You are on page 1of 21

LAMPIRAN 1 AYO CUCI TANGAN 6 LANGKAH

LAPORAN PENDAHULUAN

AYO CUCI TANGAN 6 LANGKAH

Disusun untuk Memenuhi Tugas Pendidikan Profesi Ners Departemen
Komunitas

Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Kota Malang

Oleh :

Kelompok 4A

MAHASISWA PRAKTIK PROFESI NERS

(KELOMPOK 4A)

PUSKESMAS KENDALSARI

PROGRAM PROFESI NERS

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2017

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat
adalah diare, terutama pada bayi dan anak di Indonesia. Menurut Simadibrata
(2006) diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau
setengah cair (setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya
lebih dari 200 gram atau 200 ml/24 jam.
Anak-anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap diare
dan cuci tangan merupakan tindakan pencegahannya. Melakukan cuci tangan
pakai sabun dengan benar dapat menurunkan angka kejadian diare hingga 23
- 40% (Huberts, 2016). Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara
paling efektif untuk mencegah penyakit diare yang menjadi penyebab utama
kematian pada anak. Setiap tahun sebanyak 3,5 juta anak-anak diseluruh dunia
meninggal (Depkes, 2013)
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN 5 lowokwaru
terkait dengan fasilitas untuk cuci tangan terdapat satu wastafel pada bagian
kantin serta terdapat 2 kran didekat mushola, namun sebagian besar kelas
sudah terdapat baskom dan handuk tetapi air yang dibaskom jarang diganti dan
terkadang tidak terdapat air di dalam baskom serta kondisi handuk yang kotor.
Sebagian besar siswa-siswa tidak mencuci tangan dengan menggunakan air
mengalir dan sabun. Saat dilakukan wawancara dengan 5 siswa, didapatkan
data bahwa mereka jarang sekali mencuci tangan sebelum makan atau pun
setelah dari kamar mandi. Selain itu, didapatkan data bahwa beberapa siswa
sudah bisa mempraktikkan cara mencuci tangan akan tetapi untuk urutan 6
langkah belum benar. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah,
didapatkan data bahwa 3 tahun yang lalu sudah pernah dilakukan penyuluhan
cuci tangan pada siswa kelas 3, 4, dan 5.
Cuci tangan memang hal yang dianggap sepele bagi anak-anak,
mereka sering sekali melupakannya meskipun itu dapat mempengaruhi kondisi
kesehatannya padahal mencuci tangan bertujuan untuk membuat tangan
menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman dengan sabun dikenal juga
sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena
tangan merupakan agen yang membawa kuman dan menyebabkan pathogen

Siswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan cuci tangan 6 langkah dengan benar dan gosok gigi. Oleh karena itu perlu diadakan penyuluhan terkait pentingnya cuci tangan yang benar. 1.2.2 Tujuan 1. BAB sering dan encer.baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk dan gelas) oleh sebab itu banyak siswa yang mengeluh sakit perut. 2. berpindah dari satu orang ke orang lain.2.2 Tujuan Khusus 1. Kondisi tersebut menganggu proses belajar mengajar sehingga pada akhirnya tidak bisa mengikuti pelajaran. terlihat lemah dan susah makan. Siswa mampu menanamkan perilaku hidup sehat dengan cuci tangan 6 langkah dengan benar dan gosok gigi. Dengan gejala diare seperti panas tinggi. 1. .1 Tujuan Umum Meningkatkan status kesehatan siswa SDN 5 Lowokwaru dengan melalukan cuci tangan 6 langkah dengan benar dan gosok gigi.

00 – 60’ Persiapan panitia .2.Putro 09. 3 SDN 5 Lowokwaru 2.3 Metode Ceramah. diskusi. 2.2.Laptop .Mic .4 Susunan Acara Kegiatan Waktu Durasi Kegiatan Needlist PJ 08. 2.Koordinasi dengan test sekolah terkait .Pre tes .1 Nama Kegiatan AYO CUCI TANGAN 6 LANGKAH 2.05 .Reward 09.Lembar pre/pos .Mobilisasi ke SD .Mic .2 Sasaran Kegiatan dan Kegiatan Umum 2.MC membuka acara .Materi kegiatan penyuluhan .1 Waktu Kegiatan Sabtu.Andrik 09.Proyektor .Sound .Konsumsi terkait pelaksanaan . dan simulasi 6 langkah cuci tangan dan gosok gigi.3 Pelaksanaan Kegiatan 2.2 Kegiatan Umum Pelaksanaan penyuluhan kesehatan dan praktik cuci tangan 6 langkah serta gosok gigi 2.Cek kelengkapan .Boneka .00 .Sabun cuci peralatan tangan .3.00 – 5’ Pembukaan .Timba 6 buah .2 Tempat Kegiatan Aula SDN 5 Lowokwaru 2.3.3.1 Sasaran Kegiatan Siswa kelas 1. BAB II DESKRIPSI KEGIATAN 2. 5 Agustus 2017 2.

