You are on page 1of 6

ARAHAN

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA
DAN REFORMASI BIROKRASI
PADA
RAPAT KOORDINASI PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

JAKARTA, 7 Februari 2017

Yang saya hormati Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Bapak Dr.
Mustari Irawan, MPA

Yang saya hormati Kepala Badan Kepegawaian Negara, para Pejabat
Eselon I di lingkungan Arsip Nasional Republik Indonesia, Gubernur
Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, para Sekretaris Jenderal dan juga
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Para Nara Sumber, Pembicara, dan seluruh peserta Rapat Koordinasi
Pembinaan Jabatan Fungsional Arsiparis dan peserta penerima Laporan
Hasil Pengawasan Kearsipan, yang saya cintai dan saya banggakan.

Assalamu’alaikum Warokhmatullohi Wabarokatuh, selamat siang, dan salam
sejahtera bagi kita semua.

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT/Tuhan Yang
Maha Esa, pada hari ini Selasa, 7 Februari 2017, kita bisa berkumpul di Hotel
Redtop dalam rangka penyelenggaraan ”Rapat Koordinasi Nasional
Pembinaan Jabatan Fungsional Arsiparis” yang diikuti oleh para pembina
kearsipan dan para pembina kepegawaian di lingkungan Lembaga Negara,
Pemerintahan Daerah, dan Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang
Kearsipan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah
Daerah, urusan Kearsipan, merupakan urusan wajib yang harus

anggaran dan kelembagaan. Pada akhirnya tertib arsip dan pelayanan kearsipan kepada masyarakat bisa diwujudkan dengan baik. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri serta Badan Usaha Milik Negara serta Badan Usaha Milik Daerah memiliki kesadaran dan kepatuhan dalam melaksanakan pengelolaan arsip sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. ANRI bertanggungjawab untuk merumuskan kebijakan nasional di bidang kearsipan dan melakukan pembinaan penyelenggaraan kearsipan nasional serta penyelamatan/ pelestarian arsip terjaga dan arsip statis sebagai bukti pertanggungjawaban nasional. Dengan pengawasan ini. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri mampu melaksanakan amanat kontitusional tersebut. Sedangkan pengawasan dilakukan oleh ANRI dan lembaga kearsipan serta unit kearsipan bersinergi dengan lembaga/unit yang memiliki fungsi pengawasan. yang dapat diakses oleh masyarakat dalam mendukung terselenggaranya good governance dan open government menuju pemerintahan yang lebih berdaulat. prasarana dan sarana. kabupaten dan kota serta lembaga kearsipan perguruan tinggi agar bertanggungjawab dan mampu melaksanakan tata kelola arsip dilingkungannya. dan sejahtera sebagaimana program nawacita dalam pemerintahan yang sekarang ini. hal ini bisa dilihat dari hasil pembinaan kearsipan dan pengawasan kearsipan yang diselenggaraakan oleh ANRI. Bahwa tidak semua lembaga negara.diselenggarakan oleh pemerintah. mandiri. Meskipun demikian. ANRI telah melakukan pembinaan penyelenggaraan kearsipan nasional dan pengawasan kearsipan. Keberhasilan penyelenggaraan kearsipan nasional sangat ditentukan oleh kebijakan kearsipan. Berdasarkan kewenangan tersebut. Salah salah faktor . kondisi penyelenggaraan kearsipan saat ini belum begitu menggembirakan. pembinaan kearsipan. Pengawasan ini dimaksudkan untuk menjamin terwujudnya tujuan penyelenggaraan kearsipan dan dalam rangka penegakan hukum dibidang kearsipan. dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem kearsipan nasional yang didukung oleh sumber daya manusia. Sebagai lembaga kearsipan nasional. Pembinaan kearsipan dimaksudkan untuk memberikan penguatan dan pemberdayaan kepada pencipta arsip dan lembaga kearsipan di daerah provinsi. diharapkan lembaga negara.

dalam kesempatan ini saya ingin menegaskan kembali dan mengajak bahwa Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip yang telah dicanangkan pada bulan Agustus tahun lalu di tempat ini. khususnya di daerah setelah penataan organisasi perangkan daerah bidang kearsipan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 jauh lebih baik dari sebelumnya. bahkan seluruh kompenen bangsa agar . sebagian besar belum memiliki kompetensi dibidang kearsipan sebagaimana diamanat oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Artinya bahwa tanpa arsiparis. rekam jejak dan peradaban suatu bangsa serta hilangnya bahan bukti pertanggungjawaban nasional dan memori kolektif.421 orang. Di sisi lain. pemerintah daerah serta perguruan tinggi negeri. umumnya masih setingkat kantor (eselon III) sekarang sudah menjadi lembaga dalam bentuk dinas (eselon II) sejajar dengan urusan lain. Padahal sejatinya keberadaan arsiparis ibarat keberadaan guru pada sekolah. (baik dari aspek kuantitas maupun kompentensi/kualitas). Pengelolaan arsip harus menjadi perhatian kita semua. karena itu merupakan kebutuhan dasar bagi setiap lembaga negara. Semula. bukti kinerja. tidak hanya sekedar seremoni tanpa makna dan implementasi. pejabat struktural di bidang kearsipan pada lembaga negara. karena status kelembagaannya sudah meningkat. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri belum sesuai dengan kebutuhan. penyelenggaraan kearsipan tidak mungkin akan terwujud dengan baik sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Padahal saya sangat mengharapkan penyelenggaraan kearsipan. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri. sementara jumlah yang ada sekarang baru ada sebanyak 3. Arsiparis dalam dunia kearsipan menjadi “kunci” sekaligus “generator” dalam penyelenggaraan kearsipan. alat bukti hukum. baik pejabat struktural di bidang kearsipan maupun Jabatan Fungsional Arsiparis pada lembaga negara. jumlah arsiparis yang dibutuhkan secara nasional menurut hasil perhitungan yang dilaksanakan oleh ANRI pada tahun 2014 adalah sebanyak 143. karena kelalaian terhadap pengelolaan arsip akan mengakibatkan hilangnya aset nasional.penyebabnya adalah keberadaan sumber daya manusia kearsipan.676 orang. keberadaan dosen pada pegruruan tinggi dan dokter pada rumah sakit. Dari aspek kuantitas. Oleh karena itu.

