You are on page 1of 18

Keterampilan SeorangPemimpin

Manajemen Pendidikan

Oleh : Sang Ayu Putri Krisna Dewi1,a)

NIM 1713011027

1
Prodi S1 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Ganesha

2)
sangayuputrikrisnadewi13@undiksha.ac.id

ABSTRAK:

Makalah ini merupakan tinjauan literatur atau rangkuman berbagai aliran ilmu
manajemen pemikiran yang muncul dari era revolusi industri, yaitu manajemen
ilmiah ke era modern sekarang. Metode yang digunakan dalam penulisan ini
adalah tinjauan terhadap tinjauan literatur atau literatur dengan pemikiran sains
manajemen. Peranan yang dimainkan setiap manajer dan leader adalah
berhubungan dengan orang lain. Untuk itu ia harus memiliki tiga buah
keterampilan, keterampilan itu pada umumnya disebut dengan Keterampilan
Manajemen atau Management Skill. Secara sederhana, keterampilan manajemen
adalah pengetahuan dan kemampuan individu seorang manajer untuk memenuhi
kebutuhan dalam melaksanakan tugas dan fungsi manajemennya. Dalam makalah
dijelaskan ini keterampilan dari seorang pemimpin ada 3 yang meliputi,
keterampilan interpersonal, keterampilan konseptual, dan keterampilan teknik.
Hasil dari studi dan review tinjauan literatur terhadap literatur menunjukkan
bahwa pendekatan keterampilan berasumsi bahwa keterampilan menentukan
seseorang menjadi keefektifan pemimpin. Keterampilan itu dapat dipelajari dan
dilatih. Setiap pemimpin dan manajer perlu memiliki ketiga keterampilan tersebut.
Pemimpin yang berfokus pada keterampilan teknik disebut dengan management
engineer. Pemimpin yang berfokus pada keterampilan sosial atau interpersonal
disebut human engineer.

Kata kunci : keterampilan interpersonal, keterampilan konseptual dan
keterampilan teknik.

Keterampilan teknik seorang manajer biasanya diperoleh dari jalur pendidikan resmi. keterampilan teknik lebih penting bagi manajer yang berada di tingkat manajemen yang lebih rendahdan keterampilan konseptual lebih signifikan dibutuhkan oleh Manajemen tingkat tinggi atau Manajemen Puncak. tugas dan tanggung jawab dalam penyelesaiannya. Menurut Robert L. Sementara keterampilan interpersonal seorang manajer dapat diperoleh dari jalur pengalaman atau non formal. ketiga keterampilan manajemen tersebut diperlukan untuk dapat menerapkan fungsi dasar dalam manajemen. Dalam menajemen diperlukan pula seorang pemimpin yang mampu mengayomi para anggotanya. 2017) tentang ketrampilan manajemen ini. Manajemen yang baik akan meningkatkan daya guna dan hasil guna semua potensi yang dimiliki. Katz dalam (Kho. Jadi setiap manajer dalam pelaksanaan tugasnya. 2017) seorang manajer yang sukses wajib memiliki 3 Keterampilan Manajemen Dasar yaitu Keterampilan Konseptual. 2012). Berdasarkan teori Robert L. Latar Belakang Pada dasarnya manajemen itu penting sebab pekerjaan itu berat dan sulit untuk dikerjakan sendiri sehingga itu perlu pembagian kerja. Keterampilan Sosial atau Interpersonal dan Keterampilan Teknik. atau keahliah seorang dokter untuk melakukan operasi. aktivitasnya. Sedangkan keterampilan interpersonal dianggap sama pentingya bagi semua tingkatan manajemen. Menurutnya. seperti halnya kemampuan seorang arsitek untuk menggambar. Keterampilan konseptual seorang manajer bisa dipelajari dalam jalur pendidikan non formal maupun formal. Manajemen selalu dibutuhkan dalam setiap kerjasama dalam sekelompok orang. sehingga terjalin komunikasi yang baik dalam menajemen tersebut. dan keterampilannya untuk mencapai tujuan dari organisasi yang dipimpinnya. Seperti kita ketahui hingga saat organisasi bisnis . Katz dalam (Kho. (Agung Wibowo. Keterampilan yang dimiliki oleh seorang manajerlah yang akan membantu manajer itu sendiri untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. PENDAHULUAN 1.