Rezky P PPDM : Melli A. Hanifah I.000 Ember Rp.5 Susunan Kepanitiaaan Ketua Pelaksana : Andrik Hermanto Sekertaris : Priska Rizqi Bendahara : Cici Sutaningdiah Moderator : Andrik Hermanto Pemateri : Dwi Putro.000 Konsumsi guru Rp. Elok F. 50.000 Sabun Rp.1 Pemasukan Swadaya Kelompok Rp. 20. Nuril L Fasilitator : Priska R.Pembagian konsumsi 2.Pos test .Elok 10.Boneka .Pemberian reward .6.000 .000 Total Rp.6 Anggaran Dana 2.Konsumsi . 60.Mereview kembali .Materi jajanan sehat .6.000 Total Rp.000 Konsumsi peserta Rp.000 Souvenir SDN 5 Lowokwaru Rp.Ember + sabun cuci tangan 10.35 – 25’ Penutup .2 Pengeluaran Form pre dan post test Rp.000 Doorprise Rp. Dwi P. 20.35 . 45. 180. 600.Reward materi . 50. Priska.00 .000 2. Nuril L. 80. Shannastaniar A 2.Praktik cuci tangan . Hanifah I. 455. Shannastaniar A. 09. Melli A Observer : Cici.Andrik 11. Rezky P.Drama cuci tangan sehat .Ppt jajanan . Cici S.05 – 90’ Materi .

Peserta mengetahui dan memahami hubungan cuci tanan dengan diare 2. 2.1 Tujuan Intruksional Umum Setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada kelompok siswa. dan simulasi 6 langkah cuci tangan . 27 Agustus 2017 Jam : Pukul 09.5 Metode ceramah. cuci tangan dan gosok gigi. Peserta menerapkan cuci tangan dengan benar sesuai waktu-waktu yang tepat 4. Praktik cuci tangan dan gosok gigi. 2. Sasaran : siswa kelas 1. poster.4 Media Power Point. diskusi. 3 SDN 5 Lowokwaru Tempat : aula SDN 5 Lowokwaru Hari. SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok Bahasan : Pelaksanaan penyuluhan kesehatan dan praktik cuci tangan 6 langkah dan gosok gigi.00 – 12. Tanggal : Minggu. 3.3 Sub Pokok Bahasan 1. Peserta dapat mengaplikasikan langkah-langkah cuci tangan sesuai prosedur 5. boneka tanggan.2 Tujuan Instruksional Khusus Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan terkait pencegahan diare peserta mampu sebagai berikut: 1. Drama interaktif tentang cuci tangan. Pelaksanaan penyuluhan kesehatan jajanan sehat. 2. Peserta mengetahui dan memahami pengertian dari cuci tangan 2. video dan demo 2.00 WIB Alokasi Waktu : 3 jam 2. diharapkan mereka mampu mengaplikasikan cuci tangan yang benar sebagai tindakan untuk mencegah terjadinya diare 2. Peserta mengetahui dan memahami manfaat dari cuci tangan 3.

