You are on page 1of 8

Tabel 1 Standar Air Minum SNI No.

01-3553-1996

Parameter Unit Kadar tertinggi yang diizinkan


Organoleptik
Bau (Odor) - Tidak berbau
Rasa (Taste) - Tidak berasa
Warna (Colour) Pt Co scala 5
Fisika
Kekeruhan (Turbiditas) NTU 5
Padatan terlarut (Dissolved solid) mg/L 500
Kimia
pH (Derajat Keasaman) - 6.5-8.5
Kesadahan sebagai CaCO3 mg/L 150
Bahan Organik KMnO4 mg/L 1.0
Nitrat (NO3-) mg/L 45
Nitrit (NO22-) mg/L 0.005
Amonia (NH4) mg/L 0.15
Sulfat (SO42-) mg/L 200
Klorida (Cl) mg/L 250
Fluorida (F) mg/L 1.0
Sianida (CN) mg/L 0.05
Besi (Fe) mg/L 0.3
Mangan (Mn) mg/L 0.05
Klorin bebas (Cl2) mg/L 0.1
Kontaminasi logam berat
Timah (Pb) mg/L 0.005
Tembaga (Cu) mg/L 0.5
Kadmium (Cd) mg/L 0.001
Merkuri (Hg) mg/L 0.05
Arsenik (As) - -
Mikrobiologi
Total plate count (TPC) factory per ml 1 x 102
Total plate count (TPC) market per ml 1 x 105
Bakteri coliform per 100 ml 0
Bakteri salmonella sp. per 100 ml Negatif
Bakteri clostridium perfringens per ml Negatif
Tabel 2 Persyaratan Bakteriologis Kepmenkes No. 907/2002

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Air Minum
E. Coli atau fecal coli Jumlah/100ml sampel 0
Air yang masuk sistem distribusi
E. Coli atau fecal coli Jumlah/100ml sampel 0
Total bakteri coliform Jumlah/100ml sampel 0
Air pada sistem distribusi
E. Coli atau fecal coli Jumlah/100ml sampel 0
Total bakteri coliform Jumlah/100ml sampel 0
Tabel 3 Persyaratan Kimia Bahan Anorganik Kepmenkes No. 907/2002

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Alkana terklorinasi
Karbon tetraklorida μg/L 2
Diklorometana μg/L 20
1,2-dikloroetana μg/L 30
1,1,1-trikloroetana μg/L 2000
Etana terklorinasi
Vinil klorida μg/L 5
1,1-dikloroetana μg/L 30
1,2-dikloroetana μg/L 50
Trikloroetana μg/L 70
Tetrakloroetana μg/L 40
Hidrokarbon aromatik
Benzena μg/L 10
Toluena μg/L 700
Xilena μg/L 500
Benzo[a]pirena μg/L 0.7
Benzena terklorinasi
Monoklorobenzena μg/L 300
1,2-diklorobenzena μg/L 1000
1,4-diklorobenzena μg/L 300
Triklorobenzena μg/L 20
Lain-lain
Di(2-etilheksil)adipat μg/L 80
Di(2-etilheksil)ptalat μg/L 8
Akrilamida μg/L 0.5
Epiklorohidrin 0.4
Heksaklorobutadiena μg/L 0.6
EDTA μg/L 200
Tributiltin Oksida μg/L 2
Tabel 4 Persyaratan Kimia Pestisida Kepmenkes No. 907/2002

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Alaklor μg/L 20
Aldicarb μg/L 10
Aldrin/deeldrin μg/L 0.03
Atrazina μg/L 2
Bentazona μg/L 30
Karbofuran μg/L 5
Klordan μg/L 0.2
Klorotoluran μg/L 30
Tabel 5 Persyaratan Kimia Desinfektan dan Hasil Sampingannya

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Monokloramin μg/L 3
Klorin μg/L 5
Bromat μg/L 25
Klorit μg/L 200
Klorofenol – -
2,4,6-triklorofenol μg/L 200
Formaldehida μg/L 900
Trihalometana μg/L
Bromoform μg/L 100
Dibromoklorometana μg/L 100
Bromodiklorometana μg/L 60
Kloroform μg/L 200
Asam Asetat Terklorinasi μg/L
Asam dikloroasetat μg/L 50
Asam trikloroasetat μg/L 100
Kloral Hidrat
Trikloroasetaldehida μg/L 10
Asetonitril Terhalogenasi
Dikloroasetonitril μg/L 90
Dibromoasetonitril μg/L 100
Trikloroasetonitril μg/L 1
Sianogen Klorida μg/L 70
Tabel 6 Persyaratan Kimia Anorganik yang dapat Menimbulkan Keluhan pada Manusia

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Amonia μg/L 1.5
Aluminium μg/L 0.2
Klorida μg/L 250
Tembaga μg/L 1
Kesadahan μg/L 500
Hidrogen Sulfida μg/L 0.05
Besi μg/L 0.3
Mangan μg/L 0.1
pH 6.5-8.5
Natrium μg/L 200
Sulfat μg/L 250
Total zat padat terlarut μg/L 1000
Seng μg/L 3
Tabel 7 Bahan Kimia Organik yang dapat Menimbulkan Keluhan pada Manusia

