You are on page 1of 34

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP

)
TAHUN 2017/2018

Nama Sekolah : SMK NEGERI 5 Jakarta
Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Kelas/ Semester : X/ Genap (II)
Alokasi Waktu : 18 X 45 Menit (6 kali pertemuan)
Materi : Perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan dan
budaya pada masa kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

A. Kompetensi Inti (KI)
KI 3 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KI 4 Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
B. Kompetensi Dasar
3.8 Menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat, pemerintahan, dan budaya
pada masa kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti
– bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.
4.8 Menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur
budaya yang berkembang pada masa kerajaan Islam dan masih berkelanjutan
dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini.

C. Indikator Pembelajaran
3.8.1 Peserta didik akan dapat mengidentifikasikan kerajaan – kerajaan Islam di
Indonesia.

3.8.2 Peserta didik akan dapat menjelaskan peran Wali Songo dalam penyebaran Islam di
Indonesia.
3.8.3 Peserta didik akan dapat menjelaskan kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia.
3.8.4 Peserta didik akan dapat menjelaskan persamaan penyebaran agama Islam dalam
Kerajaan Islam di Indonesia.
3.8.5 Peserta didik akan dapat menunjukkan letak wilayah kerajaan – kerajaan Islam di
Indonesia.
3.8.6 Peserta didik akan dapat menganalisis sebab – sebab runtuhnya kerajaan –
kerajaan Islam di Indonesia.
4.8.1 Peserta didik akan dapat menganalisis peninggalan sistem pemerintahan, sosial,
ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa kerajaan – kerajaan
Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini .

D. Tujuan Pembelajaran
3.8.1.1 Peserta didik dapat menyebutkan kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia
dengan jelas.
3.8.1.2 Peserta didik dapat menunjukkan peta wilayah kerajaan – kerajaan Islam di
Indonesia dengan benar.
3.8.1.3 Peserta didik dapat menganalisis keterkaitan runtuhnya kerajaan Kerajaan
Hindu-Buddha dengan berdirinya Kerajaan Islam di berbagai pulau di
Indonesia dengan benar.
3.8.2.1 Peserta didik dapat menyebutkan 9 Wali Songo dengan jelas.
3.8.2.2 Peserta didik dapat menjelaskan 9 Wali Songo dengan benar.
3.8.2.3 Peserta didik dapat menganalisis peran Wali Songo dalam penyebaran agama
Islam dengan benar.
3.8.3.1 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sumatera
(Kerajaan Aceh, Malaka dan Samudra Pasai) dengan benar.
3.8.3.2 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan
Demak, Banten, Pajang, Cirebon dan Mataram) dengan benar.
3.8.3.3 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Kalimantan
(Kerajaan Pontianak dan Banjar) dengan benar.

3.8.3.4 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sulawesi
(Kerajaan Gowa - Tallo dan Kerajaan Wajo) dengan benar.
3.8.3.5 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Maluku
(Ternate dan Tidore) dengan benar.
3.8.3.6 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Papua dengan
benar.
3.8.3.7 Peserta didik dapat menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara
(Kerajaan Lombok, Sumbawa dan Bima) dengan benar.
3.8.4.1 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Sumatera (Kerajaan Aceh, Malaka dan Samudra Pasai) dengan benar.
3.8.4.2 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Jawa (Kerajaan Demak, Banten, Pajang, Cirebon dan Mataram) dengan
benar.
3.8.4.3 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar) dengan benar.
3.8.4.4 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa - Tallo dan Kerajaan Wajo) dengan benar.
3.8.4.5 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Maluku (Ternate dan Tidore) dengan benar.
3.8.4.6 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Papua dengan benar.
3.8.4.7 Peserta didik dapat menjelaskan penyebaran agama Islam dalam Kerajaan Islam di
pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok, Sumbawa dan Bima) dengan benar.
3.8.5.1 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Sumatera
(Kerajaan Aceh, Malaka dan Samudra Pasai) dengan benar.
3.8.5.2 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Jawa
(Kerajaan Demak, Banten, Pajang, Cirebon dan Mataram) dengan benar.
3.8.5.3 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Kalimantan
(Kerajaan Pontianak dan Banjar) dengan benar.
3.8.5.4 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Sulawesi
(Kerajaan Gowa - Tallo dan Kerajaan Wajo) dengan benar.