Peserta mendengarkan dan memperhatikan 2. Peserta mendengar tangan. Pembukaan 5 menit a.2. Peserta mendengar macam-macam dan memperhatikan makanan sehat g. Memberikan memperhatikan penghargaan atas video yang respon peserta ditayangkan . Peserta mendengar menggunakan meliputi manfaat dan dan memperhatikan boneka dampak tidak cuci c.6 Materi Terlampir 2. Peserta kontrak waktu memperhatikan penyuluhan serta merespon c. tangan dengan dan memperhatikan ilustrasi cuci menggunakan d. Peserta cuci tangan mendegarkan dan c. Pelaksanaan 90 menit a. Drama interaktif a. Peserta mendengar tangan dengan boneka tangan dan memperhatikan video dan · Menampilkan video e. Menjelaskan tujuan dan b.7 Kegitan Penyuluhan No Acara Waktu Kegiatan Perawat Kegiatan Peserta Media Yang Digunakan 1. Mengucap salam. Menggali pemahaman dan memperhatikan peserta tentang manfaat h. b. Peserta edukasi tentang cuci mengemukakan tangan bersih pendapat · Menampilkan tentang f. Menjelaskan judul materi terhadap pembelajar c. a. Peserta mendengar Drama · Menampilkan drama dan memperhatikan interaktif edukasi cuci tangan b. Peserta menjawab Ceramah memperkenalkan diri salam. Peserta mendengar b.

peserta untuk b.8. b.1 Kriteria Evaluasi Struktur a. Peserta mendengar penghargaan atas dan memperhatikan respon peserta f. Penyuluh mencari literatur mengenai cuci tangan. diberikan oleh b. Peserta melakukan simulasi cuci tangan 6 langkah sesuai prosedur secara bersama-sama . Proyektor. Peserta melakukan mempraktekan cuci simulasi cuci tangan tangan berdasarkan c. disampaikan d. Peserta langkah-langkah yang mendengarkan telah dijelaskan memperhatikan c. Penyuluhan dilakukan dengan sesuai pengorganisasian 2. diharapkan telah mempersiapkan mengenai materi.2 Kriteria Evaluasi Proses: a. 2. b. d. Peserta melakukan dari peserta kapan waktu simulasi cuci tangan yang tepat untuk cuci bersama-sama tangan dengan pemateri e. Menggali pemahaman i.8. Pemateri menyimpulkan materi yang telah d. Menjawab Ceramah hal-hal yang telah pertanyaan yang disampaikan. Laptop dan Speaker). c. Mengucapkan terimaksih dan memberi salam. c. Penyuluh membuat SAP mengenai cuci tangan. Menjawab salam. Menanyakan kembali a. Penutupan 15 menit a. Peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Memberikan j. Peserta memberikan umpan balik ketika diberi pertanyaan d. Peserta aktif dalam mengikuti penyuluhan kesehatan. Mengajak perserta untuk melakukan simulasi cuci tangan yang benar 3. Pemateri meminta penyaji. Ruangan. sarana dan prasarana yang digunakan (LCD.8 Kriteria Evaluasi 2.

dan Praktik. S. Vol. Profil kesehatan Indonesia 2009. 70% peserta yang mengikuti acara kegiatan penyuluhan dapat mempraktekkan cara cuci tangan dengan benar dengan mengunakan checklist cuci tangan 6 langkah dan gosok gigi. 2011. 2011. Jakarta: Departemen Kesehatan RI Ilham Habib Djarkoni.go.8. Jakarta: ECG Tahir. 2007. b. Materi 2. Blitar: Instalasi Gizi Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu . Materi Penyuluhan Gizi Massal (Pastoral Care). 2. (2008). Kementrian Kesehatan RI. 2005. Pedoman Umum Gizi Seimbang. Lampus. Jakarta: Departemen Kesehatan RI Depkes Ri. Lembar evaluasi 3. Proses. Jakarta: Buletin jendela data dan informasi kesehatan. 2003. 2. From http://www. B. dkk. Cuci Tangan Pakai Sabun Dapat Mencegah Berbagai Penyakit. Departemen Kesehatan RI. Jakarta: Media Jaya. Kesehatan Situasi Diare di Indonesia. Hubungan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Kejadian Diare Di SD Advent Sario Kota Manado. Media 2. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik: Volume 2 Nomor 3 Agustus 2014.depkes. II Triwulan II. Potter and Perry. 2014. Yoesrianto.9 Lampiran 1. Peserta mampu menjawab 70% soal post test dengan benar.id Depkes RI. 2009. Panduan Penyelenggaraan Hari Cuci Tangan Sedunia.10 Daftar Pustaka Departemen Kesehatan RI.3 Kriteria Evaluasi Hasil a. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep.