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Organik
Toluena μg/L 24-170
Xilena μg/L 20-1800
Etilbenzena μg/L 2-200
Stirena μg/L 4-2600
Monoklorobenzena μg/L 10-120
1,2-diklorobenzena μg/L 1-10
1,4-diklorobenzena μg/L 0.3-30
Triklorobenzena μg/L 5-50
Deterjen μg/L 50
Desinfektan dan Hasil Sampingannya
Klorin μg/L 600-1000
2-klorofenol μg/L 0.1-10
2,4-diklorofenol μg/L 0.3-40
2,4,6-triklorofenol μg/L 2-200
Tabel 8 Radioaktivitas yang dapat Menimbulkan Keluhan pada Manusia

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Gross alpha activity (Bq/L) 0.1
Gross beta activity (Bq/L) 1
Tabel 9 Persyaratan Fisik Kepmenkes No. 907/2002

Parameter Satuan Kadar tertinggi yang diizinkan


Warna TCU 15
Rasa dan Bau - Tidak berasa dan berbau
Temperatur °C Suhu udara ± 3°C
Kekeruhan NTU 5
Sebagai acuan, terdapat standar air minum SNI No 01-3553-1996, berarti untuk air minum kontaminan
yang diperbolehkan seperti tertera pada Tabel 1. Sementara itu, persyaratan bakteriologis, bahan kimia
anorganik, kimia pestisida, kimia desinfektan dan sampingannya, kimia anorganik yang dapat
menimbulkan keluhan pada manusia, kimia organik yang dapat menimbulkan keluhan pada manusia,
radioaktivitas, dan persyaratan fisik sesuai dengan Kepmenkes No. 907/2002.

BAKU MUTU UDARA AMBIEN NASIONAL

No. Parameter Waktu Baku Mutu Metode Peralatan

Pengukuran Analisis

1 SO2 1 Jam 900 ug/Nm3 Pararosanilin Spektrofotometer


(Sulfur Dioksida) 24 Jam 365 ug/Nm3

1 Thn 60 ug/Nm3

2 CO 1 Jam 30.000 ug/Nm3 NDIR NDIR Analyzer

(Karbon 24 Jam 10.000 ug/Nm3


Monoksida)

1 Thn -

3 NO2 1 Jam 400 ug/Nm3 Saltzman Spektrofotometer

(Nitrogen 24 Jam 150 ug/Nm3


Dioksida)

1 Thn 100 ug/Nm3

4 O3 1 Jam 235 ug/Nm3 Chemiluminescent Spektrofotometer

(Oksidan) 1 Thn 50 ug/Nm3

5 HC 3 Jam 160 ug/Nm3 Flame Ionization Gas

(Hidro Karbon) Chromatogarfi


6 PM10 24 Jam 150 ug/Nm3 Gravimetric Hi - Vol

(Partikel < 10 um )

PM2,5 (*) 24 Jam 65 ug/Nm3 Gravimetric Hi - Vol

(Partikel < 2,5 um 1 Thn 15 ug/Nm3 Gravimetric Hi - Vol


)

7 TSP 24 Jam 230 ug/Nm3 Gravimetric Hi - Vol

(Debu) 1 Thn 90 ug/Nm3

8 Pb 24 Jam 2 ug/Nm3 Gravimetric Hi – Vol

(Timah Hitam) 1 Thn 1 ug/Nm3 Ekstraktif

Pengabuan AAS

9. Dustfall 30 hari

(Debu Jatuh ) 10 Gravimetric Cannister


Ton/km2/Bulan

(Pemukiman)
20
Ton/km2/Bulan

(Industri)

10 Total Fluorides (as 24 Jam 3 ug/Nm3 Spesific Ion Impinger atau


F)

90 hari 0,5 ug/Nm3 Electrode Countinous


Analyzer

11. Fluor Indeks 30 hari 40 u g/100 cm2 Colourimetric Limed Filter


dari kertas
limed filter Paper

12. Khlorine & 24 Jam 150 ug/Nm3 Spesific Ion Impinger atau

Khlorine Dioksida Electrode Countinous


Analyzer

13. Sulphat Indeks 30 hari 1 mg SO3/100 Colourimetric Lead


cm3

Dari Lead Peroxida Candle


Peroksida

Catatan :

Nomor 10 s/d 13 Hanya di berlakukan untuk daerah/kawasan Industri Kimia Dasar

Contoh : - Industri Petro Kimia

- Industri Pembuatan Asam Sulfat.


(Budi dan Sulastoro, 1999). Kualitas air dapat dikategorikan sesuai standar yang berlaku.Penggolongan
air menurut UU No: 20 TAHUN 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Airmenetapkan standar kualitas
air baku yang dibedakan dalam 4 kategori sebagai berikut :
a.Golongan A : air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa pengolahan
terlebih dahulu;
b. Golongan B : air yang dapat digunakan sebagai air baku air minum;
c. Golongan C : air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan dan peternakan;
d. Golongan D : air yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian, dan dapat dimanfaatkan
untuk usaha perkotaan, industri, pembangkit listrik tenaga ai