merupakan penciptaan pengetahuan dan menjadi sumber inovasi yang penting bagi manajemen. Bagaimana keterampilan konseptual terhadap manajemen? c. ] pengalaman serta keterampilan dari para manajer dan perusahaan secara keseluruhan menciptakan pengetahuan baru. Hal ini dapat dilihat bagaimana perusahaan-perusahaan besar dari belahan dunia ini berhasil dan berkembang karena keahlian. produk. 2. Bagaimana keterampilan teknik terhadap manajemen? KAJIAN PUSTAKA 1. service. Adanya inovasi yang terus menerus sebenarnya merupakan inisiatif dari individual dan interaksi datam kelompok sehingga perubahan terus terjadi merupakan hasil dari pengalaman. diskusi. sistem. dialog yang menciptakan pengetahuan baru. Keahlian Manajemen . Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang diatas. penyatuan. Bagaimana keterampilan interpersonal/sosial terhadap manajemen? b. dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : a.

Secara etimologi manajemen berasal dari bahasa latin. Singkatnya dijelaskan bahwa keahlian teknis atau tehnical skill meliputi kemampuan untuk menerapkan pengetahuan atau keahlian khusus. prosedur-prosedur. management menjadi kata benda. dan teknik-teknik untuk melaksanakan kegiatan khusus. Mary Coulter. 2010) 2. Indikator Keahlian Teknis a.L. Mampu memimpin rapat-rapat c. Kata-kata itu digabung menjadi manager yang artinya menangani. 2013).1. 2013) keahlian atau keterampilan teknik adalah pengetahuan tentang metode-metode. dan manager untuk orang yang melakukannya. proses-proses. Menguasai metode-metode dalam melakasanakan tugas b. 2. Keahlian Teknik Menurut (Usman.Management diterjemahkan ke Bahasa Indonesia menjadi manajemen yang artinya pengelolaan (Usman. Sedangkan keahlian manajemen menurut (Daft.Managere diterjemahkan ke Bahasa Inggris to manage menjadi kata kerja. personal dan konseptual dalam (Stephen P. Menurut Robert Katz keahlian manajemen yang dibutuhkan seorang menejer dalam mencapai tujuannya adalah keahlian teknis. Dalam pelaksanaan manajemen dibutuhkan keahlian-keahlian manajemen dalam masing masing pengimplementasiannya. yaitu dari asal kata manus yang berarti tangan dan agree melakukan. Robbins. 2007) adalah keahlian yang diperlukan untuk mengelola sebuah departemen atau sebuah organisasi yang harus dimiliki seorang manajer. dan kemampuan menggunakan alat dan perlengkapan yang relevan dengan kegiatan tersebut. Keahlian Personal . Dapat menggunakan teknologi seperti komputer dan menjalankan Program 3. Richard.

Keahlian melatih dan menasehati b. 2013) keahlian atau keterampilan personal yang juga disebut keahlian interpersonal adalah pengetahuan tentang prilaku manusia dan proses interpersonal dalam memahami perasaan-perasaan. kepekaan sosial). Keahlian bekerja dengan orang dan budaya yang berbeda d. memahami dan memotivasi individu maupun kelompok. Keahlian memotivasi c. ahli dalam merumuskan dan memiliki konsep hubungan yang kompleks dan membingungkan. keterampilan mendengarkan pengetahuan tentang prilaku sosial yang dapat diterimanya. 4. mampu menganalisis peristiwaperistiwa dan merasakan kecendrungan-kecendrungan.Untuk keahlian personal ini atau human skill adalah kemampuan untuk bekerjasama. Indikator Keterampilan Konseptual : .1. 2013) keahlian atau keterampilan konseptual adalah kemampuan menganalisis secara umum.1. Bekerja dalam tim. Membangun jaringan dalam organisasi e. berpikir logis. Membangun jaringan ke luar organisasi f. kemampuan memantapkan secara efektif dan hubungan kerja sama (taktis. Keterampilan konseptual dijelaskan bahwa kehalian konseptual atau conceptual skill yaitu kemampuan mental untuk menganalisis dan mendiagnosis situasi-situasi yang rumit. masalah-masalah potensial. antisipasi terhadap perubahan dan mengenal peluang-peluang. Keterampilan Konseptual Menurut (Usman. diplomasi). dan motif-motif orang lain dari yang dia ucapkan dan lakukan (empati. kreatif dalam memecahkan masalah dan ide-ide. koperasi dan komitmen 4. 3. Indikator Keterampilan Interpersonal a. sikap-sikap. Menurut (Usman.

