
tidak dikenakan sanksi.
e. Setelah terjadinya keadaan kahar, para pihak dapat melakukan kesepakatan, yang
dituangkan dalam perubahan SP.

17. PENYELESAIAN PERSELISIHAN


Pejabat penandatangan/pengessahan tanda bukti perjanjian dan penyedia berkewajiban
untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang
timbul dari atau berhubungan dengan SP ini atau interprestasinya selama atau setelah
pelaksanaan pekerjaan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah
maka perselisihan akan diselesaikan melalui arbitrase,mediasi,konsiliasi atau pengadilan
negeri dalam wilaya hukum republik indonesi.

18. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI


Penyedia menjamin bahwa tidak satupun personil satuan pekerja pejabat
penandatangan/pengesahan tanda bukti perjanjian telah akan menerima komisi dalam
bentuk apapun (gratifikasi) atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak
langsung dari SP ini. Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan
pelanggaran yang mendasar terhadap SP ini.
19. MASA BERLAKU SP
SP ini berlaku sejak tanggal SP ini ditandatangani para pihak sampai dengan selesainya
pelaksanaan pekerjaan.

Demikian SP ini dibuat dan ditandatangani dalam 3 (Tiga) rangkap bermaterai dan masing-
masing memiliki kekuatan Hukum yang sama.

Tuapejat,01 Maret 2016

Untuk dan Atas Nama Menerima dan menyetujui untuk dan atas
Pemerintah Kabupten Kepualauan Mentawai nama penyedia
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk

CHANDRA DEWI,SE NUR MANSYAH TARA


NIP.19810222 200112 2 002 KEPALA CABANG