You are on page 1of 2

Contohnya adalah penelitian: pengaruh kelas ber-AC terhadap daya tahan belajar meditasi.

Terdapat
kelompok murid yang menggunakan ruang kelas ber-AC untuk belajar meditasi duduk. Kemudian diukur
daya tahan meditasi duduknya. Pengaruh ruang kelas ber-AC diukur dengan membandingkan daya tahan
belajar meditasi sebelum menggunakan ruang kelas ber-AC. Misalnya sebelum menggunakan kelas ber-
AC, siswa hanya tahan duduk meditasi selama 15 menit, kemudian setelah menggunakan ruang kelas
ber-AC siswa dapat duduk selama 45 menit. Jadi pengaruh ruang kelas ber-AC terhadap daya tahan
belajar meditasi adalah 45 - 15 = 30 menit.

One Group Pretest-Posttest

Peneliti sebelumnya memberikan pre-test kepada kelompok yang akan diberikan perlakukan. Kemudian
peneliti melakukan perlakuan atau treatment. Setelah selesai perlakuan, peneliti memberikan post-test.
Besarnya pengaruh perlakuan dapat diketahui secara lebih akurat dengan cara membandingkan antara
hasil pre-test dengan post-test. Untuk memudahkan memahami paradigma penelitian ini dapat dilihat
pada gambar di bawah ini:

O1 X O2

Keterangan:

O1 = nilai pretest (sebelum perlakuan misalnya bimbingan belajar)

O2 = nilai postest (setelah perlakuan misalnya bimbingan belajar)

Pengaruh bimbingan belajar terhadap prestasi belajar diperoleh dengan cara O2 - O1

Intact-Group Comparison

Ada satu kelompok yang diteliti, tetapi kelompok tersebut kemudian dibagi menjadi dua. Setengah
kelompok pertama disebut kelas eksperimen karena menerima perlakuan, sedangkan setengah
kelompok selanjutnya disebut kelas kontrol karena tidak diberikan perlakuan. Paradigma penelitian ini
dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

X O1

O2

maka validitas internal penelitian menjadi lemah. Satu kelas diberikan pembelajaran dengan demontrasi.O2 Contohnya adalah pengaruh metode demontrasi terhadap kemampuan siswa memimpin puja bhakti dalam pelajaran pendidikan agama Buddha. maka kesimpulannya adalah metode demonstrasi berpengaruh positif terhadap kemampuan siswa memimpin puja bhakti. kelas yang lain diberikan pembelajaran dengan ceramah. Bila kemampuan siswa yang diajar dengan menggunakan metode demonstrasi lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan siswa yang diajar dengan metode ceramah. bahwa penelitian dengan desain ini masih memungkinkan adanya pengaruh dari variabel luar dan sulit dikontrol.Keterangan: O1 = Hasil pengukuran setengah kelompok yang mendapat perlakuan O2 = Hasil pengukuran setengah kelompok yang tidak mendapat perlakuan Pengaruh perlakuan adalah O1 . . Sesuai dengan penjelasan di atas. Setelah tiga bulan kemampuan siswa diukur. Ada dua kelas yang mendapat pelajaran pendidikan agama Buddha.