You are on page 1of 13

PROPOSAL TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK

KLIEN DENGAN WAHAM

Oleh :

ANANG ISNIAJI

15631511

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
2018

1

A. Latar Belakang Salah satu gangguan jiwa yaitu isolasi sosial. f. Klien mampu bercakap – cakap dengan anggota kelompok d. Tujuan umum Klien dapat meningkatkan hubungan sosial dalam kelompok secara bertahap. Tujuan khusus a. Dapat mengikuti arah perintah. Isolasi sosial adalah keadaan dimana individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekali tidak mampu berinteraksi dengan orang lain disekitarnya. et all. (keliat. Didalam kelompok terjadi dinamika interaksi yang saling bergantung. C. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi padaorang lain. saling membutuhkan dan menjadi laboratorium tempat klien berlatih perilaku baru yang adaptif untuk memperbaiki prilaku lama yang maladaptif. Karakteristik a. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan topik percakapan e. Klien 1. Sehat secara fisik (Tidak mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan). b.orang lain dan lingkungan) 2 . c. B. Klien mampu memperkenalkan diri b. d. Klien yang mengalami masalah isolasi sosial yang mampu berkomunikasi secara verbal. 2006). 2. TAKS merupakan terapi modalitas yang dilakukan perawat pada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Tidak sedang agitasi (membahayakan diri. Klien mampu bekerja sama dalam permainan sosial kelompok g. Klien mampu berkenalan dengan anggota keluarga kelompok c. Terapi Aktivitas kelompok Sosialisasi (TAKS) merupakan upaya memfasilitasi kemampuan sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan sosial. Tujuan 1. Aktivitas di gunakan sebagai terapi dan kelompok di gunakan sebagai asuhan. Pada klien dengan Isolasi Sosial perlu di berikan terapi aktivitas kelompok. Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan TAKS yang telah dilakukan.

Proses seleksi a. b. d. Berdasarkan jumlah masalah terbanyak kelompok menentukan jenis TAK. Melakukan seleksi terhadap klien-klien yang akan diikutsertakan dalam TAK.2. e. Melakukan kontak terhadap klien yang akan ikut TAK 3 . Menentukan klien yang akan ikut dalam TAK sesi ini. Kelompok membuat tabulasi terhadap masalah yang ada pada klien. Kelompok membagikan tugas kepada anggota kelompok untuk mengkaji seluruh klien yang ada diruangan. f. c.

Tim Terapi Leader Sesi 1 :cornellia kusuma miranda Uraian tugas :  Mengkoordinasi seluruh kegiatan  Memimpin jalannya terapi kelompok  Memimpin diskusi Co-leader Sesi 1 : Alfin sang prima ridiyansa Uraian tugas :  Membantu leader mengkoordinasi seluruh kegiatan  Mengingatkan leader jika ada kegiatan yang menyimpang  Membantu memimpin jalannya kegiatanMenggantikan leader jika terhalang tugas Observer Sesi 1 : Anang Isniaji Uraian tugas :  Mengamati semua proses kegiatanyang berkaitan dengan waktu. 07. Waktu : Pkl. Tempat : Ruang TAK Melati e. Pelaksanaan a. Hari/Tanggal : Senin. TAK STIMULASI ISOLASI SOSIAL Sesi 1: Belajar Berkenalan 1.30 – 08. 20 Mei 2018 b.00 WIB c. Alokasi waktu : Perkenalan dan pengarahan (5 menit) Terapi kelompok (20 menit) Penutup (5 menit) d. Jumlah klien : 3 orang f. tempat dan jalannya acara  Melaporkan hasil pengamatan pada leader dan semua anggota kelompok dengan evaluasi kelompok Fasilitator Sesi 1 :khoirul imroah 4 .

Ruangan nyaman dan tenang 4. Tujuan a. Media Gambar. dan panggilan terapis 2) Evaluasi/validasi a) Menanyakan perasaan klien saat ini b) Menanyakan kembali cara berkenalan 3) Kontrak a) Menjelaskan tujuan kegiatan. musik 5. Persiapan 1) Memilih dan membuat kontrak dengan klien sesuai indikasi. Klien mampu berinteraksi dengan orang lain 3.2. Dinamika kelompok b. yaitu mampu memperkenalkan diri b) Menjelaskan aturan main 5 . Diskusi dan tanya jawab 6. Metode a. Setting a. Langkah kegiatan a. Klien mampu mengenal keuntungan dan kerugian berhubungan dengan orang lain c. yaitu klien yang menarik diri yang telah mengikuti TAK. Orientasi 1) Salam terapeutik a) Salam dari terapis b) Perkenalan nama. Terapis dan klien posisi berdiri membentuk lingkaran b. 2) Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan b. bola kecil. Klien mampu memperkenalkan diri b.