a. Kemampuan menggunakan informasi dalam memecahkan masalah b. Memahami penggunaan teknologi dalam bisnis f. Masalah Memilih informasi kritis dari sejumlah besar data e. Memahami model bisnis organisasi PEMBAHASAN . Pengidentifikasian kesempatan untuk melakukan inovasi c. Mengenali daerah masalah dan menerapkan pemecahan d.

Keterampilan interpersonal sangat relevan untuk membangun dan memimpin tim yang kooperatif dan efektif. Alasan yang paling umum terjadi penyimpangan tersebut adalah ketidakpekaan atau ketidakppedulian manajer. manajer yang memilki perilaku menyimpang biasnya lemah dalam keterampilan interpersonal (sosial). Mereka dapat memahami dan bergaul dengan semua tipe orang. suka memeras orang lain. dan penuh perhatian. bijaksana. sedangkan manajer yang menyimpang atau memiliki keterampilan interpersonal yang rendah lembih cenderung blak-blakan dan berkata tidak sopan yang dapat menyakiti orang lain. the leader and members need to develop interpersonal skills. (Isah Mohammed Abbass. dan mereka mengembangkan jaringan yang lebih luas dari hubungan kerjasama yang baik. . suka menyerobut jalan orang lain di jalan raya. 2012) mengemukan bahwa “To bring cohesiveness in the team. Menurut Yukl dalam (Usman. These skills refer to the special ability to relate and understand other people” Dimana bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki arti Untuk membawa kekompakan dalam tim. Keterampilan interpersonal ini merupakan keterampilan yang sangat perlu dimiliki oleh seorang manejer untuk mengatur sebuah organisasi serta bawahannya. suka membuat keributan (kegaduhan) di lingkungannya. dan berperilaku negative lainnya. Ketika mereka tidak setuju dengan orang. mereka akan beraksi dan mengatakan secara diplomatik. tidak simpati. eggois. Keterampilan ini mengacu pada kemampuan khusus untuk berhubungan dan mengerti orang lain. pemimpin dan anggota perlu mengembangkan keterampilan interpersonal. 2013) menjelaskan keterampilan interpersonal adalah sebagai berikut. Para manajer yang sukses lebih sensitiif. Keterampilan interpersonal merupakan factor penentu keberhasilan yang paling penting dalam berdasarkan hasil-hasil penelitian mutakhir akhir-akhir ini. suka merendahkan martabat orang lain. tidak empati.1. suka melanggar rambu-rambu lalu lintas. Keterampilan Interpersonal Keterampilan interpersonal merupakan keterampilan yang lebih menekankan pada perilaku sosial dari seorang manajer. Perilaku meyimpang itu tercermin dari perilaku kasar terhadap orang lain baik dalam kata-kata maupun tindakan. Sebalinya. suka mengancam orang lain.