8. Pajang. Banten.5.8.8.8.4 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak.1.5. Cirebon dan Mataram) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar. 3.1.8. 3.Tallo dan Kerajaan Wajo) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar. 3.2 Peserta didik dapat menganalisis sebab – sebab runtuhnya kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia dengan benar.6 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Papua dengan benar.5 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore) dengan benar.1. Malaka dan Samudra Pasai) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar.2 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan. 4.6.8. 4.8.6 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan. 4. 3. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar.1. Sumbawa dan Bima) dengan benar. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Sumatera (Kerajaan Aceh.1. 4.6. 4.8.8.5.1 Peserta didik dapat mengidentifikasi sebab – sebab runtuhnya kerajaan – kerajaan Islam di Indonesia dengan jelas.3 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan.3.5 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa . .1 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan.1.8.7 Peserta didik dapat menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok.8. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Papua dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar. 4.

ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa kerajaan – kerajaan Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini. buku – buku dan gambar ilustrasi. Media / Alat / Bahan / Sumber Pembelajaran 1. Sumbawa dan Bima). Pertemuan Keduabelas : Discovery Learning 3.  Peninggalan sistem pemerintahan. Metode: Ceramah. sosial. Model : a. Banten. diskusi dan tanya jawab MEDIA PEMBELAJARAN H. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok. Sumber Pembelajaran : . F. Materi Pembelajaran  Wali Songo. 4. Sumbawa dan Bima) dan yang masih berlaku pada masa kini dengan benar.7 Peserta didik dapat menganalisis sistem pemerintahan. METODE PEMBELAJARAN 1.8. Bahan : Power point. Alat : Laptop. Malaka dan Samudera Pasai)  Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak. Pajang. Pertemuan Pertama dan kedua : Problem Based Learning b.1. Media : Power Point 2. Mataram)  Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar)  Kerajaan Islam di pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa-Tallo dan Kerajaan Wajo)  Kerajaan Islam di pulau Maluku (Kerajaan Ternate dan Tidore)  Kerajaan Islam di pulau Papua  Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok.  Kerajaan Islam di pulau Sumatera (Kerajaan Aceh. 4. Pertemuan Ketiga sampai Kesebelas : Group Investigation c. E. Cirebon. LCD dan Speaker Active 3. Pendekatan : Scientific 2.

Azyumadi. Memotivasi siswa untuk belajar dengan baik menghargai akan sejarah bangsa Indonesia 7. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Menyampaikan tujuan pembelajaran Inti 1. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Keterampilan 4 K. Memberikan Stimulus 60 menit  Peserta didik mengamati peta yang ditampilkan guru mengenai letak kerajaan – . Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani Literasi membaca INJIL one day one Page) 5. Berdoa Membangun 3. Jakarta : Prenada Media Group. Sartono. Sejarah Nasional Indonesia Jilid III. Memberi salam 20 menit 2. C. 2005.  Buku Paket Sejarah G. Jakarta : PT Serambi Ilmu Semesta.  Kartodirdjo.  Poesponegoro. & waktu Penguatan Karakter Pendahuluan 1. Pengantar Sejarah Indonesia Baru : 1500 – 1900 : dari emporium sampai imperium. 2010. Literasi. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan 6.  Azra. 2013. Jaringan Ulama Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII Dan XVIII : akar pembaharuan Islam Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya Karakter (Khusus untuk jam pertama) 4. Sejarah Indonesia Modern 1200 – 2004. M.  Ricklefs. 1987. Marwati Djoened.

Keterampilan 4 K. 2. & waktu Penguatan Karakter kerajaan Islam.  Memotivasi siswa untuk bertanya. Critical dan data yang terkait dengan masalah siswa Problem Solving melakukan verifikasi data dengan mengambil informasi-informasi yang sesuai dengan permasalahan 4. di mana masing – masing kelompok terdiri dari 7 – 8 orang.  Selama Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya. guru sebagai fasilitator mendorong siswa ntuk aktif terlibat dalam diskusi dan menanggapi jika ada kesulitan yang dihadapai oleh kelompok 3. Masing – masing kelompok memiliki 2 – 3 orang Peserta didik yang pandai agar bisa membimbing teman sekelompoknya dalam berdiskusi.  Peserta didik dikelompokkan dalam 4 Kolaborasi kelompok yang heterogen. Literasi. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. dan internet mengenai sebab Creatif dan Literate – sebab runtuhnya kerajaan Hindu-Buddha dan berdirinya kerajaan Islam di Indonesia. Mengumpulkan Data  Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti buku bacaan (buku paket pelajaran). Memverifikasi Data  Setelah siswa berhasil megumpulkan data. Menyimpulkan .

