You are on page 1of 4

SOAL A

1. Definisi pangan fungsional, food suplemen, dan nutraceutical
a. Pangan fungsional adalah bahan pangan yang karena kandungan komponen bioaktifnya
memberikan manfaat bagi kesehatan seperti untuk memperkuat daya tahan tubuh, mengatur
ritme kondisi fisik, memperlambat penuaan serta membantu mencegah penyakit
b. Food suplemen adalah produk kesehatan yang mengandung satu atau lebih zat yang bersifat
nutrisi untuk memelihara kesehatan dan mungkin bias mencegah penyakit (preventif).
c. Nutraceutical (nutritional dan pharmaceutical) adalah panagn yang memiliki nilai kandungan nutrisi
lebih seperti phytochemical, probiotics
2. Persamaan pangan fungsional, food suplemen, dan nutraceutical
 Berasal dari bahan-bahan alami
3. Perbedaan pangan fungsional, food suplemen, dan nutraceutical
Pangan fungsioal food suplemen nutraceutical
 Dapat dikonsumsi sehari  Dapat dikonsumsi sehari  Dikonsumsi ketika sakit
- hari tanpa pengawasan - hari tanpa pengawasan dan dalam pengawasan
dokter dokter dokter
 Bebentuk makanan segar  Berbentuk pil, tablet,  Berbentuk pil, tablet,
atau olahan kapsul kapsul
 Berfungsi untuk  Berfungsi menjaga  Berfungsi mengobati
memelihara kesehatan memelihara tubuh penyakit
tubuh dan mencegah dengan mencukupi zert
penyakit gizi tertentu
 Mengkonsumsi pangan  Mengkonsumsi  Mengkonsumsi
fungsional tidak suplemen makanan suplemen makanan
dipengaruhi oleh dosis dipengaruhi oleh dosis dipengaruhi oleh dosis
atau konsentrasi atau konsentrasi atau konsentrasi
penggunaan penggunaan penggunaan

SOAL B
1. Sifat fungsional komponen bioaktif pangan adalah sifat yang terdapat dalam makanan yang
memberikan efek kesehatan karena adanya komponen bioaktif yang terdapat dalam bahan
pangan tersebut seperti serat, protein, asam omega.
2. Penjelasan sifat fungsional

Ca. tidak dapat diserap dalam usus halus dan tidak dapat masuk dalam sirkulasi darah. peroksida dan superoksida. dan Mg berperan dalam pengontrolan tekanan darah. K. mineral ini sangat berperan dalam pengaturan cairan tubuh. Antioksidan adalah suatu zat yang dapat mencegah serta memperlambat proses oksidasi. Senyawa oleoresin jahe dapat meningkatkan sistem imun selular karena oleoresin merupakan senyawa fenolik dan memiliki gugus hidroksil pada strukturnya kimianya. cairan asam basa yang berpengaruh terhadap regulasi tekanan darah. Peningkatan proliferasi sel limfosit B menunjukkan meningkatnya jumlah sel limfosit yang ada sehingga memperkuat pertahanan terhadap mikroorganisme. Serat pangan tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan . Sedangkan kalium dan natrium merupakan pasangan mineral yang berkerjasama dalam menyeimbangkan elekrolit. b. d. Antioksidan memiliki fungsi dalam memperbaiki sel tubuh yang mengalami kerusakan dikarenakan radikal bebas. Jantung harus memompa keras untuk mendorong volume darah yang meningkat melalui ruang yang makin sempit yang akibatnya adalah hipertensi. yang meningkatkan volume darah. c. Serat pangan berperan dalam kontraksi usus besar. Asupan Natrium yang meningkat menyebabkan tubuh meretensi cairan. Sehingga untuk bu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6 untuk memacu perkembangan otak janin. kalsium dan magnesium dapat menurunkan tekakan darah. Dalam usus besar.a. Asam lemak tak jenuh jamak meningkatkan kecerdasan anak balita Asam lemak tak jenuh ganda mengandung asam lemak esensial omega-3 dan omega-6 yang sanagt dibutuhkan untuk pertumbuhan otak. Ca. K. Magnesium mempunyai peran . dan tergolong asam lemak esensial yang berarti harus dipenuhi dari makanan. Natrium adalah kation utama dalam darah dan cairan ekstraselular yang mencakup 95% dari seluruh kation. termasuk tekanan darah dan keseimbangan asambasa. dan Mg berperan dalam pengontrolan tekanan darah Kalium. Mineral Na. Oleh karena itu. serat ini akan dibawa oleh usus halus masuk ke dalam usus besar dengan gerakan eristaltic usus. Vitamin C memiliki sifat antioksidan berasal dari gugus hidroksil dari nomor C 2 dan 3 yang mendonorkan ion H+ bersama-sama dengan elektronnya menuju ke berbagai senyawa oksidan seperti radikal bebas dengan gugus oksigen atau nitrogen. Oleoresin dapat meningkatkan proliferasi sel limfosit B. serat mampu menyerap dan mengikat air sehingga dapat meningkatkan volume kandungan usus besar (feses) yang menyebabkan kontraksi usu besar e. Salah satu efek dari respon tubuh terhadap kadar natrium berlebih adalah hipertensi (Purwati.2003). Mineral Na. Mineral dapat menghambat terjadinya kontaksi pembuluh darah sehingga resistensi perifer menurun.

