You are on page 1of 11

TUGAS

PEMROGRAMAN

Kelompok III
Muhammad Wahyu 201743500972
Nevy Trihandayani 201743500986
Rangga Prasetyo 201743501004
Yuli Sartika 201743501006
Siska Dea Sari 201743501015
Jihan Fahrudin 201743501022
Dosen :
Julizal M.Kom

Pemograman
Program Studi Informatika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

3.Variabel. sedangkan angka yang menggunakan koma seperti 7. 13.. Tidak akan ditemukan pernyataan : jumlah siswa dalam kelas ada 20. Tipe data dasar adalah tipe data yang dapat langsung digunakan.5. misalnya umur harus berupa bilangan bulat maka dapat dipastikan bahwa 25. Angka 20 tersebut adalah bilangan bulat. . Tipe data numerik terdiri atas angka/ kumpulan angka serta dapat mengalami operasi perhitungan. 4. Dalam sebuah program.dan Konstanta dan berikan contoh Penulisan ! Jawaban : Pengertian Tipe Data Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. yang merupakan himpunan bagian dari himpunan bilangan bulat). Pendeklarasi tipe data tersebut bertujuan untuk menentukan besarnya tempat dalam memori yang akan digunakan untuk menyimpan data pada tersebut saat program dijalankan. serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut. Jika sebuah data. sedangkan tipe data kategorik dapat berupa angka maupun huruf namun tidak dapat mengalami operasi perhitungan. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak. Kita akan menggunakan bilangan bulat dalam kasus ini. yaitu numerik dan kategorik. 2.. 7 dapat menjadi nilai umur. Secara umum terdapat 2 tipe data dasar. Contoh 3 : Selain itu.hari khususnya dalam hal pencacahan (Ingat kembali bilangan cacah : 1.Jelaskan definisi Tipe Data. setiap variabel dan konstanta memiliki tipe data yang harus dideklarasikan di awal program. Contoh 2 :Jumlah mobil yang diparkir di tempat parkir. Contoh tipe data dalam dunia nyata adalah bilangan bulat. Contoh bilangan bulat ini dapat kita lihat dalam kasus sehari . Tidak pernah akan kita gunakan angka angka 50. 19. Contoh : Contoh 1 : Jumlah siswa dalam kelas ada 20. misalnya data nama seseorang yaitu "Bambang Pamungkas" yang merupakan sebuah deretan huruf dan lain sebagainya. 1.5.655 bukan merupakan contoh dari nilai umur. .33 atau 40/7 sebagai jumlah dari mobil yang sedang parkir.

nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.0 . Namun dalam pemrograman yang menggunakan bahasa pemprograman C++.17  -3. tipe data integer tidak memiliki batasan. dan sebagainya. Tipe data ini juga memiliki urutan. Contoh integer:  2  5  -10  135  2008 Secara teoritis.5  0. secara umum dikenal beberap macam tipe data integer. akar persamaan. Dalam pemrograman. yaitu: Real (bilangan riil) Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Tipe data ini juga memiliki urutan. seperti perhitungan kosinus. sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.465  92. sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.Berikut merupakan contoh beberapa tipe data dasar : Integer (bilangan bulat) Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Contoh real:  0. Tipe data ini digunakan untuk perhitungan yang melibatkan bilangan pecahan.

tipe data real juga tidak memiliki batasan. Contoh char:  "5"  "A"  "?"  "+"  "$" Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan "5" adalah char. diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori. Meskipun berupa kumpulan karakter.3000+E9 Secara teoritis. Selain itu. Serupa dengan penulisan karakter. Dalam sebuah program. penulisan sebuah string juga harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda. huruf. secara umum dikenal beberapa macam tipe data real. Namun dalam pemrograman. String juga mengenal null yang dituliskan dengan "". bukan berdasarkan rentang nilai. Char (karakter) Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka. terdapat sebuah karakter kosong yang disebut dengan null atau nil dan dituliskan sebagai "". yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Untuk menyimpan sebuah karakter. tanda baca atau karakter khusus. dibutuhkan 1 byte untuk tiap karakternya. pada tabel diatas nilai untuk tipe data merupakan tingkat ketelitian untuk masing- masing tipe data. karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman. yaitu: Nilai pada tabel diatas berbeda dengan nilai yang ada pada tabel tipe data integer. Contoh string:  "BANDUNG"  "Politeknik Telkom Bandung"  "ABC3456"  "Lucu"  "30202001"  "z" . penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda. string dianggap sebagai tipe data dasar. Untuk penyimpanan string didalam memori. String String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu.  4.