Mempresentasikan hasil diskusi kelompok  Guru menunjuk perwakilan dari masing – Komunikasi masing kelompok untuk menyajikan hasil laporan diskusi mengenai keterkaitan runtuhnya kerajaan Kerajaan Hindu-Buddha dengan berdirinya Kerajaan Islam di berbagai pulau di Indonesia. Literasi. ataupun menambahkan materi yang masih belum dipaparkan oleh kelompok peserta didik yang maju. Literasi.  Guru memberikan tanggapan terhadap hasil kerja Peserta didik. & waktu Penguatan Karakter  Peserta didik mengolah informasi yang di dapatkan mengenai sebab – sebab runtuhnya kerajaan Hindu-Buddha dan menghubungkannya dengan berdirinya kerajaan Islam di Indonesia 5. & waktu Penguatan Karakter Pendahuluan 1. Penutup 6. pertanyaan.  Guru memfasilitasi peserta didik yang lain untuk memberi tanggapan. Keterampilan 4 K. Memberi salam 20 menit 2. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Berdoa Membangun 3. Merefleksi hasil pembelajaran 8. Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya Pertemuan kedua Keterampilan 4 K. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya Karakter (Khusus untuk jam pertama) . sanggahan. Menyimpulkan pembelajaran secara bersama 15 menit 7.

 Memotivasi siswa untuk bertanya. Memotivasi siswa untuk belajar dengan baik menghargai akan sejarah bangsa Indonesia 7. Masing – masing kelompok memiliki 2 – 3 orang Peserta didik yang pandai agar bisa membimbing teman sekelompoknya dalam berdiskusi.  Peserta didik dikelompokkan dalam 4 kelompok yang heterogen. Keterampilan 4 K. dan internet mengenai peran Wali Songo dalam penyebaran agama Islam Creatif dan di Indonesia. di mana masing – Kolaborasi masing kelompok terdiri dari 7 – 8 orang. guru sebagai fasilitator mendorong siswa ntuk aktif terlibat dalam . Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Literasi Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5. Literate  Selama Peserta didik berdiskusi dengan kelompoknya. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan 6. Mengumpulkan Data  Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti buku bacaan (buku paket pelajaran). Memberikan Stimulus 60 menit  Peserta didik mengamati power point yang ditampilkan guru mengenai Wali Songo. & waktu Penguatan Karakter 4. 8. Menyampaikan tujuan pembelajaran Inti 1. Literasi.

Menyimpulkan pembelajaran secara bersama 15 menit 13. ataupun menambahkan materi yang masih belum dipaparkan oleh kelompok peserta didik yang maju. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Literasi. & waktu Penguatan Karakter diskusi dan menanggapi jika ada kesulitan yang dihadapai oleh kelompok 9. Menyampaikan teknis pembelajaran pertemuan 3 hingga 9 yaitu Group Investigation melalui diskusi kelompok dengan pembagian kelompok sebagai berikut. Keterampilan 4 K.  Guru memfasilitasi peserta didik yang lain untuk memberi tanggapan. Memverifikasi Data  Setelah siswa berhasil megumpulkan data- data yang terkait dengan masalah siswa melakukan verifikasi data dengan mengambil Critical dan informasi-informasi yang sesuai dengan Problem Solving permasalahan 10. sanggahan. Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya Kolaborasi 15. 11. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok  Guru menunjuk perwakilan dari masing – masing kelompok untuk menyajikan hasil laporan diskusi mengenai peran Wali Songo dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Merefleksi hasil pembelajaran Komunikasi dan 14. Penutup 12. . pertanyaan. Menyimpulkan  Peserta didik mengolah informasi yang di dapatkan mengenai peran Wali Songo dalam penyebaran agama Islam di Indonesia.  Guru memberikan tanggapan terhadap hasil Komunikasi kerja Peserta didik.

Literasi. Memberi salam 2. Banten. Sumbawa dan Bima) Pertemuan ketiga Pendahuluan Langkah . & waktu Penguatan Karakter  Kelompok 1 : Kerajaan Islam di pulau Sumatera (Kerajaan Aceh. Keterampilan 4 K. Pajang. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) . Berdoa 3. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. Cirebon dan Mataram)  Kelompok 3: Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar)  Kelompok 4: Kerajaan Islam di pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa .langkah AW 20 menit Pendidikan Karakter 1. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Malaka dan Samudra Pasai)  Kelompok 2 : Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak.Tallo dan Kerajaan Wajo)  Kelompok 5: Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore)  Kelompok 6: Kerajaan Islam di pulau Papua  Kelompok 7: Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok.

 Presentasi materi tentang. guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 3. dan  Kesimpulan hasil diskusi. Bersama-sama dengan peserta didik. Diskusi kelas Kelompok ke-1. Malaka dan Samudra Pasai) Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 1. (terlampir) 7. berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sumatera (Kerajaan Aceh. 5. Malaka dan Samudra Pasai)Pertanyaan  pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sumatera (Kerajaan Aceh. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk . Kerajaan Perlak 8. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 3. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 3. yaitu diskusi kelas dengan materi. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 6. 15 menit 2.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 1. Menyampaikan tujuan pertemuan 3 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat.