Cara Cuci Tangan Yang Benar Mencuci tangan yang baik dan benar adalah menggunakan sabun dan air yang mengalir. jari. 2. Waktu Yang Tepat Untuk Cuci Tangan Menurut Kemenkes (2011) waktu yang tepat untuk cuci tangan adalah a) Sebelum makan b) Setelah BAK dan BAB c) Sebelum menyusui d) Sebelum menyiapkan makan e) Setelah menceboki bayi f) Setelah kontak dengan hewan 4. 3. 2001).. kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh. a) Menghilangkan dan mencegah kontaminasi kuman dan bakteri yang menempel pada tangan. b) Mencegah terjadinya penyakit diare c) Memelihara tekstur dan integritas kulit tangan tetap baik. Cuci tangan paling sedikit 10-15 detik akan memusnahkan mikroorganisme transient paling banyak dari kulit. Materi Penyuluhan Cuci Tangan 1. Pengertian Cuci Tangan Menurut DEPKES 2007. d) Pada saat makan. Menurut Perry & Potter (2005).al. et. mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepaskan kotoran dan debris dari kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air. serta kuku-kuku kita. Manfaat Cuci Tangan Menurut DEPKES 2007 merupakan salah satu unsur pencegahan dan mengurangi penularan infeksi. Cuci tangan adalah proses membuang kotoran dan debu secara mekanik dari kulit kedua belah tangan dengan memakai sabun dan air (Tietjen. yang bisa menimbulkan penyakit (Depkes RI. 2004). Mencuci tangan merupakan teknik dasar yang paling penting dalam pencegahan dan pengontrolan infeksi. Langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar sebagai berikut: .

Bersihkan kedua pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar. Hal yang perlu diingat adalah (Depkes. kemudian diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu (Kemenkes RI. Jangan gunakan handrub berbasis alkohol jika tangan terlihat kotor. Macam-Macam Cuci Tangan Kebersihan tangan merupakan hal yang paling penting untuk mencegah penyebaran infeksi. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan e. Jangan lupa jari-jari tangan. . Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan . Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian c. jika tangan tidak terlihat ternoda. gosok sela-sela jari hingga bersih d. 2014) 5.2009) a. b) Gunakan handrub berbasis alkohol (20-30 detik) secara rutin untuk dekontaminasi tangan. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian f. ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut b. 2008): a) Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir (40-60 detik) bila tangan terlihat kotor atau terkontaminasi dengan bahan-bahan protein. Berikut ini merupakan prosedur cuci tangan 6 langkah : (Depkes.

Pada kondisi ini cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan keringkan dengan lap / handuk tisu sekali pakai. Letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok perlahan . Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian 3. e) Pastikan tangan kering sebelum memulai kegiatan LEMBAR CHECKLIST CUCI TANGAN 6 LANGKAH Prosedur 6 Lagkah Cuci Tangan No Tindakan Cek List 1.Bersihkan kedua pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan 5. Jangan lupa jari-jari tangan. c) Cuci tangan dengan air dan sabun setiap kali setelah menggunakan handrub 5-10 kali untuk mengurangi penumpukan “emolien” akibat penggunakan handrub berulang d) Jangan gunakan produk berbasis alkohol setelah menyentuh kulit yang tidak utuh. darah atau cairan tubuh. Apa manfaat mencuci tangan ? a) Mencegah terjadinya penyakit diare b) Membuat tangan lembab c) Membuat tangan harum . gosok sela-sela jari hingga bersih 4. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian 6. kemudian diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu (Kemenkes RI. ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut 2. 2014) SOAL PRE DAN POST TEST 1.

Sabun b. Handuk . Kapankah kita harus mencuci tangan? a. 6 c. Sebelum masuk kelas c. Ada berapa langkah cuci tangan yang baik dan benar? a. Air baskom c. Apa saja yang dibutuhkan untuk mencuci tangan? a.2. Sebelum makan b. 7 4. 5 b. Setelah mandi 3.

