You are on page 1of 2

Soal Latihan Akuntansi SAP3

Selesaikan soal di bawah ini!

1. KPA BA BUN 999.04 melakukan pengeluaran kas yang membebani rekening khusus dalam
rangka pemberian pinjaman kepada debitur sesuai dengan SPM/SP2D pengeluaran pembiayaan
pemberian pinjaman sebesar Rp12 miliar, dan menambah nilai outstanding piutang pokok
pemberian pinjaman sebesar Rp12 miliar. Bagaimana pencatatannya?
2. KPA BA BUN 999.04 melakukan pengesahan pemberian pinjaman yang ditarik melalui tata cara
pembayaran langsung dalam rangka pemberian pinjaman kepada debitur sesuai dengan SP3
sebesar Rp25 miliar, dan menambah nilai outstanding piutang pokok pemberian pinjaman
sebesar Rp25 miliar. Bagaimana ayat jurnal yang perlu dibuat oleh KPA BA BUN?
3. Terhadap Subsidiary Loan Agreement (SLA) Number 0101A sebesar Rp1,5 milyar, pada tanggal
pelaporan tahunan 31 Desember 20X1 terdapat bagian pokok piutang pemberian pinjaman yang
akan jatuh tempo cicilan piutangnya sebesar Rp135 juta pada 12 (dua belas) bulan yang akan
datang. Atas SLA tersebut diterbitkan invoice penagihan piutangnya ke debitur. Berdasarkan
setelmen penerimaan kas transaksi pemberian pinjaman, terdapat identifikasi kas sebesar Rp
135 juta sebagai penerimaan atas cicilan piutang SLA 0101A pada tanggal 2 Maret 20X2.
Bagaimana ayat jurnal yang perlu dibuat oleh KPA BA BUN? Bagaimana penyajian piutang
dalam neraca per 31 Desember 20X1?
4. Neraca parsial UAKPA BUN 999.04 per 31 Desember 20X2 menyajikan angka sebagai berikut:
 Piutang Jangka Panjang Pemberian Pinjaman Rp157.500.000.000.
 Penyisihan Piutang Pemberian Pinjaman Tak Tertagih Rp32.500.000.000.
 Piutang Jangka Panjang Pemberian Pinjaman yang akan jatuh tempo di tahun 20X3 adalah
Rp12.500.000.000
 Tidak ada saldo awal Bagian Lancar Piutang dan Penyisihan Piutang atas Bagian Lancar
Piutang Jangka Panjang Pemberian Pinjaman
Berdasarkan hasil analisis kualitas piutang, Piutang Jangka Panjang Pemberian Pinjaman
sebesar Rp157.500.000.000 dinilai sebagai berikut:
 Piutang dengan kualitas lancar merupakan piutang yang akan jatuh tempo tahun 20X3 yaitu
sebesar Rp12.500.000.000
 Piutang dengan kualitas kurang lancar sebesar 20% dari saldo Piutang Jangka Panjang
setelah dikurangi piutang yang akan jatuh tempo tahun 20X3
 Piutang dengan kualitas diragukan sebesar 40% dari saldo Piutang Jangka Panjang setelah
dikurangi piutang yang akan jatuh tempo tahun 20X3

dan pada tahun berjalan imbalan bunga tersebut jatuh tempo pada tanggal 1 Oktober 20X1. bagaimana ayat jurnal yang perlu dibuat? 6. Analog soal nomor 4. Buat ayat jurnal untuk pengakuan beban penyisihan piutang pemberian pinjaman tahun 20X2! 5. Pada tanggal 31 Maret 20X5 diputuskan bahwa piutang bunga pemberian pinjaman PT.04. Pada tanggal tersebut saldo penyisihan piutang bunga adalah sebesar 25% dari saldo piutang bunga. semoga tetap bahagia!  . Hitunglah estimasi piutang yang perlu disisihkan sesuai ketentuan PMK Nomor 69/PMK.  Piutang dengan kualitas macet sebesar 40% dari saldo Piutang Jangka Panjang setelah dikurangi piutang yang akan jatuh tempo tahun 20X3. Buat ayat jurnal untuk reklasifikasi piutang yang akan jatuh tempo tahun 20X3! c.2 Miliar dihapuskan dari pencatatan UAKPA BUN 999.ABC sebesar Rp 1. jika piutang dengan kualitas macet dihapuskan pada akhir tahun 20X3. Terhadap Subsidiary Loan Agreement (SLA) Number 0101A mendapatkan imbalan bunga pemberian pinjaman sebesar Rp 10 juta setiap tahun.5 milyar. Buat ayat jurnal yang dibutuhkan ! 7. KPA BUN 999. Terhadap invoice penagihan bunga pemberian pinjaman atas Subsidiary Loan Agreement (SLA) Number 0101A sebesar Rp 10 juta yang jatuh tempo pada tanggal 1 Oktober 20X1 diterima pelunasannya secara kas dari debitur. Atas imbalan bunga yang jatuh tempo tersebut telah diterbitkan invoice penagihan bunga pemberian pinjaman ke debitur. Diminta: a. Bagaimana KPA BUN mencatat pelunasan tersebut? Semangat mengerjakan. Bagaimana pencatatan atas penghapusan piutang bunga tersebut! 8.04 memperoleh informasi bahwa debitur PT ABC pada soal 7 di atas pada tahun 20X6 melunasi piutang bunga sebesar Rp1.06/2014! b.