Memberi salam 2. yaitu diskusi kelas dengan materi. Pajang. Pajang.langkah AW 20 menit Pendidikan Karakter 1. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 4. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 6. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. Cirebon dan Mataram) 8. berdirinya Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak. (terlampir) 7. Menyampaikan tujuan pertemuan 4 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. Cirebon dan Mataram) Inti . Berdoa 3. Pertemuan keempat Pendahuluan Langkah . menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak. perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. Banten. Banten. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5.

15 menit 4.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. Memberi salam 2.  Presentasi materi tentang. berdirinya Kerajaan Islam di pulau Jawa (Kerajaan Demak. Cirebon dan Mataram)  Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. Banten. Berdoa 3. Pertemuan kelima Pendahuluan Langkah . guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 4. Diskusi kelas Kelompok ke-2. Pajang. Bersama-sama dengan peserta didik. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 3. Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 2.langkah AW 20 menit Pendidikan Karakter 1. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 4. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) . dan  Kesimpulan hasil diskusi.

 Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5. yaitu diskusi kelas dengan materi berdirinya Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar) Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 3. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 5. dan  Kesimpulan hasil diskusi.  Presentasi materi tentang. (terlampir) 10. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 9. Menyampaikan tujuan pertemuan 5 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. Diskusi kelas Kelompok ke-3. menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar) 11. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup . berdirinya Kerajaan Islam di pulau Kalimantan (Kerajaan Pontianak dan Banjar)  Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. Literasi 4.

Memberi salam 2. guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 5. Berdoa 3. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 5. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5.langkah AW Pendidikan Karakter 20 menit 1. menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa . Pertemuan keenam Pendahuluan Langkah . Bersama-sama dengan peserta didik. 15 menit 6. Menyampaikan tujuan pertemuan 6 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 6. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 6.Tallo dan Kerajaan Wajo) 8. (terlampir) 7. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. yaitu diskusi kelas dengan materi menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau . 5.

Bersama-sama dengan peserta didik.Tallo dan Kerajaan Wajo) Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 4.langkah AW Pendidikan Karakter 20 menit 1. Diskusi kelas Kelompok ke-4.Tallo dan Kerajaan Wajo)  Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. menjelaskan berdirinya Kerajaan Islam di pulau Sulawesi (Kerajaan Gowa . Memberi salam . guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 6. Pertemuan ketujuh Pendahuluan Langkah . Sulawesi (Kerajaan Gowa . Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 6. dan  Kesimpulan hasil diskusi. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 7.  Presentasi materi tentang. 15 menit 8. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi.

menjelaskan menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore) 10. Berdoa 3. menjelaskan menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore)  Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji.  Presentasi materi tentang. (terlampir) 9. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 6. Diskusi kelas Kelompok ke-5. 2. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 7. Menyampaikan tujuan pertemuan7 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. kemudian makalah dikumpulkan . yaitu diskusi kelas dengan materi menjelaskan menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Maluku (Ternate dan Tidore) Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 5.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. dan  Kesimpulan hasil diskusi.

Bersama-sama dengan peserta didik. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 6.langkah AW Pendidikan Karakter 20 menit 1. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5. Pertemuan kedelapan Pendahuluan Langkah . Menyampaikan tujuan pertemuan7 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. Berdoa 3. Memberi salam 2. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. menjelaskan menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam . Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran. 15 menit 10. kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 9. (terlampir) 7. guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 7. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 7.

Bersama-sama dengan peserta didik. menjelaskan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Papua  Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 8. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. 11. yaitu diskusi kelas dengan materi menjelaskan menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Papua Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 6. di pulau Papua. guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 8.langkah AW Pendidikan Karakter 20 menit . dan  Kesimpulan hasil diskusi. Pertemuan kesembilan Pendahuluan Langkah .  Presentasi materi tentang. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 7.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. Diskusi kelas Kelompok ke-6. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 7. 15 menit 8.

Memberi salam 2. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya (Khusus untuk jam pertama) Literasi 4. menunjukkan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok. (terlampir) 9. menjelaskan letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok. Diskusi kelas Kelompok ke-6. yaitu diskusi kelas dengan materi letak wilayah Kerajaan Islam di pulau Nusa Tenggara (Kerajaan Lombok. 1. Sumbawa dan Bima) Inti Creatif Kolaborasi 60 menit Critical dan Problem Solving 11. Sumbawa dan Bima) Pertanyaan-pertanyaan dari kelompok lain dan jawaban dari kelompok penyaji. Peserta didik diberikan motivasi berupa film agar lebih bersemangat mengikuti pelajaran.  Presentasi materi tentang. Sumbawa dan Bima) 10. Menyampaikan tujuan pertemuan 8 yaitu diskusi kelompok peserta didik dapat. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan Comunication 8. Menjelaskan teknis pembelajaran pertemuan 8. dan . Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani membaca INJIL one day one Page) 5. Berdoa 3.