konflik ini bisa dating dari luar maupun dari dalam sebuah organisasi. dan diplomatik akan memiliki hubungan yang lebih kooperatif daripada seseorang yang tidak sensitif. 2009 dalam (Dr. dan membangun tim menurut Gilley. McMillan. dan Gilley. Tipe tertentu keterampilan interpersonal seperti empati. atasan. rekan kerja. berkomunikasi. Seperti diketahui bahwa untuk menjadi pemimpin yang efektif dan membawa perubahan yang efektif dalam organisasi. Manajemen tingkat atas : Di tingkat atas pimpinan manajemen kebanyakan terlibat dalam proses perencanaan dan menetapkan tujuan organisasi dan tujuan. manajemen tingkat menengah dan manajeman tingkat pertama. Pada dasarnya ada tiga tingkat Manajemen yaitu tingatan manajemen tingkat atas. wawasan sosial¸. yaitu : a. Keterampilan interpersonal meliputi pengetahuan tentang perilaku manusia dan proses kelompok. Seseorang yang memiliki daya tarik. “An effective leader must understand that such conflicts are healthy for growth process. kebijaksanaan dan diplomasi. kebijaksanaan. 2012). 2013). dan orang-orang diluar organisasi. dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan jelas. tetapi keterampilan interpersonal ini mungkin berbeda diperlukan pada tingkat manajemen yang berbeda yang menunjukkan bahwa tingkat manajemen memiliki pengaruh moderat pada efektivitas kepemimpinan. Wisal Ahmad and Aamir Khan. daya tarik. kampuan untuk memahami perasaan. Sebagai seorang manajer yang efektif. 2012). sikap dan motif orang lain. konflik semacam itu dijadikan sebagai batu loncatan untuk proses pertumbuhan organisasi yang dipimpinnya. mereka pada . pemimpin harus memiliki kemampuan untuk memotivasi. dan kemampuan komunikasi lisan sangat penting untuk mengembangkan dan memelihara hubungan kerja sama dengan bawahan. Konflik merupakan hal biasa dalam suatu organisasi. kemampuan menyakinkan orang. It is the time to use interpersonal skills in bringing the group together to achieve a greater understanding and commitment to groups objectives” (Isah Mohammed Abbass. efektif dan persuasif menurut Yulk dalam (Usman. Nah disinilah saatnya untuk menggunakan keterampilan interpersonal yang dimiliki oleh seorang manajer tersebut untuk membawa organisasi yang dipimpinnya mencapai pemahaman komitmen yang lebih besar.

dasarnya tidak mengarahkan kegiatan sehari-hari. Pada tingkat pertama manajer . berkomunikasi dan membangun tim tetapi berbeda proporsi dan pemimpin hanya bisa menjadi pemimpin tingkat menengah yang efektif jika dia memiliki kemampuan untuk memotivasi. Manajemen Tingkat Menengah Qureshi dalam (Dr. berkomunikasi dan membangun tim dan seorang pemimpin akan efektif di tingkat menengah jika dia memiliki keterampilan interpersonal. berkomunikasi dan membangun tim. Wisal Ahmad and Aamir Khan. Manajemen tingkat menengah juga membutuhkan kemampuan untuk memotivasi. Sekali lagi karena kemampuan untuk memotivasi. Manajemen Tingkat Pertama Di tingkat Bawah atau Tingkat pertama Kemampuan pemimpin pemimpin untuk Memotivasi. Meskipun belum jelas keterampilan mana yang lebih penting bagi seorang pemimpin efektif di tingkat atas tetapi ini menunjukkan bahwa hubungan antara efektivitas kepemimpinan dan tingkat teratas manajemen adalah karena keterampilan interpersonal dan seorang pemimpin tidak dapat menjadi pemimpin yang efektif jika dia tidak memiliki kemampuan untuk membangun tim sehingga di manajemen tingkat atas pengembangan tim keterampilan lebih penting karena ini yang teratas manajemen yang membangun tim dan mengendalikan mereka. 2012)juga menunjukkan bahwa keterampilan membangun tim adalah juga diperlukan pada level manajemen menengah karena membangun tim yang bekerja pada level yang lebih rendah dan untuk mendapatkan pekerjaan dilakukan pada keterampilan motivasi manajemen yang lebih rendah juga diperlukan. Wisal Ahmad and Aamir Khan. dan Membangun Tim juga penting seperti pada dua tingkat manajemen lainnya. Ini menunjukkan bahwa keterkaitan antara manajemen menengah dan efektivitas kepemimpinan. 2009 dalam (Dr. oleh karena itu pada level ini kemampuan untuk memotivasi dan berkomunikasi kurang diperlukan dibandingkan dengan tingkat manajemen lainnya menurut Qureshi. tetapi pentingnya keterampilan interpersonal ini tidak dapat diabaikan tanpa keterampilan interpersonal seorang pemimpin tidak bisa disebut pemimpin yang efektif. 2012). Berkomunikasi. b. c.