di stasiun. pada umumnya makanan jajanan terbagi menjadi empat kelompok yaitu : 1. Makanan jajanan yang juga dikenal sebagai street foods adalah jenis makanan yang dijual di kaki lima. Secara prinsip. 2000). pinggiran jalan. 3. . Jajanan sehat adalah jajanan yang bergizi dan tidak mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh. 2. melon. makanan jajanan pada umumnya mengandung tinggi karbohidrat. 4. semut. serta lokasi yang sejenis. kue-kue. jumlah sel otak berkurang. kecoa dan binatang lain yang dapat membawa kuman penyakit. dan hotel. 2. Buah-buahan segar seperti mangga. rumah makan atau restoran. akan menyebabkan perubahan metabolisme dalam otak. 3. B. selain itu keamanan dan kesehatan dari jajanan tersebut masih sangat diragukan. dan terjadi ketidak sempurnaan biokimia dalam otak sehingga berpengaruhterhadap perkembangan kecerdasan dan fungsi kognitif anak (Anwar. Bebas dari lalat. Penganan atau snack seperti makanan kemasan. Menurut Moehji (2000). tempat pemukiman. mie ayam. di pasar. Minuman seperti berbagai macam es dan minuman kemasan. MATERI JAJANAN SEHAT A. Ciri-Ciri Jajanan Sehat Makanan jajanan sehat adalah makanan yang memiliki ciri sebagai berikut: 1. sehingga membuat cepat kenyang. sehingga mengakibatkan ketidakmampuan berfungsi secara normal. Makanan yang tidak cukup mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan anak. Bebas dari kotoran dan debu lain. Makanan yang dikukus. Makanan utama atau main dish seperti bakso. kekurangan gizi menyebabkan pertumbuhan terganggu. Pada keadaan yang lebih berat dan kronis. direbus atau digoreng menggunakan panas yang cukup artinya tidak setengah matang. Pengertian Jajanan Sehat Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga.

Bentuknya bisa berupa virus. Bahaya jajanan dalam hal fisik antara lain adalah benda asing yang ada dalam makanan. Makanan jajanan yang terbuka hendaklah dilakukan dengan menggunakan sendok. Menggunakan makanan yang bersih. Tidak menggunakan bahan pewarna yang dilarang. 2. Sedangkan makanan jajanan yang aman merupakan makanan yang mempunyai syarat-syarat sebagai berikut: 1. 6. 5. rambut. singkong racun dan lainnya. Karena mikroba jenis ini akan bisa menyebabkan keracunan makanan. 2. pestisida dan lainnya yang tentunya akan membahayakan kesehatan anak atau dapat juga diakibatkan racun dari bahan makanan itu sendiri seperti halnya jamur racun. Zulaimah. 6. parasit atau pun bakteri. 3. Kecuali makanan jajanan yang di bungkus plastik atau daun. Makanan yang sehat harus memiliki ciri sebagai berikut seperti yang pernah diutarakan oleh Dra. 4. Tidak menggunakan bahan pengawet yang dilarang. potongan plastik maupun yang lainnya. Tidak menggunakan bahan pengganti rasa manis atau pengganti gula. Bahaya biologis maksudnya adalah dapat disebabkan mikroba patogen. Disajikan dengan menggunakan alas yang bersih dan sudah dicuci lebih dahulu dengan air bersih. demikian pula lap kain yang digunakan untuk mengeringkan alat-alat itu supaya selalu bersih. 4. . Tidak menggunakan bumbu penyedap masakan atau vetsin yang berlebihan. Tidak menggunakan bahan kimia yang dilarang. 5. kimia dan biologis. jangan mengambil makanan dengan tangan. 1. Bahaya kimia Makanan antara lain adalah merupakan dan adanya pencemaran zat kimia seperti halnya cairan pembersih. 3. garpu atau alat lain yang bersih. serangga yang mati. Tidak menggunakan air yang dimasak dengan tidak matang. Seperti halnya kuku. Msi..Apt selaku Kepala BPOM Semarang yaitu terbebas dari bahaya fisik.