Menyampaikan tujuan pembelajaran Inti 1. guru meberikan penekanan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan penting yang dipelajari dalam pembelajaran pertemuan ke 9. Memberikan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran pertemuan 9. & waktu Penguatan Karakter Pendahuluan 1.  Melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan masukan- masukan dalam diskusi. pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS.  Kesimpulan hasil diskusi. Pertemuan ke-10 Keterampilan 4 K. Memberi salam 20 2. Memberi kesempatan kepada siswa untuk membaca ( membaca AL QURAN bagi yang beragama Islam dan bagai yang beragama Nasrani Literasi membaca INJIL one day one Page) 5. Memberikan Stimulus 60 menit  • Peserta didik mengamati power point yang ditampilkan oleh guru mengenai peninggalan – peninggalan kerajaan – . Memotivasi siswa untuk belajar dengan baik menghargai akan sejarah bangsa Indonesia 7. Bersama-sama dengan peserta didik. Menyanyikan lagu kebangsan Indonesia Raya Karakter (Khusus untuk jam pertama) 4. Mengondisikan siswa untuk belajar dengan situasi yang menyenangkan 6. 15 menit 13. kemudian makalah dikumpulkan kepada guru sebagai laporan tertulis Penutup 12. terutama hal-hal yang kurang berkenan sebagai masukan untuk perbaikan dalam pertemuan-pertemuan yang akan datang. Berdoa Membangun menit 3. Literasi.

pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. 4. Mengumpulkan Data  Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti buku bacaan (buku paket pelajaran). di mana masing – masing kelompok terdiri dari 7 – 8 orang. Memverifikasi Data  Peserta didik mengolah informasi yang di dapatkan mengenai peninggalan sistem pemerintahan. sosial. Keterampilan 4 K. Menyimpulkan  Peserta didik mengolah informasi yang di .  Memotivasi siswa untuk bertanya. & waktu Penguatan Karakter kerajaan Islam di Indonesia. Literasi. sosial. ekonomi dan kebudayaan masyarakat Creatif dan Indonesia pada masa kerajaan – kerajaan Literate Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini. dan internet mengenai peninggalan sistem pemerintahan. 2. Kolaborasi Masing – masing kelompok memiliki 2 – 3 orang Peserta didik yang pandai agar bisa membimbing teman sekelompoknya dalam berdiskusi.  Peserta didik dikelompokkan dalam 4 kelompok yang heterogen. ekonomi dan Critical dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa Problem Solving kerajaan – kerajaan Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini dan menganalisis nilai – nilai dan unsur - unsurnya. 3.

pembelajaran Alokasi Kegiatan Deskripsi HOTS. Literasi. Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya H. sanggahan. ataupun menambahkan materi yang masih belum dipaparkan oleh kelompok peserta didik yang maju. Penutup 6. ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa kerajaan – kerajaan Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok  Guru menunjuk perwakilan dari masing – masing kelompok untuk menyajikan hasil laporan diskusi mengenai analisis nilai – nilai Komunikasi dan unsur . Penilaian Pembelajaran.  Guru memberikan tanggapan terhadap hasil kerja Peserta didik.unsur peninggalan sistem pemerintahan. Merefleksi hasil pembelajaran 8. Remedial dan Pengayaan (terlampir) 1. Keterampilan 4 K. Format Penilaian Tanya Jawab Nama Pernyataan NO Peserta Pengungkapan Kebenaran Ketepatan Dan lain Didik Gagasan yang Konsep Penggunaan sebagainya . & waktu Penguatan Karakter dapatkan mengenai sebab – sebab runtuhnya kerajaan Hindu-Buddha dan menghubungkannya dengan berdirinya kerajaan Islam di Indonesia 5. Penilaian Harian a. pertanyaan. sosial.  Guru memfasilitasi peserta didik yang lain untuk memberi tanggapan. Menyimpulkan pembelajaran secara bersama 15 menit 7.

Orisinil Istilah YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK 1 2 3 4 5 Keterangan: diisi dengan ceklis ( √ ) b.79 ) : Baik 2 : ( 60 – 65 ) : Cukup 1 : ( Kurang 60 ) : Kurang Nilai = Jumlah Skor Perolehan x 100 Skor maksimal . Nama Menghargai Jumlah Nilai Ket Kelompok Kerja Mengkomunikasikan Toleransi Keaktifan Pendapat Skor sama pendapat teman 1 A 2 B 3 C 4 D Keterangan Skor : Masing-masing kolom diisi dengan kriteria : 4 : ( 80 – 100) : Baik sekali 3 : ( 70 . Lembar Pengamatan Diskusi Aspek Pengamatan No.