simpatik dan tidak menyudutkan orang lain pada masalah pribadi. Jelas bahwa ada juga hubungan antara efektivitas kepemimpinan dan tingkat manajemen pertama dan itu karena ketrampilan interpersonal dari pemimpin. “Human skill is knowledge about and ability to work with people” dalam (Kamal Ghalandari. mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif . berkomunikasi. Sementara keterampilan sosial menurut Yulk dalam (Usman. Keterampilan sosial atau keterampilan . atau karyawan dapat meninggalkan perusahaan. Wisal Ahmad and Aamir Khan. Simmering. dan membangun tim juga sangat penting seperti di manajemen tingkat atas dan menengah tetapi keterampilan ini diperlukan pada proporsi yang berbeda. Secara khusus pada tingkat manajemen pertama kemampuan pemimpin untuk memotivasi. yaitu pendengar yang penuh perhatian. Keterampilan interpersonal menurut Yulk dalam (Usman. Bahkan perilaku manajerial yang berorintasi tugas (misalnya membuat tugas dan memberikan instruksi) membutuhkan keterampilan interpersonal yang cukup untuk dipakai dalam sebuah cara yang mencerminkan kepedulian terhadap orang serta tujuan kerja. karyawan juga dapat berkinerja buruk yang dapat menyebabkan kurangnya motivasi. 2013) juga dapat meningkatkan keefektifan perilaku yang berorintasi pada hubungan manusiawi (human relation). Keterampilan interpersonal yang kuat membantu manajer menjadi pendengar yang baik. 2013) adalah kemampuan mengetahui dan melaksanakan perilaku manusia dan proses interpersonal. sikap-sikap dan motof- motif yang baik yang tersurat maupun tersurat dari orang lain berupa empati dan kepekaan sosial. mampu memahami perasaan orang lain. Emapti ini juga berguna untuk menetukan cara yang efektif menyelesaikan konflik. Keterampilan sosial adalah keahlian seorang manajer untuk bekerjasama dengan orang lain yang meliputi pemahaman dan penerapan komunikasi efektif dan motivasi. 2012).d. manajemen memiliki yang sangat kuat pengaruh pada perusahaan. meskipun biasanya mereka tidak menetapkan tujuan untuk organisasi tetapi kebanyakan manajer ini berinteraksi dengan karyawan setiap hari. N. Empati penting untuk memahami kebutuhan dan perasaan orang lain dan menentukan bagaiman memberikan dukungan dan simpati. dan jika manajer berkinerja buruk. dalam (Dr. 2012).

Berkenaan dengan hubungan sosial. dan mengenal peluang- peluang dan masalah-masalah potensial (induktif dan deduktif) merupakan pengertian keterampilan konseptual seorang manajer menurut (Usman. e. berpikir logis. mampu menganalisi peristiwa-peristiwa dan merasakan kecenderungan- kecenderungan. memotivasi orang secara efektif. i. ahli dalam merumuskan dan memiliki konsep hubungan yang kompleks dan membingungkan . h. b. Keterampilan Konseptual Kemampuan menganalisis secara umum. baik tingkat atas. berpartisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat. Biasakan membuat orang lain sebagai orang penting. “A leader with conceptual skills is comfortable talking about the ideas that shape an organization and the intricacies involved. g. Mann dalam (Usman. kalau anda bersalah jangan malu-malu mengakuinya dan meminta maaf. Hindari mengkritik destruktif kepada orang lain. 2013). antisipasi merasakan perubahan. A leader with conceptual skills works easily with abstractions and hypothetical notions” . mampu bekerja sama dengan berbagai pihak dengan baik. Hindari kebiasaan membenarkan diri sendiri. empati.mengadakan hubungan manusia (human relation) di dalam masyarakat sangat diperlukan diberbagai tingkat manajer. daan simpati kepada orang lain. Jadilah pribadi yang memperhatikan dan menghargai orang lain. Pendengar yang baik. Jadilah pribadi yang membangun semaangat dan motivasi orang lain. memiliki kepekaan sosial. kreatif memecahkan masalah dan ide-ide. d. 2013) prinsip-prinsip hubungan sosial meliputi : a. Keterampilan sosial dari seorang pemimpin ditunjukkan oleh kemampuannya berkomunikasi secara efektif. memberdayakan orang secara efektif. menegah maupun bawah. Jadi pribadi yang ramah. Biasakan membicarakan hal-hal yang dimintai orang lain. f. He or she is good at putting the company’s goals into words and can understand and express the economic principles that affect the company. Biasakan menghormati pendapat orang lain. Hindari kebiasaan debat kusir (tanpa konsep yang jelas). j. c. Menurut (Usman. 2013) menyatakan “pemimpin yang mempunyai kemampuan interpersonal yang tinggi tidak merasa paling pandai. tetapi pandai merasakan perasaan orang lain” 2.