Tahap terminasi 1) Evaluasi a) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK b) Terapis memberikan pujian atas keberhasilannya 2) Tindak lanjut Menganjurkan tiap anggota kelompok latihan berkenalan Memasukkan kegiatan berkenalan pada jadwal kegiatan harian klien 3) Kontrak yang akan datang a) Menyepakati kegiatan TAK yang akan datang b) Menyepakati waktu dan tempat 7. Tahap kerja 1) Bagikan gambar secara acak kepada pasien 2) Jalankan bola dari tangan ketangan secara berkeliling sambil diiringi musik 3) Hentikan musik di tengah-tengah permainan. maka leader menegaskan bahwa hal tersebut tidak dikehendaki d) Bila ada anggota kelompok keluar dari kegiatan therapi kelompok. c. dan bola berhenti untuk dimainkan 4) Bola yang berhenti di tempat pasien. maka leader harus memberitahukan anggota tersebut dan mengatur mereka berbicara langsung kepada kelompok b) Bila dalam kegiatan tersebut ada anggota yang membicarakan hal lain dalam diskusi. setelah itu ajak mereka untuk saling berkenalan. Program antisipasi a) Bila anggota menghindar setiap pertemuan. maka dia harus menyamakan gambar yang sama di antara dirinya dan temannya. maka fasilitator harus berperan aktif f) Bila ada hal-hal di luar perencanaan. maka anggota kelompok yang bersangkutan harus membicarakan dengan anggota kelompok lain e) Bila ada anggota diskusi diam. leader harus memfokuskan pembicaraan c) Bila ada anggota yang menggunakan kekerasan fisik. maka melibatkan perawat ruangan 6 . 5) Beri pujian/penghargaan atas kemampuan klien memperkenalkan diri 6) Ulangi sampai semua pasien mendapat giliran 7) Ajarkan semua pasien untuk saling berinteraksi 8) Beri kesimpulan tentang tujuan permainan tadi d.

minum. Kriteria Evaluasi a) Persiapan: 1) Therapis  Identifikasi masalah klien 1-2 hari sebelum therapi dimulai  Mempersiapkan sarana dan prasarana  Kontrak waktu waktu dengan klien 1 hari sebelum pelaksanaan 2) Peserta  Klien siap mengikuti terapi 1 hari sebelum pelaksanaan  Peserta hadir 5 menit sebelumnya  Peserta mematuhi tata tertib yang telah ditentukan b) Proses 1) Tepat waktu 2) Terapis berfungsi sesuai dengan tugas dan peranan masing-masing 3) Terapis mengantisipasi hal yang tidak dikehendaki selama therapi berlangsung 4) Terapi dilaksanakan sesuai dengan susunan acara yang telah di tentukan 5) Klien dapat melaksanakan atau mengikuti therapi dengan baik c) Hasil: 1) Therapis dapat menyampaikan materi sesuai dengan tujuan 2) Klien dapat mengontrol halusinasi dengan cara menghardik. atau merokok d) Peserta tidak meninggalkan tempat sampai acara selesai e) Peserta meminta izin dengan mengacungkan tangan ketika ingin ke toilet f) Seluruh peserta harus bermain secara sportif g) Peserta harus menerima keputusan dan hasil akhir. Tata Tertib Tak a) Peserta bersedia mengikuti Terapi Aktifitas Kelompok b) Peserta hadir 5 menit sebelum acara dimulai c) Peserta tidak boleh makan. 9.8. 3) Perubahan perilaku klien setelah melakukan therapi aktivitas kelompok 7 .

LEMBAR EVALUASI KEMAMPUAN PASIEN BERKENALAN DENGAN TEMANNYA A s p e k Y a n g D i a m a t i N o Nama Pasien Mampu berkenalan dengan temannya Mampu bercakap-cakap dengan orang lain Mengikuti kegiatan sampai selesai 1 2 3 4 5 6 Petunjuk:  Tulis nama klien yang mengikuti TAK  Untuk tiap klien semua aspek dinilai dengan memberi tanda contreng dan jika ditemukan pada klien atau tanda strip jika tidak ditemukan dokumentasi. 70% klien mampu bercakap-cakap dengan orang lain 3. Kriteria Hasil: 1. 83% klien mampu berkenalan dengan temannya 2. 100% klien mampu mengikuti kegiatan sampai selesai 8 .