Peserta Keber Antusi Jawab Nilai Ket. c. Rubrik Penilaian Presentasi Aspek Penilaian Nama Gesture Juml Komun Sistematika Waw dan No. Media i penyam a Inter penamp pertanya Skor didik a nian as aksi ilan an kasi paian san Keterangan Skor : Masing-masing kolom diisi dengan kriteria 4 = Baik Sekali 3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang ∑ Skor perolehan Nilai = Skor Maksimal (20) X 100 .

Tes Tertulis . Remedian dan Pengayaan a. Kriteria Nilai A = 80 – 100 : Baik Sekali B = 70 – 79 : Baik C = 60 – 69 : Cukup D = ‹ 60 : Kurang Keterangan : ∑ Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Kriteria Nilai A = 75 – 100 : Baik Sekali B = 65 – 75 : Baik C = 50 – 65 : Cukup D = ‹ 50 : Kurang 2. Remedial 5.

Pajang.Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini secara ringkas dan jelas! 1. Cirebon. (terlampir) Kriteria penilaian untuk masing – masing indikator : Sangat Sesuai 80 – 100 Sesuai 70 – 79 Cukup 60 – 69 Kurang ‹ 60 . berkembang dan runtuhnya kerajaan – kerajaan Islam di Jawa (Kerajaan Demak. Pengayaan Untuk memperdalam materi pembelajaran. Peserta didik diminta untuk menyimpulkan sebuah artikel mengenai Wali Songo. sosial ekonomi dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada masa kerajaan – kerajaan Islam yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat pada masa kini!Jelaskan! ∑ Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Kriteria Nilai A = 75 – 100 : Baik Sekali B = 65 – 75 : Baik C = 50 – 65 : Cukup D = ‹ 50 : Kurang b. Jelaskan peranan Wali Songo dalam penyebaran agama Islam di Indonesia! 3. Banten. Jelaskan proses berdiri. Mataram)? 2. Sebutkan masing – masing 2 peninggalan sistem pemerintahan.

19630201 199103 1009 . S. ∑ Skor perolehan Nilai = X 100 Skor Maksimal Menyetujui: Jakarta.Pd. Sumidjah. November 2017 Kepala Sekolah SMK N 5 Jakarta Guru Mata Pelajaran Guru Pratikum Ahmad Yani.Si Faradillah Khumairah NIP. S.

sepeti yang kita ketahui berita dari Marco Polo yang singgah di daerah itu pada tahun 1292. Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Samudra Pasai yang merupakan kerajaan kembar. dan seterusnya. Pada akhir abad XII Kerajaan Perlak akhirnya mengalami kemunduran. . yakni Banten dan Cirebon. itu didukung dengan adanya nisan yang terbuat dari granit asal Samudra Pasai. yang diperkirakan bertepatan dengan tahun 1297 M. sebagai hasil dari proses islamisasi daerah pantai yang pernah disinggahi pedagang- pedagang muslim sejak abad ke-7. Dari nisan itu dapat diketahui bahwa raja pertama itu meninggal pada bulan Ramadhan tahun 696 H. Keberadaan kerajaan ini dibuktikan dengan sumber sejarah berupa penemuan batu nisan bertuliskan Sultan Malik as-Saleh dengan angka tahun 1297 yang juga merupakan raja pertama. ke-8 M. Kerajaan ini terletak di pesisir timur laut Aceh Kabupaten Lhok Seumawe atau Aceh Utara kini. Bukti berdirinya kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-13 M. Kerajaan Banten Sunda Kelapa adalah pelabuhan yang pentig di Muara Sungai Ciliwung. Perlak pada saat itu merupakan kota dagang penyedia lada paling terkenal. Kemunculannya sebagai kerajaan Islam diperkirakan awal atau pertengahan abad ke-13 M. Kerajaan Perlak ini berdiri pada pertengahan abad IX dengan raja pertamanya bernama Alauddin Syah. Setelah Fatahillah yang juga menantu Sunan Gunung Jati berhasil menaklukkan Portugis di Sunda Kelapa. Nisan kuburan itu didapatkan di Gampong Samudera bekas kerajaan Samudera Pasai tersebut. pendiri dan raja pertama kerajaan ini adalah Malik al-Saleh.MATERI PEMBELAJARAN Kerajaan Perlak Kerajaan Islam yang pertama kali berdiri di Sumatra dan tanah air adalah Kerajaan Perlak (Peureula). Kedudukannya lebih penting dari pada dua kota pelabuhan Pajajaran lainnya. Daerah yang diperkirakan masyarakatnya sudah banyak yang memeluk agama Islam adalah Perlak. Menurut sumber sejarah. kerajaan ini pernah didatangi seorang utusan dari Sultan Delhi di India bernama Ibnu Batutah.