) Kuantitas keterampilan konseptual yang dimiliki manajemen tingkat atas lebih banyak dibandingkan dua tingkatan manajemen dibawahnya. Manajemen Tingkat Atas: “Conceptual skills include the ability to analyze a situation and distinguish between cause and effect. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut dengan proses perencanaan. Menurut (Kamal Ghalandari. Manajemen tingkat atas haruslah memiliki keterampilan untuk membuat konsep. Pada manajemen tingkat bawah ini . Mujtaba.dikutip dari (Kamal Ghalandari. 2012) pada setiap tingkatan manajemen memiliki kapasitas atau kuantitas keterampilan konseptual yang berbeda . t. Seorang pemimpin dengan keterampilan konseptual bekerja dengan mudah dengan abstraksi dan pengertian hipotetis. ide serta konsep ini kemudian haruslah dijbarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsep tersebut. c. yaitu : a.t. ide. dan gagasan demi kemajuan sebuah organisasi. Kaifi and Bahaudin G. keterampilan konseptual yang dimiliki oleh manajer paling rendah dibandingkat dua tingkatan manajemen diatasnya. 2012). Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki makna seorang pemimpin dengan keterampilan konseptual nyaman berbicara tentang ide-ide yang membentuk organisasi dan seluk- beluknya terlibat. Senior level managers require high conceptual skills because their primary responsibilities are planning and organizing the long-term vision of the organization” dalam (Belal A. Karena pada tingkatan ini manajer tidak terlalu memikirkan konsep-konsep serta ide-ide yang harus direalisasikan. Dia pandai menempatkan perusahaan berhasil dalam kata- kata dan dapat memahami dan mengekspresikan prinsip ekonomi yang mempengaruhi perusahaan. b. Manajemen Tingkat Menengah : Pada manajemen tingkat menengah ini kuantitas keterampilan konseptual yang harus dimiliki adalah sama dengan manajemen tingkat atas. Gagasan. Manajamen Tingkat Bawah Pada tingkatan ini. Namun hanya pada tingkat ini tidak terlalu dibutuhkan keterampilan konseptual yang setinggi pada manajemen tingkat atas.

“Technical skill is knowledge about and proficiency in a specific type of work or activity It includes competencies in a specialized area. dan masalah-masalah koordinasi. konsep sistem. Pimpinan atau manajer yang memiliki keterampilan teknis yang . manajer memimpin dan mengontrol kegiatan non manajerial. dan teknik-teknik untuk melaksanakan kegiatan khusus. prosedur-prosedur. proses-proses. Keterampilan konseptual adalah kemampuan untuk memahami konsep- konsep komplekstitas organisasi dan penyesuaian bidang gerak unit kerja masing-masing kedalam organisasi secara menyeluruh. Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki makna Keahlian teknis adalah pengetahuan tentang dan kecakapan dalam jenis pekerjaan atau kegiatan tertentu. kecelakaan. analytical ability and the ability to use appropriate tools and techniques” (Kamal Ghalandari. Ini mencakup kompetensi dalam bidang khusus. 2013). Keterampilan Teknik Pengetahuan tentang metode-metode. material yang tidak cukup. kemampuan analitis dan kemampuan untuk menggunakan alat dan teknik yang tepat. Keahlian teknis juga dibutuhkan untuk menangani gangguan-gangguan dalam pekerjaan yang disebabkan oleh kerusakan peralatan. 2012). Seorang pemimpin harus memiliki konsep-konsep minimal konsep-konsep kepemimpinan model Indonesia. dan kemampuan menggunakan alat dan perlengakapan relevan dengan kegiatan tersebut merupakan makna dari keterampilan teknik seorang manajer. berwawasan sinergis guna mengantisipasi masa depan dan peka terhadap lingkungan dalam mempertimbangkan factor-faktor non teknis dan lingkungan. 3. konsep komunikasi dan sebagainya. kelemahan kualitas. Kemmapuan ini akan memungkinkan pemimpin mampu menyelaraskan tujuan-tujuan individu dengan tujuan-tujuan organisasi secara menyeluruh. sehingga keterampilan konseptual yang tinggi tidak terlalu dibutuhkan. konsep motivasi. Tanpa memiliki keterampilan konseptual sukar bagi seorang manjer berwawasan luas jauh ke depan. Sebagai pemimpin pendidikan kejuruan ia harus seorang yang memiliki wawasan luas jauh ke depan (futuristic orientation) menurut Finch and McGough dalam (Usman. konsep hubungan manusiawi.

