You are on page 1of 15

LAPORAN KASUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN CHF
(CONGESTIVE HEART FAILURE)
DIRUANG ELANG PUTRA 1 (JANTUNG LAMA) RSUP Dr. KARIADI
SEMARANG

DISUSUN OLEH:

MUHAMMAD SHOFIYUDDIN

P1337420616022

PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN SEMARANG

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

2018

01/03. PENANGGUNG JAWAB PASIEN 1. Cara masuk : Rujukan dari RS pemerintah II. No.00 WIB I. Demak 6. Alamat penanggung pasien : Bolo Rt.01/03. Telepon :- 7. R 3. Status Perkawinan : Kawin 8. Agama : Islam 9. Pendidikan : Tamat SD 5. IDENTITAS 1. Penanggung pasien : keluarga 2. Demak 4. Alamat : Bolo Rt. PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN SEMARANG POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG RUANG : ELANG 1 PUTRA No. Umur : 66 tahun 8 bulan 4. Nomor telepon yang bisa dihubungi : - . RM : C695278 BAGIAN : KARDIOVASKULER PENGKAJIAN KEPERAWATAN Pasien masuk RS pada hari : Sabtu Tanggal: 20 Mei 2018 Jam: 09. S 2. Nama penanggung pasien : Tn. Nama pasien : Tn.00 WIB Pengkajian dilakukan pada hari : Senin Tanggal: 22 Mei 2018 Jam: 14. Pekerjaan : Petani 3.

III. Dimana :- 11. dan sekarang dirawat di ruangan elang putra. sesak nafas dan bengkak pada kaki serta pada bagian perut membesar 3. 4. Diagnosa medis : CHF 6. Keluhan utama : lemas. Riwayat penyakit sekarang : pasien dirujuk dari RS Telogorejo dengan keluhan lemas. Riwayat penyakit dahulu : tidak ada 7.Pasien langsung dirujuk ke IGD RSUP Kariadi. Operasi : Tidak 9. Data diperoleh dari : pasien 2. sesak nafas dan bengkak pada kaki serta pada bagian perut membesar . Alat bantu yang digunakan : kursi roda 5. Jika pernah operasi sebutkan (operasi apa) : - 10. Riwayat kesehatan keluarga : keluarga sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Pernah dirawat di RS : Ya 8. RIWAYAT KESEHATAN 1. Kapan :- 12. .

0 – 11. Sp.0 – 96.05. MPV __ fL 80 4.2018 18. 8 % 4.0 MCV L 69 fL 76.0 KIMIA KLINIK Glukosa sewaktu 99 mg/dL Albumin 3.2 – Ventricular septal defect as current complication following acute myocardial infarction Jenis Hasil Satuan Nilai Rujuk Pemeriksaan Hemoglobin 12.05.51 Nama pasien : Tn.0 – 36.JP (K).3 g/Dl 12.lab : 180519803 /OM2679328 Jam terima order : 22.0 MCHC 31. Dr . 62 juta 44 – 59 Hematokrit 38. 8 10^3/UL 3. FAsCC Diagnosa : 123.2018 21.0 Eritrosit 5.4 Trombosit 180 10^3/UL 150 – 400 Leukosit 4.9 % 11.39 Selesai : 22.J Alamat : Bolo Umur : 66 tahun 8 bulan Dokter : Ilham uddin.9 Pg 27.6 MCH 21.0 – 5. FIMA.60–14.0 – 32.7 g/dL 29.0 RDW 23.XVI.0 – 16. PEMERIKSAAN PENUNJANG  Laborat: HASIL LABORATORIUM PATOLOGI KLINIK Nomor CM : C695278 No specimen : E105 No.8 – 10.6 g/dL 80-160 .

TERAPI No.52 Natrium 136 Mmol/L Kalium 3.O untuk membantu merileks kan jam pembuluh darah dan mempertahankan aliran darah ke jantung dan meringankan gejala angina dan gagal jantung.5 mg/dL 15 – 39 SGOT 30 U/L 0.5-5. 3.74-0.12 Mmol/L 15 – 60 calcium 2.6 – 1.4 -5. Obat Dosis Cara Fungsi 1.0 Creatinin 1.1 98-107 XVIII.3 Mmol/L 0.O Pencegahan primer dari jam penyakit trombo embolis dan kardio .99 Elektrolit 2.9 Mmol/L 136-145 Chlorida 99 Mmol/L 3. Aspilet 80 mg/24 P. Nitrokaf 75 mg/ 24 P. Ureum 45 mg/dL 3. Furosemid 20 mg/8 jam IV Obat untuk mengurangi cairan berlebih dalam tubuh (edema) 2. Inj.12-2.3 SGPT 24 U/L 15 – 34 Magnesium 1.

O Obat untuk menurunkan jam kolesterol LDL 7. Nacl 0. Ramipril 2.9 % 8 tpm IV 6.5 mg/24 Mengatasi tekanan darah tinggi jam atau hipertensi 5. spironolactone 25mg/24 P. Astrovastatin 20mg/24 P.0 Menurunkan tekanan darah jam tinggi .4.

Keadaan umum tampak lemah . DO : . DAFTAR MASALAH No Tanggal/ Daftar Fokus Masalah Tanggal TTD Jam Keperawatan Teratasi Perawat 1 22/05/2018 DS : Intoleransi aktivitas 24/05/2018 15. Pasien berhubungan dengan WIB mengatakan kelemahan tubuh lemas dan bengkak pada kedua kaki.00 .5 C . TTV : TD : 110/70 mmHg N : 68 x/menit RR: 20 x/menit T : 36.