f. Sisa kolesterol di perifer berkaitan dengan HDL dan dibawa kembali ke hati supaya tidak terjadi penggumpalan dijaringan. Glukosamin dapat memperbaiki dan membentuk kembali tulang rawan yang rusak . Kondroitin dalam senyawa glukosaminoglikan tersulafatasi merupakan komponen penting penyusun jaringan kartilago yang berperan meningkatkan ketahanan sendi terhadap tekanan 3 Glutamin Protein Penurun Sel CD4 Glutamin berfungsi meningkatkan leukosit dan limposit. pengontrol tekanan darah dengan memperkuat jaringan endotel. tulang. Kondroitin polisakarida Anti osteoarthritis. menstimulasi prostaglandin dan meningkatkan penampakan glukosa resisten insulin akan berkurang. LDL akan membawa kolesterol ke seluruh jaringan perifer sesuai dengan kebutuhan. . Kolesterol yang ada didalam hati akan disekresi menjadi garam empedu diabsorpsi oleh usus melalui vena porta heptik yang disebut dengan siklus enterohepatik. Peptide bersifat bioaktif sehingga dapat mengikuti garam empedu dan menurunkan absorbsi kolesterol usus. leukosit dan limfosit dapat menghambat kuman penyakit sehingga dapat memelihara ketahanan tubuh. 2. kolesterol dibawa oleh VLDL akan membentuk LDL melalaui perantara IDL. 4 Kolagen Protein Jaringan pengikat. Untuk mengikat organ-organ didalam tubuh misalnya. Senyawa peptide mampu memodifikasi metabolisme kolesterol kolesterol diabsorpsi di usus halus dan ditransportasi dalam bentuk kilomikron menuju hati. Selain itu juga sebagai kontraksi otot jantung. Senyawa peptide yang menghasilkan dari fermentasi bakteri asam laktt yang menghasilkan enzim protease dan dihidrolisis oleh protein sehingga dihasilkan pepida. 3. 5 Gelatin Protein Antidiabetes. Tabel nama senyawa dan sifat fungsionalnya NO Nama Senyawa Kelompok Senyawa Sifat Fungsionalnya 1 Glukosamin Monosakarida Anti osteoarthritis. otot. jika konsentras magnesium dalam darah menurun maka otot jantung tidak dapat berkerja secara maksimal sehingga mempengaruhi tekanan darah.

Albumin jugamereduksi radikal bebas Antioksidan albumin memerangkap senyawa oksidan untuk mencegah reaksi oksidasi. 8 Resisten starch monosakarida . Mengaktifkan sel NK yang dapat melawan pathogen. 7 Albumin Protein Atioksidan. Sumber energi yang rendah kalori sebagai pengganti karbohirat. 6 B-glukan polisakarida Immunomodulator. Albumin dapat mencegah atau menghambat proses oksidasi.