teknik peningkatan mutu. memadai tentu saja dapat melaksanakan pekerjaan manajerialnya dengan baik. manajer tidak terlalu turun langsung ke lapangan untuk merealisasikan konsep-konsep yang telah ia susun. Namun tidak dapat dipungkiri. namun keterampilan teknis yang dimiliki setiap tingkatan manajemen tidak sama jumlahnya. teknik perencanaan. Memimpin orang memerlukan asas-asas yang tetap yang dapat diikuti. misalnya. keterampilan teknik sangatlah diperlukan untuk dimiliki oleh seorang manajer. dan sebagainya. Keterampilan teknik yang dimiliki oleh manajer pada manajemen tingkat bawah ini paling dominan dibandingkan dua tingkatan manajemen diatasnya. keterampilan teknis juga diperlukan untuk manajer pada tingkatan ini. manjer pada manajemen tingkat ini tidak terlalu membutuhkan keterampilan teknik untuk mengembangkan organisasi yang dikelolanya. teknik komunikasi efektif. Untuk itu seorang pemimpin harus mampu merencanakan . Di bidang manjemen terdapat sejumlah teknik-teknik manajemen yang idealnya harus diketahui oleh seorang manjer. teknik penyusunan laporan.Manajemen Tingkat Bawah : Pada manajemen tingkat bawah ini. manajer lebih menggunakan kemaampuannya untuk merealisasikan konsep-konsep secara teknis. . manjer lebih memerlukan kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain dengan baik. melaksanakan dan mengawasi. Sebab pada manajemen tingkat ini. Sebab pada tingkatan manajemen ini. Sebab pada tingkatan manajemen ini.Manajemen Tingkat Atas : Ketarampilan Teknik yang dimiliki manajemen tingkat atas paling rendah dibandingkan dua tingkatan manajemen di bawahnya. Manajemen Tingkat Menengah : Sama halnya dengan manjemen tingkat atas. teknik pembuatan keputusan. c. dijelaskan dalam (Wa Ode Zusnita Muizu & Ernie Tisnawati Sule. Keterampilan teknis ini diperlukan dalam setiap tingkatan manajemen. b. teknik negosiasi. 2017) sebagai berikut : a. teknik motivasi.

Sebab dengan keterampilan yang dimiliki oleh manajernya dalam maka ia akan dapat menentukan arah organisasi yang dipimpinnya. . Keterampilan yang dimiliki oleh manjer sangatlah penting untuk kelangsungan sebuah organisasi . hukum. financial. politik. rekayasa. Sebab tanpa kecakapan teknis seperti itu. akuntansi. agama dan psikologi. sulit baginya untuk mencapai tujuan. filsafat. Keterampilan diperoleh melalui belajar dan berlatih. Penutup Simpulan a. Keterampilan yang dimiliki oleh setiap tingkatan manajemen tentu saja berbeda-beda. Keterampilan berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan atau menyelesaikan pekerjaan. ada yang lebih dominan pada keterampilan teknis. ada manajer yang lebih dominan dengan keterampilan sosial atau interpersonal serta ada juga manjer dengan kemampuan keterampilan konseptual yang paling tinggi.pekerjaan yang bersifat teknis. sosial.Manajer idealnya juga harus memiliki kemmapuan teknik khusus seperti. b.