Kedua ekstremitas bawah bengkak . bengkak DO: .TTV : TD : 110/70 mmHg N : 68 x/menit RR: 20 x/menit T : 36.15 pasien merasa lemas dengan retensi WIB dan kedua kaki natrium sekunder penurunan GFR.2 23/05/2018 DS: Kelebihan volume 24/05/2018 cairan berhubungan 14.5 C .

aktivitas 2. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN Tanggal/Ja Diagnosa Ttd. Kelebihan volume Setelah dilakukan 1. memenuhi 2. Dapat aktivitas. 22/05/18 2. No Tujuan Intervensi m Keperawatan Perawat 21/05/2018 1. dengan kriteria hasil : dan warna o cairan dalam saat terjadi keadaan diuresis. Hitung o TTV dalam masukan rentang normal dan keluaran o Tidak ada oedem. Menurunnya 3.00 berhubungan dengan tindakan keperawatan tanda vital WIB kelemahan tubuh selama 3 x 24 jam sebelum dan dengan kriteria hasil : sesudah 1. Evaluasi kebutuhan peningkatan perawatan intoleran sendiri.00 tindakan keperawatan haluaran dengan retensi WIB natrium sekunder selama 2 x 24 jam urin. Tanda vital ADL dalam rentang normal. 2. Melibatkan kelemahan dan keluarga kelelahan membantu 3. Pantau cairan berhubungan 17. seimbang. Periksa 15. cairan . Intoleransi aktivitas Setelah dilakukan 1. jumlah penurunan GFR.

4. 3. Kolaborasi pemberian diuretik . selama 24 jam. Ukur lingkar abdomen sesuai indikasi.

Memantau haluaran urin. Kolaborasi pemberian diuretik : bengkak pada . kurang nyaman WIB 2. Tindakan Keperawatan Respons Jam DX Kep Perawat 23/05/2018 1 1. Memeriksa tanda-tanda vital S :Pasien 16. mengukur lingkar abdomen sesuai .00 sebelum dan sesudah aktivitas.TTV : TD : 110/70 mmHg N : 68 x/menit RR: 20 x/menit T : 36. pasien masih indikasi. mengalami 4. mengatakan WIB 2. Mengevaluasi peningkatan anggota badannya intoleran aktivitas masih terasa 3.00 dan warna saat terjadi diuresis. Melibatkan keluarga membantu lemas ADL O :pasien terlihat sulit untuk melakukan ADL . jumlah S: pasien merasa 19.5 C 23/05/2018 2 1. IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN Tanggal/ Kode Ttd. Mengitung masukan dan keluaran cairan selama 24 jam. O: 3.

Melibatkan keluarga membantu untuk beraktifitas ADL ringan O: pasien sudah bisa melakukan aktifitas ringan dengan menggunakan anggota ekstermitas. Pemberian terapy furosemid 20 kedua mg/8 jam melalui IV kakinya. Mengevaluasi peningkatan anggota geraknya intoleran aktivitas sudah mulai bisa 3.00 jumlah dan warna saat terjadi mengatakan pada WIB diuresis. Mengitung masukan dan sudah mulai keluaran cairan selama 24 jam. .Jumlah urin yang dikeluarkan pasien dalam sehari kisaran 1300 cc 24/05/2018 1 1. 24/05/2018 2 1. . kempes bengkaknya .00 sebelum dan sesudah aktivitas. S: pasien 15. Memeriksa tanda-tanda vital S: pasien 15. mengatakan WIB 2. Memantau haluaran urin. kedua kakinya 2.

Pemberian terapy furosemid 20 kedua kaki mg/8 jam melalui IV pasien sudah mengalami penyusutan . Kolaborasi pemberian diuretik : . mengukur lingkar abdomen sesuai indikasi.Pasien belum mampu melakukan ADL . Kep Perawat 23/05/2018 1 S : anggota gerak pada pasien masih lemah 16.Jumlah urin yang dikeluarkan 1200cc CATATAN PERKEMBANGAN Tanggal/Jam Kode SOAP Nama DX.Composmentis WIB . 3. O: 4.Pada bagian anggota gerak tubuh mengalami lemas .bengkak pada .5 C A : masalah belum teratasi P : intervensi dilanjutkan dengan : Melibatkan keluarga membuantu ADL pasien .TTV : TD : 110/70 mmHg N : 68 x/menit RR: 20 x/menit T : 36.00 O : .

urin dalam sehari 1300cc WIB A : masalah belum teratasi P : intervensi dilanjutkan dengan : 1. kedua kaki 19. composmentis. Pada bagian kedua kaki bengkak sudah berkurang dan mengalami penyusutan .00 bengkak.00 ringan WIB O : Composmentis TD : 110/80 mmHg N : 75 x/menit RR : 18 x/menit T : 37 C Ekstremitas sudah mulai bisa digunakan untuk beraktifitas ringan A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan 24/05/2018 2 S : pasien mengatakan pada kedua kakinya sudah 17. 3. Pemberian terapy furosemid 20 mg/8 jam melalui IV 24/05/2018 1 S : pasien mengatakan sudah bisa melakukan aktifitas 15.23/0 2 S : Pasien mengatakan bengkak pada kedua kakinya 5/2018 O : Keadaan umum baik. Memantau haluaran urin. Mengitung masukan dan keluaran cairan selama 24 jam. Kolaborasi pemberian diuretik : . jumlah dan warna saat terjadi diuresis.00 mulai mengalami penyusutan pada bengkaknya WIB O : Composmentis . 2.

. Jumlah urin yang dikeluarkan dalam sehari 1200cc A : masalah teratasi P : intervensi dihentikan .