Pajang yang dulu menjadi pusat kerajaan. Setelah naik tahta kerajaan pada tahun 1586. Waajo. Sutawijaya bergelar Panembahan Senapati Ing Alaga Sayidin Panatagama. Sultan Hasanuddin kemudian menikah dengan Putri Demak dan diresmikam menjadi Panembahan Bnten pda tahun 1552 M. Kerajaan Makasar merupakan kerajaan yang pertama di Sulawesi. Sementara itu. Kerajaan ini terletak di Semenanjung Barat Daya Pulau Sulawesi. Pada tahun 1527 M. Raja Tallo yaitu Kraeng Matoaya sebagai Mangkubumi Kerajaan Gowa (Makasar). yaitu Kelampung dan Sumatera Selatan. Kerajaan Banten ini mengalami kemajuan yang sangat penting pada masa kekuasaan Ki Ageng Tirtayasa. ia berhasil menaklukan Sunda Kelapa. Kerajaan Gowa-Tallo Kerajaan Gowa-Tallo. sementara yang dulu bercorak Hindu. Mereka berdua berusaha memperluas daerah kekuasaannya. Mereka berdua giat menyebarkan agama Islam. msuk menjadi wilayah kekuasaan Mataram Islam. Penguasa Kerajaan Gowa-Tallo pada tahun 1605 masuk agama Islam. Kerajaan Mataram Islam Kerajaan Mataram didirikan oleh Sutawijaya yang memiliki gelar Panembahan Senopati Ing Alaga Sayidin Panatagama. Namun letak Mataram Islam berada di bekas wilayah Kerajaan Mataram Hindu. ia bergelar Sultan Abdullah. biasanya disebut kerajaan Makasar. Kerajaan yang dipimpin oleh Sutajaya ini adalah kerajaan kedua yang kini bercorak Islam.Banten dikembangkan sebagai pusat perdagangan sekaligus tempat penyiaran agama. Pada awalnya mereka mengajak Raja . Selain itu pula terdapat kerajaan lain seperti Bone. Saat itu kekuasaan Mataram sangat luas dan seluruhnya berhasil disatukan. Sementara itu Bone. Ia menyerahkan kekuasaan kepada putranya yang bernama Sultan Hasanuddin. Sopeng. yaitu di Simbaopu (Makasar). Kerajaan Mataram mencapai masa kejayaan pada masa kekuasaan Sultan Agung Hanyakrakusuma yang bergelar Sultan Agung Senopati Ing Alaga Ngabdurrahman Khalifatullah. Banten juga berhasil merdeka dan melepaskan diri dari Kerajaan Demak. Ia meneruskan usaha ayahnya dalam meluaskan daerah Islam. Setelah Sunan Gunung Jati menaklukan Banten pada tahun 1525 M. Gowa-Tallo adalah kerajaan yang berpusat pemerintahan di Makasar (sekarang Ujung Padang). dan Pangeran Benowo sebagai adipati Pajang. Sedangkan penguasa Gowa yaitu Daeng Manrabia sebagai raja Gowa bergelar Sultan Alaudin (1605-1639). kerajaan yang kembar yang saling berbatasan. dan Soppeng bersatu yang disebut Tellum Pottjo (Tiga Kerajaan). Wajo dan Luwu.

Bone. Pada masa itu Sultan Baabullah mendapat gelar seabagai “Yang Dipertuan di 72 pulau”. Pada mulanya kerajaan Ternate dengan Kerajaan Tidore hidup damai berdampingan. sehingga mendapat julukan “Ayam Jantan dari Timur”. Dengan kegigiannya ia bersama rakyatnya nerhasil mengusir Portugis dari Maluku pada tahun 1795. Berkat hasil cengkehnya itu kerajaan Tidore menjadi kerajaan yang maju. akhirnya dua kerajaan ini bersatu dan mengusir Bangsa Portugis dari Maluku. Kai. sangat menentang tindakan Belanda secara terang-terangan. Untuk menjaga wilayah keamanannya. Rajanya bernama Sultan Zaenal Abidin. Pada waktu itu wilayah kekuasaan Ternate sampai ke Philipina Selatan. Kerajaan Tidore pun merupakan penghasil cengkeh yang besar. kedua kerajaan ini di adudombakan[25]. ia belajar agama Islam di Gegesik. Sultan Alauudin. Kerajaan Ternate mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Baabullah. dan Irian Jaya. Ia juga dikenal sebagai pahlawan yang gigih menentang penjajahan Portugis. setelah mengetahui bahwa Portugis ingin menguasai Maluku. Ia meninggal pada tahun 1653. Raja yang terkenal di Kerajaan Tidore adalah Sultan Nuku. Ia sering melakukan penyerangan terhadap kapal- kapal Belanda. dan digantikan oleh anaknya yang bernama Sultan Muhammad Said. dengan ibu kotanya di Sampalu. Ia mengirimkan armada laut ke Maluku untuk melawan Belanda. ia memiliki 100 kapal kora-kora untuk menjaga wilayahnya. Pada abad ke-15. kerajaan ternate menjadi kerajaan terpenting di Maluku. Karena ditolak maka ketiga kerajaan tersebut diperanginya dan akhirnya masuk Islam. Sopeng dan Wajo untuk memeluk agama Islam. Seperti halnya Kerajaan Ternate. Perlawanan Makasar terhadap Belanda memuncak pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin (1653-1669). Namun sejak kedatangan Portugis . Kerajaan Ternate merupakan penghasil rempah-rempah yang besar di Nusantara. yang sangat merugikan VOC (Belanda). kekuasan Tidore meliputi Halmahera. Kerajaan Ternate Tidore Kerajaan Ternate berdiri pada abad ke-13 di Maluku Utara. Ia meninggal pada tahun 1639. Pada masanya. Seram. Hasanuddin merupakan Raja Makasar yang paling berani melawan Belanda. Kerajaan Siak .