member . yakni:  Karakter pertama harus berupa huruf. direpresentasikan sebagai Benar dan Salah. Pengertian Variabel Variabel atau peubah adalah obyek yang nilainya dapat berubah-ubah dalam sebuah program. real. boolean. angka. Penulisan nama konstanta juga mengkuti aturan penulisan identifier. serta tipe data string dan set. Boolean (bilangan logika) Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu. integer. program "memesan" tempat dengan ukuran tertentu (sesuai tipe datanya) pada memori untuk menyimpan nilai dari variabel tersebut. Pemrogram dapat memberikan nama pada sebuah variabel untuk mempermudah pemanggilan variabel tersebut di dalam program. atau True dan False.bukan member. pemrogram harus menyebutkan nama variabel dan tipe data dari variabel tersebut. sebuah konstanta hanya dapat diisi dengan tipe data dasar. yakni char. Dalam bentuk flowchart. deklarasi variabel digambarkan sebagai sebuah proses. .tidak lulus. Di dalam pascal. Misalnya sebagai berikut: x : integer nama : string tinggiBadan: real Contoh deklarasi variabel dalam psedeucode : KAMUS DATA {awal deklarasi variabel} x : integer nama: string tinggiBadan: real jenisKelamin : char status : boolean konstanta adalah variabel yang nilainya bersifat tetap dan tidak dapat diubah sepanjang kode program. atau karakter underscore “_”. Tipe data ini paling sering digunakan untuk range yang memili dua buah nilai: lulus . Pada saat mendeklarasikan sebuah variabel. atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0.  Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf. Pada saat sebuah variabel dideklarasikan. dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.Perhatikan bahwa sebuah karakter tunggal ("z") juga merupakan string.

14. writeln (‘Value of d is : ‘. Berbeda dengan variabel. end. -.c). 4 nama = ‘Joko’. writeln (‘Value of e is : ‘.Perhatikan Progran dibawah ini. writeln(‘Value of b is : ‘.f). Uses crt. writeln(‘Value of c is : ‘ . 2. Berikut contoh penulisannya di dalam kode program pascal: 1 Const 2 phi = 3. e. Berikut format dasar penulisan konstanta: 1 Const 2 nama_kosntanta=nilai_konstanta. $.e). e .b. &.x. Program UTS_NO2.  Maksimal panjang konstanta tergantung kepada compiler yang digunakan.= a-y . write(‘insert value NPM x = ‘).inputlah nilai X dan Y yang bersal dari 2 digit nilai NPM terakhir Anda contoh ( 20043500678 . Var a. d .  Konstanta tidak bisa diubah nilainya sepanjang kode program. c . f . #. d : real. write(‘insert value NPM y =’). 3 dollar = 13000.d:4:2).b). Jawaban : . X.= e and (x = y).= x+y . dan tanda-tanda khusus seperti *.=8 ) dan tuliskan output program tersebut . Beberapa mendukung 32 karakter hingga 63 karakter.= c*y .f : boolean.  Penulisan konstanta tidak boleh menggunakan karakter selain angka. begun clrscr. atau @.a).c. %. huruf dan underscore. Kita tidak bisa menggunakan spasi.y : integer. a .readln(x). writeln(‘Value of f is : ‘. writeln(‘Value of a is : ‘ . writeln. b .readln(y). konstanta harus diisi nilai pada saat deklarasi.= a/b . writeln.=7 Y.= (x=y0 or (b < c). +. readln.

Input Output .

B.ditambah 30% dari Nilai UTS.Untuk nilai akhir adalah 20% dari nilai tugas.UTS. konversi nilai angka ujian ke dalam bentuk indeks (A.Inputan Nilai (Tugas.C.UAS) melalui Keyboard dengan ketentuan sebagai berikut : Nilai >= 90 Memperoleh Indeks A NIlai < 90 dan Nilai >= 80 Memperoleh Indeks B Nilai < 80 dan Nilai >= 70 Memperoleh Indeks C Nilai < 70 dan Nilai >= 60 Memperoleh Indeks D Nilai < 60 Memperoleh Indeks E Jawaban : Input .D atau E). 3.ditambah 50% dari nilai UAS.Buatlah program IF_THEN_ELSE .

Buatlah program IF-THEN-ELSE untuk menentukan bilangan bulat. Jawaban : Input .4.Inputan berasal dari Keyboard.Ganjil atau Genap dan tentukan apakah bilangan bulat yang di input > 10 atau <=10.

Seperti output gambar berikut: Program Pembayaran Baju Input Jenis Baju :Dewasa Input Ukuran Baju S/M/L :L Input Jumlah Baju :3 Jumlah yang harus dibayar=Rp.Ukuran L:=75.225000 Input .dengan ketentuan sebagai berikut (Ukuran S:=35.000.Buatlah program CASE-OF untuk pembayarn baju.Ukuran M:=30.000.000.).Output 5.dengan inputan masukka ukuran baju dan jumlah baju maka akan tampil jumlah yang harus dibayar.

Output .