You are on page 1of 11

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan rahmadNya, kami dapat

menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Makalah ini membahas tentang apa itu Asam Urat, Penyebab terjadinya asam urat dan faktor –
faktor resiko serta pengobatannya.

Besar harapan kami makalah ini dapat berguna bagii pembaca. Namun kami menyadari bahwa masih
terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangunndari emua
pihak sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
meyelesaikan makalah ini.

Sabang, 2018

Penulis
A. Pengertian

Asam urat merupakan kelainan ametabolik yang disebabkan karena penumpukan


purin atau ekresi asam urat yang kurang dari ginjal.
Asam urat merupakan penyakit heterogen meliputi hiperirulamin, serangan aktivitas akut
yang biasanya mono- artikuler. Terjadi deposisi kristal urat didalam dan sekitar sendi,
parentin ginjal dan dapat menibulkan batu saluran kei ( Edu S, Tehupeiory, 2000 ).

B. Etiologi

Penyebab asam urat ada 6, Yaitu :


 Faktor genetik dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang
dapatmengakibatkan meningkatnya produksi asam urat.
 Jenis kelamin dan umur. Presentase pria : wanita yaitu 2:1 , pria lebih berisiko
terjadinya asam urat yaitu umur ( 30 tahun keatas, sedangkan wanita pada usia
menopose ( 50 – 60 tahun ).
 Berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan resiko hiperurisemia dan gout
berkembang karena ada jarinan yang tersedia untuk omset atau kerusakan.
 Konsumsi alkohol. Minum alkohol terlalu banyak dapat menyebabkan hiperuriseia
karena alkohol mengganggu dengan penghapusan asam urat dari tubuh.
 Diet. Makan – makanan yang tinggi purin dapat menyebabkan atau memperburuk
gout, Misalnya makanan yang tinggi purin seperti kacang – kacangan, rempelo Dll.
 Obat – obatan tertentu. Sejumlah obat dapat menempatkan orang pada resiko untuk
megembangkan hiperurisemia dan gout, diantaranya golongan obat jenis diureti,
salisilat, niasin, siklosporin, levodova.

C. Patofisiologis

 Presipitasi kristal monosodium urat, dapat terjadi dijaringan jika konsentrasi dalam
plasma lebih dari 9 mg/dl
 Respon leukosit polimorfonuklear ( PMN ) dan selanjutnya akan terjadi fagositsis
kristal oleh leukosit.
 Kerusakan sel, terjadi respon inflamasi dan kerusakan jaringan, setiap orang
memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme noral
dihasilkan asam urat. Normalnya asam urat ini di keluarkan dari dalam tubuh
melalui feces ( kotoran ) dan urin.

D. Tanda dan Gejala


1. Stadium arthritis gout akut
 Sangat akut, timbul sangat cepat dalam waktu singkat
 Keluhan utama : nyeri, bengkak, terasa hangat, merah, dan gejala sistemik berupa
demam.
 Faktor pencetus : trauma lokal, diet tinggi purin ( kacang – kacangan rempelo, Dll )
kelelahan fisik, stres.
 Penurunan asam urat secara mendadak dengan ujiopurinal atau obat urikourik dapat
menyebabkan kekambuhan.

E. Pemeriksaan Penunjang

 Pemeriksaan Lab, LED, CRP analisis cairan sendi asam urat darah dan urine 24 jam
ureum, kreatinin.
 Peeriksaan X – RAY. Pada pemeriksaan X- RAY menapakkan perkembangan jaringan
lunak.

F. Penatalaksanaan

1. Non farmakologi
a. Pembatasan makanan tinggi purin ( +_ 100 – 500 mg purin / hari )
b. Cukup kalori sesuai kebutuhan
c. Tinggi karbohidrat kompleks
d. Rendah protein yang bersumber hewani
e. Rendah lemak, baik dari nabati / hewani

2. Farmakologi
Terbagi dua gologan, yaitu :
a. Golongan urikosurik ( prebenesid, azapropazon )
b. Inhibitor xantin ( aoporinal )

PENGKAJIAN KELUARGA

I. Data Umum

1. Data keluarga
a. Nama kepala keluarga : Tn. Z
b. Usia : 50 tahun
c. Pendidikan :Mi / Sd sederajat
d. Pekerjaan : Petani
e. Alamat : Pria laot
f. Bahasa sehari – hari : Bahasa Aceh
g. Alat Transportasi : Tidak punya