Dalam Hikayat Siak disebutkan. Salawati dan Misool. semisal Sulawesi. Hal ini terus berlangsung sampai pada akhirnya. Nusa Tenggara. Islam di Papua asalnya dari Bacan. . di barat laut Papua pada tahun 1606. Pada masa ini Bacan mampuh menguasai suku-suku di tanah Papua juga pulau-pulau di sebelah barat laut. Waigama. wilayah Siak sendiri merupakan wilayah vasal yang berada dibawah Kesultanan Melaka. bahwa Raja Kecik merupakan seorang pengelana pewaris Sultan Johor yang kalah dalam perebutan kekuasaan di Kesultanan Johor dan kemudian menyingkir ke Siak. lalu kedua mubaligh itu akan dibunuh. tapi akhirnya mereka sukses dalam khitanan tersebut yang kemudian penduduk setempat berbondong-bondong masuk agama Islam. pemimpin yang berkuasa di Siak yang bernama Raja Kecik memutuskan untuk melepaskan diri dari pengaruh Kesultanan Johor dan menjadi sebuah kesultanan yang mandiri dan berdaulat. Siak sendiri pada masa itu merupakan sebuah pusat penyebaran dakwah dan syiar Islam dan merupakan wilayah dengan Islam yang kental. seperti Waigeo. Kalimantan. Hingga dikatakan bahwa orang yang pandai dalam pengetahuan Islamnya dikenal dengan sebutan Orang Siak. Nama aslinya adalah Sultan Abdul Jalil Syah. Jawa dan Papua. Thomas Arnold dalam pendapatnya. Proses pengislamannya dilakukan menggunakan cara khitanan. Kemudian Sultan Bacan memperluas kekuasaannya sampai ke semenanjung Onin Fakfak. Kesultanan Bacan merencanakan syiar Islam ke seluruh wilayah negeri. Raja Bacan yang pertama kali memeluk Islam adalah Zainal Abidin yang menjabat pada tahun 1521.Pada mulanya. Di Siak inilah. khususnya di Fakfak disebarkan oleh pedagang-pedagang Bugis melalui Seram Timur dan Banda oleh seorang pedagang asal Arab yang bernama Haweten Attamimi yang sudah lama bermukim di Ambon. Fiilipina. Kerajaan Islam di Papua Ajaran Islam di Papua. Pada masa kekuasaan Sultan Mohammad al-Bakir. Di dasari ancaman masyarakat setempat jika orang yang disunat akan mati. Sejak jatuhnya Malaka ke tangan VOC. Raja Kecik atau yang juga bernama Sultan Abdul Jalil Syah kemudian mendirikan sebuah kesultanan dengan nama Siak Sri Indrapura. sehingga berdampak pada peradaban. Kesultanan Johor telah mengklaim wilayah Siak sebagai wilayah kekuasaannya. kebudayaan dan adat.

Raja dari Negara Daha pernah berwasiat agar penggantinya kelak adalah cucunya yang bernama Raden Samudera.Melalui jasanya dan para pedagang muslim. Maharaja Sukarama. Ayah dari Raden Samudera adalah Raden Manteri Jaya. para pemimpin masyarakat di pulau-pulau kecil itu memeluk Agama Islam. putra dari Raden Begawan. . Kerajaan Banjar Kemunculan Kerajaan Banjar berhubungan erat dengan melemahnya pengaruh dari Negara Daha sebagai kerajaan yang sedang berkuasa saat itu. anak dari putrinya Puteri Galuh Intan Sari. Meskipun wilayah pesisir sudah memeluk agama Islam. yang merupakan saudara dari Maharaja Sukarama. sebagian besar penduduk asli pedalaman masih tetap bertahan untuk menganut animisme.