namun pentinghalnya bagi setiap tingkatan manajemen memiliki ketiga keterampilan tersebut walaupun tidak sebanyak keterampilan dominan yang dimilikinya. Manajemen pada tingkat atas atau Top line management memiliki kemampuan keterampilan konseptual paling tinggi. Teman-teman kelas 2B serta kakak-kakak kelas 4A Program Studi S1 Pendidikan Matematika yang telah berkontribusi dalam pembuatan jurnal ini. selaku dosen pengampu mata kuliah Manajemen Penidikan yang telah membimbing dalam pembuatan jurnal ini. manajer haruslah mampu melaksanakan hubungan yang baik dengan orang-orang yang berada disekitarnya dalam melakukan tugasnya. d. manajer harus mampu membuat. Pada manajemen tingkat ini. 4. e. Manajemen pada tingkat menengah atau Middle line management memiliki kemampuan keterampilan sosial atau interpersonal atau humanity skill yang paling dominan. Bapak Prof. Phil. Manajemen pada tingkat bawah atau First line management memiliki kemampuan keterampilan teknik atau technical skills yang lebih dominan dibandingkan dua keterampilan lainnya. penulis ucapkan terima kasih kepada: 1. Walaupun setiap tingkatan manajemen memiliki komposisi keterampilan yang berbeda-beda. I Gusti Putu Sudiarta. Pada manajemen tingkat ini manajer haruslah mampu merealisasika konsep-konsep yang telah disusun sehingga tercapailah tujuan organisasi tersebut. c. Sebab pada Manajemen tingkatan ini. f. Dr.Si. Orang tua yang selalu memberikan doa dan dukungannya 3. . merencanakan serta menggambarkan gagasan atau ide serta konsep-konsep untuk berjalannya sebuah organisasi. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan serta kelancaran dalam menyelesaikan tugas jurnal ini 2. M. Atas bantuan dan kerjasamanya dalam pembuatan jurnal ini.

(2012).).L. 16. (2012). Jakarta: PT. 11. Tiga Ketrampilan Utama Seorang Pemimpin. Richard. Daftar Rujukan Agung Wibowo. Mujtaba.kompasiana.com/agungfisika/tiga- ketrampilan-utama-seorang-pemimpin_551af7f681331137489de31e Belal A.). Kamal Ghalandari.t. Salemba Empat.com/JABE/Jabe112/KaifiWeb.pdf Daft. dari https://www. Kaifi and Bahaudin G. Leader’s Interpersonal Skills and Its Effectiveness at different Levels of Management. (2012). Investigation of the Effect of Management Skills (Technical. A Study of Management Skills with Indian Respondents: Comparing their Technical. 10. (2007). Manajemen (6 ed. Isah Mohammed Abbass. (t. Diambil 5 Mei 2018. MANAGEMENT SKILLS – TOOLS FOR LEADERSHIP IMPERATIVES IN DEMOCRACY. (2012).na- businesspress. 3. Human and Cognitive) on Productivity of Human Resources in . Wisal Ahmad and Aamir Khan. 6. Diambil dari http://www. Human and Conceptual Scores Based on Gender. Dr.

3 Keterampilan Manajemen yang harus dimiliki oleh Manajer. Ilmu Manajemen Industri. (2010). Wa Ode Zusnita Muizu & Ernie Tisnawati Sule. Iran. Diambil dari https://media.).).semanticscholar. Usman. H. MANAJER DAN PERANGKAT MANAJEMEN BARU. Manajemen (10 ed. Diambil dari https://ilmumanajemenindustri.. (2013).com/3-keterampilan-manajemen-yang- harus-dimiliki-oleh-manajer/ Stephen P. PT Bumi Aksara.org/09e8/45e8c530b560dc26a51a8b93f4baa3 d355f2. Diambil dari https://pdfs. Jakarta: Erlangga. 9. (2017). B.pdf Kho. MANAJEMEN Teori. Mary Coulter.pdf . Robbins.com/media/publications/164634-ID-manajer-dan- perangkat-manajemen-baru. Praktik.neliti. dan Riset Pendidikan (4 ed. (2017).