Bersih 2. 8. got. jika jajan rasanya sudah agak asam jajanan tersebut sudah tidak layak di konsumsi (Ed) 7. Cara Memilih Jajanan Sehat 1. Manfaat Jajanan Sehat Manfaat jajanan sehat diantaranya: 1. Pertumbuhan dan perkembangan yang optimal 2. Aroma makanan Ada baiknya kita mencium aroma makanan atau jajanan yang akan kita beli. Sehat. jika jajanan memiliki warna yang terang atau cerah. Masih segar Perhatikan kualitas makanan. Terhindar dari berbagai penyakit 3. Tidak bekas dipegang-pegang orang 5. Perhatikan warna dari jajanan tersebut. Tidak menggunakan bahan makanan yang sudah busuk atau yang sebenarnya tidak boleh diolah. jika aromanya sudah apek atau seperti basi. apakah masih segar atau sudah berjamur yang bisa menyebabkan keracunan. bisa jadi jajanan tersebut menggunakan perwarna kimia bukan perwarna alam 8. Tidak menggunakan bahan makanan atau bahan lain yang belum dikenal oleh masyarakat. maka makanan tersebut bisa dipastikan sudah terkandung bakteri didalamnya 9. misalnya telah tercemari oleh obat serangga atau zat kimia yang berbahaya. Tidak menggunakan bahan makanan yang tidak dihalalkan oleh agama. C. debu dan asap kendaraan bermotor 3. Amati komposisinya Bacalah dengan teliti adakah kandungan bahan-bahan makanan tambahan yang berbahaya dan bisa merusak kesehatan 6. dapat melakukan aktivitas tanpa gangguan D. Makanan yang sudah berjamur menandakan proses tidak berjalan dengan baik atau sudah kadaluarsa 10. Tertutup 4. Jauh dari tempat sampah. 7. 9. Cicipi rasanya. Tidak digoreng dengan minyak goreng yang sudah keruh .

kejang-kejang. muntah) g. karena saat ini banyak penjaja minuman yang mencampurkan es batu untuk pendingin ikan ke dalam minuman agar menjadi dingin. 11. zat pengawet. diare. sakit perut. dan zat pewarna buatan yang berlebihan 12. sulit bicara. tidak bisa kencing. Dikemas dengan plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman 15. Timah (pikiran kacau. kematian) e. lemah. selera makan terganggu. pingsan. basi atau beracun. diare) . mual. Makanan tidak bergizi (Gangguan berfikir makanan mengandung mikroba. muntah darah. kerusakan ginjal. pingsan. Dampak dari Jajanan Tidak Sehat a. kematian) d. mual. Bahan pengenyal boraks (demam. kencing darah. Lihat tanggal kadaluwarsa 16. tidak ingin bermain. Es batu tersebut sangat tidak layak konsumsi karena dibuat dengan air biasa dan harganya pun jauh lebih murah. Tidak dibungkus dengan kertas bekas atau koran 14. Pewarna tekstil: Rhodamine B ( pertumbuhan lambat. mual. f. Bahan pengawet: formalin (sakit perut. Tidak mengandung zat pemanis. muntah. 17. Cermati minuman dingin yang dimasukan es batu. muntah. zat penyedap. Bau tidak apek atau tengik 13. Penambah rasa: Monosodium Glutamat (MSG) (pusing. Pemanis buatan: sakarin (kanker kandung kemih) b. hingga akhirnya menyebabkan kematian). gelisah) c. Terdaftar di BPOM Jajan yang layak untuk dikonsumsi yaitu jajan yang sudah mendapat izin dagang dari BPOM E.

pembimbing klinis. dan kepala sekolah SDN 5 Lowokwaru. panitia membagikan lembar pre-test kepada seluruh peserta.30 WIB di SDN 5 Lowokwaru. 569117. . TEKNILOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS KEDOKTERAN Jalan Veteran Malang – 65145 Telp.fk@ub. 567192 Fax (62)(0341) 564755 e-mail: sekr. Setelah penampilan drama interaktif.ub. (0341) 551611 Pes.ac. KEMENTRIAN RISET. dan 3 yang didampingi oleh wali kelas masing-masing.00 WIB Tempat : SDN 5 Lowokwaru Pemateri : Semua anggota kelompok 4A Jumlah Peserta : 75 Siswa Kronologis Acara : Acara di mulai pada pukul 09. Setelah perkenalan. peserta ditunjukkan video cuci tangan yang diseritai dengan lagu yang menyenangkan. Seluruh peserta diminta untuk berdiri dan bernyanyi bersama sambil mempraktikkan 6 langkah cuci tangan yang benar. 5 Agustus 2017 Pukul : 09.id http:fk. Malang. 213. Peserta yang hadir terdiri dari adik-adik kelas 1.00 – 12.214.id JAWA TIMUR .ac. 2. acara dilanjutkan dengan penampilan drama interaktif menggunakan boneka tangan. Acara yang selanjutnya adalah penyuluhan tentang cara menggosok gigi dengan benar dan tentang jajanan sehat.30 yang diisi dengan perkenalan dari mahasiswa kepada adik-adik SDN 5 Lowokwaru. Selesai pre-test. Di akhir cerita. Acara dimulai dengan pembukaan pada pukul 09.INDONESIA Berita Acara Kegiatan Musyawarah Masyarakat Nama Kegiatan : Ayo Cuci Tangan 6 Langkah ! Hari/Tanggal : Sabtu. anak SD tersebut diajarkan oleh perawat tentang 6 langkah cuci tangan yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta SDN 5 Lowokwaru. Drama tersebut menceritakan tentang kisah seorang anak SD yang membeli jajanan tidak sehat hingga akhirnya anak tersebut terkena diare dan dibawa ke puskesmas oleh kedua orangtuanya.