Tempat : Ruang TAK Melati e.kun fatanafi 9 . Tim Terapi Leader Sesi 1 :Arin Nasrikhusna Uraian tugas :  Mengkoordinasi seluruh kegiatan  Memimpin jalannya terapi kelompok  Memimpin diskusi Co-leader Sesi 1 : Arif tri widodo Uraian tugas :  Membantu leader mengkoordinasi seluruh kegiatan  Mengingatkan leader jika ada kegiatan yang menyimpang  Membantu memimpin jalannya kegiatanMenggantikan leader jika terhalang tugas Observer Sesi 1 : ilham khudriyansah Uraian tugas :  Mengamati semua proses kegiatanyang berkaitan dengan waktu. Waktu : Pkl. 20 Mei2018 b. TAK STIMULASI ISOLASI SOSIAL Sesi 2: Belajar Bercakap-cakap 1. Alokasi waktu : Perkenalan dan pengarahan (5 menit) Terapi kelompok (20 menit) Penutup (5 menit) d.00 – 09. Pelaksanaan a. Jumlah klien : 4 orang f. tempat dan jalannya acara  Melaporkan hasil pengamatan pada leader dan semua anggota kelompok dengan evaluasi kelompok Fasilitator Sesi 1 :M.30 WIB c. Hari/Tanggal : Senin. 08.

Persiapan 1) Memilih dan membuat kontrak dengan klien sesuai indikasi klien yang menarik diri yang telah mengikuti TAK. dan panggilan terapis 2) Evaluasi/validasi a) Menanyakan perasaan klien saat ini b) Menanyakan apakah telah mencoba berkenalan dengan orang lain 3) Kontrak a) Menjelaskan tujuan kegiatan. 2) Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan b. Terapis dan klien posisi berdiri membentuk lingkaran b. Tujuan a. Tahap kerja 1) Hidupkan musik dan edarkan bola berlawanan dengan arah jarum jam 10 . Diskusi dan tanya jawab 6. Klien mampu berinteraksi dengan orang lain 3. yaitu mampu memperkenalkan diri b) Menjelaskan aturan main c. Dinamika kelompok b. Setting a.2. Metode a. Klien mampu bercakap-cakap dengan orang lain b. Orientasi 1) Salam terapeutik a) Salam dari terapis b) Perkenalan nama. Langkah kegiatan a. Ruangan nyaman dan tenang 4. musik 5. Media bola kecil.

leader harus memfokuskan pembicaraan c) Bila ada anggota yang menggunakan kekerasan fisik. maka melibatkan perawat ruangan 8. maka anggota kelompok yang bersangkutan harus membicarakan dengan anggota kelompok lain e) Bila ada anggota diskusi diam. maka leader harus memberitahukan anggota tersebut dan mengatur mereka berbicara langsung kepada kelompok b) Bila dalam kegiatan tersebut ada anggota yang membicarakan hal lain dalam diskusi. dimulai dari terapis sebagai contoh. angota kelompok yang memegang bola mendapat giliran untuk bertanya tentang kehidupan pribadi anggota kelompok yang ada disebelah kanan dengan cara: memberi salam. Tata Tertib TAK a) Peserta bersedia mengikuti Terapi Aktifitas Kelompok 11 . pekerjaan. menanyakan kehidupan pribadi (orang terdekat/dipercayai. 2) Pada saat musik dimatikan. Program antisipasi a) Bila anggota menghindar setiap pertemuan. 3) Ulangi a dan b semua anggota kelompok mendapat giliran 4) Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan d. Tahap terminasi 1) Evaluasi a) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK b) Terapis memberikan pujian atas keberhasilannya 2) Tindak lanjut Menganjurkan tiap kelompok bercakap-cakap tentang kehidupan dengan orang lain pada kehidupan sehari-hari Memasukkan kegiatan bercakap-cakap pada jadwal kegiatan harian klien 3) Kontrak yang akan datang a) Menyepakati kegiatan TAK yang akan datang b) Menyepakati waktu dan tempat 7. maka leader menegaskan bahwa hal tersebut tidak dikehendaki d) Bila ada anggota kelompok keluar dari kegiatan therapi kelompok. maka fasilitator harus berberan aktif f) Bila ada hal-hal di luar perencanaan. memanggil nama panggilan.

atau merokok d) Peserta tidak meninggalkan tempat sampai acara selesai e) Peserta meminta izin dengan mengacungkan tangan ketika ingin ke toilet f) Seluruh peserta harus bermain secara sportif g) Peserta harus menerima keputusan dan hasil akhir. 12 .b) Peserta hadir 5 menit sebelum acara dimulai c) Peserta tidak boleh makan. minum.

70% klien mampu menanyakan keadaan temannya 3. dan memanggil nama panggilan temannya Mampu menanyakan kehidupan temannya Mengikuti kegiatan sampai selesai 1 2 3 4 5 6 Petunjuk:  Tulis nama klien yang mengikuti TAK  Untuk tiap klien semua aspek dinilai dengan memberi tanda contreng dan jika ditemukan pada klien atau tanda strip jika tidak ditemukan dokumentasi. Kriteri Hasil 1. 100% klien mampu mengikuti kegiatan sampai selesai 13 . 83% klien mampu memberi salam dan memanggil nama temannya 2. LEMBAR EVALUASI KEMAMPUAN PASIEN BERCAKAP-CAKAP DENGAN ORANG LAIN A s p e k Y a n g D i a m a t i N o Nama Pasien Mampu memberi salam.