2. Data anggota keluarga

No Nama Jenis kelamin Hubungan Umur Pendidikan Pekerjaan


dengan KK
1. Ny. B Pr Istri 48 Mi / Sd IRT
tahun sederajat

3. Genogram

Keterangan :

: Laki-laki : Tinggal serumah

: Perempuan : Klien

: Meninggal dunia

4. Tipe Keluarga
The dyad family, keluarga bapak ( z ) hidup bersama dalam satu rumah tanpa anak.

5. Suku Bangsa
Aceh, keluarga bapak ( z ) berasal dari suku aceh

6. Agama
Islam, Kegiatan keagamaan keluarga bapak ( z ) cukup baik

7. Status sosial ekonomi keluarga


Bapak ( z ) tidak bekerja lagi, sekarang istri yangmenjad tulang punggung keluarga
mencari rezeki, dan ekonomi keluarga sedikit mencukupi.

8. Aktivitas Rekreasi Keluarga


Biasanya keluarga melakukan liburan hanya ke air terjun.

II. Lingkungan

a. Karakteristik rumah
Rumah terletak dekat dengan pemukiman warga dan merupakan milik
sendiri, rumah terdiri dari 2 kamar tidur, 1 ruang tamu keluarga, dan dapur yang
terpisah dari rumah.

b. Fungsi Ekonomi
Ibu ( b ) mengatakan sebenarnya kebutuhan ekonomi keluarganya kurang
mencukupi karena bapak tidak bekerja lagi.

c. Fungsi Fisik dan Perawatan Keluarga


Keluarga bapak ( z ) mengatakan dia dan anggota keluargannya dalam
keadaan sehat, kecuali dirinya yang mengalami asa urat saat ini.

III. Stres dan Koping Keluarga

a. Stres jangka pendek


Bapak ( z ) mengatakan saat ini ada masalah kesehatan pada dirinya yaitu
asam urat yang ia derita dan selalu mengganggu aktivitasnya.

b. Kemampuan keluarga dalam berespon terhadap masalah


Bapak ( z ) terkadang merasa kesal terhadap penyakit asam urat yang
dideritanya, karena dapat mengganggu aktivitasnya, dan rsa nyeri yang kuat.
c. Srategi koping yang digunakan
Disaat kambuh asam urat, bapak ( z ) mengoleskan balsem ke bagian
tertentu, serta berjalan – jalan untuk mengilangkan rasa nyeri, serta makan makanan
yang sehat.

d. Mobilita geografis keluarga


Keluarga bapak ( z ) merupakan penduduk asli jurong pria laot gampong
batee shok kota sabang.

e. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat


Kelarga bapak ( z ) berinteraksi dengan tetangga dan masyarakat dalam bentuk
perbincangan yang mendidik dan saling mengingatkan, dan saat berbicara selalu
menggunakan kalimat yang baik.

IV. Struktur Keluarga

a. Pola komunikasi keluarga


Keluarga bapak ( z ) selalu berinteraksi dengan anggota keluarga dengan baik
dan selalu mengarahkan keluargannya ke arah yang baik, dan anggota keluarga pun
selalu berbicara dengan baik.
b. Pola kekuatan keluarga
Disaat keluarga di terpa masalah, keluarga bapak ( z ) selalu mencari solusi
dengan istrinya secara musyawarah.
c. Nilai dan norma budaya
Keluarga bapak ( z ) menerapkan nilai – nilai ajaran agama islam dalam
keluarganya, bapak ( z ) selalu teratur menjalankan ibadah wajib.

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik Nama Anggota Keluarga


Bapak Ibu
Umum
1.Penampilan umum
 Kesadaran Kompos metis Kompos metis
 Cara berpakaian Baik dan benar Baik dan benar
 Kebersihan Personal Kebersihan kurang baik Kebersihan baik
 Postur dan cara jalan Kebersihan baik Kebersihan baik
 Bentuk dan ukuran tubuh Normal Normal
 TTV TD = 120/80 Mmhg TD =130/90Mmhg
N = 78x/i N = 79x/i
R/R = 23x/i R/R = 21x/i
2.Status mental
 Status emosi Terkontrol Terkontrol
 Orientasi Baik Baik
 Proses berfikir Baik Baik
 Gaya berbicara Sedikit ngawur, karena Baik
pendengaran kurang jelas
3.Pemeriksaan kulit Kulit sawo matang Kulit sawo matang
Keadaan baik Keadaan baik
 Kuku Kotor, kurang terawat Baik
 Pemeriksaan Kepala baik/ simetris Kepala simetris / baik
 Kepala
 Rambut Warna hitam dan sedikit Keadaan baik / warna hitam
beruban
 Mata Kurang baik Baik
 Telinga Kurang baik Baik

Analisa Data

No Data Masalah Penyebab


1. DS = Bapak z mengeluh sakit asam urat Nyeri sendi dan otot Faktor makan
yang menyebabkan susah gerak, sendi
dan uratterasa sangat sakit.

DO = Bapak z tanpak kesakitan dan susah


gerak, wajah tanpak meringis kesakitan.
Priorita Masalah

Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran


1.Sifat Masalah 2/3 2/3 x 1 = 1 Masalah merupakan
 Ancaman ancaman karena jika di
biarkan dapat
menyebabkan nyeri
hebat
2.kemunkinan dapat 2 2/2 x 2 = 1 Tn.z Mau
diubah mendengarkan saran
 Cukup yang diberikan oleh
perawat
3.Keungkinan asalah 1 3/3 x 1 = 2/3 Perawat memberikan
dapat dicegah saran kepada Tn.z jika
 Tinggi mengalami tanda –
tanda dan gejala asa
urat untuk segera
memeriksakan diri ke
dokter atau puskesmas
terdekat
4.Menonjolnya 1/2 1/2x1=1 Tn.z merasa takut
masalah karena takut
 Ada masalah menimbulkan penyakit
dan segera yang berbahaya
ditangani lainnya

No Dx keperawatn Tujuan Tujuan Kriteria Standar Intervensi


keluarga umum khusus evaluasi
1. Nyeri sendi dan Setelah Setelah 1.Menjelaskan Penyakit yang Diskus,
otot dilakukan dilakukan pengertian, terjadi, ajarkan px
berhubungan tindakan 2x penyebab dan karena untuk
dengan faktor keperawatan kunjungan, pencegahan penumpukan mengulangi
makanan selama 1x 45 selama 45 untuk penyakit zat purin, yang telah
ditandai dengan menit, menit asam urat pencegahan diajarkan
Tn.z mengeluh diharapkan setiap menghindari dan berikan
sakit aam urat, nyeri kunjungan, makanan pujian
susah bergerak berkurang, diharapkan yang banyak
dan wajah Tn.z dapat nyeri asam zat purin.
meringis kembali urat
kesakitan bergerak berkurang 2.Mengompres Kompres Mengompre
dengan dan Tn.z air dingin pada dibagian air dingin
nyaman kembali bagian yang nyeri untuk atau hangat
nyaman sakit untuk mengurangi pada
mengurangi nyeri pada daerah yang
nyeri bagian yang sakit
sakit.

3.Memberi Untuk Beri


penkes menambah penjelasan
pengetahuan. pendidikan
kesehatan
untuk px
hidup lebih
baik lagi

Catatan Perkembangan

No Tanggal Diagnosa keperawatan Implementasi Evaluasi


1. 26 februari 2018 Nyeri sendi dan oto 1.Mendiskusikan, S : Klien
berhubungan dengan faktor anjurkan px untuk mengatakan
makanan ditandai dengan Tn.z mengulangi yang sudah mengerti
mengeluh sakit asam urat, susah telah diajarkan dan paham apa
bergerak, dan wajah meringis dan berikan itu asam urat,
kesakitan pujian. tanda dan
gejalanya serta
2.Mengmpres air makanan yang
dingin atau harus dihindari
hangat pada
daerah yang sakit. O : Setelah
dilakukan 3x
3.Membeikan Kunjungan
penjelasan masalah
pendidikan kesehatan asam
kesehatan untuk urat teratasi pada
px hidup lebih Tn.z
baik lagi.
A : Masalah
teratasi

P : Intervensi
dihentikan

Makalah :

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.Z


DENGAN DIAGNOSA ASAM URAT
DI JURONG PRIA LAOT
GAMPONG BATEE SHOK KECAMATAN SUKAKARYA
KOTA SABANG
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

DI
S
U
S
U
N

Oleh :

Nama : Yusra Deni


Nim : 722001D01522
Dosen Pembimbing : Samarullah RN.MPH
Isniwandi S.kep

YAYASAN PENDIDIKAN IBNU SINA KOTA SABANG


AKADEMI KEPERAWATAN IBNU SINA KOTA SABANG
TAHUN AJARAN 2017 / 2018