You are on page 1of 3

Kasus

An. Rafki ( 2 tahun ) dirawat dengan hipopadi tipe distal. Anak Rafki dan orang tuanya
sering merasa malu dengan teman-temannya karena bila BAK harus jongkok saat ini An.
Rafki diprogramkan untuk one stage uretroplasty.

DS:

1. Anak Rafki dan orang tuanya sering merasa malu dengan teman-temannya karena bila
BAK harus jongkok

DO:

1. Saat ini An. Rafki diprogramkan untuk one stage uretroplasty


2. An. Rafki ( 2 tahun ) dirawat dengan hipopadi tipe distal

Analisa Data

Analisa Data Diagnosa Etiologi


Keperawatan
DS: Harga diri Kerusakan
rendah fungsional
Anak Rafki dan orang tuanya sering merasa malu dengan teman-
situasional
temannya karena bila BAK harus jongkok

DO:

1. Saat ini An. Rafki diprogramkan untuk one stage uretroplasty.

2. An. Rafki ( 2 tahun ) dirawat dengan hipopadi tipe distal


DS: - Cemas Perubahan
status
DO:
kesehatan

1. Saat ini An. Rafki diprogramkan untuk one stage uretroplasty

2. An. Rafki ( 2 tahun ) dirawat dengan hipopadi tipe distal

INTERVENSI
Tgl/jam NO Tujuan dan Intervensi Rasional TT
.DP Kreteria hasil D
6 Des 1 Harga diri 1. Ajarkan keterampilan 1. Mengajarkan ketrampilan
2011 rendah perilaku yang positif, perilaku yang positif
situasional melalui bermain,model membantu untuk tidak
kembali efekif peran, dan diskusi berpikiran buruk terhadap
setelah dilakukan sakit yang dialami
tinddakan selama anaknya.
1 x 24 jam 2. Melibatkan orang-orang di 2. Melibatkan orang-orang
dengan criteria sekitar disekitar memberikan
hasil: rasa nyaman dan merasa
Anak Rafki dan ada kepedulian.
orang tuanya 3. Bina hubungan saling 3. Membina hubungan
sering merasa percaya : Salam saling percaya membantu
malu dengan terapeutik, Perkenalan diri, pasien untuk lebih mudah
teman-temannya Jelaskan tujuan inteniksi, mengengeluarkan apa
karena bila BAK Ciptakan lingkungan yang yang dirasakannya
harus jongkok tenang, Buat kontrak yang
jelas (waktu, tempat dan
topik pembicaraan).
4. Memberikan kesempatan
4. Beri kesempatan pada
pada keluarga pasien
keluarga klien
untuk mengungkapkan
mengungkapkan
perasaan dapat
perasaannya.
meringankan beban yang
dirasakan
5. Mendengarkan keluhan
5. Sediakan waktu untuk
merasa diperhatikan dan
mendengarkan klien.
mendapat merasa lebih
tenang.
6. Dukungan dari keluarga
6. Bantu keluarga memberi
menguatkan pasien dan
dukungan selama klien
memberikan semangat
dirawat
untuk sembuh,dan
mengurangi rasa cemas.
2 Cemas teratasi 1. Kaji tingkat pemahaman 1. Berikan fasilitas
seteah dilakukan pasien perencanaan program
tindakan pengajaran
keperawatan 2. Gunakan sumber-sumber 2. Media khusus akan dapat
selama 1x 24 pengajaran, sesuai keadaan memenuhi kebutuhan
jam dengan pasian untuk belajar
criteria hasil: 3. Melaksanakan program 3. Meningkatkan pemahaman
Ibu pasien pengajaran pra operasi atau kontrol pasien dan
mengatakan individual memungkinkan partisipasi
tidak cemas dalam perawatan pasca
dengan keadaan operasi
anaknya 4. Informasikan pasien/orang 4. Informasi logistik
( hipospadia terdekat mengenai rencana mengenai jadwal dan
distal) dan tidak perjalanan, komunikasi kamar operasi, mencegah
cemas dengan dokter/orang terdekat keraguan dan kebingungan
program operasi akan kesehatan pasian, dan
yang akan prosedur yang akan
dilakukan untuk dilakukan
anaknya.