Namun saat ini dapat memanfaatkan kebijakan inpassing nasional untuk mengangkat pegawai yang telah memiliki pengalaman dalam melaksanakan kegiatan kearsipan seperti para sekretaris. saya berupaya agar kesejahteraannya ditingkatkan. Selain dari pada itu. Pengangkatan pegawai dalam Jabatan Fungsional Arsiparis ini dapat dilaksanakan melalui pengangkatan pertama untuk mengisi formasi Calon Pegawai Negeri Sipil. Pada tahun ini saya minta kepada ANRI dan . saya meminta agar pengelolaan arsip ini merupakan salah satu indikator dan tolok ukur dalam penilaian kinerja pemerintah (lembaga negara. Untuk mendukung hal tersebut salah satu solusi strategis dan mendesak adalah penguatan terhadap SDM Kearsipan. meskipun saat ini masih sangat terbatas. setara dengan jabatan fungsional lainnya. jaminan kesehatan dan batas usia pensiun. baik dari sisi tunjangan. maupun melalui proses pindah dari jabatan lain serta melalui inpassing atau penyesuaian. Salah satu bentuk penguatan Jabatan Fungsional Arsiparis adalah pengangkatan pada lembaga negara. Hal ini sesuai dan senapas dengan amanat serta semangat Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. khususnya Jabatan Fungsional Arsiparis. unit kearsipan dan lembaga kearsipan. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri). secara bersamaan ANRI dan lembaga terkait akan terus melakukan pengawasan kearsipan secara nasional. Terkait dengan hal tersebut.terwujud tertib arsip dalam setiap sendi kehidupan bermasyarakat. agendaris. Kepada ANRI saya berharap agar mengembangkan indikator penilaiannya dan terus melakukan pengawasan kearsipan secara nasional. tata usaha dan jabatan fungsional umum lainnya yang telah melaksanakan kegiatan kearsipan. dalam rangka untuk meningkatkan minat dan kecintaan terhadap Jabatan Fungsional Arsiparis. pemerintah daerah dan perguruan tinggi sesuai dengan kebutuhan dan formasi yang ada untuk melaksanakan kegiatan kearsipan pada setiap unit kerja. saya berupaya untuk membuka formasi khusus nasional bagi Jabatan Fungsional Arsiparis. Disamping penguatan terhadap Jabatan Fungsional Arsiparis. berbangsa dan bernegara. Untuk pengangkatan pertama. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Semoga kegiatan ini berhasil membangun komitmen dan semangat bersama dalam mewujudkan tujuan penyelenggaraan kearsipan menuju pemerintahan yang lebih berdaulat. saya memberi apresiasi kepada ANRI yang telah membangun sinergi dalam penyelenggaraan kearsipan dengan menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pembinaan Jabatan Fungsional Arsiparis dan penyerahan hasil pengawasan kearsipan nasional. Semoga dengan niat yang tulus disertai dengan komitmen dan semangat bersama. pemerintah daerah dan perguruan tinggi negeri yang belum memiliki arsiparis sesuai dengan kebutuhan agar segera memanfaatkan peluang inpassing nasional pada tahun ini sampai dengan tahun 2018. dan telah menerima rekomendasi untuk pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Arsiparis serta kepada lembaga negara dan pemerintah daerah yang telah berhasil meraih predikat pengawasan kearsipan terbaik (karena telah melaksanakan amanat peraturan perundang- undangan yang berlaku) saya memberi apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terimakasih. . pemerintah daerah dan perguruan tinggi yang telah dan akan mengangkat Jabatan Fungsional Arsiparis melalui program inpassing. Oleh karena demikian. agar segera menindaklanjuti hasil pembinaan dan pengawasan kearsipan yang dilakukan oleh ANRI. Kepada lembaga negara.lembaga terkait untuk terus melakukan pengawasan kearsipan secara nasional. dan sejahtera sebagaimana program nawacita dalam pemerintahan yang sekarang ini. pemerintah daerah dan perguruan tinggi yang belum melaksanakan tata kelola arsip sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. termasuk Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip bisa segera terwujud secara nasional. dan hasilnya dilaporkan kepada presiden. Selanjutnya kepada lembaga negara. Selanjutnya dalam kesempatan ini. Insya Allah suatu saat nanti upaya dan ikhtiar kita akan berhasil untuk mewujudkan tujuan penyelenggaraan kearsipan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undamng Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. sekali lagi saya meminta kepada ANRI selaku pembina kearsipan nasional dan pembina Jabatan Fungsional Arsiparis untuk terus berupaya dan sinergi dengan institusi terkait agar segala rencana dan program yang telah dibuat. mandiri. Khusus kepada lembaga negara.

” Rapat Koordinasi Pembinaan Nasional Jabatan Fungsional Arsiparis”. Sekian dan terima kasih. Wassalaamualai’kum Warohmatullaahi Wabarakaatuh. dengan mengucapkan Bismillahirohmanirrohim. Jakarta. 7 Februari 2017 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur . Akhir kata. secara resmi saya buka.