Ibu guru wali kelas tampak aktif mengajak anak didiknya selama acara berlangsung f. Setelah proses interaktif learning tersebut selesai. e. Peserta sangat antusias ketika diminta untuk menjelaskan gambar yang benar dan yang tidak benar d. Evaluasi Struktur a. Media dan materi tersedia dan memadai. Seluruh peserta mengikuti kegiatan mulai dari awal hingga akhir acara. dan jajanan sehat. Kepala sekolah dan guru-guru SDN 5 Lowokwaru tampak antusias selama kegiatan berlangsung . kemudian dilakukan post-test tentang pengetahuan peserta mengenai cuci tangan. Ruangan kondusif untuk kegiatan penyuluhan b. Bagi adik-adik yang berani menjawab akan diberikan buku tulis dan pensil sebagai tanda apresiasi. Peserta yang hadir sebanyak 100% yaitu sebanyak 75 siswa dari kelas 1. Peserta diminta untuk berani maju ke depan dan menjelaskan mana gambar yang benar dan disertai dengan alasannya. Setelah setiap anak mempraktikkan 6 langkah cuci tangan. Peserta tampak ramai ketika diberi penyuluhan menggosok gigi dan jajanan sehat c. Evaluasi : 1. Selesai post- test. setiap siswa diajak keluar untuk mempraktikkan 6 langkah mencuci tangan dengan benar yang didampingi oleh panitia. mereka akan diberi konsumsi berupa susu dan kemudian diizinkan untuk pulang. dan 3. c. 2. menggosok gigi.2. Evaluasi Proses a. Peserta memperhatikan dan mendengarkan ketika drama interaksi berlangsung b. ditampilkan beberapa contoh gambar yang salah dan yang benar. Pada presentasi.

diperoleh hasil adanya peningkatan yang signifikan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. b.Kep NIM. Presentase pre-test menunjukkan siswa dengan skor benar 5 ada 11%. diperoleh hasil sebanyak 67% (50 0rang) dapat mempraktekkan 6 langkah cuci tangan secara berurutan. c.3. dan hasil post-test siswa degan skor benar 5 meningkat menjadi 46%. Malang. S. Setelah dilakukan penyuluhan gosok gigi. 5 Agustus 2017 Ketua Kelompok Andrik Hermanto. Evaluasi Hasil a. Berdasarkan hasil observasi pada setiap anak yang mempraktikkan 6 langkah cuci tangan. Sedangkan 33% (25 orang) belum bisa mempraktekkan 6 langkah cuci tangan secara berurutan. Diperoleh adanya peningkatan pengetahuan siswa SDN 5 Lowokwaru sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan mengenai 6 langkah cuci tangan dan jajanan sehat. 135070207131002 . Presentase siswa dengan pengetahuan rendah mengenai gosok gigi sebelum penyuluhan ada 35% (27 orang) menurun menjadi 18% (14 orang) dengan pengetahuan rendah setelah diberikan penyuluhan gosok gigi.

Foto bersama kepala sekolah dan guru SDN 5 Lowokwaru . Gb 5 & 6. Praktik mencuci tangan yang Gb 3. Peserta penyuluhan terdiri dari kelas 1. Penampilan drama interaktif Gb 2. 2. Gb 4.LAMPIRAN DOKUMENTASI Gb 1. Peserta mengisi lembar pre-test didampingi oleh pembimbing klinik sebelum acara penyuluhan dimulai